Persaingan Ketat Industri Telekomunikasi
Persaingan di industri telekomunikasi Indonesia kian ketat. Selama masa pandemi, rata-rata pendapatan operator mengalami pertumbuhan. Namun tak sedikit yang justru perolehan laba bersihnya menurun.
Tiga Grup Platform Digital RI Miliki Valuasi US$ 240 Miliar
JAKARTA – Tiga grup raksasa ekonomi digital
Indonesia memiliki valuasi sebesar US$ 240 miliar
atau ekuivalen seperempat Produk Domestik
Bruto (PDB) Indonesia. Fakta ini merupakan salah
satu indikator bahwa Indonesia merupakan pasar
ekonomi digital paling penting dan berpengaruh
di Asean.
Hal itu diungkapkan Co-Founder
& Executive Chairman Triputra
Agro Persada Group, Arif P Rachmat
dalam silaturahmi dengan pemimpin
redaksi media massa secara virtual,
Selasa (27/4/2021). Arif lantas memaparkan tiga
ekosistem atau grup pelaku ekonomi digital yang disebutnya
memiliki valuasi sekitar US$
240 miliar tersebut. Per tama,
platform e-commerce terbesar
Shopee yang memiliki kapitalisasi
pasar sebesar US$ 140 miliar dan
sudah listed di bursa Amerika
Serikat. Shopee bahkan menjadi
perusahaan e-commerce terbesar
di Asean. “Shopee di Indonesia
menguasai 40% volume pasar. Itu
membuktikan betapa pentingnya
Indonesia,” kata dia.
Kedua, platform digital Grab
juga berniat listing di AS dengan
valuasi US$ 40 miliar. Grab yang
berada dalam satu grup platform
pembayaran OVO akan berpartisipasi dalam rights issue PT Elang
Mahkota Teknologi Tbk (Emtek)
yang memiliki dompet digital Dana.
Emtek sendiri memiliki valuasi US$
10 miliar. “Jadi, kalau Emtek dengan
valuasi US$ 10 miliar digabung Grab
US$ 40 miliar, bernilai total US$ 50
miliar,” kata Arif.
Ketiga, sinergi Grup Triputra,
Tokopedia, Gojek, dan Bank Jago.
Triputra menekuni bisnis e-commerce berawal dari pendirian PT
Anteraja. Menurut dia, ekonomi
digital tidak terlepas dari tiga hal,
yakni platform e-commerce, e-payment dan logistik.
Grup Triputra bermitra
dengan Bank Jago yang sudah
mendeklarasikan sebagai bank
digital. Triputra sebagai pemegang
saham, meskipun kecil. Triputra
juga menggandeng platform e-commerce Tokopedia. Seiring dengan
itu, Gojek bermerger dengan Tokopedia menjadi GoTo.
Arif Rachmat menyatakan, GoTo
dengan valuasi US$ 18 miliar
diyakini akan tumbuh ke level US$
40 miliar. Jika GoTo bersinergi Bank
Jago dengan valuasi US$ 10 miliar,
nilainya keduanya bakal menembus
US$ 50 miliar.
Untuk mengakselerasi PDB per
kapita, kata Arif, salah satunya
adalah harus banyak mencetak
enterprenur, termasuk dalam bisnis
ekonomi digital. “Apa yang dilakukan Aldi Haryopratomo dengan
membangun Mapan kemudian masuk ke GoPay dan Gibran Huzaifah
di eFishery itu luar biasa. Mereka
benar-benar leading the way,” kata
Arif.
Selain itu, dalam pandangan Arif,
e-commerce jangan hanya bersifat
konsumtif. “E-commerce ini harus
mampu meningkatkan produktivitas terutama dari sisi supply chainnya. Harus membantu UMKM,
petani, nelayan, dan sebagainya,”
kata Arif.
Optimistis
Di lain sisi, Arif Rachmat menyatakan bahwa dia dan para koleganya
yang memimpin grup usaha besar
di Indonesia sama-sama optimistis
tentang prospek perekonomian
nasional ke depan. Dia baru saja
berbicara dengan petinggi di Grup
BCA dan Grup Wing tentang ekonomi Indonesia, mereka menilai tanda
kebangkitan semakin jelas.
Sedangkan Aldi Haryopratomo,
komisaris eFishery yang juga mantan CEO GoPay menyatakan pengalaman mendirikan startup Mapan
pada 2009. Mapan kemudian dibeli
Gojek menjadi GoPay pada 2017.
Dia menceritakan, saat mendirikan Mapan, secara ekosistem baik
funding maupun mentorship masih
sangat kurang. Beda dengan di AS
tempat dia menimba ilmu, mentorship begitu berlimpah, terutama
di Silicon Valley. “Di Indonesia
belum ada, karena tech-entrepreneur bukan sesuatu yang bergengsi,”
kata dia.
(Oleh - HR1)
Biden Naikkan Pajak Orang Kaya
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan
mengusulkan kenaikan pajak atas
keuntungan investasi dari orang-orang terkaya. Uangnya akan dipakai
untuk membiayai rencana baru
pemerintah untuk membantu keluarga-keluarga di AS.
Biden minggu ini dijadwalkan
mengumumkan program Rencana
Keluarga Amerika (American Families Plan/ AFP) senilai US$ 1,8
triliun. Dana dari kenaikan pajak
tersebut akan digunakan untuk
memberikan perawatan anak secara nasional, cuti keluarga dalam
tanggungan, dan perguruan tinggi
komunitas gratis.
Kenaikan pungutan atas keuntungan yang diperoleh dari penjualan saham, properti, dan aset-aset
lainnya itu hanya akan menimpa
individu yang berpenghasilan US$
1 juta setahun. Hanya sebagian
kecil dari para pembayar pajak di
AS. Menurut Brian Deese, kepala
Dewan Ekonomi Nasional Gedung
Putih, jumlahnya 500.000 orang.
"Perubahan ini hanya akan berlaku terhadap nol koma nol nol
tiga persen dari wajib pajak, bukan
kelompok satu persen teratas, dan
bukan separuh teratas pula dari
yang satu persen teratas itu," kata
Deese, seperti dikutip AFP, Senin
(26/4) waktu setempat.
Ia tidak memberikan rincian
tentang rencana kenaikan pajak itu.
Tetapi laporan media pekan lalu, ang
mengutip para pejabat AS, menyebutkan bahwa pemerintahan Biden
akan menaikkan tarif pajak atas
capital gain menjadi 39,6% dari 20%.
Ditambah dengan pajak 3,8%
yang dibebankan kepada investor
kaya untuk membayar program
asuransi kesehatan Obamacare,
tarif pajak capital gain tertinggi
bisa naik menjadi 43,4%. Atau yang
tertinggi sejak 1920-an, menurut
kelompok riset independen Tax
Foundation. Tetapi Deese membela rencana kenaikan pajak tersebut.
(Oleh - HR1)
Investasi Manufaktur Melejit 38%
JAKARTA – Investasi manufaktur mencapai Rp
88,3 triliun kuartal I-2021, melejit 38% dibanding
periode sama tahun lalu Rp 64 triliun. Investasi
manufaktur berkontribusi 40,2% terhadap total
nilai penanaman modal nasional pada periode itu
Rp 219,7 triliun.
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),
penanaman modal dalam negeri
(PMDN) pada periode itu mencapai
mencapai Rp 23 triliun, sedangkan
penanaman modal asing (PMA) Rp
65,3 triliun, naik dari masing-masing
Rp 19,8 triliun dan PMA Rp 44,2 triliun pada kuartal I tahun lalu.
“Selama ini, investasi sektor industri berdampak pada peningkatan
penyerapan tenaga kerja lokal, menggerakkan sektor industri kecil, dan
memacu ekspor ke pasar global. Oleh
karena itu, Kementerian Perindustrian
(Kemenperin) berkomitmen menjaga
aktivitas sektor industri agar tetap bisa
berproduksi,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang
Kartasasmita di Jakarta, Selasa (27/4).
Menperin mengatakan, sektor makanan mengontribusi 9,9% terhadap total
investasi manufaktur senilai Rp 21,7
triliun dan logam dasar, barang logam,
bukan mesin dan peralatannya sebesar
Rp 27,9 triliun. Menperin mengapresiasi para pelaku industri yang masih
semangat berekspansi di Tanah Air,
meskipun diterjang pandemi Covid-19.
Kemenperin menargetkan investasi manufaktur mencapai Rp 323,56
triliun pada 2021, naik Rp 58,28 triliun
dari target 2020 sebesar Rp 265,28
triliun. Proyeksi serapan investasi
ini berdasarkan asumsi pandemi
Covid-19 yang terkendali dengan
adanya program vaksinasi.
Sasaran investasi yang tumbuh
positif tersebut, kata Menperin, juga
sejalan dengan pertumbuhan industri
pengolahan nonmigas yang diproyeksikan 3,95% pada 2021. “Investasi akan
menjadi faktor penggerak pertumbuhan sektor industri,” imbuh dia.
(Oleh - HR1)
Dampak Insentif Pajak, Titik Terang Emiten Otomotif
Bisnis, JAKARTA — Geliat penjualan emiten otomotif yang tersulut oleh bergulirnya diskon pajak diharapkan berlanjut pada kuartal II/2021 yang juga bertepatan dengan momentum Lebaran dan penyelenggaraan pameran. Induk Grup Astra, PT Astra International Tbk. (ASII) optimistis kinerja penjualan akan terus terdongkrak berbagai sentimen positif seperti perluasan relaksasi pajak penjualan barang mewah (PPnBM). Boy Kelana Soebroto, Head of Corporate Communications Astra International, menuturkan program relaksasi PPnBM dan penambahan stok kendaraan untuk mengantisipasi Lebaran menjadi pendorong peningkatan penjualan mobil pada Maret 2021. Per Maret 2021 Astra mencatatkan penjualan mobil domestik total sebanyak 45.521 unit, meningkat signifikan hingga 71,76% dari penjualan pada Februari 2021 sebanyak 26.502 unit.
Secara terpisah, emiten dealer kendaraan roda empat, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS) juga menuai berkah dari relaksasi PPnBM mobil baru. Investor Relations Bintraco Dharma Yosef menjelaskan tren penjualan mobil pada Maret 2021 menunjukan peningkatan positif jika dibandingkan dengan Februari dan Januari 2021. “Dalam 2 bulan pertama rata-rata penjualan sekitar 890 unit sedangkan pada Maret 2021 diperkirakan kenaikan mencapai hampir 100% dari rata-rata 2 bulan pertama karena banyak pelanggan memanfaatkan realisasi dari kebijakan pemerintah melalui insentif PPnBM,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (27/4). Sementara itu, PT Tunas Ridean Tbk. (TURI) mencatatkan volume penjualan mobil sebanyak 7.865 unit pada kuartal I/2021. Realisasi itu turun 27% secara tahunan saat pasar mobil nasional mengalami kontraksi 21%. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2021, TURI ini mencatatkan penurunan pendapatan bersih 17% yoy menjadi Rp2,64 triliun. Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk pada kuartal pertama 2021 merosot 23% menjadi Rp96,8 miliar. Rico Setiawan, Direktur Utama Tunas Ridean, menuturkan penurunan kinerja terjadi karena melemahnya kontribusi di semua segmen.
(Oleh - HR1)Bursa Cryptocurrency, Kolaps Di Turki, Bagaimana Di Indonesia?
Salah satu exchanger mata uang kripto terbesar di Turki yakni Thodex, menyatakan tidak mampu untuk melanjutkan operasionalnya, setelah pendirinya membawa kabur aset nasabahnya. Kondisi tersebut membuat ratusan ribu investor khawatir dana mereka lenyap. Apalagi pihak berwenang Turki juga sedang berupaya mencari pendiri Thodex yang melarikan diri dari negara tersebut. Melansir Bloomberg Jumat (23/4/2021), fenomena tersebut memunculkan kebingungan akan berapa banyak nasabah Thodex yang terpengaruh, serta berapa banyak uang yang telah hilang. Sementara itu, Chief Executive Officer Thodex Faruk Fatih Ozer berjanji untuk mengembalikan uang investor dan kembali ke Turki untuk menyelesaian permasalahan yang telah dilakukannya. Pemerintah juga telah memblokir rekening perusahaan dan menggerbek kantor pusat di Istanbul. Adapun kerugian ditaksir mencapai US$2 miliar, menurut surat kabar Haberturk. Selain itu, pengacara para korban mengatakan uang yang diinvestasikan oleh sekitar 390.000 pengguna aktif menjadi tidak dapat diambil kembali.
Inflasi mencapai 16,2 persen pada Maret, lebih dari tiga kali lipat dari target bank sentral sebesar 5 persen. Sementara itu nilai tukar lira Turki telah melemah 10 persen terhadap dolar AS tahun ini. Menurut data dari coingecko.com, pada akhir pekan lalu, volume perdagangan di pasar kripto Turki naik tiga kali lipat menjadi lebih dari US$ 1,2 miliar dari pekan sebelumnya. Di sisi lain regulasi di Turki cukup longgar bagi badan usaha untuk mendirikan bursa penukaran mata uang kripto. "Di sini, seseorang dapat membangun pertukaran kripto hanya dengan modal 50.000 lira (sekitar US$6.000)," kata Oguz Evren Kilic, seorang pengacara yang mewakili pengguna Thodex.
Founder Traderindo.com Wahyu Laksono mengatakan, dengan populernya aset kripto, maka perlu diperkuat regulasi yang mengakomodasi aspek keamanan bagi para investor. Terlebih, pemerintah sedang mengupayakan adanya bursa berjangka khusus untuk aset kripto. Seperti diketahui pembentukan bursa berjangka untuk aset kripto telah mendapatkan lampu hijau dari Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Bahkan, kedua wakil menteri telah bertemu, dan secara khusus membahas tentang rencana pendirian pasar kripto.
CEO Indodax Oscar Darmawan menyebutkan aturan aset kripto di Indonesia bisa dikatakan cukup detail dan diatur ketat. Hal itu dilakukan untuk memitigasi agar tidak terjadi fenomena seperti di Turki. “Kita harus menyadari di Turki sendiri aturan kripto di sana masih tidak jelas berbeda dengan di Indonesia,” jelasnya.
(Oleh - HR1)
Petani Milenial, Agro Jabar Jadi Offtaker
Satu bulan setelah kick off Petani Milenial, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat mulai menjalankan Program Pembudidaya Ikan Milenial (PIM). Budi daya ikan perdana ditandai dengan penebaran benih ikan di 60 kolam bioflok yang khusus dibangun untuk Peserta PIM di PSDKP WS Ciherang – Cianjur dipimpin Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Cianjur Herman Suherman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat Hermansyah dan Direktur Utama PT Agro Jabar Kurnia Fajar, Selasa (27/4/2021). Pada budi daya ikan perdana ini juga dilakukan penandatangan perjanjian kerja sama kegiatan PIM antara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, Hermansyah dan Direktur utama PT Agro Jabar Kurnia Fajar dan juga simbolis penyerahan mockup penyaluran KUR BJB kepada perwakilan peserta PIM, yaitu Rendy Triyadi dan Dimas Liggo Niode, disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kegiatan PIM bertujuan mencetak Pembudidaya Ikan Milenial sebagai agen pemulihan ekonomi di Jawa Barat: Menumbuhkembangkan kewirausahaan muda perikanan di Jawa Barat, Mengubah wajah perikanan menjadi segar, agar generasi milenial tertarik dengan pemanfaatan sain dan teknologi aquaculture, serta menciptakan perikanan lebih maju, mandiri, dan modern.
Direktur PT Agro Jabar Kurnia Fajar mengatakan model bisnis yang dirumuskan DKP Jabar adalah menggandeng pihaknyasebagai off taker sekaligus investor pembangunan capex (capital expenditure) berupa Kolam Bioflok (beserta aerator dan peralatan Pembudidaya Ikan lainnya) dengan mekanisme pemanfaatan Barang Milik Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kemudian Penyediaan Opex: bibit, pakan, obat-obatan, listrik, dan operasional lainya menggunakan KUR dari BJB,” katanya dalam keterangan resmi. Kurnia juga memastikan bahwa BUMD yang dia pimpin sudah melangkah lebih awal untuk menggenjot usaha di sektor pangan dari mulai melon, jahe hingga rencana peluncuran beras Juara pasca Lebaran mendatang. Dalam program PIM pihaknya akan berdiri di ujung sebagai offtaker.
(Oleh - HR1)
Ekonom Proyeksi Ekonomi Tumbuh di Bawah Target 5 Persen
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal I 2021 masih berada di kisaran negatif, yakni minus 0,5 hingga 1 persen.
Sementara pertumbuhan atau ekspansi ekonomi diprediksi baru terjadi pada kuartal II hingga akhir 2021, yakni di kisaran 4-5 persen. Sehingga sepanjang tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih di level 3-4 persen.
"Jadi memang ini pertumbuhan ekonominya masih di bawah target pemerintah yakni di atas 5 persen, karena pertumbuhannya tidak diikuti oleh pemulihan konsumsi rumah tangga yang jadi penyumbang terbesar PDB hingga 55 persen," ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Mendobrak Inersia Pemulihan Ekonomi' yang digelar CORE Indonesia, Selasa (27/4).
Menurut Faisal, pemulihan konsumsi rumah tangga pada kuartal I tahun ini masih relatif terbatas bahkan sangat lamban. Hal ini terlihat dari inflasi inti yang belum merangkak naik.
Bahkan pada Maret, untuk pertama kalinya inflasi masuk ke zona negatif atau mengalami deflasi yakni minus 0,03 persen.
"Jadi belum ada indikasi peningkatan dari sisi konsumsi yang cukup kuat," ucapnya.
Begitu juga jika dilihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang rata-rata masih pesimis. Memang, pada Maret tahun ini, IKK mulai menunjukkan optimisme. Namun itu berasal dari masyarakat berpengeluaran tinggi yakni di atas Rp5 juta.
Dia pun melihat indikasi peningkatan konsumsi dari sektor otomotif karena meningkatnya penjualan kendaraan roda empat hingga 11 persen pada Maret lalu. Akan tetapi, hal tersebut menurutnya tak akan berkelanjutan karena pertumbuhannya ditopang oleh diskon Pajak Pembelian Barang Mewah (PPnBM).
"Jadi memang cukup bisa mendorong pembelian kendaraan bermotor sampai akhir tahun padahal kondisinya relatif lesu sebelum pandemi. Catatan kami perkirakan stimulus ini masih belum sustainable karena respons dari konsumen memanfaatkan adanya diskon, tidak murni merupakan demand yang betul-betul ingin membeli kendaraan," tandasnya.
Kerugian Ekonomi Akibat Macet Jabodetabek Capai Rp71,4 T
Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan mengungkapkan kemacetan yang terjadi di daerah terpadat di Indonesia, Jabodetabek, mengakibatkan kerugian ekonomi senilai Rp71,4 triliun per tahun.
Kepala BPTJ Kemenhub Polana B. Pramesti mengatakan kerugian berasal dari pemborosan bahan bakar minyak (BBM) dan menurunnya produktivitas karena hilangnya waktu masyarakat selama terjebak macet.
Dari kajiannya, per hari terjadi pemborosan BBM sebanyak 2,2 juta liter di enam kota metropolitan yang menjadi acuan. Sedangkan, nilai waktu yang hilang dinyatakan sebesar 6 juta orang-jam per hari.
Belum lagi, kerugian lingkungan yang diakibatkan. Kemacetan, menurut Polana, mengurangi kualitas lingkungan untuk masyarakat di kota terkait.
"Ujung-ujungnya tentu mengakibatkan kerugian ekonomi. Di Jabodetabek akibat kemacetan yang luar biasa terjadi kerugian sebesar Rp71,4 triliun per tahun, akibat pemborosan waktu dan BBM," katanya pada diskusi BPTJ bertajuk Skema Pembelian Layanan Buy The Service (BTS) di Kota Bogor, Rabu (28/4).
Lebih jauh ia mengatakan kemacetan kronis di Jabodetabek disebabkan oleh keengganan masyarakat untuk menggunakan transportasi publik atau massal. Ia menyebut warga lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi di Jabodetabek.
Hal itu berusaha dipecahkan oleh Kemenhub dengan meningkatkan kualitas angkutan massal. Salah satunya dengan mengembangkan layanan buy the service (BTS) atau sistem pembelian pelayanan oleh pemerintah kepada pihak operator angkutan umum.
Untuk diketahui, BTS yang saat ini beroperasi di 5 kota, yakni Palembang, Surakarta, Denpasar, Yogyakarta, dan Medan akan diperluas di Bogor pada tahun ini.
Rencananya, bus akan dioperasikan di enam rute mulai Juni atau Juli dengan masa percobaan 3 bulan. Selama masa percobaan, layanan akan diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Jatim Genjot Perdagangan Antar Daerah
Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur menjadikan kerjasama perdagangan antar daerah sebagai proyek strategis dalam mengendalikan inflasi dengan memasok bahan pangan ke luar daerah dari Jatim terus dimaksimalkan sebagai strategi pengendali inflasi dan meneguhkan Jatim sebagai lumbung pangan nusantara.
Dikatakan Khofifah, mengenali kebutuhan daerah yang memiliki potensi bisa disuplai oleh Jatim menjadi penting. Seperti pengiriman ayam karkas hari ini, merupakan tindak lanjut dari keglatan Misi Dagang Jatim dengan Maluku Utara yang digelar di Ternate awal bulan April lalu.
Berdasarkan data tahun 2020, perdaganganantar daerah Jatim nilainya mencapai Rp 91 trilliun, Data ini ternyata menunjukkan betapa besar potensi perdagangan antar daerah. Bahkan dibandingkan ekspor. Dimana ekspor Jatim tahun 2020 defisit Rp 8,1 trilliun.









