;
Tags

Saham

( 1717 )

Investasi di Goto Akan Untungkan Telkom 2023

KT1 08 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) optimistis investasi di PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan mendatangkan keuntungan besar mulai tahun 2023. Adapun penurunan harga saham GOTO dalam beberapa hari terakhir dipicu aksi profit taking para investor dan bersifat sementara. Chief Executive Officer Telkom Ririek Adriansyah menilai, Goto adalah perusahaan dengan fundamental baik. Namun, hanya saja setelah  periode penguncian saham (lock up) dibuka, terjadi aksi profit taking di pasar negosiasi. Hal ini yang membuat harga saham GOTO menurun. “Setelah aksi profit taking ini selesai, harga saham GOTO diproyeksikan kembali stabil,” jelasnya kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (7/12/22). “Artinya, harga saham GOTO saat ini adalah low based, sehingga besar kemungkinan GOTO akan memberikan potensi pendapatan yang tinggi pada tahun depan,” ujar dia. “Artinya, harga saham GOTO saat ini adalah low based, sehingga besar kemungkinan GOTO akan memberikan potensi pendapatan yang tinggi pada tahun depan,” ujar dia. (Yetede)

OJK Bidik Target Dana IPO Rp 152,7 Triliun

HR1 07 Dec 2022 Kontan

Hasrat kalangan korporasi mencari pendanaan di pasar modal diperkirakan belum akan surut pada tahun depan. Karena itu, pada 2023, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasang target penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 152,7 triliun. Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis, penghimpunan di pasar modal pada 2023 masih tinggi. Terlebih, dalam pipeline OJK, masih ada 91 perusahaan yang akan menggelar aksi korporasi.Sejumlah perusahaan itu akan menghimpun dana melalui berbagai instrumen. "Jadi, kami masih optimistis memasang target Rp 152,7 triliun di 2023," jelas Inarno dalam konferensi pers, Selasa (6/12).

GOTO Bisa Meluncur Lebih Rendah Lagi

HR1 06 Dec 2022 Kontan

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih terjebak di zona merah. Hingga penutupan perdagangan Senin (5/12), harga GOTO ambles 6,82% jadi Rp 123. Pengamat Pasar Modal sekaligus Direktur Avere Investama Teguh Hidayat menilai, suramnya saham GOTO bukan sesuatu yang mengejutkan. Kondisi ini, sejatinya, sudah bisa diprediksi sejak GOTO menggelar Initial Public Offering (IPO). Teguh meramal, peluang saham GOTO terjun ke Rp 50 bisa terjadi. Maraknya transaksi di pasar negosiasi dengan harga obral bisa membuat saham GOTO makin anjlok. Pengamat Pasar Modal Irwan Ariston Napitupulu menilai, saham GOTO kini sudah mendekati nilai bukunya (book value). Market cap GOTO, kemarin, tersisa Rp 145,68 triliun.

China Melonggar, Yuan dan Saham Menguat

KT3 06 Dec 2022 Kompas

Sebagian besar saham China pada Senin (5/12) melonjak dan nilai mata uang Yuan menguat melewati level psikologis penting, yaitu 7 yuan per USD. Posisi itu adalah yang terkuat sejak September lalu. Indeks saham Hang Seng (Hong Kong) naik 4,5 % menjadi 19.518,29. Indeks Saham Gabungan Shanghai naik 1,8 % menjadi 3.211,81. Catatan positif itu merupakan efek dari rencana Beijing mengumumkan pelonggaran mobilitas paling cepat hari Rabu (7/12). Investor menyambut gembira kabar pelonggaran yang didorong aksi protes dan kerugian ekonomi yang meningkat. Dengan pengumuman itu, China, yang selama tiga tahun mencanangkan kebijakan nol Covid-19, segera melonggarkan penutupan perbatasan dan penguncian wilayah yang sangat sering dilakukan. China diperkirakan akan mulai mengikuti trend global yang ”hidup dengan virus”. Kebijakan nol Covid telah merugikan ekonomi serta memberikan tekanan mental pada warga dan memicu aksi protes. Otoritas di daerah-daerah telah melonggarkan pengetatan, aturan karantina, dan keharusan tes Covid dengan berbagai tingkat keketatan.

Para  pejabat juga sudah mulai menurunkan nada bahaya tentang Covid. Investor pun berharap pembukaan kembali China akan mencerahkan prospek pertumbuhan dan permintaan komoditas. ”Dalam waktu dekat, perusahaan platform internet juga akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Secara intuitif, saat kasus melonjak, orang akan memilih tinggal di rumah untuk meminimalkan risiko penularan,” kata Kepala Ekonom Grow Investment Group, Hao Hong. Standard Chartered memperkirakan China akan menghapus sebagian besar kebijakan pembatasan terkait Covid-19 pada kuartal II tahun 2023. Langkah itu akan membuat konsumsi rumah tangga pulih ke tingkat sebelum pandemic (2017-2019). Stephen Innes dari SPI Asset Management menilai, langkah China membuka kembali membantu memicu optimisme pasar tentang kemungkinan percepatan pertumbuhan pada 2023, terutama aset sensitif China. Pembukaan kembali China juga mengangkat harga minyak karena ekspektasi permintaan membaik, sementara keputusan OPEC dan produsen utama untuk tidak menaikkan produksi juga mendorong komoditas. (Yoga)


Telkom Masih Komit Pegang Saham GOTO

KT1 06 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID -- PT TelkomIndonesia Tbk (TLKM) dinilai masih komit memegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk(GOTO). Investasi Telkom di GoTo melalui anak usahanya,Telkomsel, telah memperkuat ekonomi digital nasional secara berkelanjutan. Riset dari CLSA Sekuritas Indonesia menyebutkan, Telkom berniat untuk mempertahankan investasinya di GoTo dan hal ini berpotensi menurunkan laba utama Telkom hingga dua digit. CLSA menyebutkan pada kuartal III-2022, investasi Telkom di GoTo dipatok pada harga Rp 246 per saham. Dengan harga tersebut bisa diasumsikan investasi Telkom di GoTo berjumlah Rp 5,83 triliun, atau setara dengan 23,7 miliar saham. “Ini juga menegaskan kembali bahwa pembayaran dividen akan didasarkan pada laba inti,”tulis riset CLSA Sekuritas yang dikutip Investor Daily, Senin (5/12/202). Sementara itu, Vice President Corporate Communications PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) Saki Hamsat Bramono mengungkapkan, investasi yang dilakukan oleh Telkomsel di GoTo menjadi bagian dari strategi investasi dari perusahaan dengan latar belakang pengembangan bisnis yang bertujuan untuk terus menghadirkan potensi new revenue generator beyond connectivity. (Yetede)

Saham Bank dan Energi Masih Jadi Buruan Investor Asing

HR1 05 Dec 2022 Kontan

Dana asing masih cenderung memilih hengkang dari pasar saham Tanah Air. Pekan lalu, investor asing sejatinya sempat kembali mencetak net buy. Namun di dua hari perdagangan terakhir pekan lalu, investor asing mencetak net sell dalam jumlah besar, sehingga di pekan lalu total asing mencetak net sell  Rp 743,33 miliar. Bila dihitung sepanjang kuartal IV-2022 berjalan juga investor asing mencetak net sell Rp 1,66 triliun. Tapi jika dihitung sejak awal tahun tahun, investor asing masih mencetak net buy Rp 78,74 triliun. Toh, investor asing masih tampak memburu sejumlah saham. Investor asing terutama masuk ke saham perbankan pelat merah big caps  , yakni BBRI, BMRI dan BBNI. Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya menyebut, asing masih masuk ke sejumlah saham lantaran fundamental kuat. Inflasi masih terjaga, aman, ekonomi juga konsisten tumbuh di tiga kuartal berturut-turut. "Ditambah, neraca dagang juga konsisten surplus," ujar Cheril, kemarin.


Bersiap Menadah Cuan dari Santa Claus Rally

HR1 05 Dec 2022 Kontan (H)

Arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemungkinan berubah menjelang akhir tahun. Analis optimistis fenomena santa claus rally akan kembali terulang di tahun ini. Santa claus rally merupakan fenomena di mana terjadi lonjakan indeks saham pada perdagangan sepanjang pekan terakhir bulan Desember. Fenomena ini dipengaruhi berbagai faktor. Satu di antaranya adalah optimisme menyambut tahun baru. Bila melongok kinerja historikal indeks saham sepanjang Desember, bisa dibilang santa claus rally pasti terjadi di setiap akhir Desember. "Potensi santa claus rally akhir tahun ini terbuka lebar," kata Nafan Aji, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Minggu (4/12).

GoTo Laksanakan Program Opsi Saham Karyawan dan Konsultan

KT1 03 Dec 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mulai melaksanakan Program Opsi Saham Karyawan dan Konsultan (Share Option Program) seiring berakhirnya periode penguncian (lock-up) saham yang dimiliki pemegang saham pra-IPO perseroan. Pelaksanaan program tersebut di antaranya dapat dilakukan melalui transaksi saham di pasar negosiasi dengan harga pelaksanaan berkisar antara Rp 2 sampai dengan Rp 202 per saham, bergantung pada perjanjian opsi saham antara Goto Peopleverse Fund (GPF) dan masing-masing karyawan. “Sehubungan dengan Program Opsi Saham Karyawan dan Konsultan, dapat kami sampaikan bahwa transaksi saham di pasar negosiasi yang dimaksud merupakan bagian dari pelaksanaan dari program tersebut,” kata Corporate Secretary GOTO RA Koesoemohadiani dalam keterangannya, Jumat (2/12/2022).

KLBF Telah Selesaikan Akuisisi 99,98% Saham Sanofi Indonesia

HR1 02 Dec 2022 Kontan

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bersama anak usahanya, PT Dankos Farma, telah menuntaskan akuisisi saham PT Aventis Pharma atau Sanofi Indonesia. Kalbe Farma telah membeli 80% saham Aventis Pharma dari tangan Sanofi Aventis Participations dan Hoechst GMBH. Kini, KLBF resmi menguasai saham Sanofi Indonesia dengan membeli saham dari PT Usaha Mindini Raya. Sekretaris Perusahaan Kalbe Farma Lukito Kurniawan Gozali menjabarkan, transaksi ini telah rampung pada 30 November 2022. Setelah akuisisi ini selesai, KLBF menggenggam 4.264 saham Aventis Pharma, setara dengan kepemilikan 99,98%. Sementara Dankos Farma mengempit satu lembar saham atau 0,02%. Manajemen KLBF sebelumnya pernah mengatakan jika transaksi ini akan memberikan dampak pertumbuhan positif bagi KLBF di tahun depan. KLBF memperkirakan, akuisisi Sanofi bisa menghasilkan tambahan kontribusi hingga sebesar 3%-4% terhadap total pendapatan di 2023.


Kapitalisasi Pasar Bumi Resource Menuju Rp 70 T

KT1 30 Nov 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Kapitalisasi pasar (market cap) PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di Bursa Efek Indonesia segera menuju Rp 70 triliun, menyusul masuknya Grup Salim dan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 27 miliar saham baru pada 5 Desember mendatang. Kapitalisasi pasar BUMI mengalami peningkatan signifikan dalam enam tahun terakhir dari Rp 1,9 triliun menjadi Rp 63 triliun. “Market cap BUMI sekarang berada di kisaran Rp 63 triliun. Dan setelah 27 miliar saham baru diterbitkan pada Desember nanti, kapitalisasi pasarnya akan mendekati Rp 70 triliun,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava dalam paparan publik Bumi Resources, Selasa (29/11/2022). Dileep mengaku, pihaknya sama sekali tak menyangka atas pencapaian valuasi perseroan. Karena jika melihat ke belakang, market cap BUMI hanya Rp 1,9 triliun pada 2016. “Pada 2017, setelah restrukturisasi penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), kami mengkonversi US$ 2 miliar utang menjadi ekuitas di harga Rp 926 per saham. Saat itu, harga saham adalah Rp 50,” kata Dileep. (Yetede)

Pilihan Editor