;

2022, Konsumsi Semen Dalam Negeri diproyeksikan Tumbuh 5%

Yuniati Turjandini 25 Jan 2022 Investor Daily

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat, meski kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19 belum pulih 100%, konsumsi semen dalam negeri pada 2021 telah  mengalami peningkatan sekitar 5,9%. Adapun untuk tahun ini, kenaikan konsumsi semen dalam negeri diperoyeksikan berkisar 5%. "Melihat perkembangan pertumbuhan ekonomi yang cukup menjanjikan, maka untuk tahun 2022 diperkirakan untuk kenaikan konsumsi semen dalam negeri berkisar 5%," kata Ketua Umum ASI Widodo Santoso,Minggu (23/1).  Adapun untuk realisasi bulan Desember 2021, lanjut dia, tidak seperti yang diharapkan dimana total penjualan dalam negeri  tidak ada peningkatan. Hal tersebut karena banyak musibah banjir, meletus Gunung, dan lain-lain, serta kegiatan Nataru sehingga hanya mengalami pertumbuhan 0,7%. "Total konsumsi dalam negeri bulan Desember 2021 menjadi sebesar 11,6 ton dibandingkan tahun lalu sekitar 9,2 juta ton. (Yetede)

Proyek Smelter Amman Mineral Masuki Persiapan Konstruksi

Yuniati Turjandini 25 Jan 2022 Investor Daily

Proyek pemurnian dan pengolahan (smelter)  tembaga di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB yang akan di garap PT Amman Mineral Industri, anak usaha PT Amman Mineral Nusatenggara, tengah memasuki masa persiapan konstruksi. Menurut Direktur Utama Amman Mineral Nusantara Rachmat Makkasau fokus perusahaan pada enam bulan pertama  adalah pembangunan fasilitas akomodasi untuk karyawan dan fasilitas pendukung proyek. Rachmat mengucapkan terima kasih atas bimbingan dari pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Amman Mineral, lanjut Rachmat, berkomitmen terus melanjutkan pembangunan smelter dan precious metal refinery sesuai dengan peraturan pemerintah. "Target ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No.17 tahun 2020, dimana pelaku usaha dapat melakukan penyesuaian terhadap jadwal penyelesain proyek smelter sampai tahun 2023," ungkapnya. (Yetede)

Korupsi Kepala Daerah dan Jerat Partai Politik

Yuniati Turjandini 25 Jan 2022 Tempo

Tabir korupsi kepala daerah kembali terkuak. Kali ini bukan hanya satu, melainkan tiga kepala daerah yang secara silih berganti  mengenakan rompi oranye Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Mereka adalah wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud, dan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin. Para pengkhianat amanat rakyat itu tertangkap tangan karena  memanfaatkan jabatannya untuk meraup keuntungan. Berdasarkan data KPK, sejak lembaga antirasuah itu berdiri hingga akhir 2021, tak kurang dari 163 kepala daerah telah diproses secara hukum.  

Satu entitas penting yang kerap kali menjadi sumber permasalahan korupsi kepala daerah adalah, apalagi kalau bukan, partai politik. Di negara demokrasi, partai politik menentukan berbagai aspek krusial dan menjadi penopang utama berjalannya  proses pemerintahan.  Partai politik juga kerap kali mengklaim sebagai penyalur aspirasi rakyat. Faktanya, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia bahwa pada awal Januari 2021, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik menempati urutan paling rendah. (Yetede)

Menanti Koneksi Selatan-Utara Jawa Barat

Yuniati Turjandini 25 Jan 2022 Tempo

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono mengatakan penyelesaian pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dauwan (tol Cisumdawu) akan menunjang konektivitas wilayah selatan dan utara Jawa Barat. Jalan tol akan terhubung dengan infrastruktur penting, seperti Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban di Subang, serta pengembangan kawasan ekonomi Ciayu Majakuning (Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan) dan kawasan Rebana (Subang-Cirebon-Majalengka) di wilayah utara Jawa Barat. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, Ferry Sofwan Arif,mengatakan pembangunan tol Cisumdawu akan mendukung operasi Bandara Kertajati, bertepatan dengan penghentian operasi Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur yang sedang direvitalisasi. Setelah beroperasi penuh, kata dia, jalan tol Cisamdawu akan memberikan kemudahan untuk akses barang masuk dan keluar di kawasan industri tersebut. (Yetede)

Waspada Kontraksi Ekonomi Akibat Omicron

Hairul Rizal 25 Jan 2022 Kontan

Pemerintah mulai meningkatkan kewaspadaan dengan peningkatan kasus harian virus Covid-19 belakangan, termasuk kasus varian omicron. Hingga Senin (24/1) kemarin, total kasus Covid-19 varian omicron di Indonesia mencapai 1.626 kasus, adapun kasus positif Covid-19 di atas 2.000 kasus per hari. Sementara, tingkat keterisian tempat tidur perawatan Covid-19 atau bed occupancy rate (BOR) mencapai 6,25% atau 5.000 dari total 80.000 tempat tidur. Padahal, pada akhir Desember 2021 BOR nasional hanya sekitar 3%.  Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran, Senin (24/1), menyatakan, kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini belum berdampak ke bisnis perhotelan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis pemerintah mampu melewati kondisi ini karena belajar dari badai varian Delta pertengahan tahun 2021. Pemerintah terus mempersiapkan kapasitas penanganan kesehatan, seperti rumah sakit, tenaga kesehatan, obat-obatan, termasuk antisipasi oksigen, dan masker di rumah sakit maupun di masyarakat. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir juga optimis pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal I-2022 mencapai 5,2% atau sesuai dengan rencana pemulihan ekonomi.


Pro Kontra Pajak Progresif Ekspor Produk Nikel

Hairul Rizal 25 Jan 2022 Kontan

Pemerintah akan memungut pajak progresif sebesar 2% untuk ekspor produk nickel pig iron (NPI) dan feronikel di tahun ini. Di saat yang sama, pemerintah akan meniadakan tax holiday bagi pihak yang baru mengajukan investasi smelter NPI dan feronikel di Tanah Air. Deputi Bidang Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Septian Hario Seto menyebutkan, kedua kebijakan ini akan menahan investasi smelter NPI dan feronikel yang baru. "Kami sudah menghitung keekonomiannya dan masih masuk. Hanya saja (investor) akan lebih hati-hati karena berpikir tidak dapat tax holiday dan akan bayar pajak ekspor juga. Namun, investasi secara keseluruhan belum tentu berkurang," ungkap dia kepada KONTAN, pekan lalu.


Tak Masuk di PEN, Belanja Ibukota Negara ada di PUPR

Hairul Rizal 25 Jan 2022 Kontan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, anggaran pembangunan ibukota negara (IKN) baru, tak masuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022. Pembangunan IKN baru akan menggunakan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Terkait IKN, anggarannya ada di PUPR dan memang diperkirakan fase pertama dibutuhkan dana Rp 45 triliun. Namun, secara bertahap, tergantung kebutuhan dan progres," kata Airlangga, Senin (24/1). Asal tahu saja, alokasi anggaran PEN tahun ini mencapai Rp 451,64 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dari rencana awal yang sebesar Rp 414,1 triliun Secara terperinci, anggaran klaster kesehatan mencapai Rp 125,97 triliun, klaster perlindungan sosial mencapai Rp 150,8 triliun, dan klaster penguatan pemulihan ekonomi mencapai Rp 174,8 triliun.


Turunan UU No 7/2021 Tentang HPP Masih Dibahas

Hairul Rizal 25 Jan 2022 Kontan

Pemerintah segera menertibkan dua aturan turunan Undang-Undang No 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Kedua beleid masih ada di Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia. Asal tahu saja, pemerintah bakal menertibkan 48 aturan turunan UU HPP. Perinciannya, 10 aturan pada klaster KUP, sembilan pada klaster PPh, 21 aturan klaster pajak pertambahan nilai (PPN), satu aturan pada klaster Program Pengungkapan Sukarela, empat aturan klaster pajak karbon, dan tiga aturan klaster cukai. Hingga saat ini, baru ada satu aturan turunan pemerintah, yaitu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 196 Tahun 2021 terkait pelaksanaan tax amnesty . 

Adu Kilau Saham Emiten Logam

Hairul Rizal 25 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Harga saham di kelompok komoditas logam seperti emas, perak, tembaga, nikel dan aluminium terus mengilap pada awal 2022. Ini sejalan dengan tingginya permintaan kelompok komoditas tersebut di pasar global yang mengatrol harga logam. Investor mulai pasang kuda-kuda untuk tetap berada di jalur hoki. Menurut data Bloomberg, harga sejumlah komoditas logam tersebut tercatat mengalami kenaikan sepanjang tahun berjalan atau year-to-date (YtD) hingga Senin (24/1).

Saham produsen nikel, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) misalnya, meningkat 6,62% YtD dan ditutup di level 4.990 pada perdagangan kemarin. Demikian pula dengan produsen emas, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang menyundul 9,48% dalam periode yang sama, dan ditutup pada level 127 pada perdagangan Senin (24/1). Emiten emas lainnya yaitu PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) tercatat juga meningkat kendati tipis yaitu sebesar 0,51% YtD ke level 3.910. Namun, ketiga emiten ini menjadi empat emiten teratas penggerak IDX Basic Materials setelah PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA). Saham-saham ketiga emiten ini berada di rumpun IDX Basic Materials. Rumpun ini juga diisi oleh emiten berbasis industri kimia, semen, pertambangan mineral, dan industri kertas.


Menjaga Trust di Industri Asuransi

Hairul Rizal 25 Jan 2022 Bisnis Indonesia

Persoalan pengaduan konsumen terkait produk asuransi unit-linked ternyata belum juga usai. Beberapa hari terakhir, aksi sejumlah nasabah yang terus menyuarakan pengaduan mereka menjadi perhatian publik. Tindakan sejumlah nasabah tersebut seakan menjadi kelanjutan dari aksi pada Desember 2021. Saat itu Komunitas Korban Asuransi yang mewakili lebih dari 200 orang mengadu kepada DPR terkait dengan permasalahan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked. Mereka mengungkap beberapa masalah yang kerap terjadi dan merasa terjebak dan tertipu oleh agen asuransi saat awal pengenalan polis asuransi berbalut investasi tersebut. Jika persoalan complaint handling atau layanan klaim ini tak tertangani dengan baik akan mengganggu reputasi perusahaan asuransi itu sendiri, kehilangan kepercayaan (distrust) kepada industri asuransi dan bisa meluas ke kestabilan sistem keuangan.


Pilihan Editor