;
Tags

Pariwisata

( 747 )

Berkah Ekonomi Melimpah dari Borobudur Marathon

KT3 14 Nov 2022 Kompas

Selama penyelenggaraan Borobudur Marathon 2022 pada Sabtu-Minggu (12-13/11) sejumlah pelaku UMKM bidang kuliner dan kriya turut dilibatkan. Mereka berasal dari Kabupaten Magelang dan Kota Magelang serta diberi kesempatan menjual produk di area lomba. Salah seorang pelaku UMKM yang  terlibat adalah Heriyanto (52), pemilik usaha kerajinan Pinilih Craft di Magelang Utara. Produknya berupa hiasan meja, hiasan dinding, dan berbagai perlengkapan rumah tangga berbahan kayu, yang dihias laminasi pecahan kulit telur. Selama dua hari penyelenggaraan Borobudur Marathon 2022, Heriyanto meraup omzet Rp 15 juta, dua kali lipat omzet bulanan dia yang sebesar Rp 8 juta. ”Selama ikut pameran di Borobudur Marathon saya juga banyak menerima telepon dari pelanggan baru yang memesan beragam produk kerajinan saya,” tutur Heriyanto.

Dampak serupa juga dirasakan Septi (44), pemilik usaha kuliner Bebek Mangap di Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Magelang. Dalam acara Borobudur Marathon 2022, Septi menghadirkan menu soto bebek. Kuliner yang terbilang unik itu ternyata menarik minat banyak peserta Borobudur Marathon dari banyak kota. ”Selama ini pelanggan saya hanya warga sekitar Mertoyudan. Tetapi, di Borobudur Marathon, orang-orang dari banyak kota bisa ikut mencicipi soto bebek buatan saya,” ujar Septi. Sehari-hari omzet yang ia dapatkan dari berjualan soto bebek berkisar Rp 300.000-Rp 500.000 per hari. Dalam rangkaian Borobudur Marathon 2022 dia meraup pendapatan hingga Rp 900.000 sehari.

Manfaat ekonomi dari ajang Borobudur Marathon juga dirasakan para pemilik homestay atau penginapan di Kampung Homestay Borobudur, di Desa Borobudur, Magelang. Selama pelaksanaan Borobudur Marathon 2022, tingkat okupansi homestay di Kampung Homestay Borobudur mencapai 80 persen. ”Alhamdulillah tahun ini keterisian kamar sekitar 80 %. Ini lebih baik dibandingkan dengan 2021 yang hanya sekitar 30 %,” kata Koordinator Kampung Homestay Borobudur Muslich. Di Kampung Homestay Borobudur terdapat 32 homestay dengan hargaRp 350.000 untuk kamar dengan AC dan Rp 250.000 untuk kamar tanpa AC. (Yoga)


INDUSTRI PARIWISATA : G20 DONGKRAK KUNJUNGAN WISMAN

HR1 11 Nov 2022 Bisnis Indonesia

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meyakini kunjungan wisatawan mancanegara hingga akhir tahun ini bisa menembus di atas 3 juta orang didorong acara Konferensi Tingkat Tinggi G20. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S. Uno mengatakan keyakinan itu juga ditopang libur akhir 2022 yang bisa mendongkrak pergerakan di sektor pariwisata. “Untuk kuartal IV, kami lebih optimistis ada liburan akhir tahun dan peningkatan wisman yang kami harapkan bisa di atas 3 juta,” katanya di Jakarta, Kamis (10/11). Dengan keyakinan itu, Sandiaga berani menargetkan sebanyak 6 juta wisatawan asing bakal datang ke Indonesia pada 2023 meskipun ada ancaman resesi global. Menurutnya, sikap optimistis itu berangkat dari tingginya antusiasme calon wisatawan dari Inggris dan negara Eropa lain untuk datang secara khusus ke Indonesia. Hasil kunjungannya ke World Travel Market London beberapa hari lalu, dia melihat banyak yang ingin datang ke Indonesia. Optimisme Menparekraf itu bukan tanpa alasan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh tinggi pada triwulan III/2022, yakni 5,72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY) atau lebih tinggi dari triwulan II/2022 sebesar 5,45% (YoY). Dia menegaskan Indonesia patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi dan konsumsi pada kuartal III/2022 menunjukkan pertumbuhan yang baik. “Sektor konsumsi, investasi, dan ekspor yang kinerjanya positif, serta terciptanya peluang-peluang lapangan kerja yang bisa menompang momentum kebangkitan ke depan,” ujarnya.

Tumbuh Mendekati Kondisi Sebelum Pandemi

KT3 10 Nov 2022 Tempo

Bisnis pariwisata perlahan menuju masa jayanya kembali. Hal ini setidaknya terlihat dari bergeliatnya penjualan sejumlah agen perjalanan daring. Para pelaku usaha di sektor ini mencatat kenaikan transaksi perjalanan dan akomodasi mendekati realisasi seperti pada masa pra-pandemi. CEO NusaTrip, Johanes Chang, menuturkan pandemi telah memukul sektor pariwisata. Pembatasan kegiatan masyarakat membuat para pelaku agen perjalanan daring harus mengencangkan ikat pinggang. Namun tahun ini kondisinya membaik, seiring dengan penurunan angka kasus positif Covid-19. "Dalam dua bulan terakhir ini, (pendapatan) kami bisa tumbuh double digit secara bulanan," ujarnya di Jakarta, kemarin, tanpa bersedia merinci angkanya.Dia optimistis pertumbuhan pendapatan makin pesat ke depan.

Melansir data Google, Temasek, dan Bain & Company, Johanes menyatakan pemulihan sektor pariwisata bakal berlangsung pada 2023-2025, yang akan tumbuh perlahan hingga kondisinya kembali seperti pada 2019, sebelum pandemi melanda. Chief Marketing Officer of Traveloka, Shirley Lesmana, menyebutkan pemulihan bisnis mulai dirasakan sejak awal 2022, didorong bertambahnya penerima vaksinasi Covid-19 dan pembukaan akses wisata di beberapa destinasi internasional. Tanda pemulihan di Traveloka terlihat dari pemesanan tiket pesawat rute domestik dan internasional yang melonjak lebih dari 75 % selama periode Januari-Oktober 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, pemesanan kereta api naik dua kali lipat serta bus dan shuttle meningkat hampir dua kali lipat. Indikator lainnya adalah kenaikan pemesanan akomodasi yang hampir 75 % selama periode tersebut (Yoga)


KTT G20, Titik Lenting Pemulihan Ekonomi Bali

KT3 09 Nov 2022 Kompas (H)

KTT G20 membuat Bali menggeliat setelah dua tahun dibelit pandemi Covid-19. Banyak harapan momentum internasional itu akan menjadi titik lenting pemulihan ekonomi Bali. Hal tersebut dirasakan Johan (35), warga Kuta yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan berbasis daring. Selama pandemi, rasanya Bali tidak bisa apa-apa. Daerah yang sangat bergantung pada sektor wisata ini benar-benar jatuh akibat pandemi. Saya habis-habisan untuk bisa makan,” kata pria asal Flores tersebut. ”Saya sampai jual mobil, benar-benar habis untuk makan dan membayar biaya sekolah,” kata Johan. Saat ini Johan berusaha bangkit dan menjalankan angkutan daring menggunakan mobil sewaan, sebesar Rp 250.000 per hari. Ia optimistis perekonomian Bali akan pulih. Salah satunya melalui perhelatan KTT G20. Johan berpikir sederhana. KTT G20 adalah pertemuan para kepala negara. Jika acara sukses, para pemimpin negara asing bisa menyuarakan kepada warga mereka betapa Bali sangat nyaman sebagai tempat wisata. Dengan demikian, banyak orang akan kembali memilih Bali untuk berwisata. Dua pekan ini, Johan sudah 20 kali mengantar orang berkunjung ke pusat oleh-oleh. Mereka, antara lain, orang-orang Jakarta yang dinilai Johan menyiapkan KTT G20. Pendapatan hariannya naik hingga 30 %.

Ayu Adnyawati (52), pegawai toko oleh-oleh khas Bali diluar kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, mengakui tokonya terimbas dampak se pinya pariwisata Bali akibat pandemi Covid-19. Saat itu pendapatan toko tempatnya bekerja nol. Ayu mengatakan, toko oleh-oleh itu sekarang mulai kembali didatangi pembeli, menyusul pembukaan kembali pintu masuk internasional dari dan ke Bali sejak Maret 2022. ”Tamu mulai ramai ke Bali. Kami dapat kembali berdagang meskipun tidak seramai masa sebelum pandemi Covid-19,” ujar Ayu. Menurut Ayu, dari pengalamannya, penyelenggaraan konferensi  internasional di kawasan Nusa Dua mungkin tidak akan berdampak langsung terhadap penjualan oleh- oleh. Namun, Ayu berharap penyelenggaraan acara puncak KTT G20 di Nusa Dua akan memberikan dampak positif bagi Bali dan Indonesia secara keseluruhan. ”Mudah-mudahan tamu internasional makin percaya kepada Bali,” katanya.

Harapan dan doa banyak pihak bukan omong kosong. Situasi ekonomi Bali mulai membaik. Sejumlah lembaga resmi pemerintah mencatat pertumbuhan ekonomi Bali makin positif pada semester II tahun 2022. Meski begitu, perbaikan ini masih sepertiga dari kondisi normal sebelum pandemi. BPS mencatat, selama Juli-September 2022, perekonomian Bali tumbuh 8,09 % dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Dalam catatan BI, pada 2020, ekonomi Bali mengalami kontraksi minus 9,31 % dibanding tahun sebelumnya. Memasuki 2022, pertumbuhan ekonomi mencatat kinerja positif. KTT G20 diharapkan menguatkan pertumbuhan ekonomi Bali. Sektor akomodasi, makanan, dan minuman menjadi penopang utama, diikuti sektor pertanian, konstruksi, dan perdagangan. ”G20 memberi sumbangsih sekitar 1 persen terhadap PDB Bali,” kata Kepala BI Bali Trisno Nugroho, Senin (7/11), di Denpasar.


Musim Semi KEK Pariwisata

KT3 04 Nov 2022 Tempo

Daftar pengakuan kawasan ekonomi khusus (KEK) akan semakin banyak berisikan pusat bisnis baru yang berbasis aktivitas pariwisata. Pelaksana tugas Sekretaris Dewan Nasional KEK, Elen Setiadi, menyatakan sektor pelancongan tidak diistimewakan dalam penjaringan usulan KEK baru. Namun, dia menyebutkan, separuh dari daftar pusat bisnis khusus, termasuk beberapa calon terbaru, merupakan daerah pelesiran. "Dari segi hitungan ekonomi, pariwisata memang salah satu sektor bisnis yang memiliki efek berganda paling besar," tutur dia kepada Tempo, kemarin.

Hingga 31 Agustus 2020, realisasi investasi di lingkup KEK secara nasional sudah menembus Rp 99,8 triliun. Dana itu mengucur dari 222 pelaku usaha, atau badan usaha penyewa lahan, termasuk pengembang infrastruktur yang bermitra dengan entitas di dalam KEK. Dari 18 KEK yang sudah diakui pemerintah sampai bulan itu, separuhnya adalah daerah dengan keunggulan pariwisata. Namun pengelola setiap KEK bisa memperkuat beberapa sektor sekaligus. Artinya, bisnis pariwisata bisa dilengkapi dengan bisnis krusial lainnya, seperti manufaktur dan teknologi komunikasi.

Lewat PP No 41 Tahun 2022, Presiden Jokowi lagi-lagi meresmikan KEK pariwisata, yaitu KEK Sanur di Bali. Nilai investasi pengembangan KEK seluas 41,2 hektare yang dikelola PT Hotel Indonesia Natour, grup perhotelan pelat merah tersebut mencapai Rp 10,2 triliun. Sudah Rp 3,7 triliun yang terealisasi untuk kebutuhan pengolahan tanah serta Rp 1,7 untuk pengerjaan infrastruktur hotel dan lokasi pertemuan besar. Penggunaan terbesar, sekitar Rp 4,1 triliun, untuk pembangunan fasilitas kesehatan bertaraf internasional. "Harapannya bisa menyerap pasien warga negara Indonesia yang sebelumnya sering berobat ke luar negeri,” kata Elen. (Yoga)


Industri Pariwisata Bangkit

KT3 29 Oct 2022 Investor daily (H)

Industri pariwisata mulai bangkit tahun ini, ditandai dengan lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 477.000 pada Juli 2022, naik 6.396% dibandingkan bulan sama tahun lalu dan merupakan rekor tertinggi selama pandemi Covid-19. Indonesia terus mempermudah akses wisatawan mancanegara dan mobilitas wisatawan Nusantara, termasuk mempercepat vaksinasi. “Masyarakat Indonesia juga perlu memprioritaskan liburan di dalam negeri, karena masih banyak masyarakat yang memerlukan dorongan pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata. Boleh ke luar negeri sekali, tapi di Indonesia dua kali. Jangan kebalik tiga-tiganya ke luar negeri atau dua luar negeri, satu Indonesia,” kata Menteri BUMN Erick Thohir di acara Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2022 di Hall 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Jumat (28/10).

Kemenparekraf Sandiaga Uno mengemukakan, tahun ini merupakan momen kebangkitan industri pariwisata. Industri pariwisata global telah menunjukkan geliat pertumbuhan, seiring relaksasi syarat perjalanan dan pembukaan pintu gerbang internasional yang memacu minat masyarakat melakukan perjalanan. Data Barometer Pariwisata Dunia yang dirilis oleh Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) Agustus 2022 menunjukkan pemulihan yang cukup kuat pada lima bulan pertama tahun ini. Di seluruh dunia, tercatat ada sekitar 250 juta kedatangan internasional, tiga kali lipat lebih dibandingkan 77 juta kedatangan pada periode sama tahun lalu. (Yoga)


Bursa Pariwisata Garuda Targetkan Rp 30 Miliar

KT3 20 Oct 2022 Kompas

Ajang Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2022 pada 28-30 Oktober 2022 diharapkan menghasilkan transaksi hingga Rp 30 miliar. ”Lewat GATF ini, kami siap menerbangkan masyarakat ke destinasi wisata. Ini upaya membantu ekonomi negara, terutama sektor pariwisata yang sempat terpuruk ketika pandemi,” ujar Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade Susardi, Rabu (19/10) di Jakarta. Garuda memberikan potongan harga tiket hingga 80 %. (Yoga)

Asia Pasifik Pulih Duluan di Industri Perjalanan

KT3 19 Oct 2022 Investor daily

Industri perjalanan Asia Pasifik akan menjadi satu-satunya di dunia yang pulih pada 2023. Pulih dari dampak pandemi Covid-19. Menurut laporan tahunan Dampak Ekonomi Pariwisata dan Perjalanan dari Dewan Pariwisata dan Perjalanan Dunia atau WTTC yang berbasis di London, Inggris dan dirilis Senin (17/10) waktu setempat, Asia Pasifik akan mengejar ketertinggalan dari kawasan lain di tahun ini. Ditandai kontribusi pendapatan sektor tersebut terhadap perekonomian diprediksi tumbuh 71%. Kontribusi pendapatan pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) di Asia Pasifik tumbuh 16% pada 2021. Tapi jauh di bawah Eropa di 28% dan Amerika Utara 23%. Tapi tahun ini dan tahun depan lain ceritanya. Laporan WTTC itu menunjukkan kegiatan perjalanan di Asia Pasifik tahun ini naik tajam.

 Sejak India dan Australia memulai pencabutan langkah-langkah pembatasan terkait Covid-19, disusul Malaysia, Thailand dan negara-negara lain di Asia Tenggara. Dan diikuti Jepang, Korsel, serta Taiwan. “Peningkatan (kontribusi pendapatan) dari industri perjalanan Asia Pasifik akan berlanjut pada 2023. Pertumbuhan positif itu akan terus berlanjut di 2024,” kata WTTC, seperti dilansir CNBC. Pada 2025, pendapatan dari perjalanan akan berkontribusi 32% lebih banyak terhadap PDB Asia Pasifik dibandingkan sebelum pandemi. Dan sepanjang periode itu, kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi global diperkirakan tumbuh rerata 5,8% tiap tahunnya. Dan di Asia Pasifik, prediksi kontribusi pendapatan sepanjang 2022-2032 itu jauh lebih tinggi lagi. Yaitu rerata 8,5% per tahun. (Yoga)


Asia Pasifik Pulih Duluan di Industri Perjalanan

KT3 19 Oct 2022 Investor daily

Industri perjalanan Asia Pasifik akan menjadi satu-satunya di dunia yang pulih pada 2023. Pulih dari dampak pandemi Covid-19. Menurut laporan tahunan Dampak Ekonomi Pariwisata dan Perjalanan dari Dewan Pariwisata dan Perjalanan Dunia atau WTTC yang berbasis di London, Inggris dan dirilis Senin (17/10) waktu setempat, Asia Pasifik akan mengejar ketertinggalan dari kawasan lain di tahun ini. Ditandai kontribusi pendapatan sektor tersebut terhadap perekonomian diprediksi tumbuh 71%. Kontribusi pendapatan pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) di Asia Pasifik tumbuh 16% pada 2021. Tapi jauh di bawah Eropa di 28% dan Amerika Utara 23%. Tapi tahun ini dan tahun depan lain ceritanya. Laporan WTTC itu menunjukkan kegiatan perjalanan di Asia Pasifik tahun ini naik tajam.

 Sejak India dan Australia memulai pencabutan langkah-langkah pembatasan terkait Covid-19, disusul Malaysia, Thailand dan negara-negara lain di Asia Tenggara. Dan diikuti Jepang, Korsel, serta Taiwan. “Peningkatan (kontribusi pendapatan) dari industri perjalanan Asia Pasifik akan berlanjut pada 2023. Pertumbuhan positif itu akan terus berlanjut di 2024,” kata WTTC, seperti dilansir CNBC. Pada 2025, pendapatan dari perjalanan akan berkontribusi 32% lebih banyak terhadap PDB Asia Pasifik dibandingkan sebelum pandemi. Dan sepanjang periode itu, kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi global diperkirakan tumbuh rerata 5,8% tiap tahunnya. Dan di Asia Pasifik, prediksi kontribusi pendapatan sepanjang 2022-2032 itu jauh lebih tinggi lagi. Yaitu rerata 8,5% per tahun. (Yoga)


Jumlah Wisatawan ke Jateng Meningkat

KT3 16 Oct 2022 Kompas

Kunjungan wisatawan ke Jateng hingga Mei 2022 terdata meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu. Meski demikian, Pemprov Jateng belum berani menetapkan target kunjungan wisatawan tahun 2022 dan 2023. ”Bagaimanapun, kami tetap harus realistis dan waspada karena pandemi Covid-19 belum selesai,” ujar Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Jateng Sulistyo di sela-sela acara Borobudur Tourism Expo di Hotel Grand Artos, Magelang, Sabtu (15/10). Hingga Mei 2022 ada 5,3 juta wisatawan domestik dan 3.025 turis mancanegara ke Jateng, naik 550 % dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Untuk tahun 2023, pemerintah pusat sudah menetapkan target 1,4 miliar kunjungan wisatawan. Namun, Pemprov Jateng belum merumuskan strategi untuk mendukung kebijakan tersebut.

Sulistyo mengatakan, pihaknya juga akan tetap mendukung aktivitas kegiatan wisata apa pun, seperti Borobudur Tourism Expo, dan berharap acara tersebut bisa berkontribusi terhadap peningkatan wisatawan. Borobudur Tourism Expo 2022, yang berhenti selama dua tahun, akhirnya kembali digelar pada Sabtu (15/10) dan Minggu (16/10). Menghadirkan 80 penjual dan 120 pembeli paket wisata, ajang ini ditargetkan mampu berkontribusi terhadap peningkatan wisatawan di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta. ”Selama dua hari ini penjualan paket wisata bisa menimbulkan dampak langsung maupun tidak langsung dengan target total transaksi mencapai Rp 150 miliar,” ujar Chief Executive Officer Raja MICE Panca R Sarungu, pelaksana Borobudur Tourism Expo 2022. Panca mengatakan, pihaknya sangat optimistis kunjungan wisatawan kembali bangkit. Sebab, mobilitas orang antar wilayah meningkat lagi. (Yoga)