HARI RAYA Menyambut Raja dan Mendamba Laba
Warta tersiar dari timur tentang sebuah kota pelabuhan, Manado, yang sedang menyongsong perayaan besar. Kerlip lampu berwarna-warni yang dipasang warga menghiasi seisi kota membuat malam-malam Desember sehabis hujan kian syahdu. Kabarnya, semua itu untuk menyambut kelahiran Sang Raja. Maka, kira-kira sebulan sebelum kelahiran itu, bertolaklah para saudagar dari Gorontalo, daerah semenanjung di sisi utara Teluk Tomini, menuju Manado, kota pelabuhan di timur itu. Mereka datang untuk menangkap peluang besar dagang yang mengiringinya. Para pedagang ini mengangkut ratusan, bahkan ribuan, kg kukis alias kue kering menyusuri kelok Jalan Trans-Sulawesi sejauh 400-an kilometer. Aneka jenis kukis, mulai dari putri salju, batang macis, kacang kurma, sampai kacang vernis, begitu diminati umat Kristen di Manado yang ingin memeriahkan perayaan kelahiran Yesus Kristus pada 25 Sesember yang tahun ini jatuh pada hari Minggu. Pihak penjual dan pembeli akan tumpah ruah di Wenang, daerah niaga sekitar Pelabuhan Manado, tempat orang berangkat ke atau datang dari pulau-pulau di Nusa Utara dan Maluku Raya. Kios-kios semipermanen berdiri untuk memajang jajaran stoples dan tumpukan kantong plastik berisi berbagai kudapan penggugah selera. Rival Yusuf (27) adalah salah satu pelapak kukis yang turut dalam arus ”transmigrasi sementara” menuju Manado. Ia dan keluarganya tiba di ibu kota Sulut untuk melapak di emperan jalan depan Pasar Swalayan Jumbo sejak pekan pertama Desember.
Agar dapat pulang dengan bak mobil pikap kosong dan dompet gendut dijejali rupiah, keluarga Rival akan menetap hingga semua kukis ludes terjual. ”Orang Gorontalo itu pantang pulang kalau nda bawa doi (uang), supaya orang panggil ’bos’ di kampung. Kalau pulang cuma bawa nama, setengah mati,” kata Rival berkelakar, Senin (19/12) saat ditemui di kiosnya. Peluang dagang begitu besar di Manado saat Natal tak lepas dari mayoritas penduduknya yang beragama Kristen, seperti peluang saat Lebaran di Gorontalo yang kebanyakan penduduknya Muslim. Kantor Perwakilan BI Sulut telah menyiapkan uang kartal Rp 2,3 triliun pada Desember untuk memastikan terlaksananya segala transaksi tunai warga. Nilai tersebut setara seperempat dari seluruh kebutuhan uang kartal warga ”Bumi Nyiur Melambai” sepanjang tahun 2022, yakni Rp 8,8 triliun. Alasan itu pula yang mendorong Erlin Laginta (40) senantiasa bertolak ke Manado setiap Desember selama lima tahun terakhir. Tahun ini, pemilik pabrik kue rumahan di Desa Mongolato, Telaga, Kabupaten Gorontalo, itu membawa 32 lusin atau 384 stoples kue kering dan 1.000 bungkus camilan kacang dengan mobil pikap. ”Di sini saya ngekos dengan suami di daerah Kombos. (Total modal) kayaknya lebih dari Rp 100 juta. Untungnya mobil (pikap) sudah lunas dan yang jadi sopir paitua (suami) sendiri, jadi tidak ada biaya tambahan,” kata Erlin. Merujuk pengalaman beberapa tahun terakhir, dagangan Erlin selalu habis pada puncak perayaan Natal. (Yoga)
Anggaran Dukungan Pemilu Terkendala
Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia Lukman Said, saat dihubungi, Minggu (25/12) mengatakan, pembahasan APBD 2023 di 415 kabupaten di seluruh Indonesia sudah selesai sehingga wajar jika penjabat kepala daerah belum menganggarkan dukungan Pemilu 2024. Menurut dia, dukungan anggaran dibutuhkan misalnya untuk sosialisasi tahapan pemilu di daerah terisolasi, rawan bencana, dan daerah kepulauan. Sebelumnya, Kemendagri meminta semua penjabat kepala daerah mengalokasikan anggaran dukungan pemilu pada tahun 2023 dan 2024. (Yoga)
Episode (Impor) Pangan RI
Akhirnya, pemerintah menugaskan Perum Bulog mengimpor beras 500.000 ton dari Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Pakistan, juga kedelai 350.000 ton dari AS dan Afrika Selatan. Saat ini, harga beras dan kedelai masih bertahan tinggi. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag, harga rata-rata nasional beras medium per 23 Desember 2022 sebesar Rp 11.400 per kg, naik 7,69 % dibandingkan Juli 2022 di Rp 10.400 per kg. Harga itu masih di atas HET yang ditetapkan pemerintah berdasarkan wilayah, yakni Rp 9.450 per kg-Rp 10.250 per kg. Begitu juga kedelai impor yang diperdagangkan di pasar dalam negeri, dari harga Rp 10.000 per kg-Rp 11.000 per kg, kini tembus Rp 15.100 per kg. Dibandingkan sebelum Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022, harganya naik 17,05 %. Pada tahun ini pemerintah mengklaim produksi dan stok beras masih berlimpah meskipun diwarnai perdebatan data produksi dan stok. Hitungan Kementan, surplus beras akhir tahun ini 6,9 juta ton sehingga tidak perlu impor. Faktanya pasar tidak terpengaruh. Harga beras masih terus naik karena pasar melihat stok beras Bulog jauh dari yang ditargetkan, yakni minimal 1,2 juta ton. Per 6 Desember 2022 atau sebelum impor, stok beras Bulog tersisa 494.202 ton. Stok itu terdiri dari 295.337 ton cadangan beras pemerintah (CBP) dan 198.965 ton beras komersial. Kementan bahkan menyanggupi menyediakan 600.000 ton beras untuk memperkuat CBP Bulog. Namun, Bulog hanya bisa menyerap sebagian kecil. Di sisi lain, Bulog dinilai tidak optimal menyerap beras dan gabah petani sejak awal 2022.
Untuk kedelai, produksi kedelai lokal tidak pernah mencukupi kebutuhan kedelai nasional sehingga Indonesia bergantung pada kedelai impor. Berdasarkan Prognosa Neraca Pangan Nasional, kebutuhan kedelai nasional pada 2022 sebanyak 2,94 juta ton dan produksi kedelai lokal hanya 288.635 ton. Untuk menutup kekurangannya, Indonesia merencanakan impor kedelai 2,4 juta ton secara bertahap sepanjang tahun ini. BPS mencatat, impor kedelai Indonesia sepanjang Januari-November 2022 terealisasi 2,16 juta ton. Saat ini, stok kedelai pada akhir Desember 2022 diperkirakan hanya 58.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tujuh hari. Di sisi lain, harga kedelai impor masih tinggi. Pada penutupan perdagangan Chicago Board of Trade, Jumat (23/12) harga kedelai berjangka 14,8 USD per gantang, naik 3,05 % secara bulanan dan 7,91 % secara tahunan. Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang bakal berlanjut hingga 2023, gejolak harga dan stok komoditas pangan impor masih bisa terjadi. Apalagi, jika depresiasi rupiah masih berlanjut, biaya impor komoditas-komoditas tersebut akan semakin tinggi. Memasuki tahun politik, jangan sampai pemerintah melupakan misi besar memiliki 11 komoditas pangan sebagai cadangan pangan pemerintah (CPP). Kesebelas komoditas itu adalah beras, jagung, kedelai, bawang, cabai, daging ayam, telur ayam, daging ruminansia, gula konsumsi, minyak goreng, dan ikan. Tak cukup hanya memperkuat regulasi. Aksi konkret dan keberpihakan fiskal juga diperlukan di tengah semakin menggunungnya utang pemerintah kepada Bulog yang mencapai Rp 5,2 triliun. (Yoga)
Inflasi Desember 2022 Diperkirakan 0,48 Persen
BI memperkirakan inflasi sampai pekan keempat Desember 2022 mencapai 0,48 % dibandingkan November 2022. Kenaikan disumbang sejumlah komoditas pangan dan tarif jasa. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga yang dirilis BI, komoditas pangan penyumbang inflasi antara lain telur ayam ras sebesar 0,08 % dibandingkan November dan beras sebesar 0,04 %. Selain itu, kenaikan 0,03 % masing-masing untuk daging ayam ras, tomat, dan cabai. Adapun kenaikan tarif perusahaan air minum (PAM) sebesar 0,02 % dan tarif angkutan udara sebesar 0,01 %. ”BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, akhir pekan lalu, di Jakarta.
Pada November 2022, inflasi tercatat sebesar 0,09 % secara bulanan, meningkat dibandingkan bulan Oktober 2022 yang mengalami deflasi 0,11 %. Secara tahunan, inflasi November 2022 mencapai 5,42 %, lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yang mencapai 5,71 %. Perkembangan positif inflasi selama ini tidak terlepas dari pengaruh sinergi kebijakan yang makin erat antara pemerintah pusat dan daerah, BI, serta berbagai mitra strategis lainnya melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP-TPID) serta Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Sinergi kebijakan ini dalam menurunkan laju inflasi, termasuk mengendalikan dampak lanjutan penyesuaian harga BBM. Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memperkirakan inflasi pada akhir tahun 2022 di kisaran 5,4-5,6 %. (Yoga)
PERTAMBANGAN, Harga Mati Hilirisasi
Lagi, pemerintah berencana menghentikan ekspor bijih bauksit mulai Juni 2023. Belajar dari penghentian ekspor bijih nikel sejak 2020, nilai ekspor produk turunan nikel meningkat pesat dari 1,1 miliar USD pada 2014 menjadi 20,9 miliar USD pada 2021. Hal serupa diharapkan terjadi pada komoditas bauksit. Tujuan pemerintah adalah untuk menaikkan nilai tambah komoditas mineral di dalam negeri. Selama ini, Indonesia dikenal sebagai pengekspor ”Tanah Air” dalam arti yang sebenarnya. Hasil galian tambang, seperti nikel, bauksit, tembaga, timah, dan batubara, diekspor dalam bentuk mentah (bijih) untuk meraup devisa. Dengan melarang ekspor bijih tambang, maka pelaku usaha tambang diwajibkan untuk mengolah dan memurnikan mineral di dalam negeri. Syaratnya, harus terbangun smelter. Amanat mengolah dan memurnikan mineral hasil tambang sebenarnya sudah diatur UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang kemudian direvisi lewat UU Nomor 3 Tahun 2020. Kendati sudah 13 tahun lalu diamanatkan peningkatan nilai tambah mineral, fakta menunjukkan bahwa mewujudkannya tidak mudah. Pelarangan ekspor bijih mineral pernah sempat maju mundur: dilarang, dibolehkan, dan kembali lagi dilarang.
Alasannya selalu sama, selain smelter yang belum siap, tingginya harga komoditas mineral mampu merelaksasi pelarangan ekspor bijih. Padahal, sudah jelas bahwa pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri mampu mendongkrak harga. Contohnya, bijih nikel yang diolah menjadi feronikel nilainya naik hingga 10 kali lipat. Nilai nikel kian meroket sampai 19 kali lipat apabila feronikel diolah menjadi stainless steel. Begitu pula bijih bauksit yang diolah dan dimurnikan menjadi alumina, akan bernilai delapan kali lipat. Alumina yang ditingkatkan menjadi aluminium akan bernilai 30 kali lipat dibandingkan saat masih berupa bijih bauksit. Begitu pula dengan batubara. Sebagai negara pengekspor batubara terbanyak di dunia, Indonesia tengah berusaha keras agar batubara memiliki nilai tambah di dalam negeri, salah satunya lewat program gasifikasi, yaitu mengolah batubara menjadi dimetil eter sebagai pengganti elpiji. Gasifikasi batubara di Sumatera Selatan sedang dimulai dengan melibatkan PT Bukit Asam Tbk dan PT Pertamina (Persero). Pemerintah harus memastikan akselerasi pembangunan smelter agar pelarangan ekspor bijih bauksit tidak menjadi sia-sia lantaran belum bisa diolah dan dimurnikan seluruhnya di dalam negeri. Kesiapan dan kendala yang dihadapi industri untuk membangun smelter harus diperhatikan dan dibantu dicarikan jalan keluarnya. (Yoga)
Uang Beredar Tumbuh 9,5 Persen
Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2022 tumbuh positif dan tercatat Rp 8.296,1 triliun atau tumbuh 9,5 % secara tahunan. Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 11,7 % secara tahunan. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, akhir pekan lalu. (Yoga)
IHSG Berpeluang Window Dressing
JAKARTA, ID – Meski dengan kenaikan indeks yang lebih tipis, fenomena window dressing dan santa claus rally diperkirakan masih berpeluang terjadi pada pekan terakhir perdagangan saham 2022 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Laporan kinerja keuangan emiten, probabilitas resesi Indonesia yang sangat rendah, rencana penghapusan kebijakan PPKM, serta data kepercayaan konsumen AS yang membaik, disebut bakal menjadi katalis positif bagi terjadinya kedua fenomena itu. Sejumlah saham dari sektor keuangan, khususnya perbankan, dan sektor infrastruktur adalah di antara saham yang banyak direkomendasikan oleh para analis untuk dikoleksi di lima hari perdagangan tersisa. Sedangkan sektor lain yang juga diprediksi masih berpeluang mendatangkan potensi capital gain adalah beberapa saham dari sektor properti, sektor consumer cyclicals, sektor consumer non-cyclicals, dan sektor industrial serta saham-saham emiten berkapitaslisasi pasar besar dan BUMN. (Yetede)
Gobel: Wakil Rakyat Harus Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
JAKARTA, ID - Wakil Ketua DPRRI Rachmat Gobel mengingatkan kepada seluruh anggota DPR RI sebagai wakil rakyat untuk menunaikan amanah sesuai dengan sumpah jabatannya, yakni memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Perjuangkan aspirasi masyarakat. Jangan cuma dimanfaatkan saat pemilu. Jangan jadikan rakyat komoditas politik,” kata Gobel dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (25/12/2022). Dengan kehormatan yang diberikan oleh masyarakat untuk menjadi wakil rakyat, Gobel pun mengingatkan seluruh anggota DPR RI agar memberikan kehormatan yang sama kepada rakyat yang memilihnya, seperti dengan tidak hanya memanfaatkan mereka untuk memenangkan pemilu. Selanjutnya, Gobel mencontohkan pelaksanaan tugas dan amanah oleh anggota DPR RI sebagai wakil rakyat, yaitu menemui konstituen nya selama sepekan pada setiap masa reses persidangan DPR. (Yetede)
Mitratel Bidik 1.800 Menara Indosat
JAKARTA, ID – Setelah menuntaskan akuisisi fiber optik sepanjang 6.000 kilometer (km), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/MTEL) berminat mencaplok 1.800 menara telekomunikasi milik PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Hal ini dilakukan untuk memperkuat posisi Mitratel di industri penyewaan menara telekomunikasi nasional. “Kami ter tarik dengan rencana IOH menjual menara telekomunikasi. Tetapi, sejauh ini, belum ada pengumuman resmi dari IOH,” ujar Direktur Investasi dan Sekretaris Perusahaan Mitratel Hendra Purnama kepada Investor Daily, akhir pekan lalu. Hendra menekankan, perseroan berminat untuk meminang sejumlah menara telekomunikasi yang produktif dan potensial. Selain itu, Mitratel memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk mengakuisisi menara Indosat. (Yetede)
OJK: 37 Bank Telah Penuhi Modal Inti Rp 3 T
JAKARTA, ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim sebanyak 37 bank yang sebelumnya memiliki modal inti di bawah Rp 3 triliun, kini dipastikan telah memenuhi aturan tersebut. Menjelang batas waktu, dua bank di antaranya melakukan merger (penggabungan), sehingga semua bank telah bermodal inti di atas Rp 3 triliun. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, sebanyak 37 bank sudah menyelesaikan rencana aksi (action plan) guna memenuhi POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. “Sebagian sudah masuk rekening escrow account, sebagian proses untuk listing, dan ada dua bank yang kita merger. Tapi secara keseluruhan, akhir tahun ini seluruh bank sudah penuhi ketentuan modal inti Rp 3 triliun,” kata Dian dalam sebuah wawancara virtual, akhir pekan lalu. “Bisa dikatakan pemenuhan Rp 3 triliun dari pemegang saham, baik domestik atau asing. Mereka tidak melakukan ekspansi atau akuisisi tapi terkait penambahan modal dari pemegang saham,” ucap Dian. (Yetede)









