;

Komoditas Unggulan Sulteng Belum Dikelola secara Optimal

Yoga 08 Jan 2022 Kompas

Provinsi Sulteng memiliki sejumlah komoditas unggulan di sektor perikanan, kehutanan nonkayu, dan pertanian,  namun, belum tergarap optimal oleh pelaku UMKM, yang mengemuka saat Wapres Ma’ruf Amin (7/1) meninjau sejumlah produk UMKM di Palu, Sulteng, mendampingi Menkop dan UKM Teten Masduki. Teten menilai, potensi unggulan Sulteng belum digarap maksimal, selama ini UMKM Sulteng, 90 % berada di Palu bergerak di sektor perdagangan produk industri. Ia mengingatkan pelaku UMKM dan pemeda tidak mengharapkan bantuan pemerintah pusat. Daerah harus berdaya mengembangkan UMKM. Pembiayaan murah tersedia dalam KUR dengan bunga 3 % per tahun. Pusat Layanan Usaha Terpadu dioptimalkan agar pelaku UMKM bisa tumbuh dan berkembang dengan akses pasar, modal, dan produk berdaya saing.

Wapres menyatakan, UMKM perlu terus dibina dan dipacu agar tumbuh sebagai bagian dari upaya menangani kemiskinan ekstrem di Indonesia. Penggelontoran bansos untuk penanggulangan kemiskinan malah terkesan melestarikan kemiskinan. Pendekatan pemberdayaan UMKM menjadi salah satu fokus untuk memerangi kemiskinan. Gubernur Sulteng Rusdy Mastura menegaskan, pemerintah mendukung pelaku UMKM. Pelaku usaha diminta mengakses modal ke bank dalam bentuk KUR guna mengembangkan usahanya. (Yoga)


Hati-Hati Melihat Investasi NFT

Yoga 08 Jan 2022 Kompas

Secara harfiah, non-fungible token (NFT ) berarti token yang tak tergantikan/unik, dapat berbentuk karya seni, seperti lukisan, musik, film, dan gim. Selama 2021, nilai perdagangan NFT di pasar dunia mencapai 23 miliar USD, 20 kali lipat nilai perdagangan 2020, di bawah 100 juta USD. Beeple, salah satu seniman NFT kawakan, berhasil menjual karyanya seharga 69,3 juta USD pada awal 2021. Karya berjudul ”Everydays: The First 5,000 Days” ini menjadi karya termahal nomor 7 dari seniman yang masih hidup saat ini. Euforia pasar menyambut NFT ini ditangkap pegiat dan perusahaan aset digital di Indonesia. Hingga awal 2022 telah muncul beberapa lokapasar yang dapat diakses di Indonesia dan secara spesifik bertujuan menjadi tempat jual beli aset NFT. Sebagian dari lokapasar tersebut murni buatan anak bangsa.

karya digital kini juga dipandang sebagai aset yang dapat dijadikan instrumen investasi. Sama dengan instrumen investasi lain, seperti saham, valuta, bahkan mata uang kripto, kini NFT juga memiliki ”hama” spekulan, yang berharap meraup untung secepat-cepatnya dan setinggi-tingginya. Kehadiran spekulan  berpotensi membuat pasar NFT kurang kondusif, bahkan berbahaya, karena membuat harga NFT terus terpompa di angka yang sangat jauh dari harga awal. Jika ini terus berlangsung, gelombang NFT bisa  menjadi gelembung berbahaya dan merugikan investor, seniman, kolektor, bahan spekulan itu sendiri.Melihat perkembangan NFT setahun terakhir, muncul kekhawatiran, bisa jadi kini aset NFT berada di fase euforia atau fase cari untung. Artinya, bukan tidak mungkin apabila harga aset NFT yang bernilai jutaan dollar AS ini akan merosot nilainya dalam waktu dekat. (Yoga)


Tiongkok Mau Meregulasi Algoritma

Yuniati Turjandini 08 Jan 2022 Investor Daily

Pemerintah Tiongkok telah menyelesaikan regulasi yang mengatur cara perusahaan teknologi dapat menggunakan algoritma rekomendasi. Negeri Tirai Bambu ini membidik rahasia dibalik kesuksesan banyak perusahaan raksasa negaranya. Algoritma sangat penting untuk beberapa banyak perusahaan teknologi yang beroperasi. Perusahaan dapat didenda mulai 10.000 yuan hingga 100.000 yuan (antara sekitar US$ 1.570 dan US$ 15.740) untuk melanggar aturan, Algoritma adalah rahasia perusahaan yang terdalam, aset mereka yang paling berharga  dan membiarkan pemerintah menggali didalamnya akan menjadi masalah. Regulasi tentang algoritma adalah bagian dari kampanye selama lebih dari setahun oleh pemerintah Tiongkok untuk meningkatkan pengawasannya terhadap sektor teknologi domestik dan menguasai kekuatan perusahaan raksasa negara tersebut. (Yetede)

Samsung Electronics Proyeksikan Laba Naik 52,5% pada Kuartal IV

Yuniati Turjandini 08 Jan 2022 Investor Daily

Perusahaan elektronik multinasional Samsung Electronics  memperkirakan laba operasional  untuk kuartal IV-2021 melonjak 52,5%, didorong oleh rekor penjualan. Produsen ponsel pintar di dunia itu memperkirakan laba operasional kuartal IV-2021 sekitar 13,8 triliun won (US$ 11,5 miliar) naik dari 9,05 triliun pada kuartal yang sama pada tahun lalu. Estimasi laba operasional berada dibawah estimasi analisis sebesar 15,2 triliun won menurut laporan Bloomberg News Samsung Electronics tidak memberikan rincian pada jumat tentang kinerja berbagai divisinya. Perusahaan diperkirakan akan merilis hasil penuhnya pada 27 Januari. Sementara virus pandemi telah mendatangkan malapetaka pada ekonomi dunia, kondisi ini membantu banyak perusahaan teknologi berkembang pesat. Produsen chip memori terbesar di dunia tersebut telah secara agresif meningkatkan investasi dalam bisnis semikonduktornya.

Menanti Kelanjutan Insentif PPnBM

Yuniati Turjandini 08 Jan 2022 Investor Daily

Berakhirnya periode insentif pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBP DTP) pada 31 Desember pada 2021 membuat produsen otomotif memasang harga jual mobil lebih mahal tahun ini. Stimulus PPnBM DTP  juga berimbas positis bagi industri alat angkut dan komponen. Berkat peningkatan penjualan mobil, industri alat angkut mencatat 45,2% (yoy) pada kuartal kedua dan, 27,8% (yoy) pada kuartal ketiga 2021. Sementara itu, untuk optimalisasi segmen mobil dengan kapasitas mesin dibawah 1.500 cc karena tipe tersebut mendominasi pasar kendaraan bermotor sekitar 60% dan sesuai dengan daya beli masyarakat kita. Namun demikian wacana tersebut belum direalisasikan sehingga membuat sejumlah pabrikan harus menaikkan harga jual produknya mulai bulan ini, karena tak lagi mendapatkan insentif dari pemerintah. (Yetede)

Lautan Luas Anggarkan Capex Rp 200 Miliar

Yuniati Turjandini 08 Jan 2022 Investor Daily

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) menyiapkan belanja modal (capital expenditure) hingga Rp 200 miliar pada 2022. Tahun ini,perseroan juga menargetkan pendapatan dan laba bersih dapat bertumbuh hingga 10%. Investor Relations Lautan Luas Eurike Hadijaya menjelaskan , capex itu akan digunakan oleh perseroan untuk mendanai perseroan. Secara rinci, tahun ini perseroan akan melakukan penambahan kapasitas produksi bahan kimia untuk detergen dan keramik. Selain itu, Lautan Luas sebagai emiten produsen kimia berencana membagikan dividen interim sebanyak Rp 31,09 miliar atau Rp20 per saham. Presiden Lautan Luas Indrawan Masrin mengatakan, meskipun berada dalam situasi pasar yang penuh tantangan karena situasi pandemi. "Hal itu untuk menunjukkan bahwa pertumbuhan berkelanjutan bisnis perseroan sejalan dengan arahan strategis jangka panjang yang telah dirancang sebelumnya." Jelas Indrawan. (Yetede)

Digital Mediatama-Sicepat Investasi di Podcast Deddy Corbuzier

Yuniati Turjandini 08 Jan 2022 Investor Daily

PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), anak perusahaan group PT Sicepat Express Indonesia (Sicepat) berinvestasi menjadi salah satu pemegang saham di PT Dektos Digital Corbuzier merupakan perusahaan besutan Deddy Corbuzier. Yang fokus dalam pengembangan ekosisitem  digital Podcast dan Entertainment. Direktur Utama Digital Mediatama Budiasto Kusuma meyakini, kerjasama dengan tim Corbuzier akan dapat memberikan manfaat sinergi yang luar biasa dalam platform konten digital dan promosi perseroan yang terhubung dengan ratusan ribu jaringan ritel. "Kami optimis, kehadiran Deddy Corbuzier dan konten yang menarik akan memberikan daya tarik dan strategi yang lebih baik untuk brand dan pengiklan, melalui bundling produk inovatif di segmen bisnis Trade Marketing kami," ujar Budi. (Yetede)

Tol Laut Mampu Tekan Biaya Angkutan Laut Hingga 50%

Yuniati Turjandini 08 Jan 2022 Investor Daily

Meski belum merata, keberadaan tol laut terbukti mampu menekan biaya angkutan laut disejumlah daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP) 50%. Pengamat maritim dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Saut Gurning mengatakan, rencana penyediaan 34 rute tol  laut pada 2022 untuk melayani berbagai rute di daerah 3TP dengan pola subsidi baik kontainer maupun  biaya angkutan laut. "Khususnya di wilayah 3TP membuka potensi komoditas daerahnya untuk dipasarkan  ke wilayah barat Indonesia," kata Saut kepada Investor Daily. "Penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik  angkutan laut itu termasuk kapal barang tol laut dalam rangka melayani dan mempermudah mobilitas atau distribusi muatan," kata Arif. (Yetede)

KKP Siapkan 79 Pelabuhan Ikan Terapkan PNBP Pascaproduksi

Yuniati Turjandini 08 Jan 2022 Investor Daily

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan 79 pelabuhan perikanan yang merupakan tempat pangkalan kapal perikanan izin pusat untuk dikembangkan sarana dan prasarananya serta sumber daya manusianya untuk kemudian diterapkan skema penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pascaproduksi dipelabuhan itu. KKP melalui Direktorat Jendral Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini menjelaskan, penangkapan ikan akan dilakukan berdasarkan  kuota tangkapan (catch limit). Guna mendukung program pemberdayaan nelayan, petunjuk teknis  bantuan pemerintah tahun ini juga telah diterbitkan pada 2021 dan diharapkan seluruh bantuan pemerintah ini dapat rampung pada pertangahan 2022. (Yetede)

Dorong Ekspor, LPEI Optimalkan Dana PMN Rp 5Triliun

Yuniati Turjandini 08 Jan 2022 Investor Daily

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank akan mengoptimalkan dana hasil penyertaan modal negara (PMN) yang diterima sebesar Rp 5 triliun untuk mengembangkan ekspor nasional. Direktur Eksekutif LPEI Rinjani Tirsono menjelaskan, sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, pihaknya akan berupaya meningkatkan perekonomian negara melalui ekspor. LPEI baru saja menandatangani Pernyataan Komitmen Penerima Investasi Pemerintah Sebagai  lembaga khusus yang memiliki mandat untuk menyediakan pembiayaan ekspor nasional dalam  bentuk pembiayaan, pinjaman, asuransi, serta jasa konsultasi,  LPEI mendapat PMN untuk penguatan modal dan peningkatan kapasitas usaha yang telah diterima sejak 2010. Bagi Institusi, PMN telah membantu LPEI mampu mengakselerasi pembiayaan hingga Rp 84 triliun, penjaminan termasuk PEN sebesar Rp 13 triliun, asuransi Rp 11 triliun, serta penciptaan eksportir baru dan enam Program Desa Devisa dengan 27 desa binaan. (Yetede)

Pilihan Editor