Harap Cemas Soal Pemulihan Ekonomi
Ekonomi dunia 2021 bangun dari koma akibat pandemi Covid-19, namun, lonjakan inflasi, kemacetan rantai pasok global, dan Covid-19 galur Omicron di akhir tahun meredupkan optimisme. Dunia berharap cemas menanti pemulihan ekonomi global 2022, walau banyak negara dapat keluar dari resesi akibat Covid-19 dua tahun terakhir, didahului negara kaya dengan akses baik terhadap vaksin Covid-19, seperti AS dan Zona Euro. IMF perkirakan banyak negara berkembang belum pulih hingga 2024.
Pasar saham capai rekor tertinggi tahun ini, namun investor khawatir bank sentral akan tarik stimulus dan naikkan suku bunga lebih awal untuk menjinakkan inflasi. Kepala Ekonom dan Strategi Schroders, Keith Wade menekankan, kemunculan galur Omicron mengingatkan kita pada ketidakpastian yang masih ada selama pandemi, namun diperkirakan tahun 2022 jadi tahun yang baik bagi pertumbuhan seiring pemulihan ekonomi global. Inflasi diharapkan berada di level moderat. (Yoga)
Tags :
#Ekonomi InternasionalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023