Korporasi
( 1580 )Barito Renewables Suntik Modal Start Energi Rp 2,5 Triliun
PWON Kerek Target Marketing Sales
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membidik target
marketing sales
atau pendapatan pra penjualan tahun 2024 senilai senilai Rp 1,5 triliun. Target tersebut lebih tinggi dari proyeksi perolehan
marketing sales
tahun ini yang sebesar Rp 1,35 triliun.
Director and Corporate Secretary
Pakuwon Jati, Minarto Basuki mengatakan, prospek bisnis properti di tahun depan cukup menjanjikan.
Bergulirnya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) menjadi salah satu faktor yang menopang pertumbuhan bisnis properti tahun depan. "Insentif PPN DTP membuat prospek properti di tahun 2024 kami prediksi lebih baik dibandingkan tahun ini," ungkap Minarto kepada KONTAN, Jumat (15/12).
Sebagai tambahan informasi, PPN DTP adalah insentif untuk pembelian rumah seharga Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2023 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2023.
PWON sendiri punya cukup banyak stok unit rumah dan apartemen yang memenuhi kriteria insentif tersebut. Direktur PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Ivy Wong sebelumnya mengatakan,
inventory stock
atau persediaan rumah milik PWON masih ada Rp 1,15 triliun yang siap jual dan bisa serah terima sebelum Juni 2024.
PWON optimistis insentif PPN tersebut bisa mengerek penjualan di kuartal IV ini, dan berlanjut hingga tahun depan. Jika melihat kinerja keuangan selama sembilan bulan tahun ini, PWON berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 4,56 triliun hingga kuartal III 2023.
Sementara total bank tanah atau
land bank
yang dimiliki oleh perseroan ini sampai dengan kuartal III 2023 atau hingga akhir September 2023 tercatat sebesar 481,7 hektare (ha). "Sekitar 11% dari total
land bank
tersebut sedang dikembangkan pada tahun berjalan, yaitu proyek Pakuwon Mall Bekasi, Pakuwon City Mall Surabaya Extension, dan
landed house
di Pakuwon City dan Grand Pakuwon Surabaya," kata Minarto.
Selain menggenjot bisnis properti, PWON juga akan semakin fokus di bisnis perhotelan. PWON menargetkan, bisa membangun hingga 3.997 unit kamar hotel di tahun 2030 mendatang.
Artinya, akan ada tambahan jumlah kamar sebesar 75% hingga tahun 2030. Adapun jumlah kamar saat ini tercatat sebanyak 2.284 kamar.
Peluang dari Ekspor Sarung Tangan
Menjaring Potensi Lewat Ekosistem
Optimisme BSDE Tersundut Insentif
Dominasi Investor Cina di Lokapasar Dalam Negeri
Energi Mega Persada Siapkan Capex Rp 2,32 T Tahun Depan
MERGER & AKUISISI : ENRG Incar Aset Migas Lokal
PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) membuka opsi un-tuk melakukan aksi merger dan akuisisi pada 2024 guna menambah cadangan minyak dan gas bumi.Wakil Direktur Utama ENRG Edoardus Ardianto mengung-kapkan bahwa perseroan tidak menutup kemungkinan akan kembali melakukan akuisisi berbagai aset blok migas pada tahun depan, seiring dengan rencana pengembangan perse-roan secara organik maupun anorganik. “Untuk rencana 2024, kami tentu saja akan melihat ke-sempatan untuk melakukan akuisisi atau merger kembali kepada aset itu sendiri,” ujar-nya, dalam paparan pub-lik perseroan pada Jumat, (15/12).
Pada 2024, persoan juga telah menyiapkan belanja modal(capital expenditure/capex) sebanyak US$150 juta, atau sekitar Rp2,52 triliun .Anggaran ini, imbuhnya, akan difokuskan untuk kegiat-an pengeboran (drilling) guna menambah cadangan minyak dan gas (migas) perseroan secara menyeluruh. “Anggaran capex tahun de-pan di kisaran US$150 juta. Fokus di tahun 2024 masih berada untuk kegiatan dril-ling untuk bisa menambah cadangan reserves persero-an secara menyeluruh dan meningkatkan produksi dari ENRG,” jelasnya.
MINYAK BUMI Terdapat Cadangan Baru di Timur Bekasi
PT Pertamina Hulu Energi baru saja menemukan cadangan minyak
bumi baru di sebelah timur Kota Bekasi, Jabar. Temuan ini penting di tengah
produksi minyak Indonesia sebagai negara pengimpor minyak neto cenderung turun.
Kabar temuan cadangan minyak bumi baru ini disampaikan Direktur Eksplorasi PT
Pertamina Hulu Energi Muharram Jaya Panguriseng dalam bincang-bincang bersama sejumlah
pemimpin redaksi media nasional di dalam salah satu gerbong Kereta Luar Biasa
dalam perjalanan dari Jakarta menuju ke Yogyakarta, Jumat (15/12).
”Pada 6 Desember 2023, kita baru saja melakukan discovery
minyak di Jabar. Tepatnya di sebelah timur Kota Bekasi, sekitar 22 km sebelah
timur Kota Bekasi. Nama sumurnya adalah East Pondok Aren,” kata Muharram.
Temuan itu, menurut Muharram, dihasilkan dari drill stem test (DST) 2. Hasil
tes menunjukkan cadangan minyak baru tersebut diperkirakan memiliki deposit minyak
92,79 juta barel setara minyak (MMBOE). ”Saat ini masih progres untuk DST 3.
DST 3 nanti, harapan saya, sama dengan DST 2 sehingga ini menjadi ruang kita
untuk memperpanjang usia industri kita, terutama di Jabar,” kata Muharram. (Yoga)
Ekspansi Smelter Freeport Ditargetkan Tarik Investasi Hilirisasi
PT Freeport Indonesia menambah kapasitas serapan konsentrat
tembaga pada PT Smelting di Gresik, Jatim, dari 1 juta ton menjadi 1,3 juta ton
per tahun. Ekspansi atau peningkatan kapasitas tersebut menjadi salah satu
langkah yang diharapkan mendatangkan investasi di produk yang lebih hilir lagi,
seperti foil tembaga. Peresmian ekspansi pada smelter PT Smelting itu dilakukan
Presiden Jokowi di Gresik, Kamis (14/12).Dengan ekspansi itu, PT Smelting, yang
juga kerja sama PTFI dengan Mitsubishi Materials Corporation (MMC), serta pertama
kali beroperasi pada 1998, total sudah lima kali ekspansi. Kini, dengan
pendanaan ekspansi senilai 250 juta USD, yang sepenuhnya oleh PTFI, membuat
saham PTFI di PT Smelting meningkat dari 39,5 % menjadi lebih dari 60 %. Presiden
Jokowi mengatakan, ekspansi tersebut merupakan bagian dari komitmen PTFI dalam
membangun hilirisasi. Dengan demikian, nilai tambah yang didapat Indonesia kian
meningkat.
Belum lagi jika pembangunan smelter baru di Java Integrated
Industrial and Ports Estate (JIIPE), Manyar, Gresik, sudah rampung dan beroperasi.
Nantinya, dari dua smelter akan dihasilkan total 942.000 ton katoda tembaga per
tahun. ”Kita harapkan dengan smelter di JIIPE, Gresik, ada tambahan lagi. Artinya,
(total) smelter kita bisa berproduksi (menyerap) 3 juta ton (konsentrat
tembaga) per tahun. Nilai tambahnya ada semua di Indonesia karena dengan itu
akan muncul industri baru, seperti yang sedang dalam proses pembangunan, yakni
copper foil. Turunan-turunan lainnya juga harus ditarik ke negara kita,” katanya.
Presiden menekankan, hilirisasi mineral tak hanya pada tembaga, nikel, bauksit,
dan timah, tetapi juga di luar bahan tambang mineral. Semuanya harus
dihilirisasikan agar ada nilai tambah serta terbukanya kesempatan kerja. Baik
di sektor perkebunan, pertanian, maupun perikanan. Jangan sampai Indonesia
mengirim kembali mineral serta komoditas per-tanian dan perkebunan dalam bentuk
mentah. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tingkat Keterisian Penginapan Murah Melejit
20 Jan 2020 -
Jiwasraya Diduga Lalai Kembangkan Bisnis
20 Jan 2020 -
Model Bisnis Usaha Rintisan Bakal Berubah
20 Jan 2020 -
Momentum Reformasi Industri Asuransi
20 Jan 2020









