;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Mengincar Keuntungan di Saham Indeks Global

26 Aug 2024

Dua indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan Financial Times Stock Exchange (FTSE) kembali melakukan rebalancing saham penghuni indeksnya. Terbaru, Jumat pekan lalu (23/8), FTSE mengumumkan Global Equity Index Series Semi-Annual Review September 2024. Kocok ulang saham konstituen FTSE Global Equity Index dengan tinjauan kuartalan ini akan berlaku efektif pada Senin (23/9). Sebelumnya, MSCI telah mengumumkan rebalancing indeks pada 12 Agustus 2024. Indeks FTSE melakukan rebalancing saham pada empat kategori, yakni large cap, middle cap, small cap dan micro cap. CEO Pinnacle Persada Investama, Guntur Putra menilai, rebalancing indeks global, terutama FTSE kategori large cap cukup sesuai ekspektasi. Guntur mengamati, saham-saham yang masuk ke FTSE dan MSCI umumnya memiliki prospek positif. "Terutama karena mereka berpotensi menarik minat dari manajer investasi global yang akan menyesuaikan portofolionya dengan indeks baru," ungkap Guntur kepada KONTAN, Minggu (25/8). Sepanjang pekan lalu, investor melakukan akumulasi beli bersih (net buy) dengan total nilai Rp 8,25 triliun. Sejak awal tahun ini, total net buy asing mencapai Rp 12,63 triliun per Jum'at (23/8). 

Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada turut melihat, ada persepsi aliran dana asing akan mengalir ke dalam transaksi saham-saham yang masuk indeks global tersebut. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi memprediksi, rebalancing indeks global bisa berdampak positif bagi pasar. Kocok ulang ini bakal memberikan dorongan konstituen baru dengan peningkatan likuiditas untuk mendongkrak saham. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengingatkan, ada kemungkinan sejumlah saham yang masuk ke dalam indeks global tidak bergerak naik secara signifikan. Kondisi itu bisa terjadi karena pelaku pasar telah mengantisipasi terlebih dulu sebelum pengumuman rebalancing indeks.

Emiten Raup Kontrak Baru di IKN

26 Aug 2024

Emiten BUMN Karya meraup nilai kontrak jumbo dari pengerjaan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Contoh PT Adhi Karya Tbk (ADHI), yang memperoleh nilai kontrak proyek IKN sebesar Rp 11 triliun sejak awal pembangunan hingga kini. Di IKN, ADHI mengerjakan total 22 proyek di IKN. "Proyek yang sudah selesai dibangun antara lain Hunian Pekerja Tahap I pada Mei 2023 dan Proyek Land Development 1B per Desember 2023," ujar Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Rozi Sparta kepada KONTAN, Jumat (23/8). Sementara itu, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) telah mengelola 12 proyek IKN dengan nilai kontrak Rp 7,7 triliun sejak awal pembangunan. Di antara emiten BUMN, WSKT dapat porsi kontrak paling kecil di proyek IKN. Adapun, PT PP Tbk (PTPP) menjadi jawara yang meraup nilai kontrak terbesar dari proyek pembangunan IKN (lihat tabel). Ada 13 proyek yang masih on going. SVP Head of Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo mengatakan, PTPP berhasil menyelesaikan empat proyek di IKN, yaitu proyek Sumbu Kebangsaan Sisi Barat Tahap 1, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani menilai, meski berhasil meraih nilai kontrak jumbo dari proyek IKN, kondisi ini tak mencerminkan kinerja fundamental saham emiten BUMN Karya. Fundamental, kinerja emiten BUMN Karya masih kurang bagus. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas sepakat, dampak proyek di IKN ke kinerja semester I-2024 belum terlihat terhadap kinerja emiten BUMN Karya.

Orang Muda Waswas Kehilangan Pekerjaan

24 Aug 2024

Sebanyak 64 % kaum muda atau 2 dari 3 orang kaum muda berusia 15-29 tahun di tingkat global mencemaskan kehilangan pekerjaan. Kawasan dengan persentase tertinggi kaum muda yang merasa sangat cemas tentang stabilitas pekerjaan selama enam bulan ke depan adalah Afrika, yakni 35 %. Disusul negara-negara Timur Tengah (31 %), Amerika (25 %), Asia Pasifik (23 %), serta Eropa dan AsiaTengah (18 %). Demikian laporan Organisasi Buruh Internasional (ILO) bertajuk ”Global Employment Trends for Youth 2024”. Dalam laporan yang dirilis secara global pada 12 Agustus 2024 itu, ILO menyebutkan, banyak kaum muda merasa tertekan. Mereka khawatir kehilangan pekerjaan dan stabilitas pekerjaan, keadaan ekonomi, kurangnya mobilitas sosial lintas generasi, dan prospek mencapai kemandirian finansial pada masa tua.

ILO, memperkirakan, tingkat pengangguran di negara-negara Timur Tengah, Asia Timur, Asia Tenggara, serta Pasifik diperkirakan tetap berada di atas tingkat sebelum pandemi Covid-19 dalam dua tahun mendatang. Sementara, tingkat pengangguran kaum muda yang secara historis rendah di Amerika bagian utara dan di Eropa bagian utara, selatan, dan barat diperkirakan akan merangkak naik. Untuk Indonesia, menurut Program Officer ILO Indonesia dan Timor Leste Dina Novita Sari, Jumat (23/8) di Jakarta, isu ketenagakerjaan saat ini tidak hanya menyangkut jumlah lowongan pekerjaan, tetapi juga kerja layak. Sebab, porsi tenaga kerja sektor informal cenderung lebih besar dibanding yang for mal sehingga menimbulkan persoalan perlindungan jaminan sosial dan pekerja.

Pendidikan dan pelatihan keterampilan yang berkualitas semakin susah diakses kaum muda Indonesia. Hal ini bisa berdampak pada kesenjangan antara kualitas tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja yang semakin mensyaratkan pendidikan dan keterampilan tinggi. Isu lainnya, kalangan anak muda yang sudah bekerja merasa satu sumber pendapatan cenderung tidak lagi cukup seiring naiknya biaya hidup sehari-hari. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam menambahkan, tingkat pengangguran di Indonesia saat ini tergolong paling tinggi se-ASEAN. Padahal, setiap tahun Indonesia masih membukukan pertumbuhan ekonomi 5 % dan termasuk paling tinggi di ASEAN. (Yoga)


Perang Diskon Mobil Baru

24 Aug 2024
Perang diskon mobil baru masih berkecamuk selepas Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2024 yang digelar 18-28 Juli lalu. Ini terpaksa dilakukan oleh para dealer demi menguras stok dan memompa penjualan ditengah lemahnya daya beli konsumen, kendati margin terkikis. Dari penelusuran Investor Daily, salah satu jaringan dealer Toyota memberikan diskon Avanza Rp 25 juta, Veloz Rp 27 juta, Zenix bensin Rp 25 juta, Zenix hybrid Rp 15 juta, Innova Rp 20 juta, dan Yaris Cross hybrid Rp 25 juta untuk model 2024. Salah satu dealer Hyundai tak ketinggalan dengan membanting harga Stargazer Rp 25 juta, Creta Rp 30-40 juta, dan Santa Fe 2023 Rp 50 juta. Dealer Suzuki juga agresif, dengan mendiskon XL 7, terdiri atas varian Zeta Rp 31 juta, Beta Rp 32 juta. Demikian pula dengan beberapa dealer Wuling yang mendiskon Almaz RS EX 2023 hingga Rp 120 juta dan BinguoEV Rp67 juta. (Yetede)

Harga Tender Offer IBST

24 Aug 2024
Emiten menara Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usahanya, PT Iforte Solusi Infotek (iForte) mematok bunga penawaran tender (tender offer) PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) sebesar Rp4.067 per saham kepada para pemegang saham yang berhak. Harga tersebut tergolong premium ketimbang harga IBST pada saat menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. IBST pada saat menggelar IPO Agustus 2012 silam membandrol sahamnya seharga Rp 1.000 per lembar dengan melepas sebanyak 154,25 juta saham. IBTS pada saat menggelar IPO Agustus 2012 silam membandrol sahamnya seharga  Rp 1.000 per lembar dengan melepas sebanyak 154,25 juta saham. Kini, harga IBTS di pasar di posisi Rp5.300 per saham. Artinya, selama 12 tahun terakhir, harga saham emiten menara Grup Sinar Mas tersebut telah melambung sebanyak 430%. (Yetede)

RI Kebanjiran Capital Inflow

24 Aug 2024
Aliran modal asing masuk (capital inflow) ke pasar keuangan dalam negeri berdasarkan data transaksi 19-22 Agustus 2024 sebesar Rp15,91 triliun, mayoritas masukan ke instrumen Surat Berharga Negara (SBN). Adapun Bank Indonesia (BI) menilai ketidakpastian pasar keuangan global mulai mereda dengan risiko yang masih tetap harus diwaspadai ke depan. Data Bank Indonesia pada Jumat (23/8/2024) menunjukkan, capital inflow sebesar Rp 15,91 triliun tersebut terdiri atas beli neto sebesar Rp11,45 triliun di pasar SBN, di pasar saham Rp4,13 triliun, dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp0,33 triliun. Adapun selama tahun 2024, berdasarkan data setelmen sampai dengan 22 Agustus 2024, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp185,29 triliun di SRBI, Rp6,40 trliun di pasar SBN. Berdasarkan data setelmen sampai dengan 22 Agustus 2024  pada semester II 2024, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp54,94 triliun di SRBI, Rp 40,35 triliun di pasar SBN, dan Rp6,06 triliun di pasar saham. (Yetede)

Iklim Investasi Berpotensi Anjlok

24 Aug 2024
Sikap Dewan Perwakilan Rakyat yang membangkang putusan Mahkamah Konstitusi ihwal ketentuan pemilihan kepala daerah menimbulkan keresahan di kalangan pelaku usaha. Iklim investasi berpotensi anjlok di tengah situasi politik yang tak kondusif.

Menurut anggota dewan pakar Asosiasi Pengusaha Indonesia, Danang Girindrawardana, regulasi yang mudah berganti menjadi cerminan minimnya kepastian hukum untuk investasi di dalam negeri. Apalagi manuver kali ini melanggar etika lantaran berupaya mengabaikan putusan MK dan untuk kepentingan segelintir orang saja. "Kalau setingkat undang-undang bisa diubah untuk kepentingan politik praktis, apalagi nepotisme yang sangat kental itu? Dunia usaha akan berpikir peraturan setingkat apa pun akan mudah diakali," katanya kepada Tempo, Jumat, 23 Agustus 2024. 

Danang mengatakan situasi politik yang tidak kondusif bisa menurunkan minat investasi para pelaku usaha dalam jangka panjang. "Situasi ini sangat mengganggu," ujarnya. Jika tak ada perubahan sikap, dia mengingatkan risiko menurunnya investasi yang bakal berdampak pada perlambatan ekonomi. Perlu diingat, investasi menyumbang sekitar 30 persen terhadap pertumbuhan produk domestik bruto. (Yetede)

Telkomsel Berupaya Memenuhi Kebutuhan Hiburan Digital berkualitas

24 Aug 2024
Telkomsel terus berupaya memenuhi kebutuhan hiburan digital yang berkualitas bagi seluruh pelanggan dan masyarakat. Melalui layanan IndiHome TV yang menghadirkan tayangan English Premier League (EPL) di channel Champion 5 (channel 707) dan Champion 6 (channel 708), mulai Agustus, seluruh pelanggan IndiHome TV dapat menikmati tayangan kompetisi olahraga sepak bola yang berkualitas.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Nirwan Lesmana mengatakan, pihaknya menyadari pelanggan IndiHome TV terutama para penggemar sepak bola, sangat menantikan tayangan berkualitas dari liga-liga terbaik di dunia. Dengan penambahan tayangan EPL di channel Champion 5 dan Champion 6, Nirwan berharap Telkomsel dapat memberikan pengalaman menonton hiburan kelas dunia, serta memperkaya pilihan konten olahraga premium. 

“Langkah ini juga sejalan dengan semangat Telkomsel untuk menghadirkan inovasi produk yang menawarkan tayangan dan hiburan berkualitas yang mudah diakses ke setiap rumah masyarakat Indonesia,” ujanya. Untuk menikmati tayangan EPL, pelanggan dapat menambahkan Paket Minipack SPORT ke paket langganannya. Pelanggan juga dapat dengan mudah membeli paket melalui GraPARI, Call centre 188 atau melalui pembelian langsung di IndiHome TV seharga Rp70.000. (Yetede)

Properti Belum Sepenuhnya Pulih

23 Aug 2024

Seiring pulihnya kepercayaan bisnis secara bertahap, iklim investasi di sektor properti diharapkan kian pulih. Subsektor perumahan, pusat data, dan kawasan industri dinilai masih menjadi unggulan pertumbuhan sektor properti. Berdasar data Kementerian Investasi, selama semester I (Januari-Juni) 2024, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran merealisasikan investasi sebesar Rp 62,9 triliun. Dari jumlah itu, penanaman modal dalam negeri sebesar Rp 36,6 triliun dan penanaman modal asing Rp 26,3 triliun. Sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menduduki peringkat keempat sektor dengan realisasi terbanyak.

Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengemukakan, investor properti selektif dalam memilih aset. Ini berkaitan dengan kondisi pasar properti yang belum sepenuhnya pulih. Dalam kuadran siklus properti, sejumlah subsektor properti baru dalam tahapan mulai pulih. Meski demikian, beberapa subsektor sudah bangkit lebih dulu, seperti kawasan industri, perumahan, pusat data, dan hotel. Salah satu pertimbangan utama investor dalam menanamkan modal adalah pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik. Selain itu, potensi imbal hasil dari investasi properti. Semakin besar pasarnya, minat investor untuk berinvestasi semakin tinggi.

Investasi di sektor perumahan dan pusat data dinilai paling berpotensi tumbuh. Investor antara lain membidik pusat data di kawasan dalam kota yang telah dilengkapi infrastruktur. Kendala yang muncul adalah ketersediaan jaringan listrik berkapasitas besar. ”Kendalanya lebih ke suplai tenaga listrik berkapasitas megawatt. Sebenarnya banyak permintaan pembangunan pusat data di dalam kota, tapi kebutuhan listrik menjadi kendala utama,” ujar Ferry, Kamis (22/8). Sementara, gedung perkantoran yang kosong tetap dilirik investor untuk diakuisisi. Beberapa gedung perkantoran yang beralih kepemilikan merupakan gedung grade A di kawasan pusat bisnis (CBD) Jakarta. Sepanjang semester I-2024, setidaknya ada akuisisi kepemilikan 3-4 gedung perkantoran. (Yoga)


Dunia Usaha Terancam Politik yang Tak Stabil

23 Aug 2024

Isu ketidakpastian hukum pascaputusan MK dan revisi UU Pilkada memicu keresahan sosial dan ekonomi di Indonesia. Para pengusaha memperingatkan bahwa ketidakstabilan politik dapat merusak keyakinan investor dan mengganggu aktivitas ekonomi nasional, terutama di tengah situasi politik yang memanas. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Sarman Simanjorang, Kamis (22/8) di Jakarta, mengatakan, isu ketidakpastian hukum yang terjadi pascaputusan MK dan revisi UU Pilkada oleh DPR bisa berdampak pada iklim berusaha di Tanah Air. Apalagi, saat ini isu ketidakpastian hukum itu telah menyulut keresahan sosial di tengah masyarakat.

Menurut dia, penyelenggaraan pilkada yang kondusif dibutuhkan sebagai syarat menjaga keyakinan investor dan kepercayaan dunia usaha terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah dan elite partai politik diharapkan bisa menjaga kondusivitas situasi dan tidak menambah ketidakpastian hukum. ”Isu ketidakpastian hukum ini harus dijawab bersama karena ini bisa menyangkut kondisi dunia usaha juga nantinya. Ini menyangkut tingkat kepercayaan dari investor terhadap pasar keuangan kita dan kondisi ekonomi kita.

Kami sangat berharap elite politik bisa menjaga situasi kondusif,” kata Sarman. Ia mengingatkan, saat ini sedang banyak tekanan ekonomi yang mesti dihadapi pelaku usaha. Keresahan kondisi sosial dan politik di dalam negeri serta ketidakpastian hukum dikhawatirkan hanya akan menambah tekanan terhadap ekonomi. ”Jakarta ini kota jasa, kota dagang. Kalau sampai isu ini menyulut aksi unjuk rasa terhadap isu UU Pilkada ini mengganggu aktivitas ekonomi Jakarta, ekonomi nasional juga akan terganggu. Jadi, kami berharap marilah elite politik bersama menjaga kondusivitas Indonesia dan jalannya pilkada,” kata Sarman. (Yoga)