;

Sejumlah Penginapan Penuh Selama Gandrung Sewu

Yoga 16 Sep 2023 Kompas

Kegiatan Gandrung Sewu di KabupatenBanyuwangi, Jatim, diharapkan bisa menarik banyak wisatawan ke wilayah paling timur Pulau Jawa itu. Acara yang sudah masuk kalender kegiatan nasional Kemenparekraf tersebut kini digelar selama tiga hari, yaitu 14-16 September. Pada tahun-tahun sebelumnya hanya sehari. ”Menurut informasi, beberapa hotel berbintang full booking,” ujar Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi MY Bramuda melalui Whatsapp, Jumat (15/9). Para pemesan itu dari wilayah Jatim dan juga dari provinsi lain. Mengambil tema ”Omprog, the Glory of Art”, puncak Gandrung Sewu dilaksanakan pada Sabtu (16/9) di Pantai Marina Boom, Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi. Sebelum itu, berturut-turut digelar musik dan seni Padhang Bulanan pada Kamis (14/9) malam serta Meras Gandrung dan Gandrung Terop pada Jumat sore-malam.

Senada dengan Bramuda, Ketua Perhimpunan Rumah Inap Banyuwangi Joko Subagyo mengatakan, sejumlah penginapan di Banyuwangi penuh pada akhir pekan ini. Total ada 650 penginapan yang tersebar di Banyuwangi, tetapi yang sudah terhimpun kurang dari 100 buah. Joko yang juga pemilik Didu’s Homestay di Dusun Krajan, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, mencontohkan, penginapan miliknya yang terdiri atas sembilan unit bungalo sudah penuh sejak beberapa hari lalu. Bahkan, pihaknya mesti menolak tamu yang baru datang lantaran tidak ada kamar. ”Tadi malam datang rombongan dari Jakarta, tetapi juga sudah tidak ada kamar. Mereka langsung ke sini, belum booking. Katanya di tempat lain juga penuh,” ucapnya. Menurut Joko, peningkatan tamu terjadi sejak tiga hari sebelum Gandrung Sewu. Wisatawan banyak yang memilih penginapan karena tahu fasilitas di tempat itu tidak kalah asyik dengan hotel. Di Banyuwangi, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada bulan Juni sampai Agustus. Pada Juni lalu, penginapan Joko menjaring 345 tamu dan naik jadi 360 tamu lebih di Agustus. (Yoga)


Ke China, Wapres Pacu Perdagangan

Yoga 16 Sep 2023 Kompas

Berkunjung ke Provinsi Fujian di China, Wapres Ma’ruf Amin bertemu dengan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Provinsi Fujian, Zhou Zuyi. Pertemuan itu, antara lain, untuk meningkatkan perdagangan bilateral Indonesia-China. Wapres bertemu Zhou di Grand Ballroom C Lantai 3, Crowne Plaza Fuzhou Riverside, Republik Rakyat China, Jumat (15/9). Pertemuan itu merupakan yang kedua setelah sebelumnya keduanya bertemu di Jakarta, Selasa (9/5). Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wapres menginformasikan, hadir bersama Zhou Zuyi pada pertemuan ini beberapa pejabat daerah setempat. Terkait dorongan penguatan kerja sama perdagangan, khususnya dalam sektor produk halal, Wapres menuturkan, Provinsi Fujian adalah pintu masuk bagi produk Indonesia ke China.

”(Hal ini) Termasuk  melalui kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP),” ujar Wapres. Wapres mencontohkan, kawasan Fuqing Yuanhong International Food Industrial Park dapat menjadi pintu masuk dan lokasi pengembangan perdagangan produk makanan dan minuman. Hal ini termasuk juga kerja sama perdagangan produk halal, khususnya makanan dan minuman, farmasi, serta kosmetik halal. ”Terdapat potensi pasar yang besar di Indonesia dengan 230 juta penduduk Muslim. Bahkan, di sektor fashion muslim, Indonesia menduduki peringkat ketiga dunia,” tutur Wapres. Penguatan kerja sama perdagangan, ujar Wapres, adalah satu dari tiga kunci untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Provinsi Fujian. Dua hal lainnya adalah investasi dan penguatan hubungan antar warga. (Yoga)


China Melambat Indonesia Sensitif

Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Perekonomian China diprediksi tumbuh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada tahun ini dan tahun depan. Penyebabnya, selain belum pulihnya kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19, juga karena pasar sedang lesu, ditambah utang yang sangat besar akibat investasi infrastruktur selama beberapa dekade. Bagi Indonesia, kondisi ini adalah warning yang harus diantisipasi secara serius, mengingat China adalah tujuan ekspor terbesar bagi Indonesia dengan kontribusi sekitar 24-25%. Perlu ada peningkatan diversifikasi pasar ekspor ke negara tujuan ekspor lain dan diverifikasi sumber investasi untuk meminimalisasi kontraksi realisasi FDI (foreign direct investment) karena pelemahan ekonomi China ini. Biro Pusat Statistik China menunjukkan Ekonomi China   pada kuartal II-2023 hanya bertumbuh 0,8% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi China  sebesar 6,3%. Data ini menunjukkan performa  ekonomi China belum benar-benar pulih dari masa pandemi Covid-19. Pada periode 2010-2019 tercatat rata-rata pertumbuhan ekonomi China berada di atas 7%.  (Yetede)

Market Cap Barito Renewables Jauh Lampaui PGEO

Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Unit usaha energi terbarukan milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), siap menggelar hajatan berupa penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. BREN bakal melepas 4,5 miliar saham baru yang setara dengan 3,35% dari modal disetor, sehingga pasca_IPO jumlah saham perseroan menjadi 132,27 miliar. Dengan mematok harga pelaksanaan sebesar Rp670-780 per saham, anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ini berpeluang menghimpun dana sebesar Rp 3,5 triliun. Sementara bila diasumsikan harga IPO diambil di posisi Rp780 per saham dan dengan jumlah saham BREN selepas IPO, maka kapitalisasi pasar (market cap) Barito Renewables Energy mencapai Rp104,73 triliun. Market cap tersebut jauh melampaui kapitalisasi pasar PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) pada saat IPO yang sebesar  Rp36,2 triliun. Kala itu, PGEO mematok harga penawaran sebesar Rp875 per saham dengan jumlah saham selepas IPO sebanyak 41,3 miliar unit. Bahkan, hingga penutupan perdagangan hari ini, Jumat (14/9/2023), market cap PGEO baru menyentuh kisaran Rp 59 triliun. (Yetede)

Berlanjut, Neraca Dagang Surplus 40 Bulan Berturut-turut

Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Agusus 2023  mengalami surplus sebesar US$ 3,12 miliar. Dengan demikian neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus 40 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus neraca perdagangan Agustus tersebut melonjak 1,83% dibandingkan Juli 2023 yang hanya sebesar US$ 1,31 miliar. Namun, turun 2,65% dibandingkan Agustus 2022. Surplus neraca perdagangan pada Agustus 2023 yang hanya sebesar US$ 4,47 miliar, dan komoditas penyumbang surplus utamanya adalah lemak dan minyak hewani nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja. Lebih lanjut, surplus neraca perdagangan nonmigas Agustus 2023 ini lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni sebesar US$ 3,22 miliar. "Pada saat yang sama, neraca perdagangan migas Agustus 2023 tercatat defisit US$ 1,34 miliar. Dengan komoditas penyumbang defisit adalah minyak mentah dan hasil minyak," kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam acara  jumpa pers BPS di Jakarta, Jumat (15/09/2023). (Yetede)

Terbitkan Izin Uji Coba Operasi, DJKA Minta Jaminan Keselamatan Penumpang KCJB

Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Direktorat Jendral Perkeraapaian (DJKA) Kementerian Perhubungan meminta PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) harus menjamin keselamatan penumpang yang akan mengikuti uji coba terbatas Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sesuai peraturan yang berlaku. DJKA telah meneritakan surat pernyataan uji coba operasi terbatas KCJB pada Kamis (14/9/2023). "Kami mensyaratkan Presiden Direktur PT KCIC agar menjamin dan bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan pengoperasian perjalanan KCJB dan pemenuhan SMKP selama masa uji coba terbatas," kata Risal dalam pernyataan resminya di jakarta, Jumat (15/09/2023). Lebih lanjut, sebelum uji coba operasi terbatas KCJB diselenggarakan, Risal menekankan agar KCIC dapat memberi kepastian dan kecukupan sumber daya manusai SDM) dan SOP pengoperasian, pemeriksaan, dan perawatan. "Kami juga mensyaratkan agar kesiapan uji coba operasi ini harus didukung juga oleh uji  independen yang meliputi uji statis, uji dinamis, final acceptance test dan operation safety assesment yang wajib dilampirkan pada surat pernyataan dari Project Direktur  High Speed Railway Contractor Consortium," urai Risal. (Yetede)

Jokowi: Perlu Inovasi Agar Indonesia jadi Lumbung Pangan

Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia tidak perlu takut dan khawatir dengan krisis pangan global. Krisis tersebut justru kesempatan bagi RI untuk mencipatkan lumbung pangan dunia melalui berbagai inovasi di luar nalar masyarakat, di antaranya menciptakan variates padi dengan produktivitas 10-12 ton per hektare (ha) atau lebih. Dengan disampaikan Presiden Jokowi saat berpidato pada Dies Natalis ke-60 IPB University yang dipantau dari dari kanal media sosial Sekertariat Presiden, Jumat (15/09/2023). Kepala  Negara menjelaskan, dalam menghadapi tantangan kedepan, berupa krisis energi, pangan, dan ekonomi, Indonesia tidak perlu takut dan khawatir. Tantangan tersebut justru bisa diubah  menjadi sebuah peluang bagi Indonesia. "Untuk menghadapi krisis pangan misalanya, kita perlu inovasi besar-besaran yang bisa menjadi terobosan atau langkah  besar kita kedepan. Menjadikan masalah pangan dunia  sebuah peluang bagi Indonesia untuk menjadi lumbung pangan. Ada kesulitan, ada krisis, tapi itu bisa jadi sebuah peluang, kesempatan, agar nantinya justru meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan kita," papar Presiden Jokowi. (Yetede)

Mitratel Jajaki Akuisisi Aset Serat Optik Indosat

Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mengaku tertarik pada peluang akuisisi serat optik (fiber optic) PT Indosat Tbk (AST), yang disebut-sebut senilai  US$ 1 miliar atau sekitar Rp 15,35 triliun. Terlebih, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tersebut masih memiliki sisa anggaran belanja  modal (capital expenditure/capex) yang masih belum terpakai senilai Rp 7  triliun. "Kalau diizinkan, kami akan explore opportunity ini," kata Direktur Investasi Dayamitra Hendra Purnama kepada Investor Daily, Jumat (15/9/2023). Dia menjelaskan, izin dimaksudkan adalah diundang  untuk berpartisipasi pada rencana penjualan aset Indosat tersebut. Kabar rencana penjualan serat optik tersebut, diungkapkan BRI Danareksa Sekuritas  dalam riset terbarunya. "Dari situ kami bisa lihat finansial  officernya-nya, dan kalau cocok dengan portfolio kami, kami akan tertarik untuk ikut  berpartisipasi di prosesnya," kata Hendra. Emiten berkode saham MTEL tersebut juga melihat potensi saham pengendali paa PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), yang hampir memiliki 16,642 km serat optik di FTTB/FTTH/FYY bersama dengan 3.383 menara telekomunikasi. (Yetede)

Tren Melorot Kinerja Ekspor

Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Tempo

JAKARTA — Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Toto Dirgantoro, mengatakan kinerja ekspor terus melorot seiring dengan gejolak perekonomian global yang melemahkan permintaan dari pasar tradisional yang menjadi andalan selama ini, seperti Cina, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Jepang. “Mau tidak mau kinerja ekspor pasti tergerus karena kondisi pasarnya memang berat sekali akibat penurunan permintaan secara drastis,” ujarnya kepada Tempo, kemarin, 15 September 2023.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada Agustus 2023 sebesar US$ 22,0 miliar atau merosot 21,21 persen dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 27,01 miliar. Penurunan nilai ekspor terjadi, baik pada sektor migas maupun non-migas. Ekspor migas turun 20,69 persen, sedangkan non-migas turun 21,25 persen. Sebagai contoh, ekspor ke Cina secara tahunan turun sebesar 12,69 persen, sedangkan ke Amerika Serikat anjlok 17,66 persen. Adapun penurunan terbesar terjadi pada sektor pertambangan, yaitu sebesar 16,58 persen, diikuti sektor industri pengolahan atau manufaktur, yaitu sebesar 11,08 persen. (Yetede)

Waswas Efek Naiknya Harga Gas

Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Tempo

JAKARTA — Sejumlah industri waswas menghadapi rencana kenaikan harga gas dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Biaya produksi yang membengkak bakal mengurangi daya saing mereka. Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB), Yustinus Gunawan, menuturkan kenaikan harga di tengah proses pemulihan ekonomi mengancam industri pengguna gas. Biaya gas berkontribusi 15-50 persen pada ongkos produksi. Tambahan biaya yang harus dirogoh para pelaku usaha pada akhirnya bakal ditransmisikan ke penjual.  Yustinus menyatakan kenaikan harga produk akan menurunkan daya saing mereka. Efeknya, penjualan menurun, utilisasi pabrik merosot, hingga kemudian berpengaruh pada serapan tenaga kerja. "Kenaikan harga akan memicu deindustrialisasi," katanya kepada Tempo, kemarin. Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiono, pun satu suara soal risiko deindustrialisasi. Dalam kasusnya, biaya produksi terbesar berasal dari bahan baku yang mayoritas impor. Kontributor terbesar kedua adalah energi. Fajar khawatir industri semakin tak bisa bersaing dengan kenaikan harga gas. Menurut dia, kondisi pasar global maupun domestik saat ini sedang tidak baik. Persaingan semakin ketat karena ekonomi Cina melemah dan mempengaruhi daya saing. Kondisi tersebut membuat Indonesia menjadi sasaran empuk untuk impor bahan baku hingga produk olefin, aromatik, serta plastik. "Cina juga bahan bakunya dapat harga murah dari Rusia sehingga dia bisa dengan mudah menghajar barang di sini," tuturnya. (Yetede)

Pilihan Editor