;

Realisasi Investasi di IKN Terganjal Regulasi Lahan

Hairul Rizal 04 May 2023 Kontan (H)

Jauh panggang dari api. Begitulah realisasi investasi para calon investor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dari ratusan calon investor yang disebut oleh pemerintah tertarik mengembangkan proyek ibu kota baru tersebut, sejauh ini belum satu pun investor yang merealisasikan minat investasinya di calon ibu kota tersebut. Sebagai catatan, pemerintah mengklaim sudah ada 182 calon investor lokal dan asing yang menyatakan minatnya berinvestasi di IKN. Namun minat tersebut masih sebatas dalam bentuk komitmen letter of intent. Lantaran belum ada realisasi investasi swasta, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa pembiayaan pembangunan IKN masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Basuki, kendala lahan menjadi faktor utama yang membuat investor belum kunjung merealisasikan investasi di IKN Nusantara. Menteri Basuki menyatakan, sebagian Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) kawasan IKN sudah siap. Namun kesiapan RDTR tersebut belum cukup memberi kepastian investasi jika regulasi skema lahannya belum ada. Oleh karena itu, Basuki berharap Otorita IKN segera memperjelas mekanisme pembelian tanah oleh investor. "Walaupun RTDR sudah siap, tapi misalnya kalau ada yang bangun rumah sakit seluas 5 hektare, itu beli lahannya bagaimana?" ungkapnya, Selasa (2/5). Barang milik negara yang berbentuk tanah di IKN dikelola langsung oleh Otorita IKN. Sementara aset ADP diserahkan kepada Otorita IKN dalam bentuk Hak Pengelolaan Lahan ( HPL ). Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan, APBN tak mungkin dipaksakan untuk membiayai IKN, sehingga pendanaan lain harus segera direalisasikan. "Kalau sekarang belum ada realisasi investasi swasta maka pembangunannya bisa berubah total, bisa lebih mundur," ujar Bhima.

JALUR MENDAKI EMITEN ENERGI

Hairul Rizal 04 May 2023 Bisnis Indonesia (H)

Komoditas energi kehilangan tenaga sepanjang tahun berjalan 2023. Kontraksi harga batu bara dan minyak mentah di pasar global dan domestik berimbas negatif terhadap kinerja keuangan emiten terkait. Kondisi itu membuat korporasi di sektor energi harus mengencangkan ikat pinggang dan meracik strategi guna menjaga pundi-pundi profitabilitas. Mengacu pada data termutakhir, batu bara Newcastle parkir di level US$187,55 per ton pada perdagangan Rabu (3/5). Artinya, batu bara sudah melemah 53,59% sepanjang tahun berjalan 2023. Minyak mentah jenis Brent juga mendingin di bursa komoditas global dengan penurunan 9,88% year-to-date (YtD) ke level US$73,58 per barel. Secara tahunan, batu bara Newcastle turun 31,56% dari level US$259 per ton ke level US$177,25 per ton per Maret 2023. Adapun, minyak mentah Brent turun 26,07% year-on-year (YoY) dari US$107,91 per barel ke level US$79,77 per barel. Harga batu bara dan minyak mentah acuan domestik juga bergerak melandai. Harga acuan Indonesia Crude Price (ICP) April 2023 dipatok sebesar US$79,34 per barel, turun 22,6% YoY. Senasib, Harga Batubara Acuan (HBA) pada April 2023 turun 8,2% YoY ke level US$265,26 per ton. Meredupnya harga dua komoditas utama ekspor Indonesia itu berimpak terhadap cuan yang dikantongi emiten batu bara, serta minyak dan gas pada kuartal I/2023. 

Meski mayoritas penjualan naik, tantangan berat dihadapi emiten energi untuk mempertahankan pertumbuhan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih. Tak ayal, 7 dari 14 emiten energi mengalami kontraksi profitabilitas.Dua di antaranya ialah PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang laba bersihnya anjlok 48,89% YoY menjadi Rp1,16 triliun dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang laba bersihnya turun 27,43% YoY menjadi US$86,03 juta. Presiden Direktur dan CEO ADRO Garibaldi 'Boy' Thohir mengatakan volume produksi maupun penjualan ADRO meningkat dan menopang laba inti yang naik 11% menjadi US$538 juta. Sementara itu, Director & Corporate Secretary PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Dileep Srivastava memaparkan tahun ini menghadirkan sejumlah tantangan. Salah satunya, dampak hujan lebat yang terus menerus sejak akhir 2021. Selain itu, kinerja perseroan dipengaruhi oleh krisis energi dunia yang diperburuk oleh perkembangan geopolitik global, kekhawatiran risiko resesi di negara-negara maju, dan ketidakstabilan industri finansial global.

ASET INVESTASI : POTENSI CUAN DARI PAMAN SAM

Hairul Rizal 04 May 2023 Bisnis Indonesia

Keputusan bank sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga acuan sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar sehingga berburu aset keuangan di Tanah Air. Kebijakan yang ramah pasar, mendorong masuknya dana asing ke instrumen keuangan. Langkah yang ditempuh bank sentral Amerika Serikat (AS) memberi sentimen positif untuk pasar saham dan surat utang sehingga berimbas pada kinerja reksa dana. Jelang keputusan Federal Reserve, kinerja rupiah di hadapan dolar AS menguat 0,15% di pasar spot ke Rp14.692. Kenaikan tersebut sejalan dengan tren penguatan sepanjang 2023 yakni 5,66%. Senada, kinerja imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) acuan tenor 10 tahun melandai 7 basis poin (bps) ke 6,46% secara harian.Kendati demikian, pasar saham ditutup terkoreksi 0,74% sehingga tren secara tahun berjalan mencapai turun 0,55%. Menariknya, bila dilihat dari tren aliran dana asing, pasar saham membukukan dana masuk yang kian dekat dengan pasar surat utang. Chief Investment Officer STAR Asset Management Susanto Chandra mengatakan bahwa dorongan dana asing di pasar keuangan bisa dinikmati investor reksa dana khususnya reksa dana beraset dasar saham dan obligasi. Masuknya dana asing turut diperkuat oleh inflasi RI yang masih dalam tren melandai dengan 4,33% secara tahunan. “Dengan tren peningkatan suku bunga global yang sudah mencapai puncak maka kami melihat reksa dana obligasi akan cenderung lebih outperform dalam waktu dekat ini sedangkan untuk jangka panjang reksa dana saham masih dapat dilakukan akumulasi secara bertahap,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (3/5). Senada, Direktur Pinnacle Persada Investama Indra Muharam Firmansyah menyatakan reksa dana pendapatan tetap mendapatkan suntikan dari masuknya dana asing ke pasar surat utang. Pasalnya, tren tersebut berlanjut pada sisa tahun ini. Di sisi lain, Indonesia menawarkan imbal hasil menarik dengan inflasi dalam tren melandai yakni 4,33% secara tahunan dan kinerja mata uang Garuda yang menguat di hadapan greenback.

PROYEK JALAN TOL : Waskita Diminta Berbenah

Hairul Rizal 04 May 2023 Bisnis Indonesia

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyarankan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. melakukan pembenahan internal menyusul perlambatan yang terjadi pada beberapa proyek infrastruktur jalan tol akibat dugaan kasus korupsi Destiawan Soewardjono. Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan permasalahan Waskita terlihat dari Supply Chain Financing (SCF), dengan fasilitas yang diberikan dari bank kepada vendor kontraktor dan supplier material terhambat pembayarannya. “Ini harus ada formula baru untuk kita bisa menyelesaikan ruas-ruas yang tadi memang sudah ditangani oleh Waskita itu. Formula barunya ya kalau ini kan bisa lewat PMN atau lewat dialihkan ke Jasa Marga dan sebagainya,” katanya Selasa (2/5). Dia tidak membantah masalah finansial yang menerpa Waskita membuat sejumlah proyek tol tidak berjalan sesuai dengan yang ditargetkan. “Jadi yang kita targetkan misalkan Tol Bocimi yang harusnya awal Januari kemarin selesai untuk seksi 2 sampai Cibadak, nah yang Cibadak ini kan sekarang itu belum selesai masih 95%,” kata Endra.

EKSPANSI PASAR : ISSP Tambah Mesin Baru

Hairul Rizal 04 May 2023 Bisnis Indonesia

Produsen pipa baja las PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk. (Spindo) menambah mesin stainless steel baru berdiameter besar guna mendukung rencana ekspansi ke depan.Pasalnya, emiten berkode saham ISSP ini berencana meningkatkan kapasitas produksi mencapai 500.000 ton per tahun dalam 2 atau 3 tahun ke depan.Langkah ini dilakukan menyusul potensi permintaan pasar yang akan datang.Corporate Secretary & Investor Relations Chief Strategy & Business Development Officer Spindo, Johanes W. Edward mengungkapkan mesin baru itu dinilai menunjukkan hasil yang sangat baik. Dia menjelaskan hingga saat ini pihaknya telah memiliki 25.000 ton pesanan backlog, dengan projek lainnya yang masih dalam proses negosiasi.Adapun sejumlah proyek yang saat ini tengah ditangani Spindo yakni duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentak Pendek (IKN), MMP Nickel Smelter Project Kaltim (program hilirisasi), Project Noefefan Bridge ke Oenuno Timor Leste, Garbarata Dermaga VIP Bakauheni, Bendungan Way Sekampung dan lainnya.

Lebih dari 50% Dividen BUMN Dikontribusikan oleh Empat Bank

Yuniati Turjandini 04 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tahun ini siap menyetorkan dividen BUMN kepada negara sebesar Rp 80,2 triliun atau dua kali lebih besar dari penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 38,5 triliun yang diterima selama 2022. Dari total dividen yang disetorkan itu, sekitar Rp 40,74 triliun atau 50,8% dikontribusi oleh empat BUMN perbankan. Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan, tidak hanya dalam bentuk dividen, kontribusi empat bank BUMN terhadap perekonomian nasional cukup besar. Kontribusi keempat bank terhadap lapangan kerja tidak kurang dari 34,6juta pada 2022. Dari jumlah itu, sekitar 33 juta dikontribusi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui kehadiran pekerja UMKM penyaluran KUR BRI. “Sedangkan secara keseluruhan, BUMN turut berkontribusi mendorong penciptaan lebih dari 49 juta lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia, 48,47 juta hingga tahun 2022 dan tambahan 973 ribu pada 2023,” ujar Erick dalam bahan paparan yang disam pada acara Ramah Tamah Menteri BUMN dengan para wartawan diJakarta, Rabu (03/05/2023). (Yetede)

Kenaikan FFR Bakal Topang Penguatan IHSG

Yuniati Turjandini 04 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Kenaikan suku bunga acuan The Fed (Federal Funds Rate/FFR) sebesar 25 basis poin (bps) diproyeksi akan menahan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) lebih lanjut. Pasalnya, kenaikan tersebut sudah sesuai ekspektasi pelaku pasar sehingga diharapkan meredam gejolak di pasar modal. “Memang menurut ekspektasi pelaku pasar The fed akan menaikkan suku bunga acuan 25 basis points (bsp) sehingga menjadi 5,25%. Dengan demikian, tekanan profit taking pasar saham global mereda,” kata Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta, Nafan kepada Investor Daily, Rabu (3/5/2023). Kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), anjlok 50,58 poin (0,74%) ke level 6.812,7. Dalam satu hari, IHSG bergerak direntang 6.776,9-6.865,6 dengan nilai transaksi Rp 9,28 triliun. Sejumlah sektor saham seperti energi turun 1,45%, sektor material dasar -1,09%, sektor industri -1,33%, dan transportasi-1,16%. Sedangkan penguatan melanda saham sektor properti 0,46%, sektor konsumer primer 0,27%, dan sektor konsumer non primer 1,17%. (Yetede)

Kebijakan OPEC+ Dorong Kenaikan ICP April 2023

Yuniati Turjandini 04 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Harga Indonesia Crude Price (ICP) April tahun 2023 telah ditetapkan sebesar US$ 79,34 perbarel, meningkat dibandingkan dengan Maret 2023 sebesar US$ 74,59 per barel. Analisis Tim Harga Minyak Mentah Indonesia menyatakan kenaikan ICP ini salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan dari OPEC+. Harga ICP tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) Nomor 174.K/MG.03/DJM/2023 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan April 2023 pada tanggal 2 Mei 2023. “Pada awal April, OPEC+ mengumumkan tambahan pemangkasan produksi sebesar 1,16 juta Barrel Oil Per Day (BOPD), di luar ekspektasi pasar. Sehingga total pemotongan produksi OPEC+ termasuk perpanjangan pemotongan produksi Rusia menjadi sebesar 3,66 juta bopd, setara dengan 3,7% dari permintaan minyak mentah global,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Selasa (2/5). Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa dari laporan EIA (Energy Information Administration), terjadi penurunan stok April dibandingkan dengan Maret 2023, yang terdiri dari minyak mentah sebesar 9,1 juta barel menjadi 460,9 juta barel; Gasoline sebesar 1,5 juta barel menjadi 221,1 juta barel; dan Distillate sebesar 1,6 juta barel menjadi 111,5 juta barel. (Yetede)

Kuartal I, Investasi Industri Makanan Tembus Rp 20 Triliun

Yuniati Turjandini 04 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Investasi di industri makanan sepanjang kuartal I-2023 mencapai Rp 20,32 triliun, naik 9,87% dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan investasi terutama didorong dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang melesat 29,59% menjadi Rp 11,2 triliun, dari sebelumnya Rp 8,69 triliun. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi yang masuk ke industri makanan sepanjang tiga bulan pertama 2023 terdiri dari PMDN sebesar Rp 11,2 triliun dan penanaman modal asing (PMA) US$ 615,4 juta atau setara Rp 9,05 triliun. “Sektor makanan masih memiliki prospek yang cerah ke depan. Sektor ini merupakan basic need yang kemarin pertumbuhannya sempat tertahan saat pandemi Covid-19. Kini, konsumsinya sudah membaik, yang tentunya mendorong investasi bertambah besar,” kata Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (03/05/2023). Tauhid mengungkapkan, tingginya permintaan akan produk makanan mendorong investor lokal maupun luar negeri berani masuk dan menanamkan modalnya ke industri ini. Terlebih, besarnya pasar Indonesia masih menjanjikan pertumbuhan tinggi kedepan. “Kalau kita lihat, pola pengeluaran masyarakat kita di makanan relatif lebih tinggi seiring pemulihan ekonomi. Ini menjadi peluang yang ditangkap investor,” tutur dia. (Yetede)

Wapres: Zakat Ikut Membantu Mengentaskan Kemiskinan

Yuniati Turjandini 04 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Zakat dapat menjadi salah satu penopang dalam instrumen fiskal. Dalam hal ini zakat dapat berperan untuk membantu pemerintah terhadap pos-pos tertentu yang sesuai dengan peruntukkan zakat  misalnya pengentasan kemiskinan, stunting, dan perlindungan sosial. “Sejarah pengelolaan keuangan publik Islam menunjukkan, zakat menjadi instrumen kebijakan fiskal yang berfungsi sebagai sumber pendapatan sekaligus sumber pengeluaran negara,” kata Wakil Presiden (Wapres) Mar’uf Amin dalam Asia Pacific Tax Forum di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (3/5/2023). Ma’ruf mengatakan bila melihat dalam konteks kebijakan fiskal, zakat merupakan salah satu instrumen yang fungsi awalnya menyerupai instrumen fiskal. Dari sisi pendapatan, zakat merupakan bagian yang dihimpun oleh amil dari harta kena zakat yang dibayarkan oleh muzakki. “Pada sisi pengeluaran, zakat yang dicatat adalah besaran distribusi zakat kepada delapan golongan asnaf,” kata Ma’ruf. Bahkan, jelas Wapres, zakat dapat menjadi stabilisator otomatis fiskal, karena dana zakat akan dibelanjakan kepada kelompok miskin, sehingga konsumsi kelompok ini dapat terus berjalan tanpa terlalu terpengaruh oleh kondisi ekonomi, sehingga membuat situasi menjadi lebih stabil. (Yetede)

Pilihan Editor