Ekonomi
( 40460 )Divestasi Tol Meningkatkan Prospek Jasa Marga di Masa Depan
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) resmi melakukan divestasi Tol Transjawa. Aksi korporasi ini dilakukan JSMR usai mengantongi restu para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (18/9).
Lisye Octaviana,
Corporate Communication & Community Development Group Head
JSMR mengatakan, RUPSLB menyetujui pendanaan berbasis ekuitas di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT). "Pemegang saham setuju pengalihan 30,18% saham JTT senilai Rp 12,82 triliun," kata dia, dalam keterangannya, Kamis (19/9).
Aksi korporasi ini akan mendilusi saham JSMR sebesar 3,82% di JTT. Dus, porsi kepemilikan saham JSMR di JTT menjadi 65%. JSMR pun tetap jadi pemegang saham mayoritas di JTT. "JTT masih menjadi bagian kelompok usaha Jasa Marga," ujar Lisye.
Research Analyst
Panin Sekuritas, Aqil Triyadi menilai, dampak divestasi akan mengurangi pendapatan JSMR dari tol Transjawa. Alasannya, porsi kepemilikan JSMR di JTT berkurang. Namun, kekurangan itu bisa ditutupi dari pendapatan beberapa ruas tol JSMR yang baru beroperasi dan pengaturan tarif baru tol.
Equity Research Analyst
Kiwoom Sekuritas Vicky Rosalinda melihat, divestasi JTT bisa menjadi langkah strategis bagi JSMR. Sebab, dana divestasi dapat digunakan untuk memperkuat struktur permodalan JSMR. Penguatan fundamental keuangan menjadi tujuan strategis dalam jangka panjang bagi Jasa Marga.
Tapi, Jasa Marga akan menghadapi sentimen negatif berupa kenaikan biaya operasional dari harga bahan bakar minyak yang dapat menekan margin laba.
TAPG Mengantongi Dividen Rp 125,6 Miliar dari Kinerja Positif
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menerima dividen interim dari sejumlah anak usaha. Total dividen interim tahun buku 2024 yang diterima TAPG sebesar Rp 125,6 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (19/9), pemberian dividen dilakukan pada dua hari yang berbeda. Pada 18 September 2024, TAPG mendapatkan dividen interim dari tiga anak usaha.
Ketiga anak usaha itu adalah PT Etam Bersama Lestari (EBL), PT Hamparan Perkasa Mandiri (HPM), dan PT Natura Pasific Nusantara (NPN). Kepemilikan TAPG di tiga entitas itu melalui anak usaha, yakni PT Agro Multi Persada (AMP).
Sekretaris Perusahaan TAPG Joni Tjeng menjelaskan, EBL membagikan dividen interim sebesar Rp 41,25 miliar, HPM Rp 54 miliar, dan NPN Rp 38 miliar. "Tidak ada dampak material atas transaksi tersebut," katanya, dalam keterbukaan informasi.
Akuisisi Pinehill Buahkan Keuntungan Bagi ICBP
Tak cuma di dalam negeri, produk mi instan PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) juga laris manis di pasar luar negeri. Emiten Grup Salim itu pun menuai pertumbuhan penjualan yang positif dari penjualan di pasar global, terutama di Timur Tengah dan Afrika. Ini berkat akuisisi Pinehill Company empat tahun silam yang kini berbuah manis untuk ICBP. Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto mengatakan, ICBP dapat terus diuntungkan dari tren penjualan positif yang berkelanjutan dari Pinehill. Apalagi, penjualan Pinehill di semester kedua biasanya lebih besar dari semester pertama. Sejak 2021 hingga 2023, penjualan semester kedua berkontribusi sekitar 52%-56% terhadap total penjualan Pinehill setahun penuh. "Penyesuaian ASP dilakukan di beberapa pasar utama yaitu Mesir, Turki, dan Nigeria, yang melaporkan pertumbuhan volume penjualan mi instan yang solid," ungkap Natalia kepada KONTAN, Kamis (19/9). Analis CGS CIMB Sekuritas Hadi Soegiarto sepakat kalau pertumbuhan penjualan ekspor ICBP masih kuat di sisa tahun ini. Apalagi, terdapat penyesuaian upah minimum di Mesir dan Turki, dan ada lonjakan harga roti sebesar 300% yoy pada kuartal I-2024 di Mesir. Faktor ini mendukung pertumbuhan ASP produk ICBP di negara tersebut. Total volume penjualan mi instan ICBP mengembang 11% yoy pada kuartal kedua dan dan 7% yoy pada semester I-2024. Nah, volume penjualan domestik dan luar negeri masing-masing menanjak 9% yoy di separuh pertama 2024.
Di samping kuatnya bisnis mi instan, ICBP juga menuai cuan dari segmen bisnis lainnya. Salah satunya berasal dari pertumbuhan volume produk susu pada semester pertama tahun ini. Pertumbuhan ini didukung oleh produk baru susu UHT, yakni Indomilk Goguma dan Dalgona, serta kental manis.
Dengan volume penjualan ICBP yang kuat dan tak ada urgensi untuk penyesuaian harga produk lagi tahun ini karena harga bahan baku melandai, Natalia pun meningkatkan target kinerja ICBP. Penjualan ICBP tahun 2024 diproyeksi meningkat menjadi Rp 72,86 triliun dari prediksi sebelumnya, Rp 72,59 triliun.
Analis Mirae Asset Sekuritas Abyan H. Yuntoharjo dalam riset 22 Agustus 2024 mengatakan, kinerja ICBP telah jauh melampaui para pesaingnya. Hal ini nampak dari pertumbuhan volume sebesar 9% di pasar domestik dan luar negeri. ICBP juga tangguh di tengah daya beli masyarakat sedang melemah. Harga bahan baku yang stabil ikut mendorong margin di semua segmen bisnis ICBP.
Sedangkan Hadi menilai, ICBP mungkin menjadi penerima manfaat dari kebijakan pemerintah yang baru, misalnya program makan bergizi gratis serta pemulihan konsumsi masyarakat berpenghasilan rendah. Tapi perlu diingat, ada kebijakan pemerintah lain yang menimbulkan inflasi, seperti membatasi ketersediaan bensin bersubsidi. Hal ini juga dapat mengurangi tingkat konsumsi.
Penurunan Suku Bunga Buka Peluang Bagi Investasi Unitlink
Pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi angin segar bagi produk unitlink. Suku bunga yang lebih rendah bakal menjadi katalis bagi sejumlah instrumen investasi. Dus, imbal hasil unitlink pun berpotensi ikut terkerek. Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) telah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6%. Begitu juga dengan The Fed yang menurunkan suku bunganya sebesar 50 bps. Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana berpendapat, unitlink yang paling diuntungkan pemangkasan suku bunga adalah yang berbasis pendapatan tetap. Selain unitlink pendapatan tetap, unitlink saham juga dapat katalis positif dari penurunan suku bunga.
Namun, Wawan menyebut kinerjanya akan tergantung
fund manager
perusahaan dalam meracik penempatan saham. Unitlink beraset dasar saham bank dan properti bisa jadi yang paling moncer.
Dengan sentimen suku bunga ini, Wawan memprediksi imbal
unitlink
saham dan pendapatan tetap bakal bersaing ketat untuk menjadi pemberi
return
terbesar hingga akhir tahun nanti. Bila Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa tembus ke level 8.000, maka
unitlink
saham berpotensi menjadi juara.
Di lain sisi, Wawan menilai penurunan suku bunga mengancam potensi
return
dari
unitlink
pasar uang, sejalan dengan bunga deposito yang juga akan terpangkas.
Equity Research & UL Strategy Manager
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk Wiratama juga menilai
unitlink
pendapatan tetap akan diuntungkan secara langsung oleh penurunan bunga, yang mengerek harga obligasi.
Head of Investment
PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Cholil Ridwan bilang, pihaknya memiliki standar tinggi dalam mengelola
unitlink
saham. Pemilihan saham yang tepat menjadi kunci mencapai kinerja positif jangka panjang dari produk ini. "Kami hanya berinvestasi pada perusahaan yang punya prospek pertumbuhan jangka panjang," kata Cholil.
Jamsostek Kantongi Keuntungan Investasi Rp 31,2 Triliun Tahun Ini
Kinerja investasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan masih mekar. Hingga Agustus 2024, badan sosial eks Jamsostek ini membukukan hasil investasi sebesar Rp 34,27 triliun.
"Nilai tersebut mengalami peningkatan 7,13% dibandingkan capaian per Agustus 2023 yang sebesar Rp 31,99 triliun," ujar Oni Marbun, Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan.Sepanjang 2024, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan hasil investasi Rp 55,28 triliun, alias lebih besar 25,6%, dari target tahun sebelumnya.
Oni menyebut, kinerja hasil investasi ini turut memberi andil dalam penambahan jumlah dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan. Dia menerangkan, sampai bulan lalu, pihaknya memiliki dana kelolaan sebesar Rp 767,23 triliun, alias meningkat 12,55% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar Rp 681,64 triliun.
Dari dana tersebut, penempatan investasi terbesar masih dialokasikan ke surat utang dengan porsi 74,48%. Diikuti deposito mencapai 11,74%, saham sebesar 8,37%, reksadana 5,07%, lalu properti dengan porsi 0,27%, serta penyertaan sebesar 0,07%.
Margin Perusahaan Kian Menguat Setelah Tren Penurunan Suku Bunga
Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas bunga acuan ke level 6% akan memperbaiki margin bunga bersih alias
net interest margin
(NIM) perbankan. Sebab, pemangkasan BI
rate
akan berdampak pada penurunan biaya dana perbankan.
NIM perbankan tercatat telah mengalami tren penurunan di saat suku bunga tinggi. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NIM perbankan per Juli 2024 ada di level 4,59%, lebih rendah dari posisi sama tahun sebelumnya di level 4,84%.
Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan membenarkan, penurunan suku bunga acuan bisa memperbaiki NIM yang tertekan. Hanya saja, dia menekankan perbaikan tersebut tetap memerlukan waktu.
Sebagai informasi, NIM CIMB Niaga di semester I-2024 berada di 4,21%. Posisi tersebut mengalami penurunan dari periode yang sama tahun lalu di 4,61% dan posisi akhir 2023 di 4,4%.
Senada, Direktur Kepatuhan Bank Oke Efdinal Alamsyah menyebut penurunan suku bunga acuan akan memperbaiki kondisi biaya dana bank. Alhasil, NIM yang diperoleh bank juga akan semakin membaik.
Menurut prediksi Efdinal, perbaikan NIM perbankan, sebagai dampak pemangkasan BI
rate,
bisa dirasakan dengan cepat oleh bank. Ia menilai bank akan dengan cepat ikut menurunkan bunga simpanan, yang membuat biaya dana segera turun.
Sedikit berbeda, Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan memberikan pandangan yang lebih diplomatis terkait perbaikan NIM pasca pemangkasan suku bunga. Menurutnya, yang paling penting adalah penurunan suku bunga bisa mempermudah nasabah memperoleh kredit dengan lebih murah.
Penurunan ”BI Rate” Perlu Ditambah Insentif Fiskal
Meski telah memberikan sedikit kelegaan, pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia tidak serta-merta menggerakkan perekonomian domestik yang tengah dilanda pelemahan, terutama kelas menengah. Belanja masyarakat, terutama kelas menengah, dapat didorong, antara lain, melalui insentif fiskal. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI sudah menakar probabilitas pemangkasan suku bunga acuan negara maju. sehingga tidak perlu lagi menunggu keputusan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), memangkas suku bunganya. Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah, terjaganya tingkat inflasi dalam sasaran target 1,5-3,5 persen, kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, serta pemberian ruang fiskal dan likuiditas perbankan juga mendorong BI menurunkan suku bunga acuannya menjadi 6 persen.
Jangan Paksakan Catra, Sebab Bukti Tidak Valid
Surya, yang juga mantan Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan, memang terdapat relief stupa dengan catra di dinding candi. Namun, visual itu tidak serta-merta membuktikan stupa induk Candi Borobudur memiliki catra. Apalagi, sejumlah candiBuddha di Jawa Tengah yang sezaman, antara lain Candi Mendut, Candi Pawon,Candi Ngawen,Candi Plaosan Lor, Candi Plaosan Kidul, dan Candi Sewu, tidak mempunyai catra. ”Dengan tidak adanya data kuat, jangan memaksakan pemasangan catra di stupa Candi Borobudur,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (18/9/2024).
Penerapan Jalan Berbayar Parsial
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga kini masih mematangkan kebijakan jalan berbayar elektronik (electronic road pricing/ERP) dengan sasaran penerapan bertahap pada kawasan dengan transportasi publik yang lengkap. ERP merupakan salah satu upaya mengurangi kemacetan Jakarta. Kebijakan ini mengatur penggunaan jalan pada kawasan tertentu agar tidak melampaui kapasitasnya. ”ERP masuk dalam blue-print (cetak biru) transportas Jakarta. ERP mungkin tidak diterapkan untuk sekian titik, tetapi ke depan bisa diterapkan di zona-zona yang memang transportasinya sudah cukup lengkap,” kata Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Selasa (17/9/2024). Zona dengan transportasi publik yang sudah lengkap antara lain kawasan Sudirman-Thamrin dan menyusul Lebak Bulus ke Ancol. Padakawasan pertama sudah tersedia Transjakarta, moda raya terpadu (MRT), kereta rel listrik (KRL), dan light rail transit (LRT) yang sudah terintegrasi.
Sementara untuk Lebak Bulus-Ancol masih menunggu rampungnya MRT fase 2 Bundaran HI-Ancol. Proyeknya terdiri dari fase 2A Bundaran HI-Kota dan fase 2B Kota-Ancol. "Itu mungkin bisa alternatif. Kebijakan tentang ERP diusulkan menjadi peraturan daerah. Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengendalian Lalu Lintas secara Elektronik diusulkan pada 9 Mei 2022. Tahapan peraturan sudah sampai dalam program pembentukan peraturan daerah dan masih dalam pembahasan. Transportasi publik Pemprov DKI Jakarta juga membenahi atau meningkatkan layanan angkutan perkotaannya sesuai dengan kebutuhan warga. Hal ini terutama
perluasan cakupan layanan dan integrasi dengan wilayah aglomerasi Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. (Yoga)
Pungli Pasar Melibatkan Petugas DLH
Kepolisian Resor Kota Bogor menangkap lima pelaku pungutan liar atau pungli di sekitar Pasar Merdeka, Kota Bogor, Jawa Barat. Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor diduga terlibat dalam pungli tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor Ajun Komisaris Aji Rizaldi Nugroho, Rabu (18/9/2024), mengatakan, beberapa pedagang Pasar Merdeka melaporkan pungli yang dilakukan sejumlah orang dan organisasi kemasyarakatan. Dari laporan itu, polisi menangkap lima pelaku pungli di Pasar Merdeka pada Rabu pagi. Para tersangka yang ditangkap adalah IR, AS, DS, K, dan NM. Mereka meminta uang Rp 40.000-Rp 100.000 kepada pedagang. ”Mereka merupakan (anggota) organisasi kemasyarakatan. Pelaku melakukan pungutan liar ke para pedagang Pasar Merdeka dengan nominal Rp 40.000 hingga Rp 100.000. Alasannya untuk kebersihan pasar,” kata Rizaldi. Dari pengakuan pelaku, uang hasil pungli dikumpulkan, lalu dibagi dengan orang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor.
”Kami sudah kantongi dua nama oknum DLH (Kota Bogor). Saat ini, tim siber pungli masih mendalaminya,” lanjut Rizaldi. Sementara itu, Kepala Polresta Bogor Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso mengatakan, pengungkapan kasus pungli tersebut merupakan pengembangan dari laporan dan kasus sebelumnya. Setidaknya ada tiga ormas yang terlibat pungli. ”Aksi premanisme ini tidak boleh karena merugikan masyarakat. Ada 340 pedagang (jadi korban). Punglinya dengan cara mengutip pedagang lebih dari tiga kali, dengan orang berbeda, dari pukul 03.00-06.00 WIB,” kata Bismo. Banyak pedagang di pinggir jalan yang menjadi korban pungli.Tidak hanya untuk kebersihan, pelaku memungut uang dari pedagang untuk alasan keamanan. Bismo mengatakan, Polres Bogor berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor untuk menertibkan para pedagang di pinggir jalan. Sebab, tidak hanya mengganggu lalu lintas, keberadaan mereka juga berpotensi menimbulkan tindak kejahatan.
Saat dikonfirmasi terpisah, Kepala DLH Kepolisian Resor Kota Bogor menangkap lima pelaku pungutan liar atau pungli di sekitar Pasar Merdeka, Kota Bogor, Jawa Barat. Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor diduga terlibat dalam pungli tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bogor Ajun Komisaris Aji Rizaldi Nugroho, Rabu (18/9/2024), mengatakan, beberapa pedagang Pasar Merdeka melaporkan pungli yang dilakukan sejumlah orang dan organisasi kemasyarakatan. Dari laporan itu, polisi menangkap lima pelaku pungli di Pasar Merdeka pada Rabu pagi. Para tersangka yang ditangkap adalah IR, AS, DS, K, dan NM. Mereka meminta uang Rp 40.000-Rp 100.000 kepada pedagang. ”Mereka merupakan (anggota) organisasi kemasyarakatan.Pelaku melakukan pungutan liar ke para pedagang Pasar Merdeka dengan nominal Rp 40.000 hingga Rp 100.000. Alasannya untuk kebersihan pasar,” kata Rizaldi. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









