Ekonomi Investasi Global
Di tengah kondisi ekonomi dunia yang terus bergejolak, usaha
ultra mikro dan kecil, menjadi sektor yang berpeluang besar untuk menampung masuknya investasi dari
global. Hal ini mengingat sektor ekonomi akar rumput (grassroots), sudah
terbukti lebih resilent dan menyimpan potensi pertumbuhan besar. Ketertarikan
investasi global untuk masuk ke segmen ini juga terus meningkat. Salah satunya
terlihat permodalan yang diberikan sejumlah institusi keuangan global kepada
Amartha, perusahaan teknologi keuangan yang memfokuskan bisnisnya pada
pembiayaan di segmen grassroots. “Amartha memiliki investor dari berbagai
institusi, baik lokal maupun asing. Di antaranya Swedia Soverigne Fund,
Finlandia Sovereigne Fund, dan Belgian Sovereign Fund telah menyuntikkan
investasinya ke Amartha,” kata Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda
Putra. Taufan mengatakan, pembiayaan di sektor akar rumput memiliki potensi
besar untuk bertumbuh, dengan tingkat risiko yang relatif dapat dikendalikan.
Terbukti, hingga saat ini, Amartha telah
menyalurkan pembiayaan hingga lebih dari Rp35 triliun kepada 3,3 juta
UMKM, dengan rasio pinjaman bermasalah di angka 3%. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023