Puncak Arus Balik Kedua Diantisipasi
Puncak arus balik kedua yang terjadi pada Minggu (30/4)-Senin (1/5) diprediksi akan lebih padat daripada arus balik pertama (24-25/4). Pemerintah meminta penyelenggara transportasi untuk mengantisipasi lonjakan kepadatan pada puncak arus balik kedua. Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan, puncak arus balik kedua terjadi setelah ada imbauan dari Presiden Jokowi agar instansi pemerintah dan perusahaan swasta memberikan perpanjangan waktu cuti atau kelonggaran bekerja di kampung halaman kepada pegawainya. Imbauan disampaikan untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2023.
”Jadi (puncak kedua) akan sangat padat, pesawatnya lebih banyak, okupansinya tinggi. Jumlah orang yang akan kembali ke Jakarta akan lebih banyak lagi,” kata Budi seusai meninjau kesiapan arus balik di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Selasa (25/4). Ia menyebutkan, kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta baru 1.050 penerbangan. Pada puncak arus balik kedua, angka ini diprediksi meningkat hingga 1.200 penerbangan per hari. Selain di jalur udara, kepadatan juga akan terjadi di jalur darat dan laut. Oleh karena itu, ia meminta semua penyelenggara transportasi untuk bersiap mengantisipasi lonjakan penumpang.
Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo mengatakan, puncak arus balik semula diprediksi terjadi pada Senin (24/4) malam sampai Rabu (26/4) pagi. Namun, hingga Selasa pagi, jumlahnya masih 13 % di bawah prediksi 203.000 kendaraan per hari. Fenomena ini, menurut Listyo, terjadi karena ada pengaturan rekayasa lalu lintas, pemberian diskon tarif tol, dan imbauan pemerintah kepada TNI, Polri, aparatur sipil negara, dan pegawai BUMN untuk menunda arus balik. (Yoga)
Tak Atur Keuangan, Babak Belur Kemudian
Selama Ramadhan hingga masa libur Lebaran, pengeluaran tentu akan jauh membengkak. Persiapan jauh-jauh hari terkadang tidak sesuai prediksi. Dompet menipis, tabungan terkuras. Perlu perencanaan maksimal agar keuangan tak jebol lagi di kemudian hari. Sejak jauh-jauh hari, Nafila (24) yang ditemui Selasa (25/4) telah merencanakan pengeluaran mudik tahun ini dengan matang. Pekerja BUMN di Cilegon, Banten, ini merencanakan THR-nya untuk sejumlah keperluan. Namun, lagi-lagi pengeluaran tak terduga tidak dapat dihindari. Sebelumnya, alokasi penggunaan THR-nya telah dirancang 75 % untuk keperluan Lebaran dan 25 % untuk ditabung.
Total Rp 5 juta ia anggarkan untuk tiket mudik ke Kebumen (Jateng), THR keluarga, membeli kue Lebaran, dan membantu memperbaiki rumah orangtua. Ternyata jatah untuk THR bertambah beberapa ratus ribu rupiah untuk saudaranya yang perkiraan awal Rp1juta. Tidak hanya itu, mudik dari Cilegon ke Kebumen juga membengkakkan anggarannya, dari Rp 2 juta untuk akomodasi dan transportasi, ia menambah Rp 500.000. Tidak mengira akan terjadi pembengkakan, Nafila akhirnya mengambil uang tabungan dan gaji. Alhasil, peruntukan menabung berkurang menjadi 20 % dari THR kali ini.
Nasib Olivia Putri (26) jauh lebih tragis, sebab ia tidak mendapat THR dari tempat kerjanya, sebuah perusahaan rintisan pendidikan di Jaksel. Informasi ini ia dapatkan H-8 Lebaran, persis sehari sebelum tenggat terakhir pembayaran hak pekerja oleh pengusaha. Tidak mendapatkan THR membuat ia harus merogoh tabungan untuk mudik dan berbagi rezeki kepada keluarga di kampung. ”Semenjak bekerja dan punya penghasilan sendiri, kebutuhan Lebaran jadi tanggunganku. Apalagi, semenjak bekerja jauh dari rumah, anggarannya berkali-kali lipat.
Selain beli tiket balik kampung, juga harus memberi rezeki ke nenek dan kakek untuk dibagi-bagikan ke saudara,” tutur Olivia, Senin (24/4). Baik Olivia, kakek, nenek, maupun adiknya yang tinggal di Ngaglik, Sleman, DIY, beragama Katolik. Namun, karena banyak kerabat dan tetangganya yang beragama Islam, mereka turut merayakan Lebaran. Jika seseorang disiplin dengan bujet yang sudah direncanakan, mereka akan lebih tahu kapan bujet sudah habis atau melampaui batas yang ditentukan. Jika tidak, tabungan akan terkuras habis. (Yoga)
Dosen Vokasi Dapat Beasiswa Magang
Sebanyak 784 dosen di perguruan tinggi vokasi mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi yang selaras dengan perkembangan dunia usaha dan industri. Dukungan beasiswa program non-gelar (non-degree) ini guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati, Selasa (25/4/2023), mengatakan, kompetensi dosen berperan penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang baik. (Yoga)
Harga CPO Tertekan Uni Eropa dan India
Harga minyak CPO dunia diperdagangkan di kisaran 3.600-3.700 ringgit Malaysia per ton dua pekan terakhir. Harga tersebut tertekan karena UU Bebas Deforestasi Uni Eropa disetujui oleh parlemen serta kebijakan substitusi minyak nabati di India. Per Selasa (25/4) CPO di Bursa Derivatif Malaysia diperdagangkan pada harga 3.601 ringgit Malaysia (RM) per ton, naik 0,7 % secara bulanan dan turun 43,73 % secara tahunan. Harga CPO itu merosot jauh dari harga 4 April 2023 yang mencapai 3.945 RM. Trading Economics menyebutkan, hal itu dipengaruhi oleh penurunan produksi CPO serta harga minyak nabati dan minyak mentah dunia. Parlemen Uni Eropa (UE) yang menyetujui UU Bebas Deforestasi UE (EUDR) juga turut menekan harga CPO.
Selain itu, India mengurangi impor CPO sekitar 400.000 ton dan menggantinya dengan minyak biji bunga matahari dan kedelai. India memberlakukan kebijakan itu untuk periode April-Juni 2023. Pada 19 April 2023, India telah membatalkan pembelian 75.000 ton CPO untuk pengiriman Mei 2023, termasuk dari Indonesia. India merupakan negara pengimpor minyak sawit terbesar dunia pada 2022, yakni mencapai 9,03 juta ton. Kemudian disusul China dengan impor sebanyak 7,2 juta ton. Pada 2022, total impor minyak sawit global mencapai 42,69 juta ton. Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Mansuetus Darto, Selasa, mengatakan, harga CPO dunia pada pekan terakhir April 2023 memang cenderung turun. Penurunan produksi di Indonesia dan Malaysia akibat libur Lebaran 2023 memang berpengaruh, tetapi tidak terlalu terlihat besar dampaknya. ”Faktor utama penurunan harga CPO lebih karena pergerakan pasar global. Harganya cenderung naik dan turun,tidak bisa terus-menerus stabil,” ujarnya. (Yoga)
KEUANGAN, Kaya dan Miskin Sama-sama Terjerat
Beberapa waktu terakhir, ramai pemberitaan soal pembunuhan dengan modus penipuan dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jateng. Pelakunya, Slamet Tohari (45) yang biasa dipanggil Mbah Slamet, menjerat korban dengan iming-iming kemampuan menggandakan uang dengan kekuatan mistis. Para korban kebanyakan datang dari kalangan yang terimpit beban ekonomi. Mereka tergiur iming-iming kaya dengan instan. Tentu saja, kemampuan penggandaan uang Mbah Slamet omong kosong belaka. Ia menipu korban dengan mengambil uangnya, juga mencabut nyawa korban untuk menutupi kejahatannya. Sejauh ini, sudah ada 12 korban meninggal. Ini bukan kali pertama mencuat fenomena penipuan dukun dengan modus penggandaan uang. Sebelumnya, pada 2016, publik dihebohkan dengan aksi penggandaan uang dari Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Dia juga memerintahkan pembunuhan korban yang meragukan kemampuannya. Kini, Dimas Kanjeng meringkuk di bui dengan vonis 21 tahun.
Publik juga dihebohkan sejumlah kasus penipuan investasi bodong. Mulai dari kasus investasi bodong dengan iming-iming influencer, seperti Indra Kenz dan Doni Salmanan, hingga kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya yang menyasar kalangan ekonomi menengah ke atas di kawasan perkotaan. Indra Kenz dan Doni Salmanan beroperasi dengan menumpang derasnya arus informasi media sosial dan pesatnya aplikasi keuangan digital. Indra dan Doni mengimingi-imingi warganet hidup bergelimang harta dan mengajarkan mereka berinvestasi di instrumen tertentu yang pada akhirnya terungkap bahwa itu pun penipuan. Ribuan korban tertipu dan merugi jutaan rupiah hingga miliaran rupiah. Kendati menyasar segmen masyarakat yang berbeda dan menggunakan modus operandi berbeda, kasus-kasus penipuan ini punya satu kesamaan, yakni memanfaatkan hasrat ingin kaya secara instan dengan mudah tanpa bekerja.
Banyaknya warga yang terjerat investasi bodong ini juga mencerminkan masih rendahnya tingkat literasi keuangan di Tanah Air. Mengutip Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan yang dirilis OJK pada 2022, tingkat literasi keuangan pada level 49,68 %, naik dibanding pada 2019, di level 38,03 %. Survei dilakukan kepada 14.634 responden yang tersebar di 34 provinsi. Adapun yang dimaksud dengan literasi keuangan adalah pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap dan perilaku keuangan seseorang. Fenomena kondisi literasi keuangan yang belum merata ditambah kebutuhan pendanaan masyarakat yang tinggi, serta perilaku masyarakat yang ingin kaya instan, ini pun dibaca sebagai peluang bagi pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. (Yoga)
Pendatang Baru Dikhawatirkan Tidak Terserap
Para pencari kerja yang merupakan warga pendatang baru di kota-kota besar setelah Lebaran 2023 dikhawatirkan tidak terserap oleh lapangan kerja sektor formal. Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia Timboel Siregar, di Jakarta, Selasa (25/4/2023), menilai fenomena itu sebagai sebuah keniscayaan. Pemerintah perlu mempertemukan mereka dengan sistem informasi pasar kerja. (Yoga)
SDM Terlatih Pimpin Industri Berevolusi
Dengan pelatihan, keterampilan SDM untuk menerapkan teknologi terbaru dalam Revolusi Industri 4.0 akan termutakhirkan sehingga dapat memimpin transformasi manufaktur. Industri makanan-minuman menjadi salah satu sektor manufaktur yang enggan ketinggalan memanfaatkan kesempatan pelatihan SDM dalam menyokong revolusi industri keempat. ”Setelah Hannover Messe ini, selama 2-3 tahun ke depan terdapat pelatihan yang dapat diikuti oleh 800 perusahaan anggota Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi). Totalnya sekitar 1.200 orang di tingkat manajerial (akan mengikuti pelatihan),” tutur Dirjen Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika saat ditemui di sela pameran teknologi Hannover Messe 2023, Minggu (16/4) di Hannover, Jerman.
Materi pelatihan ini berorientasi pada penerapan teknologi dalam Revolusi Industri 4.0. Sejak empat tahun lalu, Kemenperin telah memfasilitasi bimbingan teknis dengan materi serupa yang menggandeng Siemens Indonesia untuk pelaku agro industri. Berbeda dengan bimbingan yang sudah berjalan itu, Putu menyatakan, pelatihan kali ini sudah diselaraskan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dan peserta dapat memperoleh sertifikat. Head of Vertical Sales Siemens Indonesia Danu Nugroho memaparkan, materi untuk manajer utamanya perihal penerapkan Revolusi Industri 4.0 beserta manfaat yang diperoleh. Manajer yang dapat mengikuti pelatihan mesti cakap berbahasa Inggris serta dapat mengembangkan materi yang diperoleh dalam industri masing-masing di Indonesia.(Yoga)
Penjualan Mobil Meningkat kendati Insentif Pajak Berakhir
Penjualan mobil selama triwulan I-2023 meningkat kendati potongan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah atau PPnBM tak lagi berlaku. Namun, jumlah unit yang dijual tahun ini diperkirakan mencapai angka yang sama dengan tahun lalu. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sebanyak 271.168 mobil terjual selama Januari-Maret 2023, meningkat 13,7 % dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022, yakni 238.504 unit. Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto melalui pesan tertulis pada Selasa (25/4) menyebut, situasi itu menandakan perkembangan yang baik. Sebab, pemberlakuan PPnBM ditanggung pemerintah (DTP) telah dihentikan pada September 2022. Pada saat bersamaan, PPN dinaikkan dari 10 % menjadi 11 5.
”Artinya, pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik terus. Kurs mata uang asing juga relatif stabil.Proyeksi penjualan kami proyeksikan bisa di atas 1 juta unit. Mungkin sama seperti tahun 2022, yaitu 1.048.040 unit,” papar Jongkie. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,31 % secara tahunan pada 2022.Capaian ini lebih tinggi ketimbang tahun 2021, yaitu 3,7 %. BI memprediksi pertumbuhan ekonomi akan tetap kuat, yakni di kisaran 4,5-5,3 % berkat peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi domestik seiring penghapusan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). (Yoga)
120 Triliun Mengucur ke Daerah Selama Periode Mudik Lebaran 2023
JAKARTA, ID – Permintaan yang tertahan (pent up demand) selama dua tahun pandemi tertumpah selama periode mudik Lebaran 2023. Sekitar Rp 100-120 triliun dana pemudik diguyur ke berbagai daerah di Indonesia. Ledakan permintaan tersebut akan mendongkrak konsumsi masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi kuartal II-2023 bakal melejit. Pola konsumsi ala Lebaran ini merupakan konsumsi berbasis mobilitas. Ke depan, pertumbuhan ekonomi berbasis mobilitas inilah yang akan memperkokoh perekonomian nasional. Dukungan infrastruktur dan akomodasi yang bagus menjadi katalis pertumbuhan ekonomi berbasis mobilitas. Ekonom senior yang juga Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 beberapa tahun terakhir menyebabkan tertahannya konsumsi masyarakat (pent up demand).Konsumsi yang tertahan tersebut akan ‘diledakkan’ pada momentum Ramadan dan Lebaran tahun 2023. “Dengan meredanya Covid-19, masyarakat keluar semua. Masyarakat yang tadinya menunda mudik ikut mudik. Uang yang tadinya gak dibelanjakan sekarang dibelanjakan,” ucap Ari saat dihubungi Investor Daily pada Rabu (19/4/2023). (Yetede)
27 Saham Janjikan Gain Diatas Rata-rata
JAKARTA, ID - Sedikitnya 27 saham emiten masuk daftar saham paling menjanjikan hingga akhir kuartal II-2023. Saham-saham tersebut berpotensi mencetak keuntungan (potential gain) di atas rata-rata. Ke-27 saham itu adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Saham lainnya yaitu PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Prodia Widyahu. Tbk (PRDA), dan PT Indosat Tbk (ISAT). Itu belum termasuk saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Arwana Citramulia Tbk ARNA), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), serta PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Hal itu terungkap dalam riset sejumlah sekuritas dan hasil wawancara Investor Daily dengan kalangan analis. Mereka dihubungi secara terpisah di Jakarta, baru-baru ini. Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan 10 saham LQ45 yang diperkirakan mampu memberikan keuntungan hingga akhir kuartal II-2023. Salah satunya adalah ASII dengan target harga Rp 6.700 dan level support terdekat Rp 5.850. (Yetede)









