;
Tags

Digital Ekonomi umum

( 1150 )

Perdagangan, Industri E-dagang Semakin Matang

tuankacan 11 Jan 2019 Kompas Ekonomi
Industri perdagangan secara elektronik atau e-dagang di Indonesia dinilai semakin matang meski terus mencari bentuk baru. Para pelaku terus berinovasi untuk melebarkan layanan di luar produk awal serta mencari sumber pendapatan baru. Bukalapak mengembangkan fitur Mitra Warung. Fitur ini bisa dipakai pemilik warung dagang tradisional untuk memesan barang dagangan, terhubung dengan penyedia pembiayaan ultramikro, dan melayani pembayaran aneka transaksi dengan teknologi finansial. Bukalapak akan membelanjakan Rp 1 triliun untuk memperkuat Mitra Warung.
Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca memandang, industri e-dagang Indonesia baru mulai tumbuh. Peluang pertumbuhan sektor ini masih besar. Sebab, kontribusi ritel daring terhadap transaksi keseluruhan ritel baru berkisar 3-5 persen.

Strategi Paltform Dagang-El, Kompetisi <em>Online to Offline</em> Memanas

tuankacan 11 Jan 2019 Bisnis Indonesia
Persaingan bisnis online to offline bakal semakin ketat. Setelah Tokopedia mengumumkan segmen tersebut sebagai fokus perusahaan, Bukalapak berkomitmen menggelontorkan Rp1 Triliun untuk memacu perkembangan mitra Bukalapak. Hingga 2018, Bukalapak sukses merangkul lebih dari 4 juta pelapak dan 50 juta pengguna di seluruh Indonesia. Bukalapak mulai mengembangkan bisnisnya untuk menggarap pasar besar yang belum tersentuh dengan menghadirkan Mitra Bukalapak yaitu platform yang menggandeng warung dan pelaku usaha kecil menengah lain untuk bekerja sama dengan Bukalapak. Mitra Bukalapak telah memberdayakan lebih dari 500.000 warung dari 700.000 pelaku usaha mandiri di seluruh Indonesia. Sedangkan Tokopedia memberikan label bisnis berupa infrastructure-as-a-service yang menjadi penyedia teknologi bagi pelaku usaha daring dan luring. Tokopedia uga memperoleh dana senilai US$1,1 miliar dari sekelompok investor yang dipimpin oleh Softbank Vision Fund dan Alibaba Group.

Industri Teknologi - Tokopedia Rekrut Agus Martowardojo

tuankacan 10 Jan 2019 Bisnis Indonesia
Tokopedia mengangkat Agus D. W. Martowardojo sebagai Komisaris Utama. Bergabungnya Agus ke Tokopedia memperkuat tren perekrutan eksekutif berpengalaman oleh perusahaan-perusahaan teknologi raksasa di Indonesia. Valuasi Tokopedia diperkirakan mencapai US$7 miliar atau lebih dari Rp100 triliun. Fokus Tokopedia bergeser dari yang sebelumya sebagai penyedia platform pasar daring menjadi sebagai penyedia infrastruktur teknologi (infrastructure-as-a-service).

Ekonomi Digital Gairahkan Perburuan

Admin 29 Nov 2018 Kompas
Kebutuhan pekerja yang memenuhi persyaratan tertentu, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi digital, kian berkembang. Aktivitas perburuan pekerja yang menguasai ekonomi digital juga bergairah.

Ekonomi Digital Gairahkan Perburuan

Admin 29 Nov 2018 Kompas
Kebutuhan pekerja yang memenuhi persyaratan tertentu, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi digital, kian berkembang. Aktivitas perburuan pekerja yang menguasai ekonomi digital juga bergairah.

Kesempatan Emas bagi UMKM

Admin 26 Nov 2018 Media Indonesia
Alibaba mengungkapkan bahwa ada 400 juta kelas menengah di Tiongkok yang siap menyerap produk Indonesia. UMKM berkontribusi sebesar 58,92% terhadap PDB dan menyerap tenaga kerja sebanyak 97,30% pada tahun 2017.

Ekonomi Digital Asia tenggara Rp 1.034 T

Admin 21 Nov 2018 Investor Daily
Ekonomi digital di negara-negara kawasan Asia Tenggara tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan. Ada enam fakta mengenai pertumbuhan tersebut, pertama ekonomi digital Asia Tenggara lebih dari dua kali lipat sejak 2015 yaitu Rp 1.034 T, kedua 350 juta pengguna internet tinggal di wilayah Asia Tenggara, ketiga pasar perdagangan secara elektronik (e-commerce) Asia Tenggara diperkirakan mencapai US$102 miliar pada 2025, keempat 35 juta orang Asia Tenggara menggunakan layanan transportasi online setiap bulannya, kelima US$ 24 miliar telah dibangkitkan oleh perusahaan teknologi di Asia Tenggara sejak 2015 dan kepercayaan investor meningkat, keenam 1,7 juta pekerjaan penuh waktu akan tercipta dalam ekonomi digital di Asia tenggara pada 2025.

Paradigma Pajak Layanan Digital

Admin 21 Nov 2018 Kompas
Pajak layanan digital menjadi salah satu agenda perpajakan internasional sejak terungkapnya beberapa skandal penggelapan pajak yang diduga dilakukan oleh perusahaan layanan digital raksasa seperti google dan amazon. OECD mengajukan proposal pengenaan excise tax on e-services yang merupakan instrumen transisi menuju reformasi pajak atas layanan digital yang seutuhnya, yaitu Digital Services Tax (DST). Namun ada dua kelemhan konseptual dari pajak layanan digital ini sulit dikenakan. Pertama, pengenaan DST dilandaskan pada paradigma penciptaan nilai, dimana nilai dari perusahaan layanan digital dianggap terakumulasi di negara tempat konsumennya berada. Kedua, sebagai pajak yang membidik perusahaan layanan digital sebagai subyek pajak, DST justru menerapkan prinsip yang melandasi pemungutan pajak objektif yaitu prinsip destinasi yang melandasi pemungutan PPN.

Cloud Maasuk Prioritas Perusahaan

Admin 19 Nov 2018 Media Indonesia
Teknologi kecerdasan buatan dan blockchain menjadi dua konsep yang masih berkembang di Indonesia. Salah satu yang sudah menerapkan keduanya adalah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan lewat onlinepajak. Penerapan blockchain merupakan salah satu upaya menjamin keamanan data dengan melakukan upaya disentralisasi server. Blokchain mampu mendorong kolaborasi lebih baik antarorganisasi. Tapi ada beberapa proses bisnis yang tidak dapat dilakukan dengan blockchain karena terlalu berbahaya, antara lain bila melibatkan penyimpanan data yang besar lalu aturan transaksi berubah-ubah dan harus mengambil data dari sumber di luar server yang sudah ditentukan.

Tekanan Lanjutan Masih mengintai Asia

Admin 02 Nov 2018 Bisnis Indonesia
Eskalasi perang dagang antara China-AS kembali menekan aktivitas manufaktur di sejumlah kawasan Asia terutama negara yang bertopang terhdap kinerja ekspor. Analis pun memperkirakan pukulan untuk sketor manufaktur masih akan datang beberapa bulan ke depan. China sebagai negara ekonomi terkuat kedua terpantau berada dalam laju terlambatnya sejak lebih dari 2 tahun terakhir. Adapun aktifitas manufaktur sejumlah negara di Asia lainnya bahkan berkontraksi pada Oktober 2018.

Pilihan Editor