;

Laba Bersih PTPN V Tembus 1,3 Triliun

Yuniati Turjandini 27 Aug 2022 Investor Daily

PEKANBARU, ID – PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) berhasil mencatatkan laba bersih Rp 1,3 triliun untuk tahun buku 2021. Capaian itu merupakan laba tertinggi sepanjang sejarah perusahaan milik negara tersebut berdiri. “Alhamdulillah, buah dari perbaikan yang digesa selama tiga tahun terakhir dapat membawa perusahaan membukukan laba bersih Rp 1,3 triliun. Tertinggi sepanjang sejarah perusahaan berdiri,” kata CEO PTPN V Jatmiko Santosa di Pekanbaru, Riau, kemarin. Dia menyebutkan, angka Rp 1,3 triliun tersebut menyumbang hampir sepertiga dari total laba setelah pajak induk usaha PTPN V yaitu Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Group pada 2021 sebesar Rp 4,6 triliun, atau melonjak 312,81% dari laba PTPN V tahun sebelumnya. Konsistensi tren positif tersebut tetap berlanjut tahun ini. Pada semester I-2022, PTPN V mencatatkan laba bersih sebesar Rp 781 miliar (unaudited). Angka tersebut meningkat 158% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021. Jatmiko optimistis tahun ini kinerja perusahaan akan lebih baik meski korporasi mengalami pasang surut harga komoditas utamanya yaitu minyak sawit mentah (CPO). “Insya Allah 2022 lebih baik. Dengan dukungan penuh pemegang saham serta dengan sumber daya terbaik, ruang perbaikan serta selalu terbuka, tahun ini kita optimis melampaui capaian 2021," tutur dia. (Yetede)

Meroket Hingga Akhir Tahun

Yuniati Turjandini 27 Aug 2022 Tempo (H)

Tingkat inflasi pangan diproyeksikan terus meroket hingga akhir tahun. Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede, mengungkapkan bahwa inflasi pangan pada penutup 2022 bisa menembus level 10-11% secara tahunan (yar on year) Proyeksi ini meningkat jauh di atas realisasi inflasi pangan  2021 yang hanya 3,2%. Adapun inflasi pangan per Juli 2022 sudah mencapai 11,5%. "Untuk komoditas pangan yang sudah masuk katagori barang bergejolak diperkirakan inflasi mulai melambat seiring dengan musim panen pada Agustus-September, tapi berpeluang meningkat kembali menjelang akhir tahun." ujar Josua kemarin. Josua mencontohkan, harga cabai akhir tahun berpotensi naik dipengaruhi oleh dampak musim hujan yang menyebabkan cabai mudah busuk dan mengganggu suplai secara umum. "Pemerintah perlu melakukan intervensi  dari segi distribusi untuk memastikan harga tetap stabil," ujarnya.  (Yetede)

Membendung Lonjakan Harga Pangan

Yuniati Turjandini 27 Aug 2022 Tempo (H)

Jakarta- Upaya pengendalian harga bahan pangan menjadi fokus pemerintah hingga akhir  tahun ini. Tren kenaikan sejumlah harga pangan diprediksi masih berlanjut. Beberapa komoditas yang perlu diwaspadai adalah telur ayam ras, cabai merah, dan bawang merah. Badan Pangan Nasional berusaha mengantisipasi  ancaman melambungnya harga komoditas pangan yang diakibatkan oleh faktor cuaca, yaitu ancaman La Nina, serta tren musiman peningkatan permintaan menjelang akhir tahun. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional, harga acuan pangan pokok ke depan akan diregulasi  oleh Badan Pangan. Proses pengkajian harga pangan dilakukan bersama oleh Badan Pangan Nasional dan Kementerian Perdagangan, setalah meminta masukan peternak dan petani selaku produsen utama. "Langkah selanjutnya akan kami optimalkan adalah operasi pasar bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan," kata Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi. (Yetede)

Cuma Cukup Beli Bumbu

Yuniati Turjandini 27 Aug 2022 Tempo (H)

Jakarta- Kenaikan harga pangan yang simultan membuat dampak inflasi mulai terasa. Pengeluaran belanja harian dirasa terus meningkat, terutama oleh para ibu rumah tangga. Rosmaida Tampubolon, warga Jakarta, mengatakan perlu mengeluarkan uang lebih untuk kebutuhan dapurnya. "Beberapa bulan lalu, uang seratus ribu rupiah masih bisa membeli bahan bumbu, cabai, tomat, bawang, sekaligus daging, dan ikan," ujarnya kepada Tempo, kemarin. Dalam beberapa waktu terakhir, perempuan berusia 69 tahun ini melanjutkan, jumlah uang yang sama hanya bisa ia belikan bumbu. Per kemarin, berdasarkan situs web Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, harga sejumlah komoditas bergerak naik. Diantaranya adalah minyak goreng bermerek yang naik Rp 500 menjadi Rp22.050 per kilogram dari hari sebelumnya. Gula pasir lokal juga naik tipis Rp50 menjadi Rp14.550 per kg. (Yetede)

Kayu Penopang dari Limbah Kayu dan Plastik

Yuniati Turjandini 27 Aug 2022 Tempo (H)

Sekilas pandang, instalasi kayu di dinding, lantai, dan perabotan di area presentasi Group Hyundai Motors Indonesia dalam pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2022 tampak normal. Namun, siapa sangka, gerai seluas 45 meter persegi di Hall 1A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City itu dipasangi matrial serupa kayu yang terbuat dari sekam padi dan sampah plastik. DInamai "Sustainability Area", konsep ramah lingkungan itu ditampilkan Hyundai bersama Plana- salah satu entitas pengusung ekonomi daur ulang. Co-founder Plana, Juan Apriliano Chandra, mengatakan ide produksi Plana Wood- nama material kreasi perusahaannya-sudah muncul sejak 2015. "Kami ingin sesuatu yang baru, karena plastik sebenarnya sangat eco-frendly. Lalu ayah dan paman saya mengembangkannya formula matrial Plana Wood," ujar Juan saat bertemu Tempo di pabrik Plana di kawasan Legok, Kabupaten Tangerang, kemarin. (Yetede)

Pebisnis Ancang-Ancang Menaikkan Harga Barang

Hairul Rizal 26 Aug 2022 Kontan (H)

Spekulasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus bergulir. Demi meredam gejolak di pasar, para pelaku usaha membutuhkan kepastian pemerintah ihwal kebijakan harga Pertalite dan Solar subsidi. Maklum, wacana kenaikan harga BBM yang terus bergulir tapi tak kunjung diputuskan pemerintah, berpotensi menyulut spekulasi untuk menaikkan harga barang. Ketidakpastian beleid BBM juga menyulitkan kalangan pengusaha untuk menyusun agenda bisnis mereka. Sejauh ini, sejumlah pelaku bisnis, mulai dari transportasi, distribusi, logistik, manufaktur hingga ritel, mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga BBM. Sektor ritel, misalnya, sudah mulai terdampak rencana kenaikan harga BBM.

Cari Cuan Menarik, Hot Money Membanjiri Pasar Modal

Hairul Rizal 26 Aug 2022 Kontan (H)

Di tengah kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) dan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, investor asing masih gencar masuk ke pasar modal dalam negeri. Dalam sebulan terakhir, investor asing mencatatkan aksi beli di pasar saham dengan nilai bersih (net buy) Rp 7,51 triliun. Sejak awal tahun ini, nilai beli bersih asing telah mencapai Rp 64,14 triliun. Sementara itu di pasar obligasi, saat ini posisi dana asing mencapai Rp 770,55 triliun atau naik Rp 19,31 triliun dari posisi akhir Juli 2022. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji mengatakan, keputusan BI untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,75% diapresiasi pelaku pasar termasuk investor asing, karena kebijakan ini menjadi langkah preventif untuk menstabilkan inflasi. Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, ketimbang negara lain, pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih tergolong lebih tinggi.

BKPM Fasilitasi Perizinan Usaha Mikro dan Kecil

Hairul Rizal 26 Aug 2022 Kontan

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus berupaya memberikan kemudahan perizinan usaha mikro dan kecil (UMK). Menurut Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal Riyatno upaya memfasilitasi UMKM ini diantaranya menjalin kerjasama dengan alumni perguruan tinggi. Salah satunya kerja sama dengan ikatan alumni Universitas Indonesia (Iluni UI). BKPM meneken Nota Kesepahaman tentang Sinergi Pengembangan Inovasi Kebijakan Investasi dan Peningkatan Skala Usaha di kalangan alumni UI.

MENGEJAR CUAN REKSA DANA

Hairul Rizal 26 Aug 2022 Bisnis Indonesia (H)

Tren kenaikan suku bunga acuan dapat menjadi momentum untuk menata ulang portofolio reksa dana sesuai dengan profil risiko masing-masing investor. Kalangan analis menilai, memasuki era suku bunga mahal, reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap cukup menjanjikan lantaran keduanya menikmati keuntungan dari pengetatan moneter yang dilakukan Bank Indonesia (BI).“Untuk investor baru yang masuk sekarang untuk investasi jangka menengah, 3 tahun ke reksa dana pendapatan tetap, sudah oke karena sudah ada kenaikan harga di pasar,” ujar Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana, Kamis (25/8)Wawan memperkirakan BI bakal melanjutkan pengetatan moneter setidaknya hingga suku bunga acuan berada pada rentang 4% hingga 4,25%. Mengacu pada proyeksi tersebut, dia menilai investor dengan horizon investasi jangka menengah dan panjang tak perlu khawatir. Dengan pertimbangan ruang penguatan bagi kinerja pasar saham dan obligasi, Wawan memperkirakan kinerja imbal hasil reksa dana saham bisa menyentuh 10% dan reksa dana pasar uang pada rentang 3,75% hingga 4%. Namun, kinerja produk secara aktual bisa beragam tergantung pada kepiawaian manajer investasi.

BNI-Garuda-Lion, Kolaborasi Tekan Harga Tiket Pesawat

Hairul Rizal 26 Aug 2022 Bisnis Indonesia (H)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) bersama Garuda Indonesia dan Lion Air Group berkolaborasi mewujudkan harga tiket penerbangan di Tanah Air menjadi lebih terjangkau sesuai amanat Presiden Joko Widodo. Lewat koordinasi Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN RI, kolaborasi diwujudkan melalui Program Terbang Hemat Bersama Kartu BNI 2022. Program ini membuka peluang bagi pengguna moda transportasi udara mendapatkan tiket penerbangan lebih terjangkau. Peluncuran Program Terbang Hemat Bersama Kartu BNI 2022, Kamis (25/08), disaksikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Owner Lion Air Group Rusdi Kirana, Presiden Direktur Lion Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Direktur Utama Lion Air Rudy Lumingkewas, dan Direktur Utama BNI Royke Tumilaar. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh sejumlah maskapai dengan sektor perbankan. Hal ini sejalan dengan wujud upaya berkelanjutan Garuda Indonesia dalam menghadirkan berbagai benefit tambahan atas layanan penerbangan full service Garuda Indonesia dengan harga spesial melalui berbagai program penawaran spesial tiket penerbangan. Capt. Daniel menyampaikan, Lion Air Group menyambut baik atas inisiasi dan kolaborasi yang sudah terjalin sejalan memberikan manfaat lebih kepada nasabah, calon penumpang dari layanan perbankan dan penerbangan. Inovasi maskapai dan BNI dapat mempermudah persiapan perjalanan udara yang diharapkan mampu menjawab dan mengakomodir kebutuhan permintaan pasar yang tinggi.

Pilihan Editor