;

Sejumlah Bank Nasional bakal Danai Proyek Kilang Balikpapan US$ 7 Miliar

Yuniati Turjandini 30 Dec 2021 Investor Daily

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) bekerja sama dengan sejumlah perbankan nasional untuk terlibat dalam pendanaan Proyek Kilang Balikpapan senilai US$ 7 miliar. Sejumlah bank yang digandeng dalam project financing ini diantaranya BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, BTN, dan BSI. Direktur Keuangan PT KPI Fransetya Hutabarat menuturkan, skema pendanaan dari bank merupakan langkah yang efektif untuk  mendanai proyek Kilang dan Pertokimia di Balikpapan. Guna menunjukkan akuntabilitas Proyek Kilang Balikpapan, HIMBARA serta bank asing yang menjadi lenders proyek turut hadir menyaksikan milestones penting proyek, yaitu pemasangan generator pada unit residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) pada Selasa (28/12). RFCC merupakan unit dikilang yang berperan meningkatkan  profitabilitas kilang melalui pengolahan residu menjadi produk yang bernilai lebih tinggi. (Yetede)

Cara Pertamina Hulu Rokan Angkat Kesejahteraan Warga Kampar

Yuniati Turjandini 30 Dec 2021 Investor Daily

Keberadaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, sejatinya tidak hanya memberikan kontribusi dalam bentuk nominal kepada negara, tapi juga warga sekitar. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PHR memberi dukungan terhadap pemberdayaan kelompok usaha dan wisata di Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, sehingga kesejahteraan masyarakat di desa itu terangkat. "Ini sebuah kerja sama antara PHR dan STP Riau yang dipercaya dalam menjalankan program desa wisata di Koto Mesjid," ujar Eni kepada wartawan di Desa Koto Mesjid, Kampar, Riau, belum lama ini. Desa Koto Mesjid awalnya adalah kampung miskin, pemekaran dari Desa Pulau Gadang pada 1999 direlokasi karena daerah itu terkena penggenangan waduk untuk proyek pembangkit listrik tenaga uap Koto Panjang. (Yetede)

Mengembangkan EBT harus Utamakan Komponen Lokal

Yuniati Turjandini 30 Dec 2021 Investor Daily

Pengembangan Energi baru terbarukan (EBT) yang tengah digencarkan di Indonesia, harus mengutamakan komponen lokal ketimbang produk impor. "Kita jangan hanya menjadi importir sehingga pada saat pasokan terbatas, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Disitulah sangat dibutuhkan kemandirian energi. Kalau semua impor, kita tidak bisa mandiri. Nah, disini pentingnya industri dalam negeri  untuk berperan serta dalam  kapasitas pengembangan EBT. Tumbuhnya industri dalam negeri bisa menciptakan lapangan pekerjaan  yang akhirnya meningkatkan ekonomi daerah," kata Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan dalam webinar di jakarta. Untuk mengatasi gempuran barang-barang impor, pemerintah memberlakukan juga persyaratan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada setiap proyek yang dikerjakan PLN maupun Pertamina. (Yetede)

Bumi Mineral Investasi Tambang Emas Aceh US$ 123 Juta

Yuniati Turjandini 30 Dec 2021 Investor Daily

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melalui anak usahanya, telah mengubah dana proyek, pengembangan usaha sebesar US$ 123 Juta atau sekitar US$1,75 triliun menjadi kepemilikan saham di PT Linge Minerals Resourch (LMR) yang merupakan pemegang konsesi penambangan emas Linge Abong seluas 36.420 hektare di provinsi Aceh. Direktur Utama BRMS Suseno Kramadibrata, pihaknya berharap bisa segera mengembangkan proyek emas Lineg Abong. "Prospek emas di proyek Linge Abong dapat menambah nilai secara signifikan bagi para pemegang saham  kami, sebagai tindak lanjut pengembangan proyek tambang emas kami di Palu, Sulawesi Tengah dan Gorontalo dalam dua tahun kedepan," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (30/12).Direktur dan Investor Relations Bumi Resourch Minerals Herwin Hidayat menjelaskan, dari total dana US$ 76 juta tersebut, sekitar US$ 48 juta digunakan untuk membangun pabrik pengolahan bijih emas kedua di Palu. (Yetede) 

Waskita Beton Targetkan Restrukturisasi Utang Tuntas pada Kuartal I-2022

Yuniati Turjandini 30 Dec 2021 Investor Daily

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menargetkan proses restrukturisasi keuangan dengan seluruh kreditur bakal tuntas pada kuartal 1-2022. Direktur Keuangan dan Managemen Resiko Waskita Beton Asep Mudzakir menjelaskan bahwa proses restrukturisasi keuangan dengan para kreditur  akan dilakukan melalui mekanisme MPA yang diharapkan disepakati seluruh kreditur. Selain itu , perseroan sedang menjalankan program transfomasi secara holistik untuk mewujudkan keberhasilan model bisnis baru perusahaan. Transformasi bisnis ini, sebut Asep, memiliki tiga pilar utama, yaitu portfolio dan Innovation, Leran dan Digital, serta Liquidity Management. Sementara itu Direktur Utama Waksita Beton FX Poerbayu Ratsunu menyampaikan bahwa perseroan memproyeksikan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp 2,7 triliun pada tahun ini. (Yetede)

Telkom Akuisisi Anak Usaha Rp 2,1 Triliun

Yuniati Turjandini 30 Dec 2021 Investor Daily

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengakuisisi saham anak usahanya, PT Sigma Tata Sedaya (STS) senilai Rp 2,1 triliun. Transaksi afiliasi tersebut dilakukan  perseroan dengan cara menyetorkan uang tunai dan modal dalam bentuk lain (inbreng).Direktur Startegic Porfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya menjelaskan,  bahwa perseroan telah melakukan penyertaan modal berupa uang tunai dan dalam bentuk lain kepada STS senilai Rp2,1 triliun. "Nilai itu merupakan hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Suwendho Rinaldy&Rekan Berdasarkan Laporan Penilain Aset HDC Nomor:00546/2.005902/PI/09/0242/1.XII/2021 tanggal 20 Desember 2021," kata Budi dalam keterbukaan informasi, Kamis (30/12). Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Ardiansyah  sebelumnya mengungkapkan, pihaknya berencana mengembangkan bisnis  data center dengan mengintegrasi beberapa perusahaan. (Yetede)

Trisula Textile Fokus Garap Omnichannel

Yuniati Turjandini 30 Dec 2021 Investor Daily

PT Trisula Textile Indutries Tbk (BELL) akan fokus menggarap layanan pemasaran secara offline dan online (Omnichannel) pada tahun 2022. Langkah ini dilakukan untuk menangkap peluang dari perubahan pola berbelanja masyarakat yang semakin beragam. "Melihat kondisi ini, BELL menemukan peluang baik pada omnichannel karena mal yang sudah mulai beroperasi secara normal, dan toko-toko yang hampir sepenuhnya buka," kata Sekretaris Perusahaan Trisula Textile R Nurwulan Kusumawati dalam keterangan resmi, Kamis (30/12). Trisula Group yang merupakan Holding Group BELL, belum lama ini telah meluncurkan platform belanja online, yaitu Yukshopping.com sebagai salah satu strategi perseroan untuk menyesuaikan  dengan pola belanja masyarakat. (Yetede)

Transmisi Harga Global

Yoga 29 Dec 2021 Kompas

Kemendag catat, komoditas pangan pokok yang naik harganya adalah minyak goreng, cabai merah, telur ayam ras, dan bawang merah. Per 24 Desember 2021, harga minyak goreng curah naik 3,49 % secara bulanan jadi Rp 17.800 per liter, di atas HET Rp 11.000 per liter. Kenaikan drastis itu sudah diingatkan beberapa bulan lalu, terkait tren kenaikan indeks harga pangan global dari FAO. Indeks harga pangan naik secara sejak Agustus tahun lalu, saat itu indeks baru di bawah 100, tetapi menjadi 108,8 pada akhir tahun lalu. Komoditas biji-bijian dan susu naik signifikan, diikuti kenaikan indeks komoditas gula, sedang komoditas daging dan minyak nabati sempat turun sedikit dibanding bulan sebelumnya.

Kita perlu waspada karena Indonesia harus mengimpor sebagian besar komoditas itu. Kenaikan harga pangan global dipastikan menaikkan harga pangan lokal. Gandum, susu, gula, daging, dan lain-lain merupakan produk yang seluruh dan sebagian harus didatangkan dari luar negeri, bahkan komoditas minyak kelapa sawit yang diproduksi dalam negeri. Kenaikan harga belum berhenti, apalagi La Nina di dalam negeri memperparah beberapa komoditas meski menguntungkan untuk pertanaman padi. (Yoga)


Aset Koruptor dan Pemulihan Kerugian Negara

Yoga 29 Dec 2021 Kompas

Presiden Jokowi pada Hari Antikorupsi Sedunia desak pembentuk UU merampungkan pembahasan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana. Sejak 2008, RUU tersebut diinisiasi PPATK dan rampung disusun pada 2012. Namun, hampir satu dasawarsa RUU Perampasan Aset terkubur dalam limbah sistem politik yang korup. Tarik ulur pembahasan RUU Perampasan Aset mengindikasi otentisitas politik hukum pembentuk UU terdegradasi kehendak politik yang bersaing menyelamatkan kepentingannya melalui kompromi politik maupun dominasi kekuatan politik. Padahal penelusuran aset memungkinkan kerja sama Penyedia Jasa Keuangan, KPK, dan PPATK. Ketika aset hasil korupsi terlacak, penegak hukum bisa menyita sementara untuk cegah pengalihan hak kepemilikan hasil korupsi melalui putusan pengadilan.

Tak ada pilihan lain dalam pemulihan kerugian negara selain mempersempit lalu lintas aset koruptor. Karena itu penyelenggara negara harus mewujudkan konsep negara kesejahteraan (welfare state) bagi seluruh rakyat, bukan kesejahteraan koruptor, juga menghadirkan politik hukum otentik dengan memasukkan UU yang khusus mengatur perampasan aset hasil tindak pidana dalam sistem hukum nasional. Kemudian menyempurnakan pranata hukum terkait kerja sama timbal balik antar negara demi mempermudah pelacakan dan penyitaan aset hasil tindak pidana. (Yoga)


Dunia Usaha Berperan Atasi Perubahan Iklim

Yoga 29 Dec 2021 Kompas

Pemerintah berharap peran aktif kalangan dunia usaha mengatasi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Salah satunya berpartisipasi dalam rencana target Indonesia FoLU Net Sink 2030 atau penyerapan karbon bersih dari sektor lahan dan hutan. Kalangan dunia usaha dan pelaku industri diharap berkomitmen dukung target Indonesia net-zero emission tahun 2060,” kata Wapres Ma’ruf Amin pada Penyerahan Penghargaan Lingkungan Proper Tahun 2021 di Istana Wapres (28/12).

Menteri LH dan Kehutanan Siti Nurbaya berkata, pandemi Covid-19 pengaruhi aktivitas ekonomi dan produksi, terlihat dari efisiensi energi turun dari 430,24 juta gigajoule (GJ) pada 2020 jadi 392,76 juta GJ pada 2021. Menurut Siti, dunia usaha telah mendukung penurunan emisi gas rumah kaca, selaras komitmen dunia sebagaimana penegasan Presiden Jokowi di COP 6 Perubahan Iklim di Glasgow, peran penting dunia usaha dalam mitigasi perubahan iklim, pada konteks Proper, dilakukan melalui keterlibatan dalam pembangunan dan pengelolaan ruang terbuka hijau berbasis keanekaragaman hayati. (Yoga)


Pilihan Editor