;

PPN Kebutuhan Pokok, Potensi Penerimaan Capai RP 20,22 Triliun

R Hayuningtyas Putinda 29 Jun 2021 Bisnis Indonesia

JAKARTA — Potensi penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari pengenaan kebutuhan pokok sebagai barang kena pajak (BKP) diperkirakan mencapai Rp20,22 triliun.Angka itu diperoleh Bisnis menggunakan asumsi pengenaan tarif umum 12% dan data konsumsi Survei Sosial Ekonomi Nasional 2019, di mana total pengeluaran per tahun untuk barang kebutuhan pokok masyarakat Indonesia Rp168,50 triliun. “Potensi PPN dengan tarif yang berlaku saat ini sebesar 10% adalah Rp16,85 triliun,” tulis Naskah Akademik RUU KUP yang dikutip Bisnis, Senin (28/6).Sementara itu, apabila dihitung berdasarkan Laporan Belanja Perpajakan 2019, tidak dikenakannya PPN atas barang kebutuhan pokok menghasilkan belanja perpajakan sebesar Rp29,271 triliun selama 2019.

(Oleh - HR1)

Penghiliran Nikel, IBC Tatap Pasar Eropa & China

R Hayuningtyas Putinda 29 Jun 2021 Bisnis Indonesia

Indonesia Battery Corporation (IBC) mengincar kelanjutan kemitraan dengan LG Group dan CATL untuk membuka akses pasar konsumen baterai kendaraan listrik di luar negeri. Target menyasar pasar global itu seiring ambisi Indonesia untuk menjadi pemain penting dalam industri kendaraan listrik global. Sejauh ini, IBC telah bergabung dengan mitra konsorsiumnya, yakni LG Group dari Korea Selatan dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) dari China untuk membangun pabrik baterai kendaraan listrik secara terintegrasi dari hulu ke hilir.Dalam membangun ekosistem di Tanah Air, IBC dan kedua mitranya telah menyepakati membentuk joint venture (JV) di setiap rantai nilai industri baterai, mulai dari tambang, baterai sel, hingga recycling.

Direktur Utama IBC Toto Nugroho mengatakan bahwa holding baterai menargetkan kapasitas produksi baterai yang akan dikembangkan dapat mencapai 140 gigawatt hour (GWh). Produksi baterai tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri dan sebagian akan diekspor. Untuk membidik pasar ekspor, menurutnya, Indonesia telah memiliki posisi yang strategis dengan adanya kerja sama dengan LG Group dan CATL. Selain itu, pengembangan pabrik recycling atau daur ulang untuk sel baterai juga menjadi prioritas jangka pendek IBC. Menurut Toto, pengembangan daur ulang baterai sangat penting untuk memungkinkan adanya keberlanjutan dari industri baterai yang akan dikembangkan di dalam negeri.

(Oleh - HR1)

Petani Milenial, Tanaman Hias Jadi Komoditas Unggulan

R Hayuningtyas Putinda 29 Jun 2021 Bisnis Indonesia

BANDUNG - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Jawa Barat merekomendasikan tanaman hias sebagai komoditas unggulan dalam program Petani Milenial. Selain bernilai ekonomis tinggi dan tidak memerlukan lahan luas, tanaman hias diminati pasar internasional, seperti Amerika Serikat, Jerman, Korea Selatan, Inggris, Siprus, dan Kanada.Kepala Dinas TPH Jabar Dadan Hidayat mengatakan peluang pasar ekspor yang besar dapat memicu petani milenial untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman hias.

Sebelumnya, empat petani milenial binaan Dinas TPH Jabar sukses memanen jagung hibrida di lahan Satpel Cikadu Balai Benih Holtikultura (BBH) Dinas TPH Jabar, Kabupaten Cianjur.Setiap petani milenial menggarap lahan seluas satu hektare untuk komoditas jagung hibrida. Penanaman jagung dilakukan pada 26 Februari 2021. Ini menjadi panen pertama bagi petani milenial binaan Dinas TPH Jabar. Satu hektare lahan menghasilkan 5,5-6 ton jagung hibrida. Harga jagung hibrida berada di angka Rp5.000 per kilogram. Jika ditotalkan, setiap petani milenial mampu mendapatkan Rp27,5 juta. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar Jafar Ismail mengatakan saat ini Pemprov Jabar berencana terus mengembangkan sektor peternakan dengan meningkatkan jumlah peternak milenial. “Sangat tepat bila kaum milenial terjun di dunia peternakan, karena masyarakat semua dalam keadaan apapun pasti memerlukan hasil-hasil peternakan,” kata Jafar.

(Oleh - HR1)

100 Gerai Matahari Terdampak PPKM Mikro

Mohamad Sajili 28 Jun 2021 CNN Indonesia

Manajemen PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menyatakan sebanyak 100 gerai ritel perusahaan terdampak Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang mulai berlaku sejak 22 Juni 2021 lalu. Disampaikan lewat keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahan menyatakan 100 gerai terdampak mewakilkan 67 persen jumlah gerai Matahari dan 71 persen total penjualan. Meningkat 26 gerai sejak pembatasan dimulai. Dari total, ada beberapa gerai terdampak harus ditutup pada jam 6 sore.

Manajemen menyampaikan gerai di wilayah Jawa, termasuk Jabodetabek, paling terdampak. Sebarannya sebanyak 71 gerai berada di Pulau Jawa, 19 gerai di Pulau Sumatera, 4 gerai di Pulau Kalimantan, dan lainnya di luar wilayah tersebut.

Sekitar 30 persen dari total gerai terdampak atas pembatasan kunjungan mal atau pengalihan lalu lintas jalan. Sementara itu, di sisi lain, pembatasan kapasitas peritel makanan dan minuman yang mengurangi kunjungan ke mal berdampak pada 42 persen dari total gerai.


OJK: Herd Immunity Syarat Kebijakan Keuangan Bisa Efektif

Fadilla Anggraini 28 Jun 2021 CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan herd immunity atau kekebalan kelompok merupakan syarat yang harus dipenuhi agar kebijakan di sektor keuangan dapat berjalan efektif. Sebagai informasi, herd immunity bisa dicapai dengan memberikan vaksinasi untuk 70 persen dari total populasi negara.

Ia menyebut selama pandemi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) telah mengeluarkan berbagai kebijakan guna menjaga stabilitas keuangan Indonesia. Wimboh menilai kebijakan harus didukung oleh program vaksinasi bila ingin berjalan sesuai harapan.

"Banyak kebijakan-kebijakan ekonomi sektor keuangan yang kami lakukan bersama dengan Kemenkeu, BI, LPS, yang dituangkan dalam berbagai kebijakan. Namun, satu persyaratan yang ada, herd immunity untuk meyakini bahwa kebijakan yang dikeluarkan akan efektif," jelasnya pada pembukaan program vaksinasi Persatuan Bank-bank Internasional Indonesia (Perbina), Senin (28/6).

Wimboh menyebut vaksinasi, khususnya untuk karyawan di sektor keuangan harus dilakukan guna menumbuhkan kepercayaan investor dan nasabah untuk melakukan transaksi dan mobilitas.

Dia mengingatkan pelaku di sektor keuangan untuk tetap menjaga protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak meski sudah divaksinasi.

Pada kesempatan sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta agar para anggota Perbina untuk membantu masyarakat di sekitar kantor cabang untuk melakukan vaksinasi.

Dia mengaku mengapresiasi bantuan berbagai pihak dalam mempercepat program vaksinasi, targetnya pada Agustus mendatang setiap harinya vaksin covid-19 bisa disuntikkan kepada 2 juta orang.

Eks wakil menteri BUMN ini mengatakan pihaknya sudah mencapai target Presiden Joko Widodo sejak Sabtu (26/6) lalu, menyuntikkan 1 juta dosis per hari.

"Kalau nanti ini (program vaksin Perbina) sudah selesai, tolong kalau bisa masyarakat di sekitar tempat dan cabang-cabang Bapak sekalian dibantu," pungkasnya.

Untuk diketahui, KSSK adalah lembaga penanganan krisis keuangan yang terdiri dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).


Harga Minyak Dunia Cetak Rekor Tertinggi Sejak Oktober 2018

Fadilla Anggraini 28 Jun 2021 CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak dunia mencetak rekor kenaikan tertinggi sejak Oktober 2018 pada perdagangan Jumat (25/6), waktu Amerika Serikat (AS). Kenaikan dipicu oleh ekspektasi pertumbuhan permintaan yang melampaui pasokan minyak OPEC+.

Dilansir dari Reuters, harga minyak Brent naik 62 sen atau 0,8 persen menjadi US$76,18 per barel. Sedangkan, minyak acuan West Texas Intermediate (WTI) naik 1 persen atau 75 sen menjadi US$74,05 per barel.

Kedua kontrak minyak tersebut merupakan titik tertingginya sejak 3 tahun lalu dan naik 3 persen sepanjang pekan lalu.

"Reli harga minyak mentah dikarenakan prospek permintaan yang membaik dan ekspektasi pasar akan tetap ketat karena OPEC+ kemungkinan hanya akan menaikkan sedikit produksi pada pertemuan tingkat menteri 1 Juli," kata Edward Moya, Analis Pasar Senior OANDA seperti dikutip, Senin (28/6).

Saat ini, semua mata tertuju pada OPEC+ yang akan bertemu pada 1 Juli untuk membahas pelonggaran lebih lanjut pengurangan produksi mereka mulai Agustus mendatang.

Pialang Minyak dari PVM Stephen Brennock menilai para produsen saat ini memiliki ruang yang cukup untuk meningkatkan pasokan tanpa merusak prospek pasar yang saat ini sedang cerah.

Di sisi permintaan, Analis menyebut faktor utama yang harus dipertimbangkan OPEC+ adalah pertumbuhan yang kuat di AS, Eropa, dan China, didukung oleh peluncuran vaksin dan pembukaan kembali ekonomi.

Faktor lain yang harus diperhatikan adalah prospek pencabutan sanksi terhadap Iran. Dikhawatirkan, pencabutan sanksi akan membuat pasar dibanjiri stok minyak dalam waktu dekat.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pertimbangan pencabutan sanksi adalah masalah kepatuhan Teheran dengan kesepakatan nuklir 2015.

Antony menyebut kurangnya kesepakatan sementara antara pengawas nuklir PBB dan Iran tentang pemantauan aktivitas atom adalah masalah serius yang telah dikomunikasikan ke Teheran.

Iran belum menanggapi pengawas nuklir PBB tentang perpanjangan perjanjian pemantauan yang berakhir pada pekan lalu.

"Jika kesepakatan Iran tidak tercapai pada 1 Juli, kami mengantisipasi OPEC+ kembali ke pengaturan kuota bulan demi bulan dan mengumumkan peningkatan produksi sederhana untuk Agustus pada pertemuannya minggu depan," kata Analis ClearView Energy Partners LLC dalam sebuah laporan.


Harga Obat di Pasar Kramat Jati Naik di Tengah Lonjakan Covid

Fadilla Anggraini 28 Jun 2021 CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -- Harga obat dan vitamin di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur naik sekitar 5 persen sampai 10 persen di tengah lonjakan kasus virus corona atau covid-19. Kenaikan sejalan dengan meningkatnya pembelian dan berkurangnya stok di pasar tersebut pada sepekan terakhir.

Salah satu penjual obat yang enggan disebutkan namanya menyatakan pembelian obat utamanya didominasi oleh para ibu-ibu rumah tangga. Mereka biasanya mencari obat-obat anti-virus, seperti Azitromycin, Ostertromivir, hingga Fluvir.

"Sebenarnya Fluvir dan Ostertomivir itu bukan obat untuk penderita covid-19, tetapi semacam anti virus. Karena ada covid-19, jadi mereka pada beli itu," ungkap penjual obat seperti dilansir dari Antara, Senin (28/6).

Akibat kenaikan harga ini, obat Fluvir yang semula dijual di kisaran Rp185 ribu per 10 butir, kini naik jadi Rp200 ribu. Sementara obat Azitromycin naik paling tinggi menjadi dua kali lipat dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per 10 butir.

Evi, penjual lain, juga menyatakan ada lonjakan pembelian di tokonya, seperti obat-obat antibiotik, vitamin C 1000, zinc 1000, dan juga obat Fluvir.

Evi menduga masyarakat tiba-tiba membeli obat dan vitamin karena viral di tengah lonjakan kasus covid-19. Di sisi lain, pembelian obat-obat tersebut juga tidak menggunakan resep dokter.

"Sejauh ini sih sedikit yang menanyakan perihal obat herbal karena memang kebanyakan pembeli menanyakan obat-obat sedang ramai dibicarakan saja," ujar Evi.

Seperti diketahui, jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Rekor tertinggi mencapai 21.342 kasus dalam sehari.

Saat ini, jumlah kasus covid-19 di Indonesia mencapai 2,11 juta kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 1,85 juta orang sembuh dan 57,13 ribu meninggal dunia.



Nilai Ekonomis Ikan Cupang Disebut Capai Rp49 Miliar

R Hayuningtyas Putinda 28 Jun 2021 CNN Indonesia

Jakarta, Budidaya ikan cupang di Kediri disebut mempunyai nilai ekonomis hingga Rp49 miliar lebih dalam setahun. Hal ini diungkap Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana seraya menambahkan budi daya ikan cupang di Kabupaten Kediri merupakan produk perikanan andalan, selain ikan lele dan koi. "Kediri dikenal sebagai penghasil ikan cupang terbesar di Indonesia. Dalam satu tahun ada sekitar 110 juta ikan cupang yang dihasilkan, dengan nilai ekonomis mencapai Rp49 miliar lebih," katanya dalam acara kontes ikan cupang di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Minggu (27/6).

Kontes ikan cupang digelar di Kabupaten Kediri, diikuti peserta pemilik ikan cupang, baik dalam maupun luar negeri. Kontes digelar di Convention Hall SLG Kabupaten Kediri dengan protokol kesehatan yang ketat karena masih pandemi COVID-19. Kontes ini juga berhasil memecahkan dua rekor MURI kategori peserta kontes dengan jumlah peserta terbanyak dan kontes dengan total hadiah terbesar. Dalam kontes ikan cupang tersebut tercatat jumlah ikan yang ikut serta dilombakan adalah 2.457 ekor. Jumlah ini mengalahkan kontes yang sama di Padang, Sumatera Barat, pada 2017.

(Oleh - HR1)


Utang pemerintah meningkat, Ketua Banggar DPR: Tak perlu panik

R Hayuningtyas Putinda 28 Jun 2021 Antaranews

Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah meminta publik tidak perlu panik berlebihan merespons utang pemerintah yang meningkat selama pandemi sebagaimana yang dikhawatirkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Per Mei 2021, utang pemerintah Indonesia meningkat 22 persen menjadi Rp6.418,15 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp5.258,7 persen triliun. Sementara, rasio utang pemerintah per Mei 2021 mencapai 40,49 persen, melonjak dibandingkan posisi Mei 2020 lalu 32,09 persen.

(Oleh - HR1)

Sri Mulyani sebut reformasi perpajakan bertujuan turunkan "tax gap"

R Hayuningtyas Putinda 28 Jun 2021 Antaranews

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan reformasi perpajakan, yang dilakukan pemerintah, bertujuan menurunkan kesenjangan pajak atau tax gap Indonesia, yang pada 2019 masih berada di level 8,5 persen. Sri Mulyani menyatakan tax gap Indonesia tersebut masih jauh dari normal tax gap negara OECD dan negara maju lainnya yakni di level 3,6 persen. "Maka, untuk Indonesia sebetulnya terdapat potensi tax gap yang harus kita kurangi sebesar mendekati 5 persen dari GDP," katanya dalam raker denganKomisi XI DPR RI di Jakarta, Senin. Sri Mulyani menuturkan penurunan tax gap Indonesia sebanyak 5 persen dari produk domestik bruto (PDB) tersebut dapat tercapai jika 100 persen aturan perpajakan dipatuhi.

(Oleh - HR1)

Pilihan Editor