Pasar
( 72 )Guyur 1,2 Miliar Liter Minyak Goreng Murah ke Pasar
Pemerintah bakal menggelontorkan dana senilai Rp 3,6 triliun untuk menyediakan minyak goreng murah seharga Rp 14.000 per liter di pasaran. Dana tersebut digelontorkan untuk menutup selisih harga minyak goreng di pasar dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang diatur pemerintah beserta PPN.
Volume selama 6 bulan adalah 1,2 miliar liter dan dibutuhkan anggaran untuk menutup selisih harga ditambah PPN sebesar Rp 3,6 triliun. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, minyak goreng murah ini bakal tersedia hingga enam bulan ke depan.
Pengendalian Harga Minyak Goreng Belum Sasar Pasar Tradisional
Rata-rata harga minyak goreng di pasar-pasar tradisional relatif masih tinggi, berkisar Rp 18.000 per liter-Rp 19.000 per liter. Pemerintah baru menyediakan minyak goreng murah Rp 14.000 per liter di ritel modern. Harga minyak goreng di pasar tradisional atau rakyat makin tinggi. Saat ini, pemerintah baru berupaya menstabilkan harga minyak goreng di tingkat ritel modern, belum menyasar pasar tradisional. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, dalam sepekan terakhir, yakni selama kurun 10-17 November 2021, harga rata-rata nasional minyak goreng curah, kemasan sederhana (bermerek 2), dan kemasan premium (bermerek 1) di pasar tradisonal naik di kisaran 1,45-2,44 persen. Harga rata-rata nasional minyak goreng curah pada Rabu (17/11/2021) Rp 17.450 per kilogram atau Rp 18.706 per liter, sedangkan harga minyak goreng kemasan sederhana Rp 18.250 per kg atau 19.564 per liter. Untuk minyak goreng curah kemasan sederhana, harga rata-rata nasionalnya Rp 18.250 per kg atau Rp 19.564 per liter. Harga minyak goreng tertinggi berada di pasar tradisional di Papua Barat dan Gorontalo, masing-masing Rp 20.450 per kg atau Rp 21.922 per liter dan Rp 23.450 per kg atau Rp 25.138 per liter. Harga tersebut jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 11.000 per liter.
Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, rata-rata harga minyak goreng di pasar-pasar tradisional relatif masih tinggi, berkisar Rp 18.000 per liter-Rp 19.000 per liter. Kenaikan harga minyak goreng itu terjadi secara bertahap enam bulan terakhir. Hal ini menyebabkan para pedagang minyak goreng di pasar tradisional kesulitan menjual dan tidak bisa menjual dalam jumlah banyak karena modal terbatas. ”Saat ini, dengan modal Rp 1 juta, paling hanya bisa kulakan separuhnya dari jumlah biasanya. Itu pun jualnya susah dan tidak bisa banyak,” ujarnya.
BI Beli SBN di Pasar Perdana Rp131,96 T per 16 Agustus 2021
Bank Indonesia (BI) mengklaim telah membeli surat berharga negara (SBN) di pasar perdana sebesar Rp131,96 triliun. Jumlah itu terhitung sejak awal tahun ini hingga 16 Agustus 2021. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan pembelian SBN ini dilakukan lewat lelang utama sebesar Rp56,5 triliun dan lelang tambahan (green shoe option/GSO) sebesar Rp75,46 triliun.
Selain itu, BI juga menambah likuiditas (quantitative easing) di perbankan sebesar Rp114,15 triliun. Hal ini terhitung sejak awal Januari 2021 hingga 16 Agustus 2021.
Injeksi likuiditas itu dilakukan melalui pembelian SBN dari pasar sekunder, penyediaan likuiditas ke perbankan dengan mekanisme term-repurchase agreement (repo), dan penurunan giro wajib minimum (GWM).
Perry mengatakan bukti likuiditas perbankan longgar terlihat dari rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) yang tinggi, yakni 32,51 persen secara tahunan. Selain itu, pertumbuhan DPK sebesar 10,43 persen secara tahunan.
Sementara itu, likuiditas perekonomian juga terlihat meningkat. Hal itu terlihat dari jumlah uang beredar dalam arti sempit (M1) yang naik 14,9 persen dan uang beredar dalam arti luas (M2) naik 8,9 persen pada Juli 2021.
Dominasi Milenial di Pasar Properti
Kinerja penjualan sektor properti terdorong insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP). Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida, berujar, sebanyak 91,6 persen penjualan rumah semester pertama tahun ini memiliki harga di atas rumah bersubsidi (Rp 150-219 juta) hingga Rp 1 miliar. Selain itu, penjualan didominasi kelompok milenial.
Tipe rumah kecil masih mendominasi penjualan. Rumah tapak juga masih mendominasi sekitar 70 persen. Namun permintaan rumah susun pun sudah mulai meningkat. Sejauh ini, ujar Totok, permintaan tersebar di sejumlah kota besar dan penunjang kota besar.
Melihat kelompok milenial berkontribusi besar terhadap penjualan, Totok mengatakan, pengembang merancang strategi untuk menyasar kelompok tersebut. Menurut dia, penyesuaian pasar dimulai dari perubahan tata letak hingga peta rencana agar harganya dapat dijangkau konsumen milenial.
Dari sisi penjualan, PT Ciputra Development Tbk mencatat penjualan rumah tapak di bawah Rp 2 miliar menjadi salah satu pendorong peningkatan penjualan. Sekretaris Perusahaan Ciputra Development, Tulus Santoso, berujar, permintaan paling banyak berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya. "Pembelian didominasi dari segmen end-user ataupun pasangan muda," ujar Tulus.
Berkilau di Pasar Ekspor
Kinerja ekspor mobil, baik dalam bentuk utuh maupun terurai, meningkat pada paruh pertama tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan ekspor mobil utuh mencapai 146.985 unit pada semester I tahun ini; atau naik 39,7 persen dari semester I 2020 yang sebanyak 105.229 unit. Sementara itu, total ekspor mobil dalam bentuk terurai mencapai 52.816 unit; atau naik 135,2 persen dari 22.457 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang merupakan agen pemegang merek Toyota, berhasil mencatatkan ekspor terbesar di Indonesia. Total mobil utuh yang diekspor Toyota Manufacturing mencapai 31.506 unit sepanjang semester I tahun ini. Angka itu naik 8,5 persen dari penjualan tahun lalu yang hanya 29.042 unit. Ekspor mobil terurai pun naik 65,3 persen menjadi 34.490 unit dari sebelumnya 16.910 unit.
Adapun Honda Prospect Motor berhasil membukukan ekspor sebanyak 3.750 unit pada semester I 2020 dari yang sebelumnya hanya 2.400 unit atau naik 56,3 persen. Khusus pada Juni lalu, ekspor mobil utuh Honda tercatat sebanyak 780 unit.
Direktur Pemasaran dan Penjualan Honda Prospect, Yusak Billy, berujar Honda mengekspor mobil utuh Honda Brio ke Filipina dan Vietnam. "Ekspor mobil Honda Prospect menuju dua negara tersebut masih berjalan sesuai dengan rencana, " ujar Billy.
Ia pun memastikan target ekspor mobil utuh Honda masih sama dengan target yang ditetapkan pada awal tahun ini. Menurut Billy, tingkat produksi saat ini masih sejalan dengan permintaan dari negara importir. Untuk ekspor, kami mengikuti semua permintaan dari importir yang sejalan dengan pertumbuhan tiap-tiap negara.
Terancam PPKM Darurat Berkenpanjangan
Pembatasan kegiatan yang semakin ketat sejak 3 Juli lalu akibat lonjakan jumlah kasus positif Covid-19 tak terlalu mempengaruhi pergerakan bursa saham dalam negeri. Namun indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi terkoreksi dalam jika penerapan PPKM darurat berlangsung lebih lama.
Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee, menuturkan indeks sempat berada di zona merah pada pekan pertama pelaksanaan PPKM darurat. Namun penurunannya tidak terlalu dalam lantaran IHSG masih bertahan di level 6.000. Pekan ini kondisinya membaik, yang terlihat dari performa indeks yang menguat 0,54 persen dibanding pada pekan sebelumnya.
Hans menuturkan pelaku pasar telah mengantisipasi kebijakan pemerintah untuk membatasi pergerakan masyarakat. Sebab, kenaikan jumlah kasus Covid-19 juga tampak di beberapa negara lain. Menurut Hans, pelaku pasar mungkin akan bereaksi jika pembatasan kegiatan yang seharusnya selesai pada 20 Juli ini berlangsung lebih dari tiga bulan.
Hal ini terlihat ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan wacana perpanjangan PPKM darurat selama 4-6 pekan. IHSG sempat menyentuh level 5.900, meski kemudian menguat kembali ke kisaran 6.000. Jika PPKM darurat berlangsung lebih dari enam pekan, Ibrahim menuturkan, indeks bisa melemah hingga ke level 5.700.
Bisnis Jambu Merah Laris Manis di Medan
Buah jambu kelutuk merah yang disebut memiliki vitamin A dan C ampuh untuk menambah kesegaran tubuh termasuk menghadapi virus Corona atau Covid-19. Sejak pandemi Govid-19 buah tersebut laris manis dan "diserbu" konsumen begitu buah tiba di pasar dan harganya mahal. Sejumlah pasar tradisional di kawasan Pancing, Cemara dan Pulau Brayan, jambu merah itu sudah berkurang stoknya.
Harga jual jambu kelutuk merah ke konsumen Rp 22.000 hingga Ap25.000 perKg. Ukuran sedang kecil Rp18,000 dan Rp15.000 per Kg. Sebelum virus Corona harga jualnya hanya Rp 8.000, Rp10.000 hingga Rp12.000 per Kg.
KPPU Awasi Lonjakan Harga Obat Covid-19
Komisi Pengawas Persaingan Usaha menemukan sejumlah fakta berupa lonjakan harga obat dan oksigen yang digunakan untuk penanganan Covid-19. Temuan ini akan dikembangkan lebih lanjut ke tahap penegakan hukum. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengawasi peredaran dan harga obat-obatan dan oksigen untuk penanganan Covid-19. Tugas ini berlaku sejak awal penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, yakni 3 Juli 2021. Pengawasan dilakukan langsung di sejumlah toko, apotek, dan lokapasar di tujuh wilayah kerja KPPU.
Di DKI Jakarta, sejauh ini KPPU menemukan beberapa pedagang di sejumlah lokapasar yang menjual favipiravir 200 miligram (mg) pada kisaran harga Rp 55.000-Rp 80.000 per tablet. Ini melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 22.500 per tablet. Begitu pula remdesivir 100 mg per vial (botol kemasan obat cair atau injeksi), ada yang menjualnya Rp 2,2 juta per vial. Ini jauh di atas HET Rp 510.00 per vial. Oksigen merek Oxycan 500 cc dijual pada kisaran Rp 58.000-Rp 450.000 per kaleng. Harga rata-rata Rp 275.000 per kaleng. Harga jual oksigen merek itu naik 16-200 persen.
Kepala Kantor KPPU Wilayah III (DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten) Aru Armando, Rabu (7/7/2021), mengatakan, ada toko yang menjual Oxycan di bawah harga rata-rata Rp 275.000 per kaleng tetapi ketersediaan barangnya tidak lebih dari 10 buah. Sementara toko-toko yang menjual di atas harga rata-rata itu memiliki stok berkisar 17-280 buah. ”Ini mengindikasikan perilaku pedagang yang memanfaatkan tingginya permintaan untuk menaikkan harga oksigen portabel tersebut,” kata Kepala Kantor KPPU Wilayah III Aru Armando dalam telekonferensi pers di Jakarta.
Di Surakarta, Semarang, Magelang, DI Yogyakarta, Gunungkidul, dan Sleman, KPPU juga menemukan ketersediaan obat-obatan dan oksigen portabel di sejumlah apotek dan distributor oksigen kosong. Untuk obat hanya tersedia azithromycin di Surakarta dan Semarang dengan harga Rp 10.000-Rp12.000 per tablet atau di atas HET Rp 1.700 per tablet. Adapun untuk oksigen, stok yang tersedia hanya di Semarang. ”Kami akan memastikan apakah disparitas harga obat Covid-19 ini memang disebabkan oleh tingginya permintaan sehingga tidak mampu dipenuhi dari produksi yang ada, atau adakah pelanggaran persaingan usaha di dalamnya. Jika terbukti ada pelanggaran, kami akan menindaknya secara hukum,” ujar Guntur.Udang RI Bisa Kuasai Pasar AS
JAKARTA – Udang asal Indonesia berpeluang menguasai
pasar Amerika Serikat (AS).
Peluang tersebut kian terbuka
lantaran produk udang di pasar
AS sudah tidak dikenakan tarif
bea masuk (BM) bagi semua
negara eksportir, sehingga sudah tidak menjadi penghalang
dalam ekspor udang ke AS.
“Ekspor udang Indonesia ke
Amerika Serikat berpotensi
terus berkembang,” kata Dirjen
Penguatan Daya Saing Produk
Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan
(PDSPKP KKP) Artati Widiarti.
Sejumlah produk udang yang
memiliki pangsa besar dengan
tren meningkat di negeri Paman Sam di antaranya shrimp
warm-water peeled frozen (udang
kupas beku), shrimp breaded
frozen (udang tepung beku),
dan shrimp warm-water shell-on
frozen (udang utuh beku) dari
ukuran 15/20 sampai ukuran
51/60. “Pangsa pasar produk
udang di AS yang besar dengan
tren positif tersebut, Indonesia
pun memiliki daya saing terkait
produk dimaksud," kata Artati
dalam keterangan KKP, kemarin
(Oleh - HR1)
Bisnis Bank Digital, Line Corp. Bakal Garap Pasar Indonesia
JAKARTA — Ekosistem bisnis perbankan dengan basis layanan digital di Indonesia bakal makin semarak. Line Corporation berencana meningkatkan investasi di sejumlah negara, salah satunya Indonesia pada tahun ini. Dalam publikasi resminya, sejak Februari lalu Line Corp. telah masuk ke bisnis financial technology (fintech) di sejumlah negara Asia sejak 2020.
“Line Bank yang sukses tahun lalu dengan layanan perbankan LINE Thailand yang dioperasikan oleh K Line. Melihat layanan kami tumbuh dengan cepat dan memperoleh banyak pelanggan, dan kami yakin bahwa Line Bank juga akan sukses besar di Taiwan. Pada tahun 2021, Line juga berencana untuk memperluas layanan perbankan ke negara lain, termasuk Jepang dan Indonesia,” ujar Chief Financial Officer Line Corporation In-Joon Hwang dikutip dari keterangan resminya.
Line Corp. memiliki sejumlah layanan bisnis di antaranya solusi pemasaran, hiburan, kanal berita, layanan kecerdasan buatan, dan fintech. Line Bank saat ini tengah fokus mengembangkan layanan perbankan khusus internet di Taiwan. Pemegang saham Line Bank terdiri dari pemain terkemuka dari industri internet, perbankan dan telekomunikasi di antaranya Taipei Fubon Bank, CTBC Bank, FarEasTone, Standard Chartered Bank, Taiwan Mobile, dan Union Bank of Taiwan.
(Oleh - HR1)Pilihan Editor
-
Terus Dorong Mutu Investasi
25 Jan 2023 -
Proyek MRT East-West Dikebut
24 Jan 2023









