Saham
( 1722 )BEI Tetapkan Harga Teoretis Saham Garuda
BEI mengumumkan harga teoretis saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp 204 untuk menyesuaikan harga perdagangan saham di pasar reguler dan pasar tunai terkait aksi korporasi. ”Untuk rencana penerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dulu (right issue) Garuda akan dilakukan prapencatatan pada 16 Desember 2022, BEI mengumumkan harga teoretis meskipun saat ini saham Garuda masih berada dalam kondisi suspensi,” ujar Direktur BEI I Gede Nyoman Yetna, Selasa (13/12). (Yoga)
Market Cap Bursa Anjlok Rp 236 Triliun
Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi dalam tiga bulan terakhir mengikis nilai kapitalisasi pasar alias
market capitalization
(
market cap
) bursa. Jika dihitung sejak menyentuh level
all time high
pada 13 September 2022 lalu, bursa saham sudah kehilangan
market cap
senilai Rp 236 triliun.
Penurunan IHSG yang cukup dalam juga terjadi sejak awal Desember lalu. Dalam sembilan hari perdagangan, IHSG terkapar di zona merah. Meski dalam dua hari terakhir, indeks mulai kembali ke jalur hijau. Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, penurunan market cap IHSG antara lain dipengaruhi oleh koreksi saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Dengan demikian, GOTO bahkan tak lagi masuk dalam jajaran 10 saham dengan
market cap
terbesar di bursa. Saham GOTO memang menjadi pemberat laju IHSG sepanjang tahun ini. Saham emiten teknologi ini telah mengikis IHSG sebesar 429,7 poin secara year to date.
Saham GOTO Rebound Usai 11 Hari Mentok ARB
SAHAM PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya bangkit setelah 11 kali beruntun mengalami
auto rejection
bawah (ARB). GOTO bertengger di posisi Rp 100 atau naik 14,94% pada Selasa (13/12).
Pada awal perdagangan, saham GOTO sempat turun tajam 7,4% ke Rp 81 per saham. Namun GOTO berhasil naik dan sempat menyentuh level tertinggi
intraday
di Rp 108. Kemarin, total nilai transaksi GOTO di pasar reguler mencapai Rp 2,49 triliun dengan
market cap
Rp 118,44 triliun.
Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, secara teknikal, estimasi maksimum support dan resistance
GOTO berada pada rentang Rp 81 sampai dengan Rp 120."Untuk kenaikan ini sementara masih
technical rebound. Sebab dari perspektif tren, GOTO masih dalam
markdown phase," jelas Nafan, Selasa (13/12).
Saham GoTo Masih Berpotensi Menguat
JAKARTA, ID - Harga saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bangkit (rebound) pada perdagangan Selasa (13/12/2022), dengan kenaikan 14,94% menjadi Rp 100 dari sebelumnya Rp 81 per. Saham perusahaan teknologi ini masih berpotensi terus menguat, ditopang valuasi yang atraktif dan ekspektasi perbaikan kinerja keuangan. Sejalan dengan itu, sejumlah sekuritas merekomendasikan investor untuk membeli (buy) saham GOTO, dengan target harga tinggi. Berdasarkan data Bloomberg, BNI Securities menetapkan target harga saham GOTO Rp 150, Citi Rp 290, Deutsche Bank Rp 250, Mandiri Sekuritas Rp 415, Indo Premier Rp 360, BRI Danareksa Sekuritas Rp 310, Sucor Sekuritas Rp 380, Trimegah Rp 380, Verdhana Sekuritas Rp 416, dan CLSA Rp 425. Sementara itu, Ciptadana menetapkan target harga saham GOTO Rp 190, sedangkan UBS Rp 160. (Yetede)
Ada Rezeki dari Peta Baru Saham Berkapitalisasi Jumbo
Volatilitas pasar saham yang terjadi dalam tiga bulan terakhir turut mengubah peta kapitalisasi pasar (
market cap
) di bursa saham. Sejumlah saham kehilangan
market cap
cukup besar, imbas dari penurunan harga.
Sebaliknya, ada tiga saham yang berhasil masuk liga
market cap
di atas Rp 100 triliun. Mereka adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).
Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang melambung 105% dalam tiga bulan terakhir juga menggeser posisi PT Telkom Indonesia (TLKM) di urutan keempat
market cap
terbesar di bursa.
Market cap
BYAN melesat dua kali lipat menjadi Rp 451,7 triliun.
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Desy Israhyanti menilai, saham energi memang tengah diuntungkan oleh kenaikan harga jual komoditas. Emiten komoditas seperti MDKA, BYAN, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) juga cukup banyak menggelar ekspansi sepanjang tahun ini demi mendorong kinerjanya.
IHSG Akan Kembali ke Level 7.200
JAKARTA, ID – Meski pekan lalu terus terkoreksi, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi kembali menguat seiring peluang window dressing yang masih terbuka di penghujung tahun ini atau mulai pekan ke-3 Desember 2022. Ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar dan berkinerja keuangan solid, IHSG yang akhir pekan lalu ditutup melemah 89,11 poin atau 1,31% ke posisi 6.715,12, diperkirakan bisa kembali ke level 7.200. Dari sisi internal, sejumlah faktor disebut bisa menjadi sentimen positif yang bakal memperbesar peluang terjadinya window dressing di akhir 2022. Faktor-faktor tersebut di antaranya Bank Indonesia yang mulai Desember 2022 diprediksi tidak lagi agresif menaikkan suku bunga acuan, rilis data ekonomi makro—seperti inflasi—yang diprediksi membaik, dan aliran masuk modal asing langsung sepanjang 2022 yang tumbuh cukup kuat. (Yetede)
Investasi di Goto Akan Untungkan Telkom 2023
JAKARTA - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) optimistis investasi di PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan mendatangkan keuntungan besar mulai tahun 2023. Adapun penurunan harga saham GOTO dalam beberapa hari terakhir dipicu aksi profit taking para investor dan bersifat sementara. Chief Executive Officer Telkom Ririek Adriansyah menilai, Goto adalah perusahaan dengan fundamental baik. Namun, hanya saja setelah periode penguncian saham (lock up) dibuka, terjadi aksi profit taking di pasar negosiasi. Hal ini yang membuat harga saham GOTO menurun. “Setelah aksi profit taking ini selesai, harga saham GOTO diproyeksikan kembali stabil,” jelasnya kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (7/12/22). “Artinya, harga saham GOTO saat ini adalah low based, sehingga besar kemungkinan GOTO akan memberikan potensi pendapatan yang tinggi pada tahun depan,” ujar dia. “Artinya, harga saham GOTO saat ini adalah low based, sehingga besar kemungkinan GOTO akan memberikan potensi pendapatan yang tinggi pada tahun depan,” ujar dia. (Yetede)
OJK Bidik Target Dana IPO Rp 152,7 Triliun
Hasrat kalangan korporasi mencari pendanaan di pasar modal diperkirakan belum akan surut pada tahun depan. Karena itu, pada 2023, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasang target penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 152,7 triliun.
Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis, penghimpunan di pasar modal pada 2023 masih tinggi. Terlebih, dalam pipeline OJK, masih ada 91 perusahaan yang akan menggelar aksi korporasi.Sejumlah perusahaan itu akan menghimpun dana melalui berbagai instrumen. "Jadi, kami masih optimistis memasang target Rp 152,7 triliun di 2023," jelas Inarno dalam konferensi pers, Selasa (6/12).
GOTO Bisa Meluncur Lebih Rendah Lagi
Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih terjebak di zona merah. Hingga penutupan perdagangan Senin (5/12), harga GOTO ambles 6,82% jadi Rp 123.
Pengamat Pasar Modal sekaligus Direktur Avere Investama Teguh Hidayat menilai, suramnya saham GOTO bukan sesuatu yang mengejutkan. Kondisi ini, sejatinya, sudah bisa diprediksi sejak GOTO menggelar
Initial Public Offering (IPO). Teguh meramal, peluang saham GOTO terjun ke Rp 50 bisa terjadi. Maraknya transaksi di pasar negosiasi dengan harga obral bisa membuat saham GOTO makin anjlok.
Pengamat Pasar Modal Irwan Ariston Napitupulu menilai, saham GOTO kini sudah mendekati nilai bukunya (book value). Market cap GOTO, kemarin, tersisa Rp 145,68 triliun.
China Melonggar, Yuan dan Saham Menguat
Sebagian besar saham China pada Senin (5/12) melonjak dan nilai mata uang Yuan menguat melewati level psikologis penting, yaitu 7 yuan per USD. Posisi itu adalah yang terkuat sejak September lalu. Indeks saham Hang Seng (Hong Kong) naik 4,5 % menjadi 19.518,29. Indeks Saham Gabungan Shanghai naik 1,8 % menjadi 3.211,81. Catatan positif itu merupakan efek dari rencana Beijing mengumumkan pelonggaran mobilitas paling cepat hari Rabu (7/12). Investor menyambut gembira kabar pelonggaran yang didorong aksi protes dan kerugian ekonomi yang meningkat. Dengan pengumuman itu, China, yang selama tiga tahun mencanangkan kebijakan nol Covid-19, segera melonggarkan penutupan perbatasan dan penguncian wilayah yang sangat sering dilakukan. China diperkirakan akan mulai mengikuti trend global yang ”hidup dengan virus”. Kebijakan nol Covid telah merugikan ekonomi serta memberikan tekanan mental pada warga dan memicu aksi protes. Otoritas di daerah-daerah telah melonggarkan pengetatan, aturan karantina, dan keharusan tes Covid dengan berbagai tingkat keketatan.
Para pejabat juga sudah mulai menurunkan nada bahaya tentang Covid. Investor pun berharap pembukaan kembali China akan mencerahkan prospek pertumbuhan dan permintaan komoditas. ”Dalam waktu dekat, perusahaan platform internet juga akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Secara intuitif, saat kasus melonjak, orang akan memilih tinggal di rumah untuk meminimalkan risiko penularan,” kata Kepala Ekonom Grow Investment Group, Hao Hong. Standard Chartered memperkirakan China akan menghapus sebagian besar kebijakan pembatasan terkait Covid-19 pada kuartal II tahun 2023. Langkah itu akan membuat konsumsi rumah tangga pulih ke tingkat sebelum pandemic (2017-2019). Stephen Innes dari SPI Asset Management menilai, langkah China membuka kembali membantu memicu optimisme pasar tentang kemungkinan percepatan pertumbuhan pada 2023, terutama aset sensitif China. Pembukaan kembali China juga mengangkat harga minyak karena ekspektasi permintaan membaik, sementara keputusan OPEC dan produsen utama untuk tidak menaikkan produksi juga mendorong komoditas. (Yoga)









