;
Tags

Bursa

( 805 )

Pasar Waran Terstruktur Semakin Subur

HR1 14 Feb 2023 Kontan (H)

Pilihan memutar uang bagi penggemar risiko bertambah. PT Maybank Sekuritas Indonesia resmi mencatatkan penerbitan delapan waran terstruktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (13/2). Selama masa penawaran 2 Februari-6 Februari 2023, delapan waran terstruktur itu dibanderol Maybank mulai Rp 306 hingga Rp 570 per unit. Sedang harga pelaksanaan instrumen derivatif itu berkisar Rp 1.750 hingga Rp 9.000. Underlying asset yang digunakan Maybank untuk waran terstrukturnya adalah saham konstituen IDX30. Masing-masing saham TLKM, ANTM, ASII, BBCA, BBRI, MDKA, PGAS, dan PTBA. Stefany Chew, Structured Warrants Manager, Maybank Sekuritas menyebut alasan memilih saham IDX 30 sebagai aset dasar waran terstruktur. "Saham emiten ini punya likuiditas dan fundamental yang teruji," kata Stefany kepada Kontan, Senin (13/2). Steinly Atmanagara, Head of Sales & Marketing Equity Derivative RHB Sekuritas mengatakan, waran terstruktur sangat diminati. Ini merujuk ke volume transaksinya yang meningkat setiap bulan.

Banjir Duit di Bursa dari Aksi Korporasi Emiten Bank

HR1 08 Feb 2023 Kontan (H)

Sejumlah emiten saham perbankan bersiap menggelar aksi korporasi. Mulai dari aksi pemecahan nominal saham alias stock split, penerbitan obligasi, menerbitkan saham baru (rights issue) hingga pembelian saham kembali (buyback). Ambil contoh aksi korporasi Bank Mandiri Tbk (BMRI). Bank pelat merah ini berencana memecah nilai nominal saham dengan rasio 1:2. Tak mau kalah dengan sesama bank BUMN, Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga berencana melakukan buyback saham. BBNI dan BBRI akan melakukan pembelian saham kembali alias buyback, masing-masing Rp 905 miliar dan Rp 1,5 triliun. Bank swasta pun tak ketinggalan. Untuk menambah modal, sejumlah bank swasta akan menggelar rights issue. Misalnya Bank KB Bukopin (BBKP) akan lepas 120 miliar saham baru dan Bank QNB Indonesia (BKSW) akan melepas 14,72 miliar saham baru. Kepala Riset Aldiracita Sekuritas Agus Pramono menilai, maraknya aksi korporasi emiten bank di awal tahun 2023 tak lepas dari sejumlah pertimbangan. Pertama, memanfaatkan momentum. Saat ini saham emiten bank masih jadi primadona investor. Kedua, emiten menghimpun dana untuk bisa memuluskan langkah ekspansi dan menutupi kebutuhan modalnya.

Saham Pelat Merah Tidak Selalu Rapornya Merah

HR1 06 Feb 2023 Kontan (H)

Daftar emiten BUMN di bursa saham bakal bertambah. Bila tak ada aral melintang, Pertamina Geothermal Energy (PGE) mengincar bisa mencatatkan saham di bursa 24 Februari nanti. Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Desy Israhyanti menilai saham PGE cukup menarik. Selain kinerja keuangannya tumbuh, "Kami melihat prospek bisnisnya juga menarik dalam jangka menengah dan panjang," kata dia, kemarin. Namun santer terdengar pelaku pasar meragukan prospek saham pelat merah ini. Apalagi, perusahaan pelat merah yang IPO dua tahun terakhir harganya kini jatuh ke bawah harga IPO. Di antara emiten BUMN, BBRI mencetak imbal hasil tertinggi, 5.328,57% setelah IPO. Selain BBRI, BMRI, PTBA dan TLKM juga memberi return ribuan persen. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani mengatakan, mayoritas emiten BUMN masih punya daya tarik. Persepsi investor masih cenderung menilai kinerja emiten BUMN bisa stabil dengan potensi return positif untuk jangka panjang. "Ekspektasinya tingkat return lebih konsisten dan terjamin dibandingkan swasta," ujar Arjun, Minggu (5/2).

Bursa Dorong Transaksi Waran Terstruktur

KT3 03 Feb 2023 Kompas

Bursa Efek Indonesia mengembangkan produk waran terstruktur untuk menjaring lebih banyak perusahaan masuk bursa. Target rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pada 2026 mencapai 5 % dari total RNTH di bursa. Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, Kamis (2/2) mengatakan, saat ini baru ada satu anggota bursa yang menerbitkan waran terstruktur, yaitu RHB Sekuritas. (Yoga)

Dibayangi Wait and See Pasar

HR1 01 Feb 2023 Kontan

Akhirnya, pasar saham dalam negeri menutup Januari tahun 2023 tanpa January effect. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,48% ke level 6.839,34. Bila dihitung sejak awal tahun, IHSG mencetak pelemahan 0,16% sepanjang Januari ini. Analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melemah hari ini. Analis Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mencermati, secara teknikal, indikator stochatic RSI bergerak turun dari overbought area dan terbentuk penyempitan positive slope pada MACD. Keduanya mengindikasikan potensi koreksi lanjutan dengan support level 6.740-6.760 dan level resistance di posisi 6.880. "Pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh sikap wait and see pelaku pasar jelang rilis pengumuman FOMC dan rilis data inflasi Indonesia periode Januari," jelas dia, Selasa (31/1).

Incar Laba 30%, DCII Siapkan Belanja Modal Rp 500 Miliar

HR1 30 Jan 2023 Kontan

Perusahaan data center, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mengincar pertumbuhan laba bersih hingga 30% di tahun 2023. Demi mencapai target kinerja tersebut, DCII menganggarkan belanja modal (capex) Rp 500 miliar. "Kalau laba bersih bisa tumbuh lebih dari 20% sampai dengan 30%. Jadi lebih banyak efisiensi operasional," kata Otto Toto Sugiri, Presiden Direktur DCII, saat ditemui KONTAN di Jakarta, akhir pekan lalu. Otto menuturkan, mayoritas dana belanja modal akan digunakan untuk membangun data center. "Tahun ini, kira-kira capex sebesar Rp 500 miliar, untuk pembangunan data center di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat," katanya.

Optimisme Pasar Menguat

HR1 27 Jan 2023 Kontan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada perdagangan Kamis (26/1). IHSG naik 0,51% ke level 6.864,82. Investor asing melakukan pembelian bersih senilai Rp 853,61 miliar. Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Johan Trihantoro mengatakan, penguatan IHSG disokong oleh optimisme pasar bahwa laju kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed tak lagi agresif. Dari dalam negeri, pasar merespons positif kebijakan Bank Indonesia (BI) yang melakukan operation twist untuk menjaga nilai rupiah, di tengah volatilitas nilai tukar akibat ketidakpastian global. Operation twist dilakukan BI dengan memancing investor menjual surat berharga negara (SBN) tenor pendek untuk menaikkan imbal hasil SBN tenor pendek ini. Menurut Johan, pandangan pasar akan stabilnya nilai rupiah dapat menjaga iklim bisnis di dalam negeri, hingga dapat menopang ekonomi nasional.

Bappebti Siapkan Bursa Aset Kripto Tahun Ini

KT3 21 Jan 2023 Kompas

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko pada penutupan Rapat Kerja Bappebti di Jakarta, Jumat (20/1) menyatakan, Bappebti bersiap menghadirkan bursa aset kripto pada tahun 2023. Hal ini tertuang dalam rumusan hasil rapat kerja tersebut. Komitmen itu juga sesuai mandat UU No 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi. (Yoga)

BENAH-BENAH BANK DAERAH

HR1 06 Jan 2023 Bisnis Indonesia (H)

Aneka tantangan ekonomi tahun ini rupanya tak membikin bank daerah kurang girah. Contohnya, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Tbk. (Bank Sumut) yang tengah memburu waktu untuk menggelar initial public offering (IPO). Bank Sumut akan menjadi BPD keempat yang melantai di bursa. Kendati diwarnai polemik pergantian direktur utama di tengah rencana IPO, langkah Bank Sumut untuk go public diyakini bakal memantik minat bank pembangunan daerah lainnya untuk turut meramaikan pasar modal. Apalagi, pasar modal menjadi salah satu opsi potensial untuk meraup dana dalam rangka penebalan modal sebagaimana disyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Regulator saat ini memang terus memompa kinerja bank daerah melalui sejumlah strategi, salah satunya konsolidasi bisnis. Bank Sumut memecah kebuntuan setelah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. menjadi emiten BPD terakhir yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) 11 tahun silam. Bank Sumut juga menyusul PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) dan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS). Bedanya, Bank Banten masuk ke bursa setelah melakukan akuisisi PT Bank Pundi Indonesia Tbk. (Lihat infografik) Ada sejumlah BPD yang secara aset lebih besar dari Bank Sumut seperti PT Bank Pembangunan Daerah DKI dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, punya prospek besar untuk bisa melantai di BEI. Bank Sumut yang telah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar IPO, sahamnya dimiliki oleh 33 pemerintah daerah yang terdiri 1 pemerintah provinsi dan 32 pemerintah kabupaten/kota. Pelaksana tugas Direktur Utama Bank Sumut Hadi Sucipto mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan paparan publik dalam rangka IPO pada Senin, 9 Januari 2023 di Medan, Sumatra Utara.

Berburu Diskon Besar Saham Big Caps

HR1 06 Jan 2023 Kontan (H)

Belum juga sepekan tahun 2023 berjalan, langkah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah tersendat. Dalam dua hari terakhir, IHSG tersungkur cukup dalam. Kemarin (5/1), IHSG ambles 2,34% ke level 6.653,84. Di hari sebelumnya, IHSG juga tengkurap 1,10% karena penurunan saham-saham energi. Kemarin, koreksi IHSG disebabkan turunnya saham-saham big caps, terutama saham perbankan dan batubara. Analis Phintraco Sekuritas Rio Febrian mengatakan, beberapa sentimen global menjadi penekan utama IHSG. Pertama, risalah terbaru Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve. The Fed yang kemungkinan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level tinggi, sebelum terjadi sinyal penurunan inflasi di AS yang konsisten. Bahkan dengan proyeksi inflasi AS 3,1%, bunga acuan bisa di level 5% di 2023. Kedua, kondisi Covid-19 di China yang dikhawatirkan menekan permintaan global. Ini tercermin dari keputusan pemerintah China untuk menaikkan kuota ekspor minyak, yang mengindikasikan lemahnya permintaan domestik China. Selain itu, sektor batubara juga tengah dibayangi rencana China yang mempertimbangkan untuk melonggarkan larangan impor batubara dari Australia. Saham-saham berkapitalisasi pasar besar alias big caps, terkoreksi cukup dalam dan dilepas asing. Saham-saham perbankan dan batubara menjadi saham penggerus IHSG paling besar pada perdagangan kemarin.