Investasi lainnya
( 1334 )Menanti Gebrakan BUMN di Bursa
Pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antar-BUMN dan memperjelas arah koordinasi korporasi negara untuk menopang ketahanan ekonomi nasional. Managing Director Danantara, Djamal Attamimi, menekankan bahwa strategi Danantara fokus pada konsolidasi, IPO, dan kemitraan strategis untuk menciptakan BUMN yang mampu bersaing secara global serta tetap menjaga peran layanan publik.
Direktur Utama Grup PTPN, Mohammad Abdul Ghani, menyambut positif kehadiran Danantara karena kini tugas korporasi dan penugasan publik tidak lagi tumpang tindih. Ia menyebut kebijakan ini sebagai langkah tepat dari Presiden Prabowo Subianto.
Senior Executive Vice President BRI, Muhammad Candra Utama, juga menegaskan keberhasilan sinergi Holding Ultramikro antara BRI, Pegadaian, dan PMN dalam menjangkau lebih banyak nasabah dan mendorong pertumbuhan bisnis.
Meski demikian, Ekonom Senior INDEF, Tauhid Ahmad, mengingatkan bahwa Danantara menghadapi pekerjaan rumah berat, termasuk beban utang BUMN, penugasan yang membebani, lambatnya restrukturisasi, hingga potensi fraud. Ia menyoroti tantangan eksternal seperti turunnya harga komoditas dan pengetatan likuiditas yang bisa menghambat proses holding.
Kesuksesan Danantara dalam menyinergikan BUMN sangat krusial untuk menciptakan model bisnis baru yang relevan, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, dan memastikan peran BUMN tetap strategis di masa depan
Duet INA-Danantara: Sinergi Dana dan Proyek Strategis
Pemerintah Serap Lelang SUN lampaui Target
Perlunya Kerja Sama Satgas PHK dan Satgas Investasi
Dibutuhkan Sinkronisasi Pusat dan Daerah
IHSG Berpotensi Menguat
Trump Angkut Komitmen Investasi Ratusan dari UEA
Dinar dan Dirham Menguat di Tengah Ketidakpastian
Tembus 7.000 IHSG Kembali Masuki Tren Bullish
Kolaborasi Jaga Iklim Investasi tetap Kondusif Bagi Investor
Pilihan Editor
-
Alarm Inflasi Mengancam Sektor Retail
11 Oct 2022









