;

China Melambat Indonesia Sensitif

Ekonomi Yuniati Turjandini 16 Sep 2023 Investor Daily (H)
China Melambat Indonesia Sensitif

JAKARTA,ID-Perekonomian China diprediksi tumbuh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada tahun ini dan tahun depan. Penyebabnya, selain belum pulihnya kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19, juga karena pasar sedang lesu, ditambah utang yang sangat besar akibat investasi infrastruktur selama beberapa dekade. Bagi Indonesia, kondisi ini adalah warning yang harus diantisipasi secara serius, mengingat China adalah tujuan ekspor terbesar bagi Indonesia dengan kontribusi sekitar 24-25%. Perlu ada peningkatan diversifikasi pasar ekspor ke negara tujuan ekspor lain dan diverifikasi sumber investasi untuk meminimalisasi kontraksi realisasi FDI (foreign direct investment) karena pelemahan ekonomi China ini. Biro Pusat Statistik China menunjukkan Ekonomi China   pada kuartal II-2023 hanya bertumbuh 0,8% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi China  sebesar 6,3%. Data ini menunjukkan performa  ekonomi China belum benar-benar pulih dari masa pandemi Covid-19. Pada periode 2010-2019 tercatat rata-rata pertumbuhan ekonomi China berada di atas 7%.  (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :