;
Tags

Internasional

( 1352 )

Mengatasi Keterbatasan Sumber Daya Pendidikan dengan Pembelajaran Digital

KT3 03 Apr 2025 Kompas

Pendidikan digital, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI), harus menjadi alat untuk inklusi di tengah keterbatasan sumber daya pendidikan di banyak tempat. Karena itu, kebijakan pendidikan semestinya memprioritaskan akses yang adil, berinvestasi dalam pelatihan guru, dan mendukung inovasi yang didorong secara lokal. Kepala Bagian Teknologi dan Akal Imitasi dalam Pendidikan UNESCO Shafika Isaacs, Rabu (2/4) mengatakan, melalui kolaborasi dan investasi yang berkelanjutan, pembelajaran digital dapat menjadi kekuatan untuk perubahan positif, terutama memastikan setiap pelajar, terlepas dari latar belakangnya, memiliki kesempatan untuk berkembang di era digital. ”Kita hanya dapat maju dengan bekerja sama, merangkul beragam cara untuk mengetahui, dan berdiri teguh dalam komitmen kita untuk mengurangi ketimpangan pendidikan,” kata Isaacs.

Dalam lingkungan yang menantang, teknologi digital diyakini dapat mendukung pendidikan berkualitas dan memberdayakan pelajar. Namun, tantangannya kini, untuk membuat pembelajaran digital dapat diakses oleh semua orang. Tantangan lainnya adalah memberikan panduan yang jelas bagi pemerintah dan pendidik yang berupaya mengintegrasikan teknologi secara efektif dan inklusif dalam sistem pendidikan. Dirjen UNESCO, Audrey Azoulay saat peringatan Hari Internasional untuk Pembelajaran Digital pada 19 Maret mengatakan, teknologi digital semakin lazim di semua bidang kehidupan. Teknologi digital tidak hanya mengubah cara hidup, tetapi juga cara belajar. ”Teknologi ini sangat menjanjikan, mulai dari kemajuan dalam konektivitas, portabilitas, sumber daya pendidikan terbuka, hingga kecerdasan buatan menciptakan lebih banyak kemungkinan untuk menjangkau pelajar yang terpinggirkan,” ucapnya.

Saat ini, 2,6 miliar orang atau 32 % populasi global masih kekurangan akses internet. Sebanyak 1,8 miliar orang di antaranya tinggal di daerah perdesaan. Di bidang pendidikan, 60 % dari SD, 50 % dari SMP dan 30 % dari SMA di seluruh dunia saat ini tidak terhubung dengan internet. Di Indonesia, minimnya akses pelatihan bagi guru didobrak lewat pelantar (platform) Merdeka Mengajar yang kemudian diubah menjadi Rumah Pendidikan pada tahun 2025. ”Transformasi digital merupakan keniscayaan, karena masyarakat sekarang hidup di era digital. Tidak mungkin kita hindari, tetapi juga era untuk kita sanggup adaptasi dan menggunakannya untuk kepentingan yang bermanfaat,” kata Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, beberapa waktu lalu. (Yoga)

Untung Rugi Investasi Besar untuk AI

KT3 03 Apr 2025 Kompas

Sejumlah korporasi global berinvestasi besar-besaran mengembangkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Tak sedikit investor skeptis apakah besarnya investasi pengembangan AI sepadan dengan manfaat atau keuntungan yang akan diperoleh pada saatnya nanti. Melansir The Economist, raksasa-raksasa global berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan AI. Mereka adalah Alphabet, Amazon, Apple, Meta, dan Microsoft. Pada 2024, kombinasi nilai investasi kelima korporasi itu mencapai 400 miliar USD untuk belanja modal. Mayoritas dialokasikan untuk pengadaan perangkat keras berkaitan dengan AI. Sisanya untuk penelitian dan pengembangan (R&D). AI selalu disebut-sebut sebagai teknologi yang dapat mengubah ekonomi global. Guna mengadopsinya agar meningkatkan efisiensi dan produktivitas, perusahaan perlu membeli teknologi baru tersebut dan membentuknya sesuai kebutuhan.

Namun, konsekuensi yang ditimbulkan oleh investasi pada AI bagi perusahaan dalam jangka pendek, merujuk data Reuters, adalah penyusutan saham. ”(Minat) semua orang sangat rendah untuk berinvestasi ke (perusahaan) penggerak AI,” kata Head of European Equity Strategy di UBS Gerry Fowler, 26 Maret 2025. Apalagi, AI ternyata dapat diproduksi dengan biaya lebih rendah, seperti DeepSeek buatan China. Pada akhirnya, pasar kini mencari perusahaan yang dapat meraup untung dari AI. Para investor telah menyuntik lebih dari 2 triliun USD ke lima perusahaan tersebut selama setahun terakhir. Namun, hasil yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan teknologi itu masih jauh dari harapan. Microsoft, misalnya, para analis menilai, hanya mencetak 10 miliar USD dari penjualan kecerdasan buatan yang menciptakan produk baru atau generative (Gen) AI.  Ini menunjukkan, AI belum memberikan efek besar.

”Perhatian khusus pada keamanan data, bias algoritma dan halusinasi memperlambat implementasi,” demikian tulis The Economist. Restoran makanan cepat saji, McDonald’s telah mencoba menggunakan AI untuk melayani pelanggan tanpa turun dari kendaraan (drive-through), tetapi mengalami kesalahan (error). Sistem itu justru menambah 222 USD untuk menu camilan ayam pada tagihan seorang konsumen. Dalam survei yang disebarkan pada lebih dari 100 analis Fidelity, 72 % responden memperkirakan AI belum akan berdampak pada keuntungan perusahaan pada 2025. Banyak dari mereka melihat dampaknya baru akan terasa lebih dari 5 tahun. ”Pasar akan kehilangan kesabaran dengan investasi tidak terbatas pada AI, kecuali teknologi itu mulai menunjukkan return pada investasi yang dikeluarkan,” ujar Lead Portfolio Manager di Lazard Asset Management, Steve Wreford. (Yoga)

Kabar Baik Bagi PPSU Jakarta di Hari Kemenangan

KT3 02 Apr 2025 Kompas

Pasukan oranye di Jakarta mendapat tiga kabar baik sekaligus saat momen Idul Fitri 2025. Kabar itu meliputi syarat minimal menjadi petugas hanya cukup lulusan SD, masa evaluasi kinerja yang sebelumnya dilakukan setiap tahun kini diperpanjang menjadi tiga tahun sekali, dan rencana perpanjangan usia pensiun. Kabar itu disambut dengan wajah berseri-seri oleh pasukan oranye, julukan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Namun, pasukan serba bisa ini juga berharap mendapat jaminan hari tua setelah pensiun. Gubernur Jakarta Pramono Anung menjanjikan perubahan dalam syarat minimal perekrutan dan evaluasi kontrak PPSU saat masa kampanye Pilkada Jakarta 2024, yang ditunaikannya dengan menandatangani Pergub.

Hal itu diumumkan saat acara gelar griya open house di rumah dinas gubernur, Senin (31/3). Keputusan ini dibuat karena PPSU adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Mereka terlibat menangani prasarana dan sarana jalan, saluran, taman, kebersihan, dan penerangan jalan umum sejak 2015. Bahkan, saat pandemi Covid-19, mereka turut membantu pemulasaraan jenazah. Kegembiraan menerima kabar itu diperlihatkan Prayoga (49), anggota pasukan oranye, pada Selasa (1/4) di teras Kantor Kelurahan Petamburan, Jakpus. ”Alhamdulillah jadi enggak mempersulit buat ke depannya. Kita-kita sudah tua, tetapi tenaganya masih bisa dipakai,” ujar Prayoga menanggapi kado Lebaran untuk pasukan oranye dari Pramono-Rano Karno. Prayoga sudah 10 tahun menjadi personel PPSU. Setiap hari, ia bertugas membersihkan jalan protokol, memastikan saluran air warga tidak tersumbat, hingga membuat mural.

Dalam kurun waktu tersebut, upah mereka terus bertambah hingga sesuai upah minimum regional (UMR), kini mencapai Rp 5,39 juta per bulan. Peralatan kerja juga semakin baik. Mereka mendapat seragam, sepatu bot, topi, sapu, hingga kendaraan operasional berupa mobil dan sepeda motor roda tiga. Kebijakan Pramono-Rano terkait evaluasi setiap tiga tahun mendapat apresiasi besar. Sebab, selama ini PPSU bersusah payah mengurus berkas di sela-sela pekerjaan dan sering terkendala sistem daring. Total biaya yang dikeluarkan bisa mencapai Rp 500.000. Biaya terbesar berasal dari tes urine dan SKCK. Prayoga, dan rekan-rekan PPSU lainnya juga berharap adanya jaminan hari tua untuk modal usaha setelah pensiun. Karena tak ingin bergantung sepenuhnya pada anak atau bantuan sosial. (Yoga)

Sengketa Dagang dan WTO

KT3 02 Apr 2025 Kompas

Di tengah semakin maraknya perang dagang, AS kembali menggoyang Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Di bawah kepemimpinan Donald Trump yang kedua, AS terindikasi menangguhkan pendanaan WTO. Reuters melaporkan, AS telah menunda sementara pembayaran pendanaan ke WTO pada 2024 dan 2025. Pada 2024, anggaran WTO sebesar 205 juta franc Swiss atau 232,06 juta USD. Kontribusi AS terhadap anggaran itu sebesar 11 %. Laporan tersebut berdasarkan tiga sumber Reuters pasca WTO menggelar rapat anggaran pada 4 Maret 2025, dimana delegasi AS menyampaikan penundaan pendanaan untuk WTO pada 2024 dan 2025 sambil menunggu tinjauan anggaran belanja AS. Bila AS benar-benar menghentikan pendanaan tersebut, WTO bisa jadi mengerem atau mengefisiensi sebagian belanjanya.

Padahal, WTO tengah menangani berbagai aduan sengketa dagang, termasuk soal kenaikan tarif impor AS terhadap sejumlah produk dari Kanada dan China. Kondisi itu berpotensi semakin menumpulkan peran WTO sebagai penjaga sistem perdagangan multilateral dunia. Hal ini mengingat AS di era kepemimpinan periode pertamanya, Trump memblokir pengangkatan hakim Badan Banding (AB) WTO pada 2019. Kebijakan tersebut terus berlanjut di era Joe Biden. Hingga kini, AB WTO belum berfungsi sepenuhnya. Per Desember 2024, terdapat 31 kasus banding yang tertunda. Guna mengatasinya, WTO berupaya merampungkan sengketa dagang di tingkat Badan Penyelesaian Sengketa (DSB). Sedangkan China, musuh bebuyutan AS dalam perang tarif panen ratusan investigasi perdagangan.

Separuh investigasi perdagangan itu disengketakan di WTO. Berdasar data Statista, total ekspor China pada 2024 mencapai 3,58 triliun USD, tumbuh 5,9 % secara tahunan. Surplus neraca dagang China dengan berbagai negara di dunia, mencapai rekor mendekati 1 triliun USD. Peneliti dan ekonom Universitas Peking, Lu Feng, menuturkan, sebanyak 198 investigasi perdagangan terhadap China sepanjang 2024 itu didominasi kasus dugaan dumping dan subsidi ilegal. Jumlah investigasi tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan pada 2023. China mengandalkan lonjakan ekspor untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional, juga untuk mengimbangi permintaan domestik yang melemah di tengah perlambatan sektor properti selama bertahun-tahun (Financial Times, 31/3/2025). (Yoga)

Mencari PRT Infal atau Mengurus Rumah Sendiri

KT3 02 Apr 2025 Kompas

Liburan Lebaran menjadi momen yang dinanti pekerja rumah tangga atau PRT yang bekerja di kota-kota besar, terutama di Jakarta dan sekitarnya. Selama sepekan hingga dua pekan, mereka akan pulang kampung. Majikan mereka harus menyiasati bagaimana mengurus rumah selama ditinggal mudik PRT. Biasanya, keluarga yang tak biasa mengurus rumah akan mencari PRT infal atau pengganti yang bekerja sementara di rumah tangga yang PRT-nya mudik hari raya. Ada juga yang memilih pergi berlibur dan baru pulang saat PRT kembali dari mudik. Namun, ada juga keluarga yang lalu mengerjakan bersama-sama alias bergotong royong mengurus rumah selama PRT mudik.

Bagi pasangan Brian (49) dan Melly (49) yang tinggal di Rawamangun, Jakarta, ditinggal PRT pulang kampung saat Lebaran sudah biasa. Seperti Lebaran 2025 ini. PRT izin mudik Lebaran selama 10 hari, Kamis (27/3) hingga Sabtu (5/4). Untuk itu, Melly dan Brian yang memiliki seorang putri berusia 11 tahun berbagi tugas dalam urusan rumah tangga. ”Saat PRT pulang kampung, saya ekstra bangun pagi, membuat sarapan, walau seadanya,” ucap Melly, Selasa (1/4). Menu makanan pun menyesuaikan, tidak banyak variannya, yang penting ada makanan tersaji. Kadang makan di luar rumah atau pesan lewat daring. Ia belanja persediaan bahan makanan sebelum Lebaran tiba. ”Yang bagian-bagian basah saya, masak, nyuci, dan sebagainya. Suami nyapu atau beresin tempat tidur dan bersihin rumah,” tutur Melly.

Beberapa PRT malah memilih tetap bekerja, bahkan mengajukan diri sebagai PRT infal atau pengganti yang bekerja sementara di salah satu rumah tangga yang PRT-nya mudik Lebaran. Ayu (47) PRT asal Jatim, memilih berlebaran di Jakarta bersama anaknya yang kini tengah kuliah. Saat Lebaran, Ayu, yang bekerja di rumah warga asing yang tinggal dan bekerja di Indonesia, selalu mendapat jatah libur hari raya. Waktu libur tersebut justru digunakan untuk bekerja sebagai PRT infal di salah satu keluarga, yang beberapa tahun terakhir selalu memintanya jadi PRT infal. Di rumah keluarga dengan dua anak itu, untuk pekerjaan 11 hari, Ayu mendapat upah Rp 250.000 per hari. (Yoga)

Maraknya Lowongan Palsu Daring ditengah Badai PHK Massal

KT3 02 Apr 2025 Kompas

Di saat situasi ekonomi sedang melemah dan banyak fenomena PHK massal, modus penipuan pekerjaan secara daring juga marak. Masyarakat diimbau agar selalu waspada terhadap modus ini. Pada periode Februari-Maret 2025, sejumlah 699 orang menjadi korban modus penipuan itu dan harus dipulangkan dari Myanmar ke Tanah Air. GC (33) ibu rumah tangga yang berdomisili di Tangerang, Banten, tiba-tiba mendapat pesan dari akun Linkedin dari profil pengguna yang terkesan profesional dan meyakinkan, menunjukkan dia sebagai headhunter (pemberi kerja) dari perusahaan di Singapura yang bergerak di bidang gim daring (i-gaming). Pesan itu menawarkan pekerjaan customer support dengan keterangan tambahan bersedia ditempatkan di Kamboja.

”Bulan Februari, pemilik akun tersebut masih mengirimi saya pesan lagi yang menawarkan pekerjaan customer support. Dengan keterangan, jika diterima pada lowongan itu, akan ditempatkan di Kamboja. Saya dan suami langsung curiga apakah ini terkait bisnis judi daring,” katanya, Kamis (27/3). Walaupun sudah memiliki pekerjaan paruh waktu, ibu satu anak ini tergiur dengan lowongan kerja yang ditawarkan itu. Gaji yang ditawarkan berkisar Rp 10 juta-Rp 16 juta per bulan. Jika bersedia direlokasi ke Kamboja, biaya penerbangan dan akomodasi pun akan ditanggung pemberi kerja. Namun, karena lowongan itu terasa mencurigakan, GC tidak menindaklanjutinya. Ia dihubungi lagi untuk kedua kalinya oleh akun pemberi kerja, tetapi kemudian ia memilih untuk mengabaikan.

Beberapa waktu terakhir iklan lowongan kerja banyak dijumpai di media sosial. Banyak lowongan kerja yang nyata dan legal, tetapi juga tidak sedikit yang merupakan kedok penipuan. Direktur Tindak Pidana Perdagangan Perempuan dan Anak dan Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Brigjen (Pol) Nurul Azizah, di Bareskrim Polri, Jumat (21/3), menuturkan, modus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui lowongan daring yang kemudian ditempatkan di perusahaan gim daring atau scam kian marak di masa PHK massal ini. Pada 2023 terdapat 1.061 laporan dan pada 2024 terdapat 843 laporan. Pada Februari-Maret ini, ada 699 warga Indonesia yang menjadi korban TPPO dan telah dipulangkan dari Myanmar melalui Thailand. Para pekerja migran itu dipekerjakan sebagai operator scammer atau perusahaan penipuan daring di Myanmar. (Yoga)

Berlibur Cukup dengan Seratus Ribu

KT3 02 Apr 2025 Kompas (H)

Dari penurunan daya beli masyarakat hingga menyusutnya jumlah pemudik mewarnai arus mudik Lebaran 2025. Wisata terjangkau dalam kota menjadi pilihan pertama dan satu-satunya bagi warga yang tidak pulang kampong, sebagai obat melawan penat untuk menghabiskan libur hampir sepekan. Kuncinya adalah memilih destinasi dan strategi yang tepat. Selembar uang seratus ribu rupiah bahkan bisa membawa rombongan keluarga berekreasi di Jakarta. Eri (38) warga Pejaten, Jaksel, pada Selasa (1/4) menyiapkan dana Rp 200.000 untuk berwisata bersama istri dan anak semata wayangnya yang masih berusia 16 bulan ke kawasan Kota Tua dan Kebun Binatang Ragunan.

Sebagai pekerja swasta dengan status kontrak harian, dia tak bisa liburan bermewah-mewah. Kedua destinasi itu dipilih karena bisa diakses menggunakan transportasi publik, seperti bus Transjakarta. Tempat rekreasi lain yang menjadi primadona murah meriah di Jakarta pada masa libur Lebaran adalah kawasan Monas. Lokasinya yang berada di pusat kota memudahkan akses transportasi umum. Pasangan suami-istri Beng (40) dan Nana (40) berekreasi ke Monas menggunakan transportasi umum bersama kedua anaknya yang berusia 13 tahun dan 5 tahun dari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar.

Sekali jalan untuk satu orang dari Cibinong ke Monas hanya membutuhkan biaya Rp 8.500 untuk membayar ongkos naik kereta rel listrik (KRL) Cibinong-Juanda Rp 5.000 dan Rp 3.500 untuk bus Transjakarta Juanda–Monas. Pergi-pulang, total sekeluarga beranggotakan empat orang membutuhkan dana Rp 68.000. Tiket masuk kawasan Monas tidak dipungut biaya. Namun, jika ingin lanjut masuk ke puncak Monas, harga tiket untuk orang dewasa dipatok Rp 24.000, sedangkan untuk anak-anak Rp 6.000. ”Daripada mudik ke Yogyakarta. Harga tiket bus ke Yogyakarta satu kursi Rp 650.000 sekali jalan,” katanya. Tempat populer lain yang banyak didatangi warga Jabodetabek pada hari kedua Lebaran 2025 adalah kawasan Bundaran HI, terutama di area anjungan (skydeck).

Taufan (37) dan Desi (37), warga Cilegon, Banten, memilih berfoto bersama kedua anak mereka di anjungan ini sebagai bagian dari rencana perjalanan pertama selama berlibur dua hari semalam di Jakarta. ”Ketika Lebaran, Jakarta sepi. Jadi, kami ingin menikmati fasilitas-fasilitas umum Jakarta yang bagus ketika sepi seperti ini. Bagus, bisa lihat gedung-gedung tinggi,” kata Taufan. Cukup dengan selembar uang seratus ribu, masyarakat dapat berkeliling Jakarta. Kalau tak punya, coba saja pakai jurus andalan ”Pinjam dulu seratus”. (Yoga)

Berlibur Cukup dengan Seratus Ribu

KT3 02 Apr 2025 Kompas (H)

Dari penurunan daya beli masyarakat hingga menyusutnya jumlah pemudik mewarnai arus mudik Lebaran 2025. Wisata terjangkau dalam kota menjadi pilihan pertama dan satu-satunya bagi warga yang tidak pulang kampong, sebagai obat melawan penat untuk menghabiskan libur hampir sepekan. Kuncinya adalah memilih destinasi dan strategi yang tepat. Selembar uang seratus ribu rupiah bahkan bisa membawa rombongan keluarga berekreasi di Jakarta. Eri (38) warga Pejaten, Jaksel, pada Selasa (1/4) menyiapkan dana Rp 200.000 untuk berwisata bersama istri dan anak semata wayangnya yang masih berusia 16 bulan ke kawasan Kota Tua dan Kebun Binatang Ragunan.

Sebagai pekerja swasta dengan status kontrak harian, dia tak bisa liburan bermewah-mewah. Kedua destinasi itu dipilih karena bisa diakses menggunakan transportasi publik, seperti bus Transjakarta. Tempat rekreasi lain yang menjadi primadona murah meriah di Jakarta pada masa libur Lebaran adalah kawasan Monas. Lokasinya yang berada di pusat kota memudahkan akses transportasi umum. Pasangan suami-istri Beng (40) dan Nana (40) berekreasi ke Monas menggunakan transportasi umum bersama kedua anaknya yang berusia 13 tahun dan 5 tahun dari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar.

Sekali jalan untuk satu orang dari Cibinong ke Monas hanya membutuhkan biaya Rp 8.500 untuk membayar ongkos naik kereta rel listrik (KRL) Cibinong-Juanda Rp 5.000 dan Rp 3.500 untuk bus Transjakarta Juanda–Monas. Pergi-pulang, total sekeluarga beranggotakan empat orang membutuhkan dana Rp 68.000. Tiket masuk kawasan Monas tidak dipungut biaya. Namun, jika ingin lanjut masuk ke puncak Monas, harga tiket untuk orang dewasa dipatok Rp 24.000, sedangkan untuk anak-anak Rp 6.000. ”Daripada mudik ke Yogyakarta. Harga tiket bus ke Yogyakarta satu kursi Rp 650.000 sekali jalan,” katanya. Tempat populer lain yang banyak didatangi warga Jabodetabek pada hari kedua Lebaran 2025 adalah kawasan Bundaran HI, terutama di area anjungan (skydeck).

Taufan (37) dan Desi (37), warga Cilegon, Banten, memilih berfoto bersama kedua anak mereka di anjungan ini sebagai bagian dari rencana perjalanan pertama selama berlibur dua hari semalam di Jakarta. ”Ketika Lebaran, Jakarta sepi. Jadi, kami ingin menikmati fasilitas-fasilitas umum Jakarta yang bagus ketika sepi seperti ini. Bagus, bisa lihat gedung-gedung tinggi,” kata Taufan. Cukup dengan selembar uang seratus ribu, masyarakat dapat berkeliling Jakarta. Kalau tak punya, coba saja pakai jurus andalan ”Pinjam dulu seratus”. (Yoga)

Peluang Pendannaan NDB Untuk Proyek Pembangunan

KT1 28 Mar 2025 Investor Daily

Keikutsertaan Indonesia sebagai anggota di New Development Bank (NDB) diharapkan dapat memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara BRICS. Hal ini juga membuka peluang pendanaan baru untuk berbagai proyek pembangunan di Tanah Air. Pemerintah Indonesia memutuskan bergabung dalam NDB setelah Presiden NDB, Dilma Vana Rousseff mengundang Indonesia untuk bergabung dalam keanggotaan bank tersebut, mengingat Indonesia telah resmi menjadi anggota penuh BRICS pada awal 2025. BRICS merupakan aliansi blok ekonomi negara berkembang dengan keanggotaan yang terdiri atas Brasil, Rusia, India, China dan Afsel.

Menko Bidang Perekonomiana, Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia sebagai anggota BRICS memiliki hak untuk bergabung dengan NDB dan telah diminta melakukan investasi sesuai formula yang telah ditetapkan. "New Development Bank itu sebagian dari perbankan di bawah BRICS. Indonesia sebagai anggota BRICS punya jatah untuk ikut dalam New Development Bank. Kemarin (Selasa, 25/3/2025) Bapak Presiden sudah putuskan kita akan masuk di sana dan ada formulanya, kita diminta untuk melakukan investasi," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/3/2025). Airlangga memastikan, pembayaran investasi tersebut dapat dilakukan dalam jangka tujuh tahun. (Yetede)


Reaksi Optimis Pasar Saham Eropa dan AS yang Menguat

KT1 26 Mar 2025 Investor Daily (H)

Saham berjangka AS dan Eropa dilaporkan menguat pada Selasa (25/03/2025), melanjutkan kenaikan di hari sebelumnya di tengah harapan pengenaan tarif AS yang lebih rendah. Sementara itu, nilai tukar dolar bereaksi melemah terhadap kelompok mata uang lain, dibandingkan level tertingginya dalam tiga minggu terakhir. Indeks saham Stoxx 600 Eropa naik 1% di awal perdagangan, dengan sebagan besar acuan indeks nasional berada di wilayah positif. Namun, fokus utama para investor adalah seputar tarif balasan yang dijanjikan Presiden AS, Donald Trump. Meskipun Trump mengatakan pada Senin (24/03/2025) akan segera menerapkan tarif mobil, ia mengindikasikan bahwa tidak semua tarif yang diancamkan bakal diberlakukan pada 2 April mendatang.

Bahkan beberapa negara mungkin mendapatkan keringanan. Situasi tersebut memicu reaksi risk-on masif di pasar AS, pada Senin, di mana S&P 500 ditutup menguat dalam lebih dari dua minggu, sementara reli disaham teknologi yang dipimpin oleh Nasdaq naik lebih dari 2%. Kendati tidak terlalu bergairah, reli saham digadang-gadang berlanjut pada Selasa. Sementara indeks S&P 500 dan Nasdaq naik 0,2% di perdagangan Eropa. Di sisi lain, para investor mengaku masih gelisah sebelum tenggat waktu 2 April. Benoit Anne, direktur pelaksana senior di MFS Investment Management, mengatakan risiko-risiko utama adalah hal sehari-hari yang dihadapi oleh para investor global. (Yetede)