;

Lima Merek China Menyodok Dominasi Sponsor di Piala Eropa 2024

Lima Merek China Menyodok Dominasi Sponsor di Piala Eropa 2024

Turnamen Piala Eropa 2024 diklaim ditonton 5 miliar pasang mata di seluruh dunia, yang membuatnya menjadi ajang promosi berbagai merek global. Mengutip situs Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Euro 2024 disponsori secara resmi oleh total 18 merek dunia, yaitu Adidas, AliExpress, AliPay+, Atos, Betano, Booking.com, BYD, Coca-Cola Zero, Hisense, Lidl, Engelbert Strauss, Visit Qatar, Vivo, Bitburger, Deutsche Bahn, Deutsche Telekom, Ergo, dan Wiesenhof. Para sponsor ini bergerak di beragam industri, mulai dari perlengkapan olahraga, situs belanja daring, sistem pembayaran, situs taruhan resmi, telekomunikasi, produsen barang elektronik, ponsel, sampai sepatu pabrik, dari tujuh negara, yakni Jerman, China, Perancis, Yunani, Belanda, AS dan Qatar. Jerman menjadi negara dengan merek sponsor terbanyak, yakni delapan perusahaan, wajar mengingat negeri Bavaria ini adalah tuan rumah Euro 2024.

China menyodok dominasi negara-negara Eropa dengan lima merek yang menjadi sponsor Euro 2024, yakni AliExpress, AliPay+, BYD, Hisense, dan Vivo. AliExpress dan AliPay+ adalah bagian dari grup perusahaan teknologi asal China, Alibaba Group, yangdidirikan Jack Ma, miliarder China yang menurut Bloomberg Billionaire Index per Sabtu (13/7) adalah orang terkaya ke-52 dunia dengan kekayaan 33,1 miliar USD. Adapun BYD adalah perusahaan produsen mobil listrik yang tengah naik daun. Mengutip lembaga riset energi bersih, CleanTechnica, BYD adalah pemimpin pasar mobil listrik berbasis baterai di dunia pada Mei 2024 dengan pangsa pasar 23,8 %, meninggalkan Tesla dengan pangsa pasar 10,6 %. Kendaraan listrik BYD jadi sarana transportasi resmi untuk para pemain dan panitia acara Euro 2024.

Sementara, Hisense adalah produsen barang elektronik, seperti televisi, lemari es, dan penyejuk ruangan. Adapun Vivo merupakan produsen ponsel. Hisense memiliki hak eksklusif menyediakan layar resmi untuk sistem video asisten wasit (VAR) di turnamen ini. Hisense konsisten menjadi sponsor dalam ajang sepak bola dunia dalam beberapa tahun terakhir, seperti sponsor pada Euro 2016 dan Euro 2020. Hisense juga menjadi sponsor Piala Dunia 2018 dan Piala Dunia 2022. Ekspansi global Mengutip Sportspromedia, konsistensi Hisense menjadi sponsor, tak lepas dari strategi perusahaan yang membidik ekspansi pasar global. Secara khusus, mereka membidik peningkatan penjualan televisi.

Ajang sepak bola akbar, seperti Piala Eropa dan Piala Dunia, sudah diantisipasipenggila sepak bola seluruh dunia. Akan ada miliaran pasang mata yang menyaksikan turnamen ini. Di sinilah perusahaan melihat peluang dengan menawarkan televisi untuk menonton kompetisi ini. Ini kesempatan besar menjual perabot elektronik. Sebab, persaingan di industri elektronik sangat ketat. Upaya mengenalkan merek ke penonton diharapkan bisa meningkatkan penjualan. Mengutip data lembaga riset teknologi, Omdia, Hisense pada 2023 menduduki peringkat kedua pengiriman televisi di seluruh dunia dengan 26,11 juta unit, hanya kalah dari Samsung di 37,46 juta unit. Mengutip laporan Bloomberg, pendapatan Hisense dari penjualan luar negeri pada 2016 meningkat 83 % menyusul keterlibatannya menjadi sponsor Piala Eropa 2016. Merek China telah menempatkan diri sebagai pemain utama dan sejajar dengan merek global lainmya dari AS dan Eropa. (Yoga)


Tags :
#Varia #Tiongkok
Download Aplikasi Labirin :