;

Getol Cari Pasar Ekspor Alternatif

Yuniati Turjandini 21 Aug 2023 Tempo

JAKARTA — Pelemahan perekonomian Cina membuat pelaku usaha harus memutar otak mencari pasar ekspor alternatif. Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI), Toto Dirgantoro, berujar, upaya pencarian pasar baru terus dilakukan dari kawasan Asia Selatan, Amerika Selatan, Timur Tengah, hingga Afrika. Meski demikian, menurut dia, hasil perdagangan yang dilakukan belum signifikan jika dibandingkan dengan hasil perdagangan dengan negara mitra tujuan ekspor utama, khususnya Cina.

“Situasi saat ini cukup berat karena krisis yang terjadi sebenarnya multidimensi, krisis global, semua ikut memikul dampaknya. Kami mencoba buka pasar baru, tapi hasilnya belum seberapa,” ujar Toto kepada Tempo, kemarin, 20 Agustus 2023. Menurut dia, ada sejumlah faktor yang menyebabkan diversifikasi pasar tidak semudah yang dibayangkan. Pertama, terkait dengan biaya logistik yang relatif lebih mahal dan menimbulkan beban biaya tambahan bagi pelaku usaha. “Syarat produk suatu negara bisa menguasai negara lain itu kalau bisa menguasai logistiknya.” Biaya logistik yang dimaksudkan tak hanya untuk angkutan laut, tapi juga udara dan darat.

Di satu sisi, kondisi psikologis konsumen di berbagai negara dunia cenderung dalam kondisi menunggu dan memilih menahan belanja. Terlebih, tingkat inflasi secara global terkerek naik. “Jadi, daya beli ikut merosot di tengah situasi krisis ini sehingga benar-benar sulit bagi produk kita untuk bisa bersaing dan berekspansi.” (Yetede)

Presiden: Kuasai Kemajuan Iptek

Yoga 20 Aug 2023 Kompas (H)

Presiden Jokowi menyebut anak muda generasi Y dan Z di Indonesia adalah generasi unggul karena lahir di era digital. Maka, generasi muda harus terus menyiapkan diri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang cepat, sekaligus tetap memiliki moral dan budi pekerti yang baik. Presiden menyampaikan hal itu saat membuka Muktamar XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Gedung Serbaguna Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu(19/8). ”Saya harap pelajar Muhammadiyah menjadi teladan, generasi muda Muslim yang berkemajuan, penguasaan ipteknya hebat, sekaligus memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat,” kata Presiden.

Presiden mengatakan, dunia sedang dilanda disrupsi teknologi, terutama digital. Oleh karena itu, sekarang adalah zamannya generasi Y (kelahiran 1981-1996) dan generasi Z (kelahiran 1997-2012). ”Apa-apa serba digital. Mau lihat menu di restoran, (pakai) digital lewat QR code. Mau belanja juga digital, lewat market place. Mau pesan kendaraan juga lewat digital, lewat aplikasi,” katanya. Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga berkembang pesat dan diperkaya generative AI. Ia mencontohkan aplikasi ChatGPT, yang akrab digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas sekolah, jurnal, serta membantu menyusun tugas akhir dan skripsi di peguruan tinggi. Presiden berpesan agar generasi muda tetap memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat. ”Buat saya, itulah sosok pelajar Muhammadiyah idaman,” katanya. (Yoga)


Elan Petani Karet demi Kesejahteraan

Yoga 20 Aug 2023 Kompas

Sungkunen Tarigan (47), Ketua Kelompok Tani Mbuah Page, memberi sambutan pembukaan lelang karet perdana di Kantor Desa Kuta Jurung, Kecamatan Sinembang Tanjung Muda (STM) Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (10/8). Ruangan 3 x 8 meter yang biasanya digunakan untuk melayani warga itu disulap menjadi ruang lelang karet. Pemimpin lelang, Tobat Perangin-Angin (50), duduk di depan bersama Kepala Desa Kuta Jurung Abadi Sitepu, Ketua Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut Ishak Leono, dan perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut Rita Budiati Harahap. Lima dari 17 peserta yang diundang, hadir di lelang perdana itu. Lelang, yang sedianya digelar pukul 10.00, molor hingga  setelah makan siang karena para peserta harus melihat terlebih dahulu bahan olahan karet (bokar) yang akan di lelang. Getah karet itu berada di lima tempat berbeda dengan jarak cukup jauh. Lokasinya tersebar di dua kecamatan, yakni STM Hilir dan STM Hulu.

Menurut Sungkunen, dulu hampir semua warga Desa Kuta Jurung adalah petani karet. Namun, sepuluh tahun terakhir banyak warga yang menebang pohon karetnya, seiring anjloknya harga. Warga beralih membudidayakan tanaman kelapa sawit atau salak. "Ada 200 keluarga yang ada di Kuta Jurung, dulu semua punya kebun karet, sekarang tinggal 30 keluarga,” kata Sungkunen. Saat ini harga bokar di tingkat petani hanya Rp 7.000 hingga Rp 7.500 per kg. Namun, bersama Kelompok Tani Mbuah Page yang beranggota 100 orang, petani bisa mendapatkan harga getah Rp 8.000 hingga Rp 8.800 per kg. ”Harga karet kami ini tidak memadai lagi.  kalau harganya begini terus, dua tahun lagi bisa pokok karet kita ini ditebang semua karena tidak mungkin lagi dikerjakan,” kata Sungkunen yang memiliki lahan 4 hektar. Ia hanya mengerjakan satu hektar yang ia deres sendiri. 

Tiga hektar lainnya dibiarkan. Produktivitas tanamannya yang berusia 7-8 tahun itu menghasilkan 70 kg getah per minggu. Jika dirawat dengan baik, produktivitasnya bisa mencapai 150 kg getah per minggu. ”Tapi pupuk mahal, pupuk subsidi tidak ada,” kata Sungkunen. Harga pupuk NPK Phonska, terakhir ia beli Rp 750.000 per karung isi 50 kg, sedang pupuk subsidi Rp 150.000 per karung. Para petani mulai menebang pohon karet sejak harga menyentuh Rp 9.000 per kg. Padahal, petani karet baru sejahtera kalau harga 1 kg getah karet setara 1 kg harga beras. Untuk mendongkrak harga, para pengurus kelompok tani didukung kepala desa menggelar lelang, siang itu. Total ada 40 ton getah karet yang dilelang hari itu. (Yoga)

Menjaga Mutu Ikan Asin Ciweru

Yoga 20 Aug 2023 Kompas

Para pekerja hilir mudik membawa nampan dari plastik berisi ikan jenis ”lemet” yang sudah digarami untuk dijemur di halaman seukuran setengah lapangan sepak bola. Kotak bambu berbentuk persegi panjang yang diberi kawat pada bagian tengahnya menjadi tempat ikan dikeringkan. Ratusan kotak bambu itu diletakkan di atas dudukan, yang juga dari bambu, sepanjang 50 meter, berjumlah lima banjar. Matahari siang itu begitu terik di sebuah usaha pembuatan ikan asin milik M Sugih (51) di Desa Ciwaru, Kabupaten Sukabumi, Jabar, pertengahan Juli 2023. Penjemuran yang maksimal membuat ikan dapat bertahan tiga hingga lima bulan, bahkan bisa sampai satu tahun jika disimpan di dalam lemari pendingin. Sugih mempekerjakan tiga tetangganya untuk membantu memproduksi ikan asin. Sebelum dijemur, ikan terlebih dahulu direndam air garam, kemudian direbus menggunakan kayu bakar. Sekitar direbus lima hingga sepuluh menit, ikan diangkat untuk ditiriskan sebelum dijemur.

Saat musim kemarau, penjemuran berlangsung selama satu hari. Namun, saat musim hujan, durasinya lebih lama lagi. Sugih dan semua pembuat ikan asin di kawasan ini menjaga mutu dengan tidak menggunakan formalin dalam proses pembuatan ikan asin sehingga aman untuk dikonsumsi. Ketika musim ikan lemet seperti ini, dalam satu hari, usaha pembuatan ikan asin milik Sugih mampu memproduksi 1 ton ikan asin. Namun, jika musim hujan atau pasokan ikan minim, produksinya berkisar 5 kuintal hingga 7 kuintal. Harga jualnya mulai Rp 10.000 hingga Rp 45.000 per kg tergantung ukuran dan kualitas ikan. Ia menyetor produksinya ke pengepul di Bogor, Jabar. Selain ikan lemet, ikan jenis teri, udang kecil, rebon, dan deles paling sering digunakan Sugih. Sebab, siklus musiman ikan selalu berjalan dan para nelayan menyesuaikan tangkapannya. (Yoga)

Polusi Budaya

Yuniati Turjandini 20 Aug 2023 Tempo

Ada dua jenis polusi yang ramai diperbincangkan hari-hari ini. Yang satu polusi udara di Ibu Kota Jakarta, yang sangat berbahaya untuk kesehatan. Ada yang menuding karena asap kendaraan sehingga solusinya adalah mengurangi kendaraan pribadi. Ada yang menyebutkan karena musim kemarau dan solusinya adalah membuat hujan buatan. Tapi ada yang menuding bertambahnya pusat listrik tenaga uap di daerah penyangga Jakarta yang memakai batu bara.

Yang kedua adalah polusi budaya. Tak ada pengaruhnya buat kesehatan, tapi berbahaya untuk peradaban bangsa. Presiden Joko Widodo memperkenalkan polusi di wilayah budaya itu ketika memberikan pidato kenegaraan dalam sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyambut ulang tahun kemerdekaan RI.

Presiden Jokowi mengatakan, “Saya tahu ada yang mengatakan saya ini bodoh, plonga-plongo, tidak tahu apa-apa, Firaun, tolol. Ya, ndak apa. Sebagai pribadi, saya menerima saja.” Lalu Jokowi melanjutkan, “Tapi, yang membuat saya sedih, budaya santun dan budi pekerti luhur bangsa ini kok kelihatannya mulai hilang. Kebebasan dan demokrasi digunakan untuk melampiaskan kedengkian dan fitnah. Polusi di wilayah budaya ini sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia.” (Yetede)

Gagasan Arya Putra Kembangkan Kampung Kota

Yuniati Turjandini 20 Aug 2023 Tempo

Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Arya Putra, 22 tahun, baru-baru ini meraih gelar prestisius. Dia dinobatkan sebagai Designer of the Year pada kategori desain interior. Melampaui harapannya, penghargaan itu ia peroleh dari Asian Young Designer Awards (AYDA) 2022/2023 di Vietnam pada medio Juli lalu. Sebagai pemenang, ia pun mendapat beasiswa Design Discovery Program senilai US$ 10 ribu di Harvard University’s Graduate School of Design selama tiga minggu di Boston, Amerika Serikat.

Arya melenggang ke kompetisi tersebut setelah menyabet Gold Winner tingkat nasional pada Februari lalu di kategori desain interior. Sementara itu, pada kategori arsitektur, pemenangnya Salsabila Novitasari dari Universitas Gadjah Mada dengan judul karya Re-Stack! Adapun Arya mengusung judul Silih Hub. Idenya menyesuaikan dengan tema lomba, yaitu “Converge: Pushing the Reset Button”, yang menantang solusi desainer untuk membantu masyarakat mengatasi kehidupan pasca-masa pandemi.

Kata “silih” diambil Arya dari nilai hidup masyarakat Sunda, yakni silih asah, silih asih, dan silih asuh. Kearifan lokal itu mengajarkan agar manusia saling belajar, peduli, dan menyayangi sesama. “Silih”, yang mengandung arti kebersamaan, pada desain dijalin lewat bangunan penghubung (hub) berupa balai dan semacam gedung serbaguna. “Yang dipentingkan adalah masyarakat tidak canggung saat masuk ke fasilitas tersebut dan bisa sadar bahwa itu bagian dari mereka juga,” kata Arya, Sabtu, 12 Agustus lalu. (Yetede)

Benang Kusut Misteri Rp 27 Miliar di Kasus BTS

Yuniati Turjandini 19 Aug 2023 Tempo

JAKARTA — Kejaksaan Agung masih mengusut asal-usul duit senilai Rp 27 miliar yang ditengarai berhubungan dengan kasus dugaan korupsi pembangunan base transceiver station (BTS) 4G dan perangkat infrastruktur pendukungnya. Kemarin, penyidik menggelar pemeriksaan konfrontasi, dengan menghadapkan para saksi secara bersamaan, untuk mengecek sejumlah keterangan mereka yang berbeda dan berubah dalam pemeriksaan sebelumnya.

“Ada yang bilang (uang) itu bantuan untuk IH (Irwan Hermawan), ada yang bilang dari yang lain-lain, tidak perlu saya ungkapkan di sini, nanti kami sampaikan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, pada Jumat, 18 Agustus 2023. Ketut enggan membeberkan hasil pemeriksaan konfrontasi. Yang jelas, pemeriksaan kemarin hanya diikuti enam orang saksi dari semula direncanakan tujuh orang. Seorang saksi dengan inisial RYB tak memenuhi panggilan Kejaksaan.

Tiga dari enam saksi yang memberikan keterangan kepada penyidik adalah para terdakwa dan tersangka dalam kasus korupsi BTS, yakni mantan Komisaris PT Solitech Media Sinergy, Irwan Hermawan; mantan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Anang Achmad Latif; dan orang kepercayaan Irwan, Windi Purnama. Tiga lainnya adalah para pengacara Irwan, yaitu Maqdir Ismail, Handika Honggowongso, dan Dasril. (Yetede)

Kian Berat Utang Pemerintah

Yuniati Turjandini 19 Aug 2023 Tempo

JAKARTA — Penarikan utang baru oleh pemerintah yang terus meningkat dari waktu ke waktu dinilai kian membebani keuangan negara. Hal ini, menurut Direktur Eksekutif Indonesia Development and Islamic Studies Yusuf Wibisono, terlihat dari besaran bunga dan cicilan pokok utang yang harus dibayar pemerintah saban tahun terus berlipat. Yusuf mengambil contoh beban utang dari surat berharga negara (SBN). Pada 2015, beban bunga utang tersebut sekitar Rp 300 triliun. Empat tahun kemudian, angkanya melonjak hingga menembus Rp 700 triliun. Pada tahun ini, jumlah SBN jatuh tempo dan beban bunga diproyeksikan naik hingga mendekati Rp 1.000 triliun, dan kembali bisa menembus Rp 1.100 triliun pada tahun depan. "Kita sudah masuk dalam jebakan utang, berutang untuk bayar utang,” ujarnya kepada Tempo, kemarin, 18 Agustus 2023.

Akar masalah dari situasi tersebut, menurut Yusuf, adalah strategi pengelolaan utang yang terfokus pada refinancing atau pembiayaan untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang jatuh tempo. Walhasil, pemerintah harus menarik utang baru untuk menutup kewajiban utang lama, sehingga stok utang tidak pernah menurun. “Pengelolaan portofolio utang sekadar debt switching dan buy back, dengan pemanis term and conditions yang lebih baik ” Di sisi lain, ia menilai, tidak ada reformasi anggaran mendasar yang dilakukan pemerintah, seperti meningkatkan rasio perpajakan atau menurunkan beban pengeluaran. Ketika reformasi perpajakan gagal meningkatkan rasio perpajakan, reformasi birokrasi pun gagal menurunkan belanja pegawai, belanja barang, dan transfer ke daerah. Defisit anggaran akibat belanja negara yang lebih tinggi ketimbang pendapatan tersebut diatasi dengan cara kembali berutang. (Yetede)

Pabrikan Tekan Harga Mobil Listrik

Hairul Rizal 19 Aug 2023 Kontan (H)

Melambatnya pertumbuhan ekonomi global mulai mengancam bisnis pabrikan electric vehicle (EV) alias kendaraan listrik. Kondisi ini tercermin dari langkah pabrikan EV yang mulai mengerek turun harga jual mobil listriknya di pasaran. Contohnya langkah yang ditempuh Tesla Inc. Mulai 14 Agustus 2023, pabrikan EV asal Amerika Serikat (AS) ini menurunkan harga dua model EV di pasar China. Yakni, mobil listrik model Y Long-Range dan versi Performance. Contohnya langkah yang ditempuh Tesla Inc. Mulai 14 Agustus 2023, pabrikan EV asal Amerika Serikat (AS) ini menurunkan harga dua model EV di pasar China. Yakni, mobil listrik model Y Long-Range dan versi Performance. Harga kedua model EV ini diturunkan Tesla sekitar 14.000 yuan, setara Rp 29,5 juta per unit. Kini, Tesla Y Long Range dibanderol 299.900 yuan, setara Rp 632,78 juta. Model Y Performance turun jadi 349.900 yuan, sekitar Rp 738,28 juta per unit. Penurunan harga ini bukan pertama kali dilakukan Tesla. Sepanjang tahun ini, sedikitnya pabrikan EV yang dinakhodai Elon Musk ini sudah menerapkan kebijakan diskon harga hingga lima kali di sejumlah negara yang menjadi pasar tujuan mobil listriknya. Pada April lalu, misalnya, Tesla memotong harga jual EV di beberapa negara Eropa. Di Jerman, harga Tesla Model 3 dan Model Y masing-masing dipangkas turun 4,5% dan 9,8% dari harga normal. 

Selain Tesla, diskon harga jual mobil listrik juga disebar General Motors (GM), yang memangkas harga Cadillac Lyriq di China hampir 14%. Harga mobil ini turun dari 439.700 yuan, setara Rp 927,76 juta jadi 379.700 yuan, setara Rp 801,16 juta. Pabrikan asal Jerman, Volkswagen turut memangkas harga model ID-series di China hingga 27% menjadi US$ 5.100 atau setara Rp 78 juta per unit. Di luar itu, penurunan harga dilakukan lantaran terjadi kelebihan pasokan. Setidaknya ini dialami Tesla. Akibat kelebihan pasokan, Tesla bukan hanya menurunkan harga produk, tapi juga menunda investasinya. Salah satunya di Indonesia. Kabar ini dibenarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut Luhut, ia sudah melakukan pertemuan dengan CEO Elon Musk di San Francisco, AS terkait penundaan investasi Tesla di Indonesia. "Saat ini Tesla mengalami kelebihan produksi. Dari 3 juta produksi, yang terserap itu 1,8 juta," kata Luhut, dalam keterangan resminya. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Jongkie Sugiarto melihat, banting harga EV sebagai strategi pemasaran. Biaya produksi pabrikan juga rendah, sehingga rela memotong harga jual produk. Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai, pabrikan EV punya strategi masing-masing ketika memasuki pasar suatu negara. Head of Marketing Department Hyundai Motors Indonesia Astrid Ariani Wijana, mengklaim animo pengunjung GIIAS terhadap EV Hyundai sangat tinggi. Sampai 15 Agustus 2023, jumlah test drive sudah lebih dari 1.600 kali.

Tarif Listrik Subsidi Tetap, Nonsubsidi Bakal Naik

Hairul Rizal 19 Aug 2023 Kontan

Para pelanggan listrik belum bisa berlega hati. Memang tarif listrik bersubsidi bakal ditahan pada tahun depan. Hanya saja, pemerintah mengirim sinyal untuk mengerek tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi. Dalam Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024, pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi listrik sebesar Rp 75,8 triliun. Angka ini naik 7% dibandingkan outlook subsidi listrik di tahun 2023 yang sebesar Rp 70,8 triliun. Masih berdasarkan dokumen itu, kenaikan anggaran subsidi listrik terutama dipengaruhi oleh peningkatan volume listrik bersubsidi dan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik. Adapun kenaikan BPP disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, kenaikan fuel mix bahan bakar minyak (BBM). Kedua, kenaikan pemakaian bahan bakar biomassa untuk cofiring pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers pada Rabu (16/8) lalu menjelaskan, alokasi anggaran subsidi dan kompensasi energi tahun 2024 mencapai Rp 329,9 triliun. Anggaran tersebut mencakup solar dan elpiji tabung 3 kilogram (kg), selain listrik. Sayangnya, Executive Vice President Corporate Communication PLN Gregorius Adi tak menjawab pesan KONTAN saat dikonfirmasi mengenai hal ini. Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menilai wajar naiknya anggaran subsidi listrik tahun depan sejalan dengan kenaikan konsumsinya. Analis Energi Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) Putra Adhiguna mengatakan, kenaikan fuel mix BBM menunjukkan PLN belum berhasil mengendalikan penggunaan BBM. Dalam dua tahun terakhir penggunaan BBM masih dalam kisaran 3 juta kiloliter (kl).

Pilihan Editor