Ekonomi
( 40430 )BI Terlibat dalam Inisiatif Pembayaran Internasional Nexus
Bank Indonesia bersama bank-bank sentral negara ASEAN lainnya, seperti Bank Negara Malaysia, Bangko Sentral ng Pilipinas, Monetary Authority of Singapore, dan Bank of Thailand, tengah mengembangkan proyek Nexus—sebuah sistem pembayaran digital instan antarnegara yang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa Nexus akan menjadi infrastruktur penghubung antar sistem pembayaran retail nasional masing-masing negara, memungkinkan masyarakat melakukan transaksi lintas negara dengan lebih efisien, cepat, dan murah, bahkan menggunakan mata uang lokal secara digital. Berbeda dengan sistem QRIS yang masih memerlukan kerja sama bilateral antar bank dan memiliki keterbatasan dalam skalabilitas dan efisiensi biaya, Nexus menawarkan integrasi langsung antar sistem nasional. Dengan demikian, proyek ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat ASEAN, khususnya Indonesia, dalam memperluas akses dan kenyamanan transaksi digital lintas batas.
Tarif Trump dan Dampak Buruknya
Sektor Pertanian Muncul Sebagai Jawara Baru Sumber Pertumbuhan
Sektor pertanian muncul sebagai 'jawara' baru sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut lapangan Indonesia. Dari total pertumbuhan ekonomi kuartal 1-2025 yang tercatat 4,87% secara yoy, sebanyak 1,11% poin dikontribusikan oleh sektor pertanian, baru kemudian disusul industri pengolahan (0,93%), perdagangan (0,66%), serta informasi dan komunikasi/infokom (53%). Sumbangan terbesar sektor pertanian ke laju pertumbuhan ekonomi itu diberikan seiring dengan sektor yang mengontribusi nominal produk domsetik bruto (PDB) hingga 12,66% itu tumbuh sebesar 10,52% (yoy) pada kuartal 1-2025. Pertumbuhan sektor pertanian yang mengalahkan sektor utama lain seperti industri pengolahan dan perdagangan itu ditopang oleh panen raya padi dan jagung.
Selain panen raya pangan, sektor pertanian yang tumbuh tinggi juga didorong oleh peningkat permintaan domestik, Pada kuartal 1-2025, subsektro tanaman pangan tumbuh hingga 42,26% (yoy) pada periode itu, produksi pada melonjak hingga 51,45% dan jagung 39,02%. Sedangkan subsektor peternakan tumbuh 8,83% sejalan dengan peningkatan permintaan domestik daging dan telur selama Ramadhan dan Idul Fitri. Setidaknya sejak tahun 2022, pertumbuhan sektor pertanian yang juga meliuti kehutanan, perikanan, dan peternakan tidak melampaui angka 4,51%. Sedangkan pada kuartal 1V-2024, kontribusi sektor pertanian ke pertumbuhan ekonomi tercatat hanya sebesar 0,07% poin dari total pertumbuhan 5,02% dan pada kuartal 1-2024 kontribusinya bahkan -0,41% dari total pertumbuhan 5,11%. (Yetede)
Industri Perbankan Mencatatkan Fasilitas Kredit yang Belum Diserap Debitur
Keijakan Tarif Trump Ancam Persaingan Usaha di Tanah Air
Ambisi Bandara Soekarno-Hatta Gaet 94 Juta Penumpang
Daya Ungkit e-Commerce 2025
Komdigi Bekukan Sementara Layanan Platform Worldcoin dan WorldID
Kementerian Komunkasi dan Digital (Kemkomdigi) membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) layanan Worldcoin dan WorldID. Selanjutnya akan segera memanggil PT Terang Bulan Abadi dan PT Sandina Abadi dan PT Sandina Abadi Nusantara untuk memberikan klarifikasi atas dugaan pelanggaran ketentuan penyelenggaraan sistem elektronik. Keberadaan layanan ini menarik perhatian publik, layanan Worldcoin sempat menjadi topik hangat. Di medsos memperlihatkan bahwa masyarakat di Bekasi, Jawa Barat, berkumpul untuk melakukan proses verifikasi akan menerima imbalan sebesar Rp800.000. Sistem ini memungkinkan individu membuktikan identitasnya secara sah melalui metode verifikasi biometrik berbasis iris mata.
Teknologi ini, yang dikenalkan dengan nama WorldID, memungkinkan pengguna untuk mengindentifikasi diri mereka secara anonim di dunia maya sebagai manusia yang bukan robot atau kecerdasan buatan (AI). Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi ALexander Sabar, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan layanan Worldcoin dan WorldID. "Pembekuan ini merupakan langkah preventif untuk mencegaj potensi risiko terhadap masyarakat. Kami juga akan memanggil PT. Terang Bulan Abadi untuk klarifikasi resmi dalam waktu dekat," tegas Alexander. (Yetede)
BPS Mencatat Jumlah Pengangguran Sebanyak 7,28 Juta Orang
Tiga Kebijakan yang Buat Stok Beras Melampaui Era Soeharto pada 1984
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









