;

Hujan Intan Itu Nyata

Yoga 12 Jan 2022 Kompas


Uranus dan Neptunus adalah planet ke 7 dan ke 8 dari Matahari yang memiliki fenomena spektakuler yang tak terjadi di planet lain, yaitu hujan intan. Jarak dari Matahari 2,9 miliar km dan 4,5 miliar km. Diamater kedua planet ini 4 kali Bumi. Lapisan terluar planet ini terdiri atas gas hidrogen dan helium. Di bawah lapisan gas itu, terdapat lapisan es (senyawa yang mengandung hidrogen) setebal 17.500 km, Ini adalah lapisan tengah atau mantel yang tersusun atas senyawa air, amonia, dan metana. Tarikan gravitasi yang besar membuat lapisan es ini memiliki kepadatan tinggi. Sementara panas dari bagian inti batuan planet membuat suhu lapisan es tengah  mencapai ribuan derajat celsius.

Suhu tinggi dan tekanan besar membuat amonia dan metana  reaktif. Tekanan kuat memecah molekul metana hingga melepaskan karbon. Unsur karbon yang lepas itu membentuk rantai panjang dan menyatu dengan yang lain membentuk pola kristal seperti intan. Intan padat yang terbentuk itu lebih berat dari metana, amonia, dan air pada lapisan es. Akibatnya, intan jatuh ke mantel bagian bawah atau mendekati inti planet.Kumpulan intan itu, seperti ditulis Dominik Kraus di majalah American Scientist, September-Oktober 2018, akan membentuk lapisan baru dengan ketebalan beberapa meter. Suhu tinggi membuat lapisan karbon itu dapat berbentuk padat, cair, atau gabungan padat dan cair.

Hipotesis hujan intan di Uranus dan Neptunus pertama kali disampaikan Marvin Ross dari Laboratorium Nasional Lawrence Livermore California, AS, dalam tulisannya di majalah Nature 1981. Namun, belum bisa dibuktikan secara langsung. Mengirim wahana ke planet raksasa es itu tak mungkin dilakukan dalam waktu dekat. Kraus memprediksi posisi planet-planet pada kondisi terbaik untuk pengiriman misi ke Uranus dan Neptunus pada 2030 dengan harapan wahana sampai di sana pada tahun 2040-an. (Yoga)


Siapkan Langkah Antisipasi dalam Implementasi RCEP

Yoga 12 Jan 2022 Kompas

Indonesia akan mengimplementasikan perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) pada pertengahan 2022. Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Koichi Hagiuda, Mendag Muhammad Lutfi(10/1)  mengatakan, Indonesia berkomitmen mempercepat ratifikasi perjanjian RCEP di tingkat nasional. ”Implementasi RCEP diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi kawasan dan global akibat imbas pandemi Covid-19,” kata Lutfi

Indonesia belum merampungkan ratifikasi karena pembahasannya di parlemen belum tuntas. Kemendag memprediksi, 5 tahun sejak RCEP diberlakukan, ekspor Indonesia akan naik 8-11 % dan investasi luar negeri meningkat 22 %. Selain penurunan tarif dan kemudahan investasi, RCEP juga membuka peluang peningkatan keterlibatan Indonesia dalam rantai nilai global.

Plt Direktur Eksekutif Indonesia Global Justice (IGJ) Rachmi Hertanti berpendapat, pengalihan dan penciptaan perdagangan bisa terjadi lewat RCEP, mengingat mayoritas komoditas unggulan negara anggota RCEP, terutama negara ASEAN, relatif sama. Negara lain non-anggota RCEP bisa jadi tidak kehilangan potensi ekspor. Mereka justru dapat bekerja sama dengan negara yang terikat RCEP. Riset pemerintah menunjukkan, neraca perdagangan Indonesia bakal defisit pada tahun awal implementasi RCEP, namun akan diimbangi kenaikan surplus sampai 979,03 juta USD pada 2040 atau 2,5 kali surplus saat tidak mengikuti RCEP yang hanya 383,06 juta USD. (Yoga)


Inovasi Bisnis, Hidup Terlalu Singkat

Yoga 12 Jan 2022 Kompas

Produsen mobil Rolls-Royce Motor Cars yang berbasis di Goodwood, Inggris, membukukan penjualan tahunan tertinggi dalam 117 tahun sejarahnya, dengan menjual 5.586 kendaraan tahun lalu ketika kasus Covid-19 mencapai puncaknya, 49 % lebih tinggi dibandingkan 2020. CEO Rolls-Royce Torsten Müller-Ötvös mengatakan, pandemi menyebabkan pelanggan, yang rata-rata berusia 43 tahun, merespon ancaman kematian terhadap mereka dengan mengeluarkan banyak uang untuk membeli mobil mewah. Mereka menyaksikan orang-orang di komunitas mereka meninggal karena Covid-19 dan membuat mereka berpikir hidup ini singkat dan lebih baik tidak menunda untuk membeli apa yang diinginkan.

Orang yang optimis kerap mengatakan, hidup terlalu pendek kalau waktu terbuang percuma. Mereka ingin memperlihatkan bahwa waktu begitu berharga dan bisa dimanfaatkan untuk membuat peluang bisnis dan banyak hal bisa dilakukan. Semangat itu muncul di benak Ash Maurya, penulis buku Running Lean: Iterate from Plan A to a Plan That Works, yang juga pengusaha dan adalah pembicara tentang usaha rintisan di berbagai forum internasional. ”Hidup terlalu pendek apabila kita membuat produk yang seorang pun tak membutuhkannya,” kata Maurya. Kalimat ini sangat terkenal dan jadi penyemangat di kalangan mereka yang membangun usaha rintisan.  (Yoga)


Waspadai Kripto Berpendapatan Tetap

Yoga 12 Jan 2022 Kompas

Masyarakat perlu mewaspadai penawaran investasi aset kripto yang memberi pendapatan tetap dalam waktu tertentu, pasti penipuan, perdagangan aset kripto fluktuatif sehingga tak mungkin memberi pendapatan tetap. Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam Lumban Tobing menjelaskan, modus penipuan investasi aset  kripto, dengan menawarkan pendapatan tetap dari perdagangan aset kripto.

Contohnya EDC Cash, yang menjanjikan pendapatan tetap 0,5 % per hari atau 15 % per bulan atau 182,5 persen per tahun. Modus lainnya, dengan pemberian bonus kepada anggota yang berhasil membawa anggota baru atau member get member. Pelaku membuat token atau koin kripto, meminta anggota menukar aset mereka dengan kripto buatannya. Ketika tidak mendapatkan anggota baru, imbal hasil pun seret, biasanya pengelola entitas kabur, sambil membawa semua modal yang sudah disetor.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Fisik Aset Kripto Teguh Kurniawan Harmanda menekankan, sebagai langkah aman, sebaiknya beli atau berdagang di pasar fisik aset kripto yang terdaftar di Bappebti. (Yoga)


Stok Cukup, Vaksin Booster Gratis Mulai Hari Ini

Hairul Rizal 12 Jan 2022 Kontan

Kabar baik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa pemberian vaksin dosis ketiga atau booster Covid-19 dilakukan secara gratis bagi seluruh masyarakat. Adapun pelaksanaan vaksin booster dilakukan mulai hari ini, Rabu (12/1). "Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga gratis bagi seluruh rakyat," tandas Presiden, kemarin. Vaksinasi booster gratis ini diprioritaskan untuk masyarakat lanjut usia dan kelompok rentan seperti masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Masyarakat yang termasuk dalam kelompok prioritas penerima vaksin booster bisa mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di website dan aplikasi PeduliLindungi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan, pemberian vaksin booster gratis merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat. Menkes juga memastikan, pemerintah memiliki stok vaksin cukup untuk melaksanakan program vaksinasi booster Covid-19.


Omicron dan Inflasi Bayangi Bisnis Ritel

Hairul Rizal 12 Jan 2022 Kontan

Prospek penjualan ritel pada tahun ini diprediksikan lebih cerah sejalan dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi. Namun, dua hal berpotensi menghambat perbaikan penjualan eceran, yakni kembali merebaknya Covid-19 yang bisa berimbas terhadap mobilitas masyarakat hingga tekanan inflasi. Hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2021 sebesar 206,9, naik 3% dari bulan sebelumnya yang sebesar 201 poin. Tak hanya itu, IPR Desember 2021 mencatatkan pertumbuhan 8,9% ketimbang periode yang sama pada tahun lalu.

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy menilai, perbaikan penjualan eceran akhir tahun tak terlepas dari terkendalinya penyebaran Covid-19. Sebab pada saat yang bersamaan, sejumlah indikator dini ekonomi juga terpantau membaik. "Misalnya, Indeks Keyakinan Konsumen, Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur, dan inflasi yang menunjukkan perbaikan," kata Yusuf, Selasa (11/1). Namun, beberapa hal masih akan menjadi hambatan penjualan eceran tahun ini. Pertama, risiko penyebaran Covid-19 varian omicron yang berdampak pada pembatasan mobilitas masyarakat. Kedua, tekanan inflasi yang menggerus daya beli.



Insentif PPh Sektor Kesehatan Diperpanjang

Hairul Rizal 12 Jan 2022 Kontan

Pemerintah resmi memperpanjang pemberian insentif berupa pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) di bidang kesehatan. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 226/PMK.03/2021 tentang Pemberian Insentif Pajak terhadap Barang yang Diperlukan dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 dan Perpanjangan Pemberlakuan Fasilitas Pajak Penghasilan Bagi Sumber Daya Manusia di Bidang Kesehatan. Lebih lanjut, PMK 226/2021 memberikan insentif berupa PPN impor dan PPh Pasal 22 DTP kepada badan/instansi pemerintah, rumah sakit, dan atau/pihak lain. 

Pembebasan pajak tersebut diberikan atas tiga hal. Pertama, impor atau perolehan barang kena pajak. Kedua, industri farmasi produksi vaksin dan/atau obat atas perolehan bahan baku vaksin dan/atau obat untuk penanganan Covid-19. Ketiga, wajib pajak yang memperoleh vaksin dan/atau obat untuk penanganan Covid-19 dari industri farmasi produksi vaksin dan obat untuk penanganan pandemi. Adapun barang yang dibebaskan yakni PPh Pasal 22 Impor dan PPN impor. Yakni obat-obatan, peralatan pendukung vaksinasi, peralatan laboratorium, peralatan pendeteksi, peralatan pelindung diri, dan peralatan untuk perawatan pasien. Selain itu, pemerintah juga memperpanjang insentif berupa PPh Final sebesar 0% atas tambahan penghasilan yang diterima sumber daya manusia di bidang kesehatan. Artinya tenaga medis tak perlu membayar PPh Orang Pribadi (OP) atas jasa kesehatan yang dilakukan.



Terimpit Daya Beli, Inflasi dan Cukai

Hairul Rizal 12 Jan 2022 Kontan

Emiten produsen rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) harus menaikkan harga jual rokok untuk menjaga kinerja keuangan tahun ini tetap solid. HMSP juga telah menyiapkan manuver bisnis agar bisa keluar dari berbagai tekanan pada bisnis rokok. HMSP juga memproduksi produk Iqos dengan merek Heets, yang merupakan official brand produk Marlboro. HMSP bahkan sudah menganggarkan belanja modal alias capital expenditure Rp 2,37 triliun untuk menyiapkan pabrik yang akan memproduksi Heets di Karawang. Produksi akan mulai pada kuartal IV-2022. Tiga tahun terakhir, kenaikan cukai setidaknya selalu di atas 10%. "Padahal pertumbuhan daya beli masyarakat pada periode yang sama hanya di kisaran low to mid single digit. Jadi penurunan margin di HMSP masih terjadi tahun ini," kata Michael 

Penyaluran Kredit Properti

Hairul Rizal 12 Jan 2022 Kontan

Kawasan perumahan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Selasa(11/1). Berdasarkan analisis perkembangan uang beredar Bank Indonesia (BI), penyaluran kredit sektor properti meningkat 4,6% year on year (yoy) menjadi Rp 1.104,6 pada Oktober 2021.

Menguji Taji Konsumsi

Hairul Rizal 12 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Optimisme konsumen terhadap kondisi perekonomian Tanah Air yang terus memperlihatkan perbaikan semakin menegaskan bahwa pemulihan ekonomi saat ini berada dalam jalur yang benar. Harapan perekonomian Indonesia akan segera kembali kepada level sebelum pandemi semakin memperlihatkan titik terang seiring dengan meningkatnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan terakhir tahun lalu yang dirilis Bank Indonesia pekan ini. (Bisnis, 11/1) Bank sentral bahkan mencatat IKK pada 2 bulan terakhir 2021 berada pada posisi 118, lebih tinggi dibandingkan dengan Januari dan Februari 2020 atau sebelum pandemi virus Corona melanda Indonesia. IKK adalah indikator ekonomi yang bertujuan untuk mengukur optimisme atau pesimisme konsumen (indeks di bawah 100) terhadap kondisi perekonomian negara. IKK ini menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kinerja perekonomian.

Harian ini menilai IKK yang telah kembali ke dalam zona optimistis itu dapat menjadi modal dasar yang baik untuk mendorong perekonomian pada masa berikutnya sekalipun masih di dalam masa pandemi. Salah satu motor penggerak pertumbuhan yang dapat diandalkan adalah konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah di tengah lesunya mesin investasi dan masih tertekannya ekspor. Apalagi sinyal pemulihan sisi konsumsi tersebut dikuatkan oleh porsi pendapatan konsumen yang disimpan di bank atau saving to income ratio pada Desember 2021, yang tercatat sebesar 14,1%, lebih kecil dibandingkan dengan November 2021 yang tercatat 14,6%.


Pilihan Editor