Laba Energi Mega Turun 25 Persen Tahun Lalu
Emiten migas PT Energi Mega Persada Tbk membukukan penurunan laba sekitar 25 % menjadi 40,26 juta dollar AS tahun 2021. Dirut Energi Mega Persada Syailendra Bakrie, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin (11/4) mengatakan, pendapatan tahun lalu meningkat seiring kenaikan produksi. Namun, perusahaan mesti melunasi utang dari tahun sebelumnya. (Yoga)
Triliunan Rupiah Siap Mengalir di Daerah
Kebutuhan uang tunai di daerah pada Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriah mencapai triliunan rupiah. Di Jabar sekitar Rp 19,26 triliun, sedang di Kalsel disiapkan Rp 2,5 triliun. Pelayanan penukaran uang pun disediakan pemerintah untuk menekan potensi persebaran uang palsu dari penukaran tidak resmi. ”Kami menyediakan lebih besar, 125 % (Rp 24,09 triliun) dari kebutuhan Rp 19,26 triliun. Jaga-jaga karena libur kali ini animonya luar biasa,” ujar Kepala Perwakilan BI Jabar Herawanto dalam pembukaan layanan penukaran kas keliling terpadu kepada masyarakat di Kantor Perwakilan BI Jabar di Bandung, Senin (11/4). Prediksi kebutuhan uang cetak Ramadhan kali ini, 10,42 % lebih tinggi dari 2021, menunjukkan perekonomian membaik di saat pandemi, yang akan berdampak pada tingginya transaksi uang sehingga kebutuhan uang cetak meningkat.
Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana, yang turut hadir, menyatakan, pemulihan ekonomi ini terjadi seiring pandemi yang mulai terkendali. Herawanto meminta masyarakat melakukan penukaran uang melalui pelayanan bank terdekat, demi menghindari uang palsu. Masyarakat juga lebih hemat karena penukaran uang di layanan resmi tidak dipungut biaya. Kantor Perwakilan BI Jabar di Jalan Braga, Kota Bandung, menyediakan layanan penukaran dengan menggaet 14 bank, berlangsung 11-26 April 2022 pada pukul 08.00-12.00. Pada layanan ini, setiap orang bisa menukarkan uang maksimal Rp 3,8 juta. Pecahan yang bisa didapat, antara lain Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. (Yoga)
UMKM Dalam Perjalanan E-Dagang Asal Indonesia
Pada akhir 1998, Menristek/Kepala BPPT Zuhak Abdul Qadir mengemukakan teknologi informasi memiliki potensi memecahkan kendala yang dihadapi pelaku UMKM. Satu dekade berselang, Plasa.com dan Tokopedia.com mengangkat ekonomi UKM atau UMKM dengan menyediakan wadah berjualan secara daring. Pada November 2009, PT Telkom merilis layanan perdagangan melalui internet di bawah PT Metranet. Selain sebagai ekspansi bisnis, layanan bernama Mojopia bertujuan membantu pelaku UKM memasarkan produknya. Investasi sebesar 2 juta dollar AS atau Rp 19 miliar dikeluarkan untuk proyek tersebut. PT Metranet menjalin kerja sama dengan eBay memperluas jangkauan penjual dalam negeri hingga berskala global, yang berlanjut hingga Desember 2014, dengan peluncuran platform e-dagang Blanja.com sebagai lokapasar dengan skema bisnis ke konsumen (B2C) menggantikan Plasa.com. Ebay menguasai 40 % saham. Sayangnya, 1 September 2020, semua kegiatan transaksi di Blanja.com dihentikan, sebagai wujud perubahan strategi bisnis yang lebih fokus pada perdagangan di segmen korporasi dan UMKM melalui skema bisnis ke bisnis (B2B).
Hingga kini, Plasa.com menjadi satu-satunya e-dagang yang pernah dibentuk BUMN. Kini, BUMN lebih tertarik berinvestasi pada perusahaan rintisan.E-dagang asal Indonesia kedua yang memiliki misi pemerataan ekonomi digital, yaitu Tokopedia. Tokopedia memulai bisnis lokapasar dengan skema konsumen ke konsumen (C2C), yang hingga pada 2017 mendapatkan pendanaan 1,1 miliar dollar AS dari Alibaba Group. Satu tahun kemudian, pendanaan dengan jumlah yang sama didapatkan dari Softbank Vision Fund dan Alibaba Group. Tokopedia melaporkan 11.000 dari lebih 12.000 ribu penjual yang terdaftar merupakan pelaku UMKM, baik produsen maupun reseller. Pada masa pandemi, 90 % penjual berskala mikro mampu mengembangkan bisnis dengan adopsi teknologi digital.
Selain Plasa.com dan Tokopedia.com, sejumlah situs e-dagang asal Indonesia turut meramaikan babak awal ekosistem digital. Ada yang terus tumbuh dan berkembang, ada pula yang tumbang. Bhinneka.com merupakan pionir e-dagang asal Indonesia. Di bawah naungan PT Bhinneka Mentari Dimensi, lini bisnis ini awalnya merupakan distributor mesin cetak industrial yang berdiri pada 1993. Platform belanja Bhinneka.com diluncurkan pada 1999 setelah berhasil melalui krisis ekonomi 1998. Dengan fokus awal pada penjualan produk komputer, teknologi komunikasi, dan elektronik, Bhinneka.com kini menjual beragam produk dan menjalin kerja sama bisnis dengan pemerintah, melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Pada 2005, Tokobagus.com hadir sebagai platform iklan baris sekaligus menjembatani jual-beli barang bekas. Situs yang bermarkas di Bali ini didirikan Arnold Sebastian Egg dan Remco Lupker hanya dengan 6 karyawan. Satu dekade berselang, Tokobagus.com akhirnya diakuisisi Nasper. Perusahaan media dan internet asal Afsel ini sekaligus investor strategis OLX Group. Pada 2014, merek OLX Indonesia resmi diluncurkan menggantikan Tokobagus.com. OLX Indonesia melakukan merger dengan Berniaga.com pada 2015. Di tengah cerita sukses, e-dagang Indonesia ada yang tak mampu bertahan. Misalnya Qlapa dan Shopo. Keduanya merupakan e-dagang yang menjual produk kerajinan tangan. Pada 2010-an, e-dagang asal Indonesia pun masih bermunculan dengan macam-macam skema bisnis, di antaranya Bukalapak, Blibli, dan Gramedia. (Yoga)
Transportasi dan Perhotelan Tumbuh 15%
Cuti bersama dan mudik pada Lebaran 2022 bakal memutar roda bisnis sejumlah sektor usaha. Mudik juga medorong perekonomian domestik pada tahun ini, terutama di sektor transportasi, perhotelan dan restoran. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir memperkirakan, tak hanya industri makanan dan minuman, konsumsi terhadap transportasi akan meningkat antara 10% sampai 15% lebih tinggi dari konsumsi pada periode normal. Meskipun ada kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN). Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy mengatakan, sektor transportasi dan pergudangan akan menjadi sektor yang akan naik sebagai dampak dari pelonggaran mobilitas saat Lebaran.
Bersiap Beralih Buru Saham Lapis Dua
Kinerja saham dengan kapitalisasi pasar kecil dan menengah (small mid caps) cenderung tertinggal dibanding saham berkapitalisasi pasar besar (big caps). Ini terlihat dari pergerakan IDX SMC Composite yang hanya naik 6,31% dan IDX SMC Liquid yang hanya terkerek 4,27% sejak awal tahun. Kinerja ini lebih rendah dari performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik 9,46% dan LQ45 yang bergerak positif 10,51%. Sejak awal tahun, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya mengatakan, saat ini justru menjadi waktu yang tepat untuk membeli saham-saham small mid caps. Sementara Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menyarankan investor wait and see terlebih dahulu. Apalagi, IHSG kemarin ditutup terkoreksi setelah sebelumnya terus menerus mencetak rekor tertinggi baru.
Emiten Kertas Sinar Mas Cetak Laba Tinggi di 2021
Pendapatan dan laba bersih dua emiten kertas milik grup Sinar Mas masih tumbuh. Hal ini membuat saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) dinilai masih undervalued. Sepanjang 2021, INKP mencatatkan penjualan bersih US$ 3,51 miliar atau tumbuh 17,76% secara tahunan dari US$ 2,98 miliar pada 2020. Hal ini membuat laba bersih INKP melesat 79,23% secara tahunan menjadi US$ 527 juta per Desember 2021.
Bernasib serupa, penjualan bersih TKIM naik sebesar 18,23% secara tahunan. Per Desember 2021 penjualan TKIM mencapai US$ 1,02 miliar dari sebelumnya US$ 866,45 juta. Dari sisi bottom line TKIM mencatatkan laba bersih US$ 249 juta pada akhir 2021. Capaian tersebut naik 67,86% dibanding US$ 148,33 juta pada 2020. Analis BNI Sekuritas Mikhail Joshua Siahaan mengatakan, saham INKP dan TKIM masih undervalued. Ini karena nilai pasar yang terefleksi saat ini masih di bawah nilai fundamental yang diproyeksikan BNI Sekuritas.
Ajaib Kebanjiran Investor
Partisipasi investor ritel cukup besar dalam penawaran umum saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). PT Ajaib Sekuritas Asia mencatat pemesanan yang masuk mencapai rekor. "Ajaib meraih rekor baru perusahaan dengan jumlah pemesanan IPO GoTo lebih dari 150.000 investasi di aplikasi Ajaib. Angka pencapaian ini mencapi lebih dari dua kali lipat dari rekor IPO sebelumnya," kata Direktur PT Ajaib Sekuritas Asia Anna Lora dalam keterangan resminya, Senin (11/4).
Indo NFT Festiverse
Pameran yang menampilkan karya digital di berbagai marketplace non-fungiable token (NFT) tersebut diikuti 241 creator untuk menghadirkan pengalaman menjelajah dunia NFT melalui aktivitas dunia nyata.
Mandala Multifinance, Stop Penawaran Obligasi
PT Mandala Multifinance Tbk menghentikan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan IV. Obligasi tersebut telah ditawarkan sejak 29 Juni 2020 silam. Setelah menawarkan obligasi itu dalam empat tahap, Mandala Multifinance berhasil menghimpun dana sebesar Rp 1,41 triliun. Padahal perusahaan itu menargetkan bisa menghimpun dana maksimal mencapai Rp 1,5 triliun.
KRAS Raih Penjualan Rp 10 Triliun
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) kembali mencetak kinerja penjualan yang positif sepanjang kuartal I-2022. Perusahaan baja plat merah ini berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 10 triliun selama tiga bulan pertama tahun ini. Dengan capaian itu, penjualan KRAS per kuartal I-2022 tumbuh 44,92% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 6,9 triliun.









