;

Inflasi di AS, Diskon Besar-besaran Harga Baju

Yoga 27 Aug 2022 Kompas

Perusahaan ritel baju di AS mengobral dan memberi diskon besar atas produk mereka agar tumpukan di rak berkurang. Akibat tekanan inflasi, konsumen di negara itu memangkas anggaran untuk belanja baju. Kantor berita Reuters, Jumat (26/8), melaporkan, konsumen usia muda dan berpenghasilan rendah menahan diri untuk membeli baju pada harga normal dan menunggu ada promo. (Yoga)

Menunggu Langkah The Fed

Yoga 27 Aug 2022 Kompas

Bank Sentral AS atau The Fed dinilai lambat mengambil langkah menaikkan suku bunga. Ekonomi dunia pun bakal terdampak dan bisa runyam. Inflasi di AS sampai dengan Kamis (25/8) melejit terlalu jauh meninggalkan tingkat suku bunga inti The Fed. Inflasi juga lebih tinggi dari suku bunga riil di pasar. Jika The Fed tetap lamban menyadari serta lambat menaikkan suku bunga, inflasi tinggi akan sulit diturunkan bahkan akan bertahan lama. Efeknya adalah dampak inflatoar ke seluruh dunia mengingat dollar AS merupakan alat utama transaksi global.

Kebijakan moneter AS menjadi perhatian karena akan berpengaruh terhadap nilai tukar USD pada mata uang lokal. Ketika The Fed membiarkan suku bunga acuan, mata uang lokal cenderung tetap rendah sehingga konsumsi tidak bisa direm, akibatnya inflasi terus naik. Oleh karena itu, ada yang menyebut hal ini sebagai inflasi impor, inflasi yang terjadi di AS merembet ke negara-negara lain. Namun, jika The Fed menaikkan suku bunga, akan berdampak pada penurunan inflasi dan pada perdagangan karena sejumlah komoditas akan berharga mahal akibat kenaikan nilai tukar. Hal itu juga akan menimbulkan risiko rentetan pada korporasi dan pelarian modal dari beberapa pasar uang negara yang sedang berkembang.

Sepertinya pilihan pahit akan diambil, yaitu The Fed menaikkan suku bunga. Kelambatan melakukan tindakan sepertinya hanya menunda masalah yang lebih berat lagi. Oleh karena itu, hal yang lebih penting adalah persiapan korporasi dan juga otoritas sejumlah negara untuk menghadapi dampak atau risiko pengetatan suku bunga AS tersebut.  Otoritas di Indonesia juga harus bersiap menghadapi masalah yang tidak ringan ini. (Yoga)


UJIAN MILENIAL DI PASAR MODAL

Hairul Rizal 27 Aug 2022 Bisnis Indonesia (H)

Baik dari sisi konsistensi dalam menanamkan modalnya maupun dalam mempertebal pengetahuan agar industri ini semakin melesat. Meningkatnya jumlah investor milenial di pasar modal perlu terus dijaga, baik dari sisi konsistensi dalam menanamkan modalnya maupun dalam mempertebal pengetahuan agar industri ini semakin melesat. Kalangan investor milenial seringkali terjebak untuk meraih keuntungan dalam jangka pendek tanpa pengetahuan yang cukup. Selain itu, keputusan untuk masuk ke pasar modal karena sekadar mengikuti tren sesaat. Regulator perlu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan investor, utamanya generasi milenial itu agar keberadaannya mampu berkontribusi terhadap perekonomian. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat minat masyarakat, terutama generasi milenial untuk berinvestasi di pasar modal makin meningkat. Ini tercermin dari terus bertambahnya jumlah investor yang mencapai 9,45 juta orang hingga pertengahan Agustus 2022. Jumlah tersebut naik 26,14% dibandingkan dengan jumlah investor pada akhir 2021 sebanyak 7,49 juta. Besarnya antusiasme kalangan muda menjadi investor pasar modal tak lepas dari signifikansi perkembangan pemanfaatan teknologi keuangan yang memudahkan proses transaksi di lantai bursa tersebut.


Tren ”Mogok Kerja”

Yoga 27 Aug 2022 Kompas

Pandemi memang sudah mengubah banyak hal. Di dunia kerja muncul fenomena karyawan dalam jumlah besar mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas (great resignation). Kini muncul tren baru yang bernama quiet quitting. Karyawan sesungguhnya tidak keluar dari pekerjaan tetapi mereka hanya bekerja pas-pasan. Tidak ada ambisi, tidak rela kerja lembur, dan bekerja jauh di bawah kemampuannya. Istilah diam-diam ”mengundurkan diri” dari pekerjaan tersebut muncul di sebuah akun media sosial Tiktok. Setelah itu merebak komentar yang memperlihatkan bahwa banyak orang juga sepemikiran. Mereka kemudian merasa bergabung dalam gerbong kereta yang satu ini.

Di AS fenomena ini terkonfirmasi dari survei produktivitas karyawan. Pada triwulan kedua tahun ini produktivitas karyawan turun 2,5 %, penurunan tertinggi setelah Perang Dunia Kedua. Sejumlah perusahaan mengeluhkan keadaan ini. Beberapa perusahaan kemudian melakukan pemutusan hubungan kerja dan juga membatalkan perekrutan karyawan baru. Google bahkan secara terus terang mengatakan akan melakukan pemutusan hubungan kerja terkait dengan produktivitas karyawan yang turun. Karyawan seperti membentuk ”lingkungan baru”. Mereka tidak keluar dari pekerjaan tetapi mereka tidak mau mencapai sesuatu yang lebih tinggi atau juga mereka ogah-ogahan mencapai sesuatu melampaui tugasnya. Temuan fenomena quiet quitting ini seharusnya membuat banyak pihak mencari cara-cara yang tepat agar dunia kerja makin produktif. (Yoga)


Pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah Ditempuh lewat Jalur Cepat

Yoga 27 Aug 2022 Kompas

Pembangunan pabrik minyak makan merah sebagai salah satu solusi meningkatkan pendapatan petani sawit bakal ditempuh melalui jalur cepat. Namun, perizinan pembangunan pabrik baru dipastikan membutuhkan dukungan pemda.  Selain itu, kerja cepat antar kementerian/lembaga diperlukan agar produksinya bisa dimulai segera. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, seusai rapat koordinasi dengan BPOM mengenai rencana pembangunan pabrik minyak makan merah oleh koperasi petani kelapa sawit di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (26/8) menyatakan, Presiden Jokowi meminta prosesnya dipercepat agar pembangunan pabriknya bisa dimulai pada Oktober 2022.

Dengan demikian, pabrik di harapkan sudah berproduksi pada Januari 2023. ”Pada pembangunan ini terdapat pabrik CPO mini dan mesin yang memproduksi minyak makan merahnya,” kata Teten. Terkait dengan SNI produk minyak makan ini, Badan Standardisasi Nasional (BSN) akan dilibatkan. Adapun izin edarnya melibatkan BPOM. Menurut Teten, pembangunannya memakai ”jalur tol”. BPOM bergerak bersama Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) terlibat dalam rencana detail engineering design (DED) agar pabrik sesuai standar. Sebab, desain pabrik akan sangat terkait dengan izin edarnya. ”Pabrik pertama akan dibangun di daerah Sumut,” ujar Teten.

Menurut rencana, pembangunan pabrik itu akan melibatkan lembaga pembiayaan, baik perbankan maupun Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, UMKM (LPDB-KUMKM). Pembangunan fisiknya akan menggandeng Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Investasinya diperkirakan Rp 23 miliar untuk memproduksi minyak makan merah sekitar 10 ton per hari dengan pasokan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang berasal dari lahan 1.000 hektar. (Yoga)


Meredam Kenaikan Harga Telur

Hairul Rizal 27 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Belakangan ini sebagian masyarakat sedang waswas memikirkan harga kebutuhan sehari-hari. Belum juga jelas kapan harga Pertalite naik, tiba-tiba harga telur ayam sudah mendahului. Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga telur ayam ras pada Jumat (26/8) mencapai Rp31.400 per kilogram (kg). Padahal jika ditengok beberapa pekan ke belakang, harga telur ayam masih berada pada kisaran Rp27.000 per kg. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia bahkan mengklaim harga telur ayam saat ini merupakan angka tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Menurut Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, kenaikan harga telur ayam ras terjadi lantaran suplai belum normal. Per 23 Agustus 2022 ketersediaan stok telur ayam sebanyak 567.781 ton dengan kebutuhan 446.000 ton per bulan. Artinya stok tersebut memiliki ketahanan sekitar 1,3 bulan berikutnya. Merespons lonjakan harga telur ayam tersebut, Badan Pangan Nasional lantas berkoordinasi dengan asosiasi peternak layer dan broiler guna mengidentifikasi pemicu sekaligus merumuskan kebijakan stabilisasi yang tepat. Adapun menurut Badan Pangan Nasional, beberapa pemicu kenaikan harga telur antara lain perubahan harga day old chicken (DOC) dan struktur biaya baik ongkos pakan maupun angkut.


Pembelian Rumah Didorong

Yoga 27 Aug 2022 Kompas

Generasi muda diajak membeli rumah ketimbang terus mengontrak rumah. Properti sebagai produk investasi juga menjanjikan kenaikan nilai aset. Namun, akses pendanaan masih menjadi kendala utama pembelian rumah. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar segera berinvestasi di bidang perumahan dengan membeli rumah sendiri. ”Kalau anak-anak muda hanya mau ngontrak, (tarif) kontrakan tiap tahun pasti naik. Tetapi, kalau beli rumah, cicilan itu makin lama makin tidak terasa. Lebih cepat beli rumah lebih baik,” ujarnya dalam keterangan pers Jumat (26/8).

Basuki menambahkan, bantuan pembiayaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah sejak tahun 2015 cenderung meningkat. Tahun ini, alokasi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sejumlah Rp 29 triliun untuk target 200.000 unit, sedangkan tahun 2023 akan meningkat menjadi Rp 32 triliun untuk 220.000 rumah. ”Pemerintah terus mendorong penyediaan perumahan bagi rakyat sesuai dengan harapan masyarakat. Maka, mari kita bangun komitmen bersama berkolaborasi mewujudkan hunian layak dan terjangkau untuk semua,” kata Menteri Basuki. (Yoga)


Perbankan Syariah Butuh Insentif

Yoga 27 Aug 2022 Kompas

Industri perbankan syariah terus mencatatkan pertumbuhan signifikan setiap tahun. Namun dibandingkan perbankan konvensional, pangsa pasarnya masih tergolong kecil. Butuh dukungan kebijakan untuk mengakselerasi perkembangan perbankan syariah. Direktur Syariah Banking Bank CIMB Niaga Pandji P Djajanegara di Denpasar, Bali, Kamis (25/8) mengatakan, “Ada kesempatan emas untuk membesarkan industri perbankan syariah. Misalnya dengan pemberian insentif oleh pemerintah. Transaksi perbankan syariah itu bukan kredit, melainkan sewa atau jual beli. Perpajakan masih menjadi hambatan. Transaksi perbankan syariah dikenai pajak biasa seperti bank konvensional yang menyalurkan kredit. Padahal transaksi kita adalah jual beli, harusnya pajaknya sudah final tidak ada lagi di belakang. Berbeda dengan transaksi kredit yang masih akan dikenai pajak. Contohnya itu. Isu perpajakan tersebut dapat dimasukkan sebagai insentif”.

Keberadaan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) merupakan inisiatif yang mencoba mempromosikan syariah dengan segala macam cara, tetapi tidak punya power. KNEKS lapor kepada presiden dan wapres, tetapi tidak punya power. Menurut saya, berbagai insentif dukungan pemerintahlah yang dapat memperbesar perbankan syariah. Contoh lain, di bursa ada Jakarta Islamic Indeks (JII). Data per tahun 2019 memperlihatkan ternyata di JII yang namanya perbankan syariah dari sisi pembiayaan hanya ada 0,8 % dan dari sisi pendanaan hanya ada 2 %. Kalau mau dibesarkan, bantu bank-bank syariah masuk ke Islamic Index sehingga porsinya lebih besar, mungkin 10, 20 %. Mereka menggunakan nama syariah untuk menarik investor dari Timur Tengah. Tetapi, di dalam indeks itu representasi perbankan syariah kurang. (Yoga)


PENGEMBANGAN ASET KRIPTO : Regulasi Mendesak Diterbitkan

Hairul Rizal 27 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Pemerintah perlu segera membuat aturan yang berkaitan dengan platform utilisasi aset kripto karena diperkirakan akan makin tumbuh ke depan. Pakar hukum dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva mengatakan bahwa pengembangan platform utilisasi aset kripto karya anak bangsa butuh diapresiasi sebagai bentuk inovasi. Akan tetapi, perkembangan itu perlu diimbangi dengan ketersediaan regulasi yang memadai untuk menjamin bisnis ke depan, sebagai salah satu instrumen investasi. Salah satu platform utilisasi kripto yang muncul di Tanah Air adalah Qoinpay. Platform ini berfungsi sebagai penghubung antara pemilik aset kripto dengan dompet digital. Dengan menggunakan platform ini, pemilik aset kripto tidak perlu repot harus menukarkan kripto mereka ke platform lain, tetapi cukup menggunakan Qoinpay untuk dikonversi ke dalam rupiah sehingga dana yang diperoleh dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhannya menggunakan platform berbasis Quick Response Indonesian Standard (QRIS).

Sejahtera di Tengah Perubahan Iklim

Yoga 27 Aug 2022 Kompas

Minggu (7/8), Irfan Maulana (24) menyelam di kolam udang PT Nayottama Kelola Laut Indonesia, Tasikmalaya, Jabar, demi memastikan udang, inovasi, dan harapan warga sejahtera tetap hidup. Mengenakan penutup telinga, Irfan belasan kali menceburkan diri ke dasar kolam untuk membuka tutup saluran pembuangan, agar kotoran dan sisa pakan tersedot ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan tertangkap jaring. Dengan begitu, kotoran tidak mencemari ke laut. Irfan membudidayakan udang seperti menjaga manusia. Alasannya, udang membuat warga Cipatujah, Tasikmalaya, ini kini lebih menikmati hidup. Empat tahun lalu, ia sempat merasakan pahit bekerja sebagai ABK di Jepang. ”Tahun 2019, saya dipulangkan karena sakit di tulang ekor. Kalau tidak, saya bisa lumpuh,” ujar Irfan, lulusan SMK ini. Juli 2021, ia mendengar PT Nayottama Kelola Laut Indonesia di dekat desanya membuka lowongan kerja. Meskipun gajinya tak sebesar di Jepang, Rp 7,5 juta per bulan, dia nyaman bekerja di tambak udang. Tidak harus menahan rindu pada keluarga, Irfan mempunyai banyak ilmu baru tentang budidaya udang ramah lingkungan.

Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar mencatat, pada 2021 produksi budidaya udang di provinsi itu 146.576 ton atau 19,08 % produksi nasional. Nilai produksinya lebih dari Rp 7,5 triliun. Selain di pantura Jabar, sentra udang di provinsi itu tersebar di wilayah selatan, yakni di Tasikmalaya dan Garut. Di Jabar selatan, potensi budidaya udang sangat besar. Pencemaran air lautnya belum separah pantura. Di Indonesia, rata-rata memproduksi udang 14-16 ton per ha. Di pantura Jabar, rata-rata 10-12 ton per ha. Di Jabar selatan, bisa 16-20 ton per ha. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, potensi itu terbuka dikembangkan. Selain meningkatkan kesejahteraan warga, keberadaannya memaksimalkan ketersediaan lahan. Ia meyakini, lewat sejumlah inovasi yang sudah diterapkan, seperti akuakultur dan pakan otomatis, Jabar bisa tetap sejahtera di tengah perubahan zaman. Wahyudi Sasprihanto, Direktur Operasional PT Nayottama Kelola Laut Indonesia, sepakat bahwa inovasi menjadi amunisi menghadapi ragam tantangan, terutama iklim dunia. (Yoga)


Pilihan Editor