Komoditas Unggulan Sulteng Belum Dikelola secara Optimal
Provinsi Sulteng memiliki sejumlah komoditas unggulan di sektor perikanan, kehutanan nonkayu, dan pertanian, namun, belum tergarap optimal oleh pelaku UMKM, yang mengemuka saat Wapres Ma’ruf Amin (7/1) meninjau sejumlah produk UMKM di Palu, Sulteng, mendampingi Menkop dan UKM Teten Masduki. Teten menilai, potensi unggulan Sulteng belum digarap maksimal, selama ini UMKM Sulteng, 90 % berada di Palu bergerak di sektor perdagangan produk industri. Ia mengingatkan pelaku UMKM dan pemeda tidak mengharapkan bantuan pemerintah pusat. Daerah harus berdaya mengembangkan UMKM. Pembiayaan murah tersedia dalam KUR dengan bunga 3 % per tahun. Pusat Layanan Usaha Terpadu dioptimalkan agar pelaku UMKM bisa tumbuh dan berkembang dengan akses pasar, modal, dan produk berdaya saing.
Wapres menyatakan, UMKM perlu terus dibina dan dipacu agar tumbuh sebagai bagian dari upaya menangani kemiskinan ekstrem di Indonesia. Penggelontoran bansos untuk penanggulangan kemiskinan malah terkesan melestarikan kemiskinan. Pendekatan pemberdayaan UMKM menjadi salah satu fokus untuk memerangi kemiskinan. Gubernur Sulteng Rusdy Mastura menegaskan, pemerintah mendukung pelaku UMKM. Pelaku usaha diminta mengakses modal ke bank dalam bentuk KUR guna mengembangkan usahanya. (Yoga)
Tags :
#UMKMPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023