Pertumbuhan Ekonomi
( 471 )BI Yakin Efek Omicron ke Pertumbuhan Minim
Gelombang ketiga penyebaran virus Covid-19 di Indonesia memang menciptakan kekhawatiran mobilitas masyarakat bakal terganggu lagi. Namun Bank Indonesia memprediksi, gelombang ketiga yang dipicu varian omicron efeknya tidak akan sedahsyat gelombang I maupun gelombang kedua saat penyebaran varian delta. Namun demikian, "Dampak omicron ke pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 tidak signifikan, bahkan kuartal I-2022 akan tumbuh relatif tinggi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (10/2). Secara keseluruhan, Perry memperkirakan pertumbuhan di tahun 2022 akan mencapai 4,7 % year on year (yoy hingga 5,5% yoy. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan pada tahun lalu sebesar 3,69% yoy. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2022,BI kembali menahan suku bunganya (BI 7-Day Reverse Repo Rate/BI7DRR) di level 3,5%. Ia menegaskan, bank sentral akan mempertahankan suku bunga yang rendah sampai ada tanda-tanda kenaikan inflasi secara fundamental dan memberi tekanan di luar sasaran bank sentral.
Emas Stabil Saat Saham dan Bitcoin Jatuh
Harga emas dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan tetap stabil disaat volatilitas mengguncang pasar global. Bahkan agak terlepas dari dua faktor utama penggerak harga, yakni imbal hasil obligasi dan dolar Amerika Serikat. Menurut catatan Bank of Amerika (BoA), terlepas dari kondisi makro yang menantang terkait masalah rantai pasokan, lonjakan inflasi dan pandemi belum berakhir, beberapa aliran investasi ke emas masih deras. Kekuatan emas, kata UBS selain didukung peningkatan permintaan untuk lindung nilai portfolio, juga karena dua keyakinan. Yakni bahwa The Fed tetap dibelakang kurva dalam mengatasi inflasi atau pengetatan berlebih kebijakan moneter akan menggoyahkan pertumbuhan ekonomi AS. (Yetede)
Sumber Mas Konstruksi Incar Dana IPO Rp 87,5 M
PT Sumber Mas Konstruksi Tbk mengincar dana segar hingga Rp 87,5 miliar melalui penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) 250 juta saham atau setara 19,5% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dalam prospektusnya, Jumat (4/2) management Sumber Mas Konstruksi menjelaskan, 97% dana hasil IPO nantinya digunakan perusahaan untuk modal kerja pada konstruksi proyek swasta maupun pemerintah. Lebih lanjut, masa penawaran awal dilakukan pada 4-10 Februari 2022. disusul perkiraan tanggal aktif pada 18 Februari 2022. Dalam aksi ini perseroan mempercayakan PT Erdikha Sekuritas sebagai penjamin pelaksanaan emisi efek akan ditentukan kemudian. (Yetede)
Konsumsi Barang Mewah Tiongkok Naik 36% pada 2021
Konsumen Tiongkok membelanjakan lebih banyak untuk barang-barang mewah, menurut laporan tahunan perusahaan konsultan asal AS Bain&Company tentang sektor mewah. Penjualan barang-barang mewah pribadi di daratan Tiongkok naik 36% menjadi 471 miliar yuan (US$ 73,59 miliar) pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, menurut perkiraan Bain yang dirilis baru-baru ini. Angka itu dua kali lebih besar dari pengeluaran barang mewah pada 2019 sebesar 234 miliar yuan, sebelum pandemi. "Kami mengantisipasi pertumbuhan terus berlanjut. Ini menempatkan negara tersebut dijalur yang tepat untuk menjadi pasar barang mewah terbesar di dunia pada 2025, terlepas dari pola perjalanan internasional dimasa depan," kata laporan itu. Pendorong utama pasar barang mewah lokal adalah pertumbuhan toko bebas bea di Hainan, sebuah provinsi di pulau Tiongkok Selatan. Dalam dua tahun terakhir, pemerintah telah memberlakukan kebijakan pemotongan pajak dan memperkenalkan langkah-langkah rama bisnis lainnya. (Yetede)
Menkeu: Kenaikan Suku Bunga Dongkrak Volatilitas Pasar Keuangan
Menteri keuangan Sri Mulyani mengatakan kenaikan suku bunga acuan di negara maju akan meningkatkan volatilitas di pasar keuangan dan tekanan pada nilai tukar. "Dengan kenaikan suku bunga memberikan dampak pada kemungkinan gejolak di sektor keuangan. Ini akan kami waspadai dalam melihat dinamika global." tuturnya dalam Rapat Kerja Bersama Dewan Perwakilan Daerah Senin, (24/1). Pemerintah, lanjutkan, juga akan meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya varian baru Omicron. Hal ini dinilai akan terus menjadi tantangan yang harus diwaspadai hingga Covid-19 berubah dari pendemi menjadi endemi. Bahkan dalam pembahasan di level G20, tambah Sri Mulyani. Menteri Keuangan hingga Gubernur Bank Sentral di berbagai negara di dunia juga menyoroti hal yang sama, yakni terkait komplisitas kebijakan yang akan mendominasi di tahun ini. "Indonesia akan respon sisi pandemi, ekses dan komplisitas sisi global," tegasnya. (Yetede)
Menkeu: Kenaikan Suku Bunga Dongkrak Volatilitas Pasar Keuangan
Menteri keuangan Sri Mulyani mengatakan kenaikan suku bunga acuan di negara maju akan meningkatkan volatilitas di pasar keuangan dan tekanan pada nilai tukar. "Dengan kenaikan suku bunga memberikan dampak pada kemungkinan gejolak di sektor keuangan. Ini akan kami waspadai dalam melihat dinamika global." tuturnya dalam Rapat Kerja Bersama Dewan Perwakilan Daerah Senin, (24/1). Pemerintah, lanjutkan, juga akan meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya varian baru Omicron. Hal ini dinilai akan terus menjadi tantangan yang harus diwaspadai hingga Covid-19 berubah dari pendemi menjadi endemi. Bahkan dalam pembahasan di level G20, tambah Sri Mulyani. Menteri Keuangan hingga Gubernur Bank Sentral di berbagai negara di dunia juga menyoroti hal yang sama, yakni terkait komplisitas kebijakan yang akan mendominasi di tahun ini. "Indonesia akan respon sisi pandemi, ekses dan komplisitas sisi global," tegasnya. (Yetede)
Indonesia Sangat Potensi Untuk Bisnis Data Center
Indonesia saat ini dipertimbangkan dan menjadi salah satu lokasi yang potensial untuk perluasan bisnis pusat data (data center) di kawasan Asia, sebagai the next hub setelah Singapur dan Hongkong. Hal ini disampaikan oleh Executive Vice President Divisi Wholesale Service PT Telkom Indonesia Erik Orbandi. Menurut dia, tren terbaru data center saat ini meliputi konsep breakthru untuk memberikan diferensiasi dan mengindikasikan keseriusan dalam memberikan fasilitas data center yang bertaraf global dan modern. Beberapa diantaranya Green DC, Hyperscale, DC Infra, dan Multiple DC Location. Semua data center neuCentrIX Telkom terletak di lokasi strategis dan sangat mudah diakses, seperti di Tier-3 neuCentrIX domestik yang saat ini telah tersedia di pusat Kota Batam dan Jakarta, dua kota bisnis teratas di Indonesia. "Ada juga sistem pendeteksi asap aspirasi VESDA (untuk peringatan dini) yang dipasang dibawah dan diatas lantai di setiap fasilitas," ungkapnya. (Yetede)
Hitung Ulang Pembengkakan Biaya Kereta Cepat
Penyelesaian persoalan pembengkakan biaya atau cost overrun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung masih menunggu hasil audit BPKP. Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi, menuturkan, sembari menunggu proses penghitungan internal untuk menekan potensi cost overrun. "Pembengkakan bukan berdasarkan pada data histori (sudah terjadi), melainkan berdasarkan data dan biaya yang masih berpotensi akan terjadi karena apa yang dihitung adalah sampai proyek ini selesai," ujarnya, kemarin.
Adapun berdasarkan hitungan KCIC pada pertengahan 2021, biaya investasi kereta cepat membengkak sekitar Rp27,17 triliun. Managemen kala itu menjelaskan penyebab utama cost overrun adalah konstruksi atau engineering, procurrement, and construction, serta pembebasan lahan. Upaya pembebasan lahan kereta cepat memakan biaya lebih besar dari perkiraan dan sulit dilakukan lantaran jalur yang dilalui sangat luas serta melewati daerah komersial. (Yetede)
Bank Dunia : Ekonomi RI Melambat Lagi di 2023
Bank Dunia (World Bank) optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 5,2%. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023 diperkirakan melambat lagi ke level 5,1%. Dalam laporan bertajuk Global Economic Prospects, World Bank menyebut ada tiga risiko utama yang berpotensi menekan ekonomi global, termasuk Indonesia, pada 2022 dan 2023. Pertama, risiko pandemi Covid-19 makin kuat di negara-negara yang memiliki tingkat vaksinasi dan tingkat pengetesan Covid-19 yang rendah. Kedua, risiko inflasi yang tinggi di berbagai negara karena gangguan rantai pasok dan kekurangan pasar tenaga kerja yang mendorong lonjakan inflasi pangan dan energi. Ketiga, risiko melambatnya pertumbuhan ekspor karena permintaan global yang lebih lemah, gangguan pasokan, kekurangan tenaga kerja, sehingga ada peningkatan biaya pengiriman.
BI Prediksi Inflasi 2022 Sesuai Sasaran
Bank Indonesia (BI) optimis laju inflasi tahun ini dikisaran target 3% plus minus 1% meskipun saat ini sejumlah harga barang mulai mengalami kenaikan. Deputi Gubernur Bank Indonesia Doddy Budi Waluyo mengatakan "Sementara sisi penawaran atau supply yang meningkat akan dijaga melalui pasokan bahan kebutuhan pokok, yang dapat dijaga dengan baik. Selanjutnya nilai tukar rupiah yang stabil juga dapat mempengaruhi dampak dari imported inflation,". Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, inflasi tahun ini masih sesuai sasaran target BI meski pun ada resiko (tekanan) inflasi yang disumbang dari komponen harga yang diatur pemerintah atau administered price. Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan inflasi komponen harga yang diatur pemerintah akan dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, pemerintah saat ini masih fokus mendorong pemulihan ekonomi nasional. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Pusat Data Kecerdasan Buatan Diluncurkan
04 Jan 2022 -
Tantangan Perbankan 2022
03 Jan 2022








