;
Tags

Tiongkok

( 205 )

Indonesia dan China Menandatangani Komitmen Kerja Sama Senilai Total US$ 10,07 Miliar

KT1 11 Nov 2024 Investor Daily
Sekitar 20 perusahaan dari Indonesia dan China menandatangani komitmen kerja sama senilai total US$ 10,07 miliar atau setara Rp 157,81 triliun di bidang manufaktur canggih,  energi terbarukan, kesehatan, hilirisasi, ketahanan pangan, dan keuangan. Penandatanganan yang disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto tersebut dilakukan dalam acara Indonesia-China Bussines Forum 2024 di Beijing,  Minggu (10/11/2024). Sehari sebelumnya, juga telah ditandatangani delapan kerja sama di antara dua negara atau governance to governance to governance (G to G) yang salah satunya adalah soal dukungan  pemerintah China terhadap program makan bergizi gratis yang merupakan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo. Terkait ini, disepakati kerja sama pendanaan Food Supplementation and School Feeding Programme in Indonesia. Sedangkan tujuh kesepakatan kerja sama G to G yang lain adalah meliputi Protokol Persyaratan Fitosanitari untuk Ekspor Buah Kelapa Segar dari Indonesia ke Tingkok, Pedoman Kerja Teknis untuk Mempromosikan Perikanan Tangkap Berkelanjutan, dan Memorandum Saling Pengertian tentang Penguatan Kerja Sama Ekonomi Biru. (Yetede)

Perang Dagang China-Uni Eropa, akibat kenaikan bea masuk mobil listrik China di Eropa

KT3 31 Oct 2024 Kompas

Mulai Rabu (30/10) Uni Eropa menambah tarif bea masuk hingga 45,3 % untuk setiap mobil listrik asal China. Keputusan itu mencemaskan sebagian anggota Uni Eropa. Perang dagang tak terhindarkan. UE menyusul AS dan Kanada yang lebih dulu menaikkan tarif. ”Adopsi langkah proporsional dan terarah ini setelah penyelidikan yang ketat, kami mendukung praktik pasar yang adil bagi basis industri Eropa,” ujar Kepala Kebijakan Perdagangan UE Valdis Dombrovskis. Industri mobil listrik China dinilai tak adil bagi industri otomotif di negara anggota UE. Brussels menilai, Beijing mengucurkan subsidi besar pada industri mobil listrik China. Dampaknya, harga mobil listrik China lebih murah dibanding produk otomotif dari banyak negara.

UE menyebut, China memberi subsidi lewat beragam cara, mulai dari pembiayaan modal usaha, hibah, bantuan pengadaan lahan lokasi produksi, hingga kendali alur produksi bahan baku. Setiap tahun, industri mobil istrik China menghasilkan sampai 3 juta unit, sedang pasar UE hanya bisa menyerap paling banyak 1,5 juta unit per tahun. UE mengasumsikan, produksi massal mobil listrik China ditujukan ke Eropa. Karena itu, UE menyalahkan China kala pabrikan Eropa tak mampu bersaing dengan produk China di pasar Eropa. Dengan kualitas setara, harga mobil buatan China bisa 20 % lebih murah dari mobil buatan Eropa. Dampaknya, produk China bisa melonjak di pasar UE. Dari hanya 1 % pada 2019, porsi mobil listrik China di pasar UE tahun 2024 sudah 15 %.

Dalam dua tahun mendatang, 25 % mobil listrik di pasar UE berasal dari China. Sebenarnya produk UE masih merajai pasar di benua itu. Meski demikian, para pejabat UE melihat ancaman dari produk China. Karena itu, produk China berusaha dihambat masuk UE, termasuk dengan menaikkan tarif bea masuk impor. Meski tarif baru sudah diberlakukan, UE mengaku siap dan mau berunding dengan China, soal harga minimum mobil listrik China ke pasar UE. Kamar Dagang China kecewa pada kenaikan itu. UE dituding sewenang-wenang dan menerapkan proteksionisme. Pemerintah China mulai memberlakukan tarif bea masuk dan aneka hambatan lain bagi produk UE.

Ada produk yang diselidiki dan importirnya wajib membayar jaminan kalau mau dimasukkan ke China. Produk pertanian dan peternakan jadi sasaran China. Sebagian anggota UE, yang mendukung kenaikan tarif terhadap mobil listrik China, marah dengan keputusan Beijing. Petani di sejumlah anggota UE juga marah. Mereka merasa dikorbankan pemerintah dan industri otomotif dalam perang dagang dengan China. Tak cuma dari China, protes soal tarif baru juga datang dari sebagian anggota UE. Jerman, raksasa industri UE, menolak mendukung kebijakan itu. Padahal, kasus Volkswagen menunjukkan industri otomotif Jerman terpukul dengan mobil listrik China di pasar UE. Bagi Jerman, kasus Volkswagen adalah konsekuensi dari perdagangan bebas global. (Yoga)


Kebijakan Seribu Bakat China, untuk Pengembangan Riset

KT3 30 Oct 2024 Kompas

Gerard Mourou, fisikawan Perancis peraih Nobel Fisika, pindah ke Universitas Peking, China. China makin percaya diri mengembangkan risetnya. Mengutip South China Morning Post 24 Oktober 2024, Kompas.id melaporkan, sejak 12 Oktober 2024, Gerard Mourou memainkan peran penting mengembangkan fasilitas berbasis sinar laser, proyek kerja sama Universitas Peking, Ecole Polytechnique Paris, dan perusahaan teknologi global Thales. Risetnya mencakup bidang fisika laser, fisika partikel dan nuklir, fisika medis, serta astrofisika. Sebelum memutuskan berkarya di China, Mourou pernah bekerja di AS. Lulus dari Universitas Pierre dan Marie Curie Paris pada 1973, ia bekerja di Universitas Rochester di AS, tempat ia melakukan karyanya yang meraih hadiah Nobel tahun 2018 bersama fisikawan AS, Arthur Ashkin, dan Donna Strickland, fisikawati Kanada.

Mourou kemudian bekerja di Universitas Michigan, AS, tempat ia mendirikan Pusat Sains Optik Ultracepat, kemudian di Ecole Polytechnique, sebelum pindah ke Beijing. Perhatian Mourou terhadap keseriusan China mengembangkan sains dikemukakan pada acara publik di Beijing, setelah menerima hadiah Nobel Fisika. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan sains China. Ia mengatakan, Pemerintah China melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam memprioritaskan ilmu pengetahuan daripada AS, yang saat itu dipimpin oleh Presiden Donald Trump. Keseriusan China atas sains tidak kurang disampaikan Presiden China Xi Jinping pada Juli 2024. Dalam suatu Kesempatan, ia berpidato mengenai wacana untuk mengeluarkan izin tinggal permanen bagi para ilmuwan asing yang berkarier di China.

Kebijakan ini diharapkan mampu menarik minat pakar-pakar dari luar negeri mengembangkan ilmu mereka di China. Berdasar data Statista, pada 2022 AS membelanjakan 761,58 miliar USD untuk riset dan pengembangan, diikuti China yang membelanjakan 620,38 miliar USD. Ambisi China mengembangkan riset ini tak terlepas dari kebijakan Rencana Seribu Bakat pada 2008. Skema itu diluncurkan Beijing untuk menindaklanjuti kekurangan anggota komunitas intelektual di dalam negeri. Pada 2011, melalui program ini, Pemerintah China menawarkan skema bekerja paruh waktu. Ilmuwan yang sudah memiliki pekerjaan tetap di luar negeri bisa melakukan proyek paruh waktu di China. Cara ini menarik para ilmuwan China di luar negeri. Mereka tak perlu mengorbankan karier mereka. Berkembangnya riset akan melahirkan inovasi yang berperan penting dalam kemajuan China. (Yoga)


75 Tahun Transformasi China

KT3 03 Oct 2024 Kompas

Peringatan 75 tahun Republik Rakyat China merefleksikan kemajuan negara itu dan upaya yang serius untuk menyejahterakan rakyat. Republik Rakyat China diproklamasikan pada 1 Oktober 1949 menyusul kemenangan pasukan komunis atas pemerintahan nasionalis Kuomintang. Saatitu,China adalah negara miskin berpenduduk 540 juta orang dengan pendapatan perkapita hanya 119 yuan atau 16 dollar AS dalam nilai tukar saat ini. Lebih separuh perekonomian mereka ditopang oleh sektor pertanian. Baru setelah Deng Xiaoping memimpin reformasi ekonomi China tahun 1978, dan menginisiasi sistem yang kemudian dikenal sebagai ekonomi pasar sosialis, ekonomi China bertumbuh pesat. Bahkan, Dana Moneter Internasional mencatat pertumbuhan ekonomi tahunan China 15 kali menembus 

angka dua digit pada dekade 1980-an hingga 2000-an. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu membuat produkdomestik bruto China melejit menjadi 126,058 triliun yuan (17,662 triliun dollar AS) pada 2023. Nilai itu setara dengan 17 persen ekonomi dunia, yang menempatkan China sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Sejak reformasi ekonomi 45 tahun terakhir, sekitar 800 juta penduduk dientaskan dari kemiskinan. Pembangunan inrastruktur besar-besaran dilakukan seluruh negeri. Pendapatan per kapita melonjak menjadi 89.358 yuan (12.733 dollarAS), dan ekonomi kini ditunjang sektor industri danjasa, teknologi, dan inovasi. Transformasi itu dipimpin pemerintah yang terpusat dengan visi yang kuat untuk menyejahterakan rakyat. Bagi AS dan Barat yang menomorsatukan kebebasan dan demokrasi, hak-hak pribadi, serta kapitalisme pasar bebas, jalan yang ditempuhChina jelas bertentangan. Namun, seperti dijelaskan diplomat dan akademisi Singapura, Kishore Mahbubani, konsep kebebasan ala China adalah terbebas dari kemiskinan dan kelaparan, hidup sejahtera, dan aman dari kejahatan (Kompas.id, 1/10/2024).

Aksi pemberantasan korupsi besar-besaran yang dilakukan Presiden China Xi Jinping sejak 2012 mampu menjaring jutaan pejabat sipil dan militer di tingkat pusat dan daerah. Hukuman keras yang dijatuhkan memberi efek jera sehingga keuangan negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan. Terlepas dari catatan tentang tiadanya kebebasan berbicara, menutup peluang lawan politik, hingga sejumlah pelanggaran hak asasi manusia, Indonesia bisa belajar banyak dari kemajuan China. Perlu kepemimpinan kuat dengan visi yang jelas, serta terorganisasi dengan baik untuk dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pemimpin juga perlu memberi teladan, termasuk bersikap tegas terhadap korupsi yang hingga saat ini masih menjadi salah satu masalah utama di negeri ini. (Yoga)

Guncangan ”Gempa” Ekonomi China

KT3 11 Sep 2024 Kompas

Kondisi ekonomi China, mudah mengguncang ekonomi global. Industri mobil Eropa mulai terdampak. September kelabu untuk Volkswagen Group. Raksasa otomotif Jerman itu mau menutup satu pabrik di Jerman. Rencana penutupan itu diungkap CEO Volkswagen Group Oliver Blume pada Rabu (4/9). Ia menyebut situasi memaksanya mempertimbangkan penutupan salah satu pabrik di Jerman. Kelompok usaha yang menaungi 10 jenama otomotif itu juga mengabarkan hal buruk lain kepada pekerja. Sejatinya, angka penjualan VW Group secara global sempat naik pada 2023. Paruh pertama 2023, nilai penjualan naik 18 % atau senilai 174 miliar USD, tapi, situasi tak terduga terjadi tahun ini (Kompas.id, 9/9/2024). Turunnya permintaan konsumen di China, pasar terbesar VW, memukul perusahaan.

Penjualan di China turun hingga 7 % dibanding periode yang sama tahun 2023 dan membuat laba perusahaan anjlok 11,4 % menjadi 11,2 miliar USD. Tak hanya VW, ketika perubahan ekonomi di China, banyak perusahaan yang pasarnya bergantung pada China terguncang. Beberapa industri yang melaporkan dampak itu antara lain industri mode kelas atas, industri makanan, industri minuman, dan jaringan ritel. Beberapa eksportir produk makanan asal Indonesia pernah menceritakan masalah ini. Begitu ekonomi China turun, mereka tak bisa menjual produk ke China. Permintaan pasar terhadap beberapa produk itu langsung turun dan bahkan menghilang. Bila penurunan ekonomi ini berlangsung lama, rantai pasok sudah berubah dan tidak mudah untuk memulihkan kembali. Mereka harus merintis dari awal lagi.

Masalah makin berlipat ketika China kemudian bisa memproduksi barang sejenis. VW terdampak karena China berhasil  membuat mobil sejenis dengan harga terjangkau. Apalagi produsen China juga makin banyak memproduksi mobil masa depan, yaitu mobil listrik dengan harga lebih murah. Otomatis produsen dari luar negeri harus bersaing ketat di pasar China. Melihat contoh-contoh di atas, semua produsen Indonesia yang mempunyai pasar di China perlu mempersiapkan pasar lain sehingga guncangan pasar di China bisa dikompensasi di pasar baru. Upaya ini tak mudah karena pasar China sangat besar dan menggiurkan. Meski demikian, upaya mencari pasar baru harus terus dilakukan agar pasar bertambah besar dan berjaga-jaga bila ekonomi China berubah. (Yoga)


Afrika Mencari Tambahan Investasi dari China

KT3 02 Sep 2024 Kompas

Para pemimpin Afrika mulai berdatangan ke Beijing, China. Mereka akan mengikuti forum dengan focus meningkatkan peran ekonomi China di Afrika. Forum Kerja Sama China-Africa (FOCAC) akan digelar di Beijing pada 4-6 September 2024. Hingga Minggu (1/9), enam presiden negara-negara Afrika telah tiba di Beijing. Mereka adalah Faure Gnassingbe dari Togo, Assimi Goita dari Mali, Isaias Afwerki dari Eritrea, Bola Ahmed Tinubu dari Nigeria, Azali Assoumani dari Komoro, dan Salva Kiir dari Sudan Selatan. ”Negara-negara Afrika berusaha memanfaatkan peluang di China untuk pertumbuhan,” kata analis kebijakan Nigeria, Ovigwe Eguegu. China merupakan mitra dagang terbesarAfrika.

Pada 2023, menurut Beijing, volume perdagangan Afrika-China mencapai 282,1 miliar USD. Sementara pada semester I-2024, nilainya tercatat 167,8 miliar USD. FOCAC digelar sehari selepas Indonesia-Africa Forum (IAF) di Bali. IAF juga menawarkan peluang kerja sama ekonomi Indonesia-Afrika. FOCAC 2024 digelar bersamaan dengan 11 tahun pelaksanaan Prakarsa Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI) di Afrika. Program pengembangan infrastruktur yang ditopang China itu menghasilkan aneka proyek di Afrika. Televisi China, CCTV, menyebut hasil BRI, antara lain, 12.000 km jalan dan rel kereta, 20 pelabuhan, serta 80 pembangkit listrik. Wujudnya, antara lain, berupa jembatan berbiaya 786 juta USD di Maputo, Mozambik, investasi 533 juta USD untuk PLTA di Zimbabwe.

China telah menanamkan setidaknya 7,8 miliar USD ke industri pertambangan Afrika. Investasinya termasuk 1,9 miliar USD untuk tambang tembaga di Botswana. Afrika membutuhkan banyak investasi untuk pemanfaatan sumber dayanya. Namun, Afrika mengharapkan model pinjaman yang lebih meringankan beban mereka. Penasihat ekonomi Pemerintah Kenya, Mwangi Wachira, mengatakan, relasi China dan Barat dengan Afrika amat berbeda. Mantan ekonom Bank Dunia itu menyebut, lembaga-lembaga Barat menerapkan banyak sekali syarat. Sering kali, hibah dan utang tidak sesuai dengan kebutuhan Afrika. ”China bisa memandang masalah dari sudut pandang kami,” ujarnya kepada media China,Global Times. (Yoga)


Ekspor Ratusan Ton Kelapa ke China dari Sultra

KT3 20 Aug 2024 Kompas

Sebanyak 646 ton kelapa asal Sultra diekspor secara bertahap ke pasar China. Pengiriman ini menandakan besarnya potensi komoditas nontambang wilayah ini. Selama ini kekayaan hasil bumi Sultra tertekan masifnya pertambangan nikel dan belum adanya keseriusan pengembangan hingga hilirisasi. Pada Senin (19/8) sebanyak 54 ton kelapa bulat diekspor dari Pelabuhan Pelindo Kendari, Sultra. Ekspor ini bagian dari total 646 ton yang akan diekspor secara bertahap ke China. Nilai ekspor mencapai Rp 2,5 miliar. Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean menuturkan, ekspor kelapa menjadi poin penting untuk pengembangan komoditas di daerah. Hal ini menunjukkan potensi hasil perkebunan menembus pasar dunia.

”Kita punya banyak sumber daya, salah satunya kelapa. Ikan juga besar potensinya, bahkan mencapai Rp 476 miliar. Kami berharap ekspor berbagai hasil pertanian, perkebunan, dan kelautan terus ditingkatkan. Ini menjadi tugas kita bersama,” kata Sahat, usai melepas ekspor tersebut. Kelapa merupakan komoditas yang banyak terdapat di Sultra hingga Kalimantan dan Sulawesi. Namun, potensinya belum banyak dikelola untuk pasar yang lebih luas. Padahal, selain kelapa bulat, santan hingga serabut kelapa juga sangat terbuka untuk diekspor. Karena itu, pihaknya terus berusaha menjembatani dengan kementerian teknis dan pemda agar hasil bumi dan laut berorientasi ekspor. Salah satu kendala yang sering dihadapi adalah persoalan kualitas dari hulu hingga ke hilir. (Yoga)


China Makin Agresif, Jepang Tertinggal

KT1 20 Jul 2024 Investor Daily (H)
Pabrikan mobil China makin agresif melepaskan model mobil listrik baterai (battery electric vehicle/BEV) baru, seperti yang terlihat di Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2024. Ini membuat pabrikan Jepang yang selama ini mendominasi pasar kian tertinggal di segmen BEV. Manuver pemain China  dan digelarnya GIIAS 2024 diyakini bisa menggairahkan pasar mobil semester II. Di GIIAS 2024, BYD, raksasa kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dunia asal China, melepas model baru, MPVM6, dengan harga kompetitif, mulai Rp 379 juta. BYD juga meluncurkan edisi baru Dolphin  dan Atto 3 dengan harga lebih murah di GIIAS yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Banten, 18-28 Juli 2024. Sementara itu, Chery memperkenalkan model EV terbaru iCar 03, sesosok BEV off road pertama di Indonesia di GIIAS 2024 2024. Pemain ini juga melepas Omodo E5 Pure, varian terbaru dari Omoda E5, BEV terlaris di Indonesia pada Juni 2024. (Yetede)

Lima Merek China Menyodok Dominasi Sponsor di Piala Eropa 2024

KT3 15 Jul 2024 Kompas

Turnamen Piala Eropa 2024 diklaim ditonton 5 miliar pasang mata di seluruh dunia, yang membuatnya menjadi ajang promosi berbagai merek global. Mengutip situs Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Euro 2024 disponsori secara resmi oleh total 18 merek dunia, yaitu Adidas, AliExpress, AliPay+, Atos, Betano, Booking.com, BYD, Coca-Cola Zero, Hisense, Lidl, Engelbert Strauss, Visit Qatar, Vivo, Bitburger, Deutsche Bahn, Deutsche Telekom, Ergo, dan Wiesenhof. Para sponsor ini bergerak di beragam industri, mulai dari perlengkapan olahraga, situs belanja daring, sistem pembayaran, situs taruhan resmi, telekomunikasi, produsen barang elektronik, ponsel, sampai sepatu pabrik, dari tujuh negara, yakni Jerman, China, Perancis, Yunani, Belanda, AS dan Qatar. Jerman menjadi negara dengan merek sponsor terbanyak, yakni delapan perusahaan, wajar mengingat negeri Bavaria ini adalah tuan rumah Euro 2024.

China menyodok dominasi negara-negara Eropa dengan lima merek yang menjadi sponsor Euro 2024, yakni AliExpress, AliPay+, BYD, Hisense, dan Vivo. AliExpress dan AliPay+ adalah bagian dari grup perusahaan teknologi asal China, Alibaba Group, yangdidirikan Jack Ma, miliarder China yang menurut Bloomberg Billionaire Index per Sabtu (13/7) adalah orang terkaya ke-52 dunia dengan kekayaan 33,1 miliar USD. Adapun BYD adalah perusahaan produsen mobil listrik yang tengah naik daun. Mengutip lembaga riset energi bersih, CleanTechnica, BYD adalah pemimpin pasar mobil listrik berbasis baterai di dunia pada Mei 2024 dengan pangsa pasar 23,8 %, meninggalkan Tesla dengan pangsa pasar 10,6 %. Kendaraan listrik BYD jadi sarana transportasi resmi untuk para pemain dan panitia acara Euro 2024.

Sementara, Hisense adalah produsen barang elektronik, seperti televisi, lemari es, dan penyejuk ruangan. Adapun Vivo merupakan produsen ponsel. Hisense memiliki hak eksklusif menyediakan layar resmi untuk sistem video asisten wasit (VAR) di turnamen ini. Hisense konsisten menjadi sponsor dalam ajang sepak bola dunia dalam beberapa tahun terakhir, seperti sponsor pada Euro 2016 dan Euro 2020. Hisense juga menjadi sponsor Piala Dunia 2018 dan Piala Dunia 2022. Ekspansi global Mengutip Sportspromedia, konsistensi Hisense menjadi sponsor, tak lepas dari strategi perusahaan yang membidik ekspansi pasar global. Secara khusus, mereka membidik peningkatan penjualan televisi.

Ajang sepak bola akbar, seperti Piala Eropa dan Piala Dunia, sudah diantisipasipenggila sepak bola seluruh dunia. Akan ada miliaran pasang mata yang menyaksikan turnamen ini. Di sinilah perusahaan melihat peluang dengan menawarkan televisi untuk menonton kompetisi ini. Ini kesempatan besar menjual perabot elektronik. Sebab, persaingan di industri elektronik sangat ketat. Upaya mengenalkan merek ke penonton diharapkan bisa meningkatkan penjualan. Mengutip data lembaga riset teknologi, Omdia, Hisense pada 2023 menduduki peringkat kedua pengiriman televisi di seluruh dunia dengan 26,11 juta unit, hanya kalah dari Samsung di 37,46 juta unit. Mengutip laporan Bloomberg, pendapatan Hisense dari penjualan luar negeri pada 2016 meningkat 83 % menyusul keterlibatannya menjadi sponsor Piala Eropa 2016. Merek China telah menempatkan diri sebagai pemain utama dan sejajar dengan merek global lainmya dari AS dan Eropa. (Yoga)


China Mau Keamanan Pasokan Logam

KT3 19 Jun 2024 Kompas

Meski telah merajai pasokan logam tanah jarang global, China masih mengamankan rantai pasokannya, dengan memfokuskan kerja sama dengan Australia soal penambangan dan pengolahan logam tanah jarang. Beijing mau perusahaan tambang China tetap leluasa menambang dan mengelola logam tanah jarang di Australia. Adapun Australia menegaskan berhak menjual pasokan logam mereka kepada banyak pihak. Hal itu mengemuka dalam kunjungan PM China Li Qiang ke Perth, Negara Bagian Australia Barat, Selasa (18/6). Li berkunjung ke Tianqi Lithium Energy Australia, pabrik pengolahan litium yang 51 % sahamnya dimiliki perusahaan China dan sisanya oleh perusahaan Australia.

Australia Barat merupakan penghasil 39 % litium dunia. Bersama negara bagian selain Australia Barat, Australia memasok 52 % litium global. Mayoritas dari litium Australia ini diekspor ke China untuk diolah menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik dan komponen peralatan elektronik. Australia baru-baru ini memulai industri pengolahan litium, sebelumnya litium diekspor sebagai mineral mentah. ”China mengharapkan Australia bertindak adil dalam menyediakan kesempatan yang setara bagi perusahaan-perusahaan China untuk berinvestasi. Jangan ada diskriminasi karena kerja sama adalah kunci kita bisa meraih kesejahteraan bersama,” kata Li, dikutip kantor berita nasional China, Xinhua.

PM Australia Anthony Albanese berbicara kepada sejumlah media Australia, salah satunya surat kabar West Australian, menegaskan, Canberra sangat terbuka terhadap investasi asing di semua bidang. Ia menekankan, Australia tidak bermaksud memutus rantai pasok ataupun merobohkan jembatan yang menghubungkan perekonomian dengan negara mana pun. ”Namun, patut dimengerti bahwa Australia juga menginginkan meragamkan pangsa pasar. China memang konsumen nomor satu kita. Akan tetapi, kita tetap perlu mencari negara-negara lain untuk menjadi konsumen dan melakukan diversifikasi,” katanya. (Yoga)