;

Realisasi Investasi Kuartal I-2023 Capai Rp 328,9 Triliun

Yuniati Turjandini 29 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA-Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, realisasi investasi periode kuartal-2023 mencapai Rp 328,9 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 16,5% dibanding dengan periode yang sama pada 2022. Bila dirinci, realisasi investasi pada kuartal 1-2023 terbagi dalam dua kelompok. Pertama, penanaman modal asing (PMA) senilai Rp 177 triliun (53,8%). Bila dibandingkan dengan kuartal IV-2022 terjadi pertumbuhan 1,1%. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 terjadi pertumbuhan 20,2%. Keuda, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 151,9 triliun (46,2%). Bila dibandingkan dengan kuartal IV-2022 pertumbuhan 8,8%. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 terjadi pertumbuhan 12,4%. "Sekalipun PMA lebih banyak bukan berarti PMDN tidak tumbuh, tetapi tumbuh tidak sebesar PMA. Secara kuartalke kuartal pertumbuhan PMDN lebih tinggi dari MPA," ucap Menteri Investasi/Kepala BKPM pada Jumat (28/4/2023). Dalam realisasi investasi yang terjadi pada kuartal 1-2023 tercatat menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 384.892. (Yetede)

Indeks Kepercayaan Industri Kembali Turun

Yuniati Turjandini 29 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA-Indeks Kepercayaan Industri  (IKI) pada April 2023 tercatat 51,38, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai  51,87. Pelemahan terjadi sejak Maret lalu, dari skor pada februari sebesar 52,32. Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, pada April, 13 dari 23 subsektor industri pengolahan mengalami penurunan nilai IKI. Penurunan IKI juga disebabkan oleh faktor liburan panjang Lebaran tahun ini yang membuat indutsri  libur produksi. "Ketika buyer mau membeli produk, terdapat libur panjang. Ini membuat mereka tidak banyak melakukan order." ujar dia di Kemenperin, Jakarta, Jumat (28/04/2023). Sedangkan subsektor industri barang logam bukan mesin mengalami kontraksi pada April 2023, setelah sebulan sebelumnya masih ekspansi. Subsektor tekstil, pakaian jadi dan alas kaki  juga masih mengalami kontraksi sampai bulan ini. "Pada beberapa variabel  pembentukan IKI pada April ini, untuk variabel produksi  naik dari 50,69 menjadi 52,08. Sedangkan variabel persediaan produksi  turun 2,67 poin menjadi 50,57. Pesenan domestik  merupakan faktor dominan yang mempengaruhi indeks variabel persediaan baru," imbuh Jubir Kementerian. (Yetede)

Inflasi Berkepanjangan Membuat Ekonomi Eropa Nyaris Tidak Tumbuh

Yuniati Turjandini 29 Apr 2023 Investor Daily (H)

FRANKFURT, ID – Laju perekonomian Eropa dilaporkan mengalami pertumbuhan sangat kecil dalam tiga bulan pertama di tahun ini. Bahkan, nyaris tidak memperoleh momentum karena tingkat inflasi berkepanjangan telah menaikkan harga bahan makanan, dan mengikis keinginan masyarakat untuk membelanjakan gaji mereka yang tidak mampu mengimbanginya. Menurut laporan, pertumbuhan Eropa pada Jumat(28/04/2023) tidak terlalu besar dan hanya di kisaran 0,1% dari kuartal sebelumnya. Kondisi ini menyusul perkiraan pertumbuhan mengecewakan dari Amerika Serikat (AS) sehingga terus menghidupkan kekhawatiran resesi bakal membayangi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar didunia ini. Sebanyak 20 negara pengguna mata uang euro tercatat mengalami sedikit peningkatan dari Januari hingga Maret, setelah sempat merasakan pertumbuhan nihil dalam tiga bulan terakhir pada 2022. Disamping itu, zona euro masih terhindar dari resesi musim dingin berkat cuaca bersahabat yang mengurangi tekanan
terhadap pasokan gas alam. Pemerintah dan perusahaan perusahaan utilitas di Eropa juga bergegas mencari sumber sumber energi tambahan guna menghangatkan rumah-rumah, menghasilkan listrik dan tetap membuat pabrik-pabrik beroperasi. (Yetede)

Kuartal I, Laba Bersih Impact, Laba Bukit Asam Turun 48%

Yuniati Turjandini 29 Apr 2023 Investor Daily

JAKARTA, ID - PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengantongi laba bersih Rp 121 miliar atau naik 47,7% dari Rp 82 miliar pada kuartal I-2022. Hal ini terjadi seiring kenaikan pendapatan sebesar 5,8% menjadi Rp 744 miliar dari Rp 703 miliar. Demikian poin penting laporan keuangan Impact kuartal I-2023, dikutip Jumat (28/4/2023). Selain itu, di periode itu, margin laba kotor perseroan naik menja di 40,7% dari sepanjang 2022 sebesar 34,8%. Alasannya, ada efisiensi biaya produksi, termasuk penurunan harga bahan baku. Perseroan juga mencatatkan penurunan beban bunga, karena pelunasan sejumlah utang bank dari hasil penanaman modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Memasuki kuartal II-2023, yang bertepatan dengan Lebaran, perseroan mengantisipasi kinerja yang melandai. Namun, perseroan tetap akan menggenjot kinerja untuk mencapai target laba bersih Rp 390 miliar. Sepanjang tahun 2022, perseroan meraup laba bersih Rp 307,41 miliar dan pendapatan Rp 2,8 triliun, tumbuh 60% dan 7,7%. Pendapatan Impact disumbangkan segmen manufaktur dan distribusi dalam negeri sebesar Rp 2,13 triliun, real estate Rp 34 miliar, serta manufaktur dan distribusi Rp 710 miliar. (Yetede)

Siasat Hadapi Efek El Nino

Yuniati Turjandini 29 Apr 2023 Tempo (H)

JAKARTA — Pemerintah mewaspadai dampak fenomena alam El Nino terhadap kenaikan harga bahan pangan di dalam negeri. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Isy Karim, mengatakan El Nino dapat menyebabkan beberapa risiko dan dampak negatif pada produksi pertanian karena berpotensi menyebabkan kekeringan ekstrem. Terlebih, kondisi ini terjadi di banyak wilayah di dunia, khususnya di Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Afrika Selatan.

“Yang perlu diwaspadai tidak hanya gagal panen dan produksi pertanian yang menurun di dalam negeri, tapi juga tekanan harga komoditas global,” ujar Isy kepada Tempo, Jumat, 28 April 2023. Risiko itu pada akhirnya dapat memicu kenaikan harga pangan secara global karena penurunan produksi dan persediaan yang terbatas.Isy mencontohkan harga internasional untuk gula yang sudah naik lebih dari 30 persen dibanding harga pada tahun lalu, yang terutama disebabkan oleh proyeksi penurunan produksi di India akibat curah hujan yang berkurang. “Di dalam negeri, komoditas yang bergantung pada curah hujan perlu diantisipasi, seperti padi dan sawit sebagai makanan pokok dan komoditas ekspor utama,” kata dia. (Yetede)

Tak Selaras Naiknya Realisasi Investasi

Yuniati Turjandini 29 Apr 2023 Tempo

JAKARTA – Realisasi investasi dari domestik ataupun asing di dalam negeri masih meningkat. Namun pertumbuhannya tak berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyatakan realisasi investasi di Indonesia pada tiga bulan pertama 2023 sebesar Rp 328,9 triliun. Nilainya meningkat sebesar 16,5 persen dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun tingkat penyerapan tenaga kerjanya sebanyak 384.892 orang. Angkanya tak terpaut jauh dengan penyerapan pada kuartal I 2022, yaitu sebanyak 319.013 orang. Merujuk pada data penyerapan tenaga kerja per tiga bulanan selama tiga tahun terakhir pun, angkanya tidak jauh berbeda, yaitu di kisaran 300 ribu orang. Padahal, selama periode tersebut, terjadi kenaikan investasi dari kisaran Rp 200 triliun ke Rp 300 triliun.

Bahlil tak menampik urusan penyerapan tenaga kerja menjadi pekerjaan rumahnya. Namun, menurut dia, kondisi ini tidak bisa dihindari. "Antara target investasi kita dan penyerapan tenaga kerja itu enggak berbanding lurus karena investasi sekarang ini bukan lagi padat karya yang banyak," kata dia dalam konferensi pers, kemarin, 28 April 2023. Menurut Bahlil, investasi beberapa tahun terakhir ini didominasi sektor pertambangan, mengingat Indonesia sedang berfokus mengembangkan industri hilir dari beragam mineral dan batu bara. Salah satunya penghiliran nikel dengan tujuan besar memproduksi baterai untuk kendaraan listrik. Menurut dia, pembangunan fasilitas pengolahan komoditas tidak banyak melibatkan pekerja. "Palingan bangun konstruksinya saja, setelah itu dioperasikan semua oleh mesin," tuturnya. (Yetede)

Waspada Kenaikan Harga

Yuniati Turjandini 29 Apr 2023 Tempo

JAKARTA — Sawit menjadi salah satu komoditas yang rentan gagal panen akibat cuaca ekstrem kekeringan akibat fenomena alam El Nino. Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Gulat Medali Emas Manurung, menuturkan kondisi ekstrem yang telah diwanti-wanti oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) itu berpotensi mempengaruhi produktivitas serta aktivitas pasca-panen tanaman perkebunan, khususnya sawit.

“Secara teori, suhu tinggi dengan rata-rata 34-36 derajat Celsius itu sebenarnya masih bisa ditoleransi, tapi perlu dilakukan antisipasi agronomis oleh para petani,” ujar Gulat kepada Tempo, Jumat, 28 April 2023. Gulat menjelaskan, antisipasi itu mencakup tiga hal, yaitu jangan melakukan pemupukan lebih dulu, menghindari pemakaian herbisida untuk pengendalian gulma, serta mengurangi aktivitas pembuangan pelepah atau pruning pada bulan-bulan dengan cuaca ekstrem seperti saat ini. Sedangkan suhu terbaik bagi tanaman sawit adalah 24-28 derajat Celsius dengan intensitas cahaya matahari langsung. (Yetede)

Panen Berkah di ”Kampung Ketupat” Banjarmasin

Yoga 28 Apr 2023 Kompas (H)

Haitami (33), anak pemilik warung ketupat Hj Iwar di Sungai Baru, tak sempat beristirahat dan mengobrol dengan temannya yang datang bersilaturahmi Lebaran, Sabtu (22/4). Pembeli datang silih berganti ke warungnya membeli ketupat dan lontong. Ada yang minta dibungkuskan 10 ketupat, ada yang minta dibungkuskan 20 lontong. Ada pula yang membeli ketupat dan lontong sekaligus. ”Sejak malam Lebaran, pembeli ramai. Sampai-sampai kami harus tutup (warung) pukul 00.00 Wita dan buka lagi pukul 04.30 Wita,” ujarnya. Haitami dan ibunya bergantian menjaga warung saat kerabat dan sahabat mereka datang untuk bersilaturahmi pada Idul Fitri 1444 Hijriah.

”Kami tidak mungkin tutup (warung) saat hari raya karena inilah saatnya orang-orang datang mencari ketupat dan lontong. Dibandingkan hari-hari biasa, penjualan meningkat lima hingga enam kali lipat, bahkan lebih,” tuturnya. Haitami menyebutkan, mereka biasanya memproduksi 500 ketupat dan 1.500 sampai 2.000 lontong pada hari biasa. Namun, saat Lebaran, mereka memproduksi 5.000 ketupat dan 10.000 lontong. Tak hanya produksi yang meningkat signifikan, harga jual juga naik hingga dua kali lipat. Lontong berbentuk lonjong dengan bungkusan daun pisang, yang biasanya dijual Rp 3.000 per buah, saat Lebaran harganya menjadi Rp 6.000 per buah. Ketupat yang biasanya Rp 3.500 per buah,  naik menjadi Rp 7.000 per buah. Kenaikan harga menyesuaikan biaya produksi.

Menurut Wawan (28), warga Banjarmasin, berbagai makanan yang disajikan saat Lebaran terasa lebih nikmat bila disantap dengan ketupat ataupun lontong. ”Apa pun makanannya, ketupat dan lontong tidak pernah ketinggalan. Kami juga selalu membeli ketupat dan lontong di Sungai Baru saat Lebaran,” ujarnya. Kampung Ketupat berada di Kelurahan Sungai Baru, Banjarmasin Tengah, Kalsel. Lokasinya tidaklah sulit dicari karena berada di tepian Sungai Martapura. Dari Jalan Ahmad Yani juga terlihat gerbang besar dengan plang bertuliskan ”Selamat Datang di Kawasan Wisata Kampung Ketupat”. Ketua Koperasi Pemasaran Dangsanak Kriya Katupat Kalsel Elisa R Suryana menuturkan, Lebaran kali ini disambut pedagang ketupat dan lontong di Kampung Ketupat dengan penuh sukacita. Para pedagang panen rezeki karena permintaan ketupat dan lontong yang tinggi. (Yoga)


Jepang Tingkatkan Porsi Perempuan Eksekutif

Yoga 28 Apr 2023 Kompas

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menargetkan 30 persen perempuan profesional harus menduduki posisi eksekutif di perusahaan-perusahaan besar negara tersebut pada 2030. Peningkatan keberagaman ini sangat penting guna mendorong inovasi sehingga perekonomian Jepang tumbuh. Kishida mengumumkannya pada rapat Diet atau parlemen Jepang di Tokyo, Kamis (27/4/2023). ”Kita targetkan dulu untuk perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Tokyo,” katanya. (Yoga)

Kebijakan Baru Minyak Goreng dan Ekspor CPO

Yoga 28 Apr 2023 Kompas

Pemerintah menggulirkan empat kebijakan baru terkait minyak goreng dan ekspor CPO dan tiga produk turunannya. Kebijakan yang menganulir kebijakan lama itu bertujuan menjaga keseimbangan ekspor CPO dengan kebutuhan minyak goreng domestik dan memperbanyak porsi minyak goreng kemasan untuk rakyat. Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kemendag Kasan Muhri, Kamis (27/4) mengatakan, stok dan harga minyak goreng menjelang dan selama Ramadhan-Lebaran 2023 relatif terkendali. Selain itu, ekspor CPO juga masih berjalan baik dan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani juga terjaga dengan rata-rata Rp 2.000 per kg. Mempertimbangkan hal itu, pemerintah mengubah empat kebijakan minyak goreng dan ekspor CPO beserta tiga produk turunannya.

Pertama, pemerintah mengurangi kuota kewajiban memasok kebutuhan pasar domestik (DMO) minyak goreng dari semula 450.000 ton per bulan menjadi 300.000 ton per bulan. kedua, pemerintah menurunkan rasio pengali ekspor atas pemenuhan DMO dari 1:6 menjadi 1:4. Ketiga, mencairkan deposit atau pembekuan 66 % hak ekspor CPO dan tiga produk turunannya secara bertahap selama sembilan bulan ke depan. Keempat, rasio insentif pengali ekspor bagi perusahaan yang memasok minyak goreng kemasan bantal dan nonbantal dinaikkan masing-masing menjadi 1:2 kali dan 1:2,5 kali lipat. ”Kebijakan-kebijakan itu diputuskan dalam rapat koordinasi di  Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi pada 18 April 2023. Kebijakan baru itu mulai berlaku per 1 Mei 2023,” kata Kasan dalam konferensi pers yang digelar secara hibrida di Jakarta. (Yoga)



Pilihan Editor