Transaksi Gunakan Mata Uang Lokal RI-Tiongkok US$ 15 juta per Bulan
Bank Indoensia menyatakan, pelaksanaan transaksi menggunakan mata uang lokal atau local currency settlement (LCS) antara pelaku usaha di Indonesia dan Tiongkok yang dimulai sejak Sepetember lalu menunjukkan perkembangan positif. Dalam tiga bulan terakhir, rata-rata transaksi LCS kedua negara mencapai US$ 15 juta per bulan. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayani optimis transaksi LCS antara Indonesia-Tiongkok akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan aktivitas pedagangan dan investasi. Hal tersebut diharapkan bisa terus mengurangi ketergantungan Indonesia dalam transaksi internasional terhadap dolar Amerika yang hingga kini masih dikisaran 80%-90%.
Tags :
#Kerjasama EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023