;

Pariwisata Nantikan Peta Jalan Jakarta Tanpa Status Ibu Kota Negara

Yoga 05 Jun 2024 Kompas

Kalangan dunia usaha pariwisata masih mencermati langkah pemerintah terkait pemindahan ibu kota negara ke Nusantara dan Jakarta menuju kota global. Mereka membutuhkan kepastian arah atau peta jalan pemindahan dan perubahan Jakarta untuk keberlanjutan usaha yang mulai pulih setelah dua tahun dihantam pandemi Covid-19. Hal itu tergambar dalam laporan BPS DKI Jakarta tentang Perkembangan Pariwisata DKI Jakarta April 2024, Selasa (4/6). Hotel bintang dua paling banyak dipilih (50,70 %), disusul hotel bintang empat dan bintang tiga, masing-masing 47,05 % dan 44,23 %, serta hotel bintang lima (33,03 %). Dari keterisian kamar itu, rata-rata lama menginap di hotel berbintang mencapai 1,71 hari.

Lama menginap di hotel non bintang 1,28 hari. ”Dibandingkan tahun 2020-2022 sudah ada kenaikan, tetapi tidak merata,” ujar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia DKI Jakarta Sutrisno Iwantono, Selasa (4/6). Selama ini banyak ASN datang ke Jakarta untuk urusan pemerintahan. Begitu juga pebisnis yang datang karena banyak kantor pusat terletak di Jakarta. Mereka ini paling banyak menginap di hotel bintang tiga ke bawah dan non-bintang. Menurut Iwantono, semenjak pandemi Covid-19, banyak hotel banting harga dan kegiatan berlangsung secara daring (online) sehingga ASN dan pebisnis tidak perlu ke Jakarta.

Alhasil, keterisian hotel bintang tiga ke bawah dan non-bintang berkurang dalam kondisi harga belum kembali normal, ditambah pindahnya ibu kota ke Nusantara pasti terdampak karena tadinya Jakarta pusat pemerintahan dan bisnis. Iwantono dan pelaku usaha masih menanti langkah konkret pemerintah terkait pindahnya ibu kota negara ke Nusantara di Kalimantan Timur dan Jakarta menuju kota global yang memberikan kepastian tentang masa depan Jakarta. (Yoga)


Didik Iswandi Wayang Porong untuk Semua

Yoga 05 Jun 2024 Kompas (H)

Dalang Ki Didik Iswandi bersantai bersama keluarga di rumahnya, Desa Candipari, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (7/3) sore. Beberapa hari sebelumnya, aktivitas dalang wayang gagrak Porong ini padat karena banyak permintaan pentas dari sejumlah desa di Sidoarjo. Pementasan wayang kulit gaya Porongan terkait erat dengan acara bersih desa atau ruwatan. Sebagian besar pemerintah desa di Kota Delta, julukan Sidoarjo karena berada di delta Sungai Brantas, masih mempertahankan tradisi ruwat untuk membersihkan energi negatif dan memperbarui keselarasan dengan alam. Juga sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Wayang gagrak Porong termasuk kiblat wayang khas Jawa Timur. Wujudnya berbeda dengan wayang kulit gaya Jawa Tengah (Mataraman). Mulai dari susunan acara, irama musik, pengucapan, hingga ekspresi dalangnya. Nuansa wayangnya lebih dinamis dengan dominasi permainan kendang. Warna cerah mendominasi dan memiliki aspek mistis yang lebih kuat. Seiring berjalannya waktu, wayang gagrak Porong justru kalah terkenal dibanding wayang gaya Yogyakarta dan Solo. Selain kalah dalam hal promosi, wayang Porongan juga kalah pamor karena identik dengan kesenian rakyat yang berkembang pada masyarakat pesisir.

Adapun wayang Jawa Tengah lebih identik dengan kalangan priayi dan elite birokrasi. Kondisi itu memantik keprihatinan Didik dan para dalang wayang jawa timuran lainnya. Dia khawatir keberlangsungan wayang Porongan yang digelutinya sejak 1984, akan terancam apabila tidak bisa diterima oleh semua kalangan. Bersama para seniman wayang, Didik yang juga anggota Komite Seni Tradisi Dewan Kesenian Sidoarjo ini meminta Pemkab Sidoarjo agar memberikan kesempatan kepada wayang gagrak Porong. Melalui Surat Edaran Bupati Sidoarjo No 100.3/1056/448.1.1.3/2024, tertanggal 21 Januari 2024, camat dan kepala desa/lurah seluruh Sidoarjo dihimbau agar dalam kegiatan bersih desa/ruwat menampilkan budaya lokal, termasuk wayang Porongan.

Kebijakan itu disambut antusias para dalang yang menggeluti wayang gagrak Porong. Didik mengatakan, pementasan pada hajatan pemerintah desa hingga pemkab menjadi momentum mendongkrak martabat atau pamor wayang Porongan. Didik terus berupaya menyebarluaskan wayang gagrak Porong agar semakin dikenal di seluruh nusantara, bahkan mancanegara. Ia juga menyosialisasikan kepada generasi masa kini agar mereka tergugah untuk menjaga keberlangsungan wayang kulit, khususnya wayang gagrak Porong hingga masa nanti. (Yoga)


Kawal Pengelolaan Dana Tapera

Yuniati Turjandini 05 Jun 2024 Investor Daily (H)
Pengelolaan dana tabungan perumahan rakyat (tapera) perlu di kawal oleh pemerintah dan publik agar tidak menjadi ajang bancakan sekaligus mencegah terjadinya penyelewengan yang merugikan para peserta. Ini penting agar kasus salah investasi tidak terjadi di tapera yang dikelola oleh Badan Pengelola Tapera (BP Tapera). Artinya, pengelolaan dana tapera harus dilakukan secara prudent dan ditempatkan di aset-aset yang berisiko rendah, namun menghasilkan imbal hasil (return) optimal. Dengan begini dana tapera bisa digunakan untuk membiayai pembelian rumah  masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), memberikan imbal hasil bagus kepada para penabung, dan siap memenuhi permintaan peserta yang ingin menarik dana. Seperti diketahui, publik dan komunitas keuangan di Tanah Air sempat dihebohkan oleh kasus megaskandal Jiwasraya yang dipicu oleh pengelolaan investasi ugal-ugalan. Dalam kasus ini, dana nasabah ditempatkan di saham-saham yang berisiko tinggi entah itu langsung maupun melalui instrusmen reksa dana. (Yetede)

Program Makanan Bergizi Gratis Intrusmen untuk Indonesia Maju

Yuniati Turjandini 05 Jun 2024 Investor Daily (H)
Guna menjadi negara maju maka pemerintah harus mencapai pertumbuhan ekonomi dalam kisaran 6-8%. Rentang pertumbuhan ekonomi tersebut baru bisa dicapai bila ditopang dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Salah satu langkah yang dilakukan dalam mengembangkan SDM adalah melalui program makan bergizi gratis. "Program perbaikan sumber daya manusia termasuk melalui program makan bergizi gratis." Program perbaikan SDM termasuk melalui program makanan bergizi, perbaikan reformasi kesehatan, perbaikan kualitas pendidikan, serta penyempurnaan jaring pengaman sosial menjadi sangat penting dalam peningkatan produktivitas SDM," ucap Sri Mulyani. (Yetede)

Program makanan Bergizi Gratis Intrumen untuk Indonesia Maju

Yuniati Turjandini 05 Jun 2024 Investor Daily (H)
Guna menjadi negara maju maka pemerintah harus mencapai pertumbuhan ekonomi dalam kisaran 6-8%. Rentang pertumbuhan ekonomi tersebut baru bisa dicapai bila ditopang dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Salah satu langkah yang dilakukan dalam mengembangkan SDM adalah melalui program makan bergizi gratis. "Program perbaikan SDM termasuk melalui program makanan bergizi, perbaikan refromasi kesehatan, perbaikan kualitas pendidikan, serta penyempurnaan jaring pengaman sosial menjadi sangat penting dalam meningkatkan produktivitas SDM Indonesia" ucap Sri Mulyani. Langkah mencapai pertumbuhan ekonomi pada kisaran  6-8% dijalankan agar Indonesia naik kelas menjadi negara maju di tahun 2045. Pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut harus diringi dengan perbaikan  kualitas dan inklusivitas. (Yetede)

Berkolaborasi Dengan Kementerian Perdagangan, Bank Mandiri Sukseskan Trade Expo Indonesia 2024

Yuniati Turjandini 05 Jun 2024 Investor Daily (H)
Bank Mandiri bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI menyelenggarakan 39th Trade Expo Indonesia (TEI) 2024, yang akan berlangsung 9-12 Oktober 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten. Acara perdagangan internasional tahunan terbesar di Indonesia ini digelar untuk mempromosikan produk-produk unggulan  Indonesia kepada pasar global, sekaligus menjadi ajang interaksi antar pelaku bisnis dalam dan luar negeri untuk menjalin kerja sama dagang dan investasi. Dukungan penuh pada penyelenggara TEI merupakan salah satu wujud  komitmen Bank Mandiri dalam memajukan perdagangan, khususnya ekspor-impor, di Indonesia. Apalagi dengan posisinya sebaik bank terdepan dalam perdagangan wholesale saat ini, Bank Mandiri menjadi pilihan utama yang dipercaya oleh para pelaku bisnis dalam menjalankan perdagangan internasional. (Yetede)

Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan

Yuniati Turjandini 05 Jun 2024 Investor Daily (H)
Meski dikritik banyak pihak, pemerintah tetap bersikukuh untuk menerapkan program iuran Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. Di sisi lain, analis menilai program ini bisa menjadi mesin  pertumbuhan baru bagi emiten perbankan. Saat ini, emiten yang menjadi bank penyalur Tapera di antaranya adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Head Costumer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan, kebijakan Tapera yang mulai mengikutsertakan karyawan swasta dalam iuran program, diperkirkaan memberikan dorongan signifikan terhadap peningkatan penyaluran  kredit hunian subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Kuartal I, Perbankan Kantongi Laba Rp 61,87 Triliun

Yuniati Turjandini 05 Jun 2024 Investor Daily (H)
Industri perbankan dalam tiga bulan pertama tahun ini mencetak laba bersih Rp61,87 triliun. Perolehan tersebut naik tipis 2,01% dibandingkan dengan posisi Maret 2023 yang sebesar Rp 60,65 triliun. Berdasarkan data statistik Perbankan Indonesia yang dirilis OJK, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) juga tumbuh mini 3,42% secara year on year (yoy) menjadi Rp 133,77 triliun per kuartal 1-2024. Perbankan juga mengalami penurunan di sisi margin bunga bersih ke level 4,59% per Maret 2024, dari tahun sebelumnya 4,77%. Apabila dirinci berdasarkan permodalannya, hanya bank besar dan menengah yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih. Antara lain kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 4 dengan laba bersih Rp42,51 triliun, tumbuh 3,48% (yoy). Kemudian net profit KBMI 3 tumbuh tertinggi 8,18% (yoy) menjadi Rp 10,71 triliun per Maret 2024. (Yetede)

Utilitasi Industri Semen hanya 58%

Yuniati Turjandini 05 Jun 2024 Investor Daily
Industri semen Indonesia mengalami kelebihan produksi atau oversupply. Pada 2023  produksi semen sebesar 120 juta metrik ton, dengan 53,2 juta ton tidak terserap. Direktur Industri Semen, Keramik dan pengolahan Bahan Galian Non-Logam Kementrian Perindustrian (Kemenperin) Putu Nadi Astuti menerangkan, saat ini Indonesia ada 16 pabrik semen dengan kapasitas  120 juta metrik ton per tahun pada 2023. Sementara kebutuhan semen nasional sekitar 66,8 juta ton. Dia menjelaskan, utilitas semen dalam negeri stagnan dengan berada di angka 57-65% dari total produksi nasional, dan trennya terus menurun dari 2018-2023. Pada 2023 utilitas semen nasional hanya 58%. "Sejak 2018 sampai 2023 ada penambahan kapasitas sebanyak 10 juta ton. Karena kapasitas ada peningkatan tentu utilitas menurun," kata Putu.

Baru Lima Bulan, Impor Beras RI Hampir 2 Juta Ton

Yuniati Turjandini 05 Jun 2024 Investor Daily

Indonesia telah mendatangkan 1,78 juta ton beras impor dari berbagai negara sepanjang 1 Januari-2 Juni tahun ini, atau sekitar 44% dari rencana yang ditetapkan pemerintah dalam Sistem Nasional Neraca Komoditas (Sinar-NK) Beras 2024 sebesar 4,04 juta ton. Hampir seluruh beras  dari luar negeri tersebut  digunakan untuk keperluan umum dalam rangka peningkatan cadangan beras pemerintah (SBP) yang dikelola oleh Perum Bulog. Sementara ini, Indonesia pada 2023 merealisasikan pemasukan beras impor sebanyak 3,06 juta ton.

Laporan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) menyebutkan, penetapan impor beras NK 2024 sebesar 4.045.761 ton. Kementerian Perdagangan telah menerbitkan persetujuan impor (PI) 4.045.761 ton, tereralisasi 1.779.257 ton (43,98%) dan belum terealisasi 2.266.504 ton (56.02%). Setara rinci, penetapan impor beras di NK 2024 untuk keperluan umum 3,6 juta ton, PI diterbitkan 3,6 juta ton  bagi satu pelaku usaha (importir), yakin Perum Bulog, dan merealisasikan per 2 Juni 2024 sekitar 1,7 juta ton. (Yetede)

Pilihan Editor