Grab,Emtek, dan Bukalapak Kawal Solo Jadi Smart City
Tiga raksasa digital Indonesia , yakni Grab, Emtek, dan Bukalapak, meluncurkan program akselator Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan (Kota Masa Depan) di kota Solo, Jawa tengah, demi mewujudkan kota tersebut menjadi smart city, Kamis (23/12), setelah peluncuran perdana di Kupang, Oktober lalu. Ada tiga kegiatan digulirkan, yakni digitalisasi UMKM, Peluncuran Grab Kitchen, dan serah terima sepeda motor kepada para mitra pengemudi Grab. President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, Grab bersama Emtek dan Bukalapak siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta untuk mengawal Solo menjadi smart city. (Yetede)
Prestasi dan Reputasi Ekonomi
Ini lagu lama, tapi tetap menarik, yakni tentang output and economic outcome. Prestasi dan reputasi ekonomi suatu negara sangat tergantung dari output dan economic outcome yang dihasilkan. Dalam kerangka ekonomi, maka output berupa produk domestik bruto (PDB), sedangkan outcame pada dasarnya berupa pertumbuhan PDB dan peningkatan kesejahteraan rakyat dalam jangka waktu tertentu. Input pada dasarnya unsur dari luar berupa sumber daya manusia, dana,sarana, dan regulasi maupun program yang menyertainya. BPS menjawab dengan sebuah informasi bahwa perekonomian Indonesia secara spasial triwulan II-2021 kontribusi Jawa masih 57,92%, yang berarti di luar Jawa baru nyumbang 41,08%. Contoh lain bahwa pada periode yang sama, pertumbuhan ekonomi tri wulan II-2021 (y-on-y) menurut pengeluaran 84,93% PDB berasal dari konsumsi rumah tangga dan investasi. Dengan demikian, sumbangan yang berasal dari belanja pemerintah, ekspor-impor hanya 15,07% terhadap PDB.Tugas kita bersama-sama mengubah wajah ekonomi yang masih high cost menuju ke sistem yang lebih low cost. (Yetede)
Masa Panen Bank
Kebangkitan kinerja perbankan menunjukkan tren yang membesarkan hati. Tumbuh perlahan tapi pasti dengan kondisi keseluruhan yang cukup solid. Kucuran kredit kepada debitur terus meningkat untuk sektor-sektor yang mulai kembali bergairah. Data terbaru Bank Indonesia menunjukkan, hingga November 2021, outstanding kredit perbankan tercatat Rp 5.694,9 triliun atau meningkat 4,4% secara year-on-year (yoy). Peningkatan penyaluran kredit pada November 2021 terjadi pada seluruh jenis kredit. Kredit Modal Kerja tumbuh menguat. Sedangkan kredit investasi yang pada Oktober masih kontraksi 0,2%, pada November 2021 berbalik arah tumbuh positif sebesar 3,4% (yoy). Bukan hanya semangat memompa kredit, bank pun patuh dalam mentransmisikan kebijakan suku bunga BI dengan memangkas suku bunga kredit maupun simpanan. (Yetede)
Satgas BLBI Sita 479,4 ha Tanah Texmaco
Satuan Tugas Penangan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) menyita aset jaminan Group Texmaco terkait BLBI berupa 587 bidang tanah dengan total luas 4.794.202 m2 atau sekitar 279,4 hektare. Ratusan bidang tanah tersebut tersebar di lima daerah, yaitu Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, Kota pekalongan, Kota Batu, dan Kota Padang. Menurut Sri Mulyani, Satgas BLNI pada Kamis (23/12/2021) melakukan upaya penagihan terhadap kewajiban Group Texmaco yang sebelumnya telah diupayakan penyelesaiannya dengan skema restrukturisasi oleh Kementerian Keuangan, namun tidak berhasil. Sri Mulyani menjelaskan, Group Texmaco merupakan perusahaan yang meminjam dana kepada sejumlah bank yakni BRI, BNI, Bank Mandiri dan Bank swasta sebelum terjadi krisis keuangan 1997-1998. Pada saat terjadi krisis, bank-bank tersebut kemudian di-bailout (oleh pemerintah) sebagai bagian dari upaya penyelamatan. (Yetede)
Transaksi Gunakan Mata Uang Lokal RI-Tiongkok US$ 15 juta per Bulan
Bank Indoensia menyatakan, pelaksanaan transaksi menggunakan mata uang lokal atau local currency settlement (LCS) antara pelaku usaha di Indonesia dan Tiongkok yang dimulai sejak Sepetember lalu menunjukkan perkembangan positif. Dalam tiga bulan terakhir, rata-rata transaksi LCS kedua negara mencapai US$ 15 juta per bulan. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayani optimis transaksi LCS antara Indonesia-Tiongkok akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan aktivitas pedagangan dan investasi. Hal tersebut diharapkan bisa terus mengurangi ketergantungan Indonesia dalam transaksi internasional terhadap dolar Amerika yang hingga kini masih dikisaran 80%-90%.
WIKA Kuasai 19% Saham PT Bandara Internasional Batam
PT Wijaya Karya (persero) Tbk atau WIKA akan menguasai 19% kepemilikan saham pada PT Bandara Internasional Batam (BIB). BIB dibentuk WIKA bersama PT Angkasa Pura/AP I (persero) dan Incheon Internasional Airport Corporation (IIAC). Ketiganya bergabung dalam konsosrsium pemenang lelang proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim, Batam. Selain WIKA yang memegang 19% saham, AP I bakal menggengam saham mayoritas sebanyak 51% dan IIAC sebesar 30%. Sebelumnya, Badan Pengusaha (BP) Batam melakukan penandatanganan kerja sama pengelolaan Bandara Hang Nadim dengan PT Bandara Internasional Batam dengan masa pengelolaannya akan berlangsung selama 25 tahun.
2022 KAI Memproyeksikan Angkutan Barang Tumbuh 43%
PT Kereta Api Indonesia/KAI (persero) menargetkan pertumbuhan angkutan barang sebesar 43% pada 2022 dibandingkan dengan realisasi tahun 2019. Direktur Operasi KAI Heru Kuswanto menjelaskan, selama pandemi Covid-19, angkutan penumpang memang tertekan, tapi untuk angkutan barang cukup stabil dan cenderung tumbuh. "Kabar baiknya kami tertolong dengan angkutan barang karena diluar, harga batu bara dunia bagus sehingga dapat pelonggaran utama kami PTBA (PT Bukit Asam Tbk) dan swasta di Sumatera Selatan sana itu meningkat," kata Heru dalam dialog publik yang diselenggarakan secara daring. Berbeda dengan barang, Heru mengatakan, KAI mendapat tekanan untuk angkutan penumpang karena pandemi, pada 2020, realisasi angkutan penumpang KAI hanya 43% dibandingkan tahun 2019. (Yetede)
20 Proyek Properti Raih Penghargaan FIABCI Indonesia 2021
Sebanyak 20 proyek properti mendapat penghargaan FIABCI Indonesia-REI Execellence Awards 2021. Pemenangnya nantinya berhak mengkuti ajang FIABCI Prix d'Exellence Awards yang diselenggarakan oleh Federal Real Estat Internasional (FIABCI). "Selain kriteria yang ketat dan berstandar internasional, tim juri yang melakukan seleksi dan penilaian juga merupakan para pakar dibidang properti, perencanaan kota, arsitektur dan lingkungan," ujar Ketua Panitia FIABCI Indonesia REI Exellence Doddy A Tjahyadi dalam keterangan persnya. Selain itu,menurut Agnes, tahun ini untuk pertama kalinya terdapat banyak proyek BUMN yang masuk sebagai peserta, dengan proyek-proyek yang cukup bagus dan menarik. Secara keselurahan, tim juri melihat pengembangan pembangunan gedung dan kawasan di Indonesia semakin mengarah menuju sustainable development, dengan penekanan pada affordability dan inklusivitas sesuai misi World Habitat. (Yetede)
Indonesia Bakal Ukir Rekor Ekspor US$230 M
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meyakini, Indonesia bakal mengukir rekor ekspor baru senilai US$ 230 miliar atau sekitar Rp 3.275,71 triliun pada tahun 2021. Hal ini mengingat capaian ekspor hingga akhir November 2021 telah menembus US$ 209 miliar, yang merupakan nilai ekspor tertinggi setelah pada 2011 Indonesia mencetak rekor sebesar US$ 203,5 miliar.Bahkan Mendag tidak menyangka kalau besi baja menjadi salah satu primadona ekspor saat ini, dimana hal tersebut tidak pernah terbayangkan 10 tahun yang lalu. Salah satu wujud keberhasilan tersebut adalah pelepasan ekspor akhir tahun senilai Rp 35,03 triliun atau setara US$ 2,44 miliar yang dilakukan serentak pada kamis (23/12) di 18 titik di 62 Kabupaten/kita dari 26 provinsi. Dalam pelepasan ekspor ini, Mendag Lutfi menegaskan bahwa ekonomi nasional mulai pulih, dan momentum ini harus terus dijaga secara serius agar perekomian Indonesia bisa lebih cepat bangkit dan tumbuh. (Yetede)
Harap Cemas Soal Pemulihan Ekonomi
Ekonomi dunia 2021 bangun dari koma akibat pandemi Covid-19, namun, lonjakan inflasi, kemacetan rantai pasok global, dan Covid-19 galur Omicron di akhir tahun meredupkan optimisme. Dunia berharap cemas menanti pemulihan ekonomi global 2022, walau banyak negara dapat keluar dari resesi akibat Covid-19 dua tahun terakhir, didahului negara kaya dengan akses baik terhadap vaksin Covid-19, seperti AS dan Zona Euro. IMF perkirakan banyak negara berkembang belum pulih hingga 2024.
Pasar saham capai rekor tertinggi tahun ini, namun investor khawatir bank sentral akan tarik stimulus dan naikkan suku bunga lebih awal untuk menjinakkan inflasi. Kepala Ekonom dan Strategi Schroders, Keith Wade menekankan, kemunculan galur Omicron mengingatkan kita pada ketidakpastian yang masih ada selama pandemi, namun diperkirakan tahun 2022 jadi tahun yang baik bagi pertumbuhan seiring pemulihan ekonomi global. Inflasi diharapkan berada di level moderat. (Yoga)









