Nusantara
( 103 )Pertumbuhan Tinggi Menyebar ke Jakarta
Ancaman Sampah Plastik Hasil Mudik Lebaran
Ramadan di Pulau Rempang Tak Sehikmat Dulu
RUMAH di Kampung Tua Pasir Merah, Kelurahan Sembulang, Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, itu tampak ramai pada Selasa sore, 2 April 2024. Silvi, sang empunya rumah, sibuk menerima tamu-tamunya yang hendak menghadiri acara doa dan buka puasa bersama. Tetamu itu tak hanya berasal dari Kampung Tua Pasir Merah. Ada juga yang berasal dari Kampung Tua Sembulang Hulu dan Kampung Tua Sembulang, yang bersebelahan.
Kampung Tua Pasir Merah merupakan atu dari 12 kampung di pulau Rempang yang terkena dampak Proyek Strategis nasional (PSN) Rempang Eco-City. Pemerintah menetapkan warga di 12 kampung itu harus direlokasi karena disana akan dibangun pabrik solar panel kerja sama antara PT Makmur Elok Graha (MEG) milik pengusaha Tommy Winata dan Xinyi Glass Holding Ltd, perusahaan asal Cina. Dari 12 kampung itu, pemerintah merencanakan lima kampung sudah harus dikosongkan pada tahap asal pembangunan. kelima kampung itu adalah Sembulang Hulu, Sembulang tanjung, Pasir Merah, Pasir Panjang, dan Bloken.
Penolakan warga terhadap proyek itu berbuah aksi demonstrasi panjang sejak Agustus 2023 hingga saat ini. bentrokan sempat pecah saat pemerintah mengerahkan sekitar seribu aparat gabungan untuk mengosongkan kampung-kampung tua itu pada 7 September 2023. Demonstrasi di depan Kantor Badan Pengelola Batam empat hari berselang pun berakhir ricuh dan menyebabkan 35 orang ditahan dan akhirnya kini harus mendekam dalam penjara karena dianggap membuat kerusuhan. (Yetede)
BOJ Mencabut Kebijakan Radikal, Suku bunga Naik
Optimisme Investor ke IKN Meningkat Pascapemilu
50 Investor Finlandia Incar Peluang Investasi IKN
PEMBANGUNAN IBU KOTA BARU : Menjaring Investor Hotel Murah di Nusantara
Otorita Ibu Kota Nusantara memburu investor yang ingin membangun hotel dengan kriteria bintang 3 ke bawah untuk memenuhi kebutuhan akomodasi di kawasan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono mengatakan, enam hotel yang sudah melakukan ground breaking pada tahap keempat memiliki spesifi kasi bintang 4 dan 5. Padahal, kawasan itu juga memerlukan hotel dengan kriteria bintang 3 ke bawah untuk memenuhi kebutuhan akomodasi masyarakat. Hal tersebut juga membuat Otorita Ibu Kota Nusantara membuka peluang lebar bagi para investor yang mau berinvestasi membangun hotel budget di ibu kota baru.
Dia menjelaskan, keberadaan hotel budget dapat meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke IKN Nusantara. Alasannya, hotel budget banyak diminati oleh wisatawan, terutama anak muda yang gemar melakukan tur dalam kota.
Saat ini sudah terdapat enam proyek hotel yang dibangun oleh penanam modal swastaKeenam proyek hotel tersebut dibangun oleh Konsorsium Nusantara (hotel bintang 5), Pakuwon Jati (hotel bintang 5), Vasanta Group (hotel bintang 5), serta Balikpapan Super Block (hotel bintang 5 dan 4).
Di sisi lain, Chief Operating Offi cer (COO) Agung Sedayu Retail Indonesia David Hilman menuturkan, Agung Sedayu Group bersama anggota Konsorsium Nusantara lainnya bakal merampungkan sebanyak 200 kamar hotel sebelum HUT ke-79 Indonesia digelar pada Agustus 2024.
Risiko Kas Negara untuk Nusantara
Mudarat Dominasi Investasi Swasta di IKN
SDGs Indonesia Maju di Saat Negara Lain Mundur
Pilihan Editor
-
Credit Suisse Tepis Krisis Perbankan
17 Mar 2023 -
Tren Thrifting Matikan Industri TPT
13 Mar 2023 -
Proyek MRT East-West Dikebut
24 Jan 2023









