;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Joao Maia, Disabilitas Netra yang Memotret melalui Telinga

21 Sep 2024

Joao Maia (49) menekuni profesi yang rasanya tidak mungkin dilakukan seorang penyandang disabilitas netra. Pria dari Brasil itu berprofesi sebagai fotografer profesional. Maia sudah dikenali di antara ratusan fotografer yang memotret Paralimpiade Paris 2024. Pria bertubuh besar itu selalu membawa tongkat untuk membantu ”melihat” jalan. Ke mana pun Maia pergi memotret dari arena ke arena di Paris, ia selalu ditemani asistennya, BrenoBrespo. Di kartu akreditasi Maia sebagai fotografer tertulis nama Joao da Silva. Kompas secara tidak sengaja bertemu dengan Maia di Stadion Stade de France, Paris, Perancis, Sabtu (7/9/2024). Dia baru selesai memotret cabang olahraga atletik di stadion kebanggaan warga Perancis itu. Maia sibuk melayani permintaan orang-orang yang ingin berfoto atau bertukar pin. 

Maia kehilangan penglihatan pada usia 28 tahun setelah matanya terkena infeksi. Ia hanya bisa melihat dengan mata kiri, tetapi kabur, sedangkan mata kanan tidak bisa melihat total. Oleh sebab itu, Maia membutuhkan asisten saat memotret.  ”Saya membantu Joao mengenali warna-warna atau warna baju yang dipakai atlet. Saya juga membantu dia menunjukkan arah (obyek foto saat memotret) seperti kekiri, ke kanan, naik, atau turun,” kata Brespo yang baru pertama kali menjadi asisten Maia motret Paralimpiade. 

Hasil jepretan kamera Maia dapat dilihat di akun Instagram miliknya, @fotografiacega_ atau disitus fotografiacega.com.br. Dalam situs tersebut tampak foto-foto karya Maia tidak kalah dibandingkan dengan karya fotografer dengan penglihatan normal. Maia juga memiliki minat memotret di luar gelanggang olahraga, misalnya pemandangan alam, fotografi jalanan, dan cerita manusia. Dalam riwayat hidup yang dikirimkan agenMaia,EduAzevedo, melalui surat elektronik, Maia lahir dalam keluarga sederhana sebagai bungsu dari 10 bersaudara. Dua saudaranya mengalami disabilitas intelektual. Ayah Maia, Francisco Goncalves da Silva, bekerja sebagai mandor konstruksi, sedangkan ibunya, Dona Luisa Alves Maia da Silva, seorang penjahit. Maia kecil dididik dengan keras oleh orangtuanya. Maia muda cerdas sehingga diterima di Sekolah Teknik Pertanian Universitas Federal Piaui. Disanalah dia pertama kali mengena fotografi dari gurunya. Setelah lu lus pada 1995, Maia pindah ke San Paulo dan mendapat pekerjaan di kantor pos pada 1997 hingga 2004 saat penglihatannya mulai bermasalah. (Yoga)

The Fed yang Menurunkan Suku Bunga Sangat Besar

21 Sep 2024
Pasar saham di Asia Pasifik dilaporkan menguat pada Jumat (20/09/2024), dipimpin indeks Nikkei 225 Jepang. Penguatan ini terjadi menyusul lonjakan Wall Street semalam, pasca pengumuman The Fed yang menurunkan suku bunga sangat besar, yakni 50 basis poin. Di sisi lain, Bank of Japan (BOJ) dan People's Bank of China (PBOC) sama-sama tidak mengubah suku bunga pada Jumat. Tercatat, bank sentral Jepang mempertahankan suku bunga acuan di kisaran  0,25% -sebagai suku bunga tertingginya sejak 2008- pada akhir pertemuan dua hari, Jumat. Sedangkan bank sentral China tidak mengubah suku bunga dasar pinjaman satu tahun- yang mempengaruhi pinjaman korporasi dan rumah tangga-pada 3,35% dan Loan Prime Time (LRP) tenor lima tahun- untuk acuan suku bunga KPR-pada 3,85%. Meskipun keputusan ini sejalan dengan perkiraan  jajak pendapat Reuters, sebagian besar ekonom melihat ada kenaikan suku bunga BOJ pada akhir tahun. (Yetede)

Magnet Kuat Dari BREN Solid Membuat Tekanan Hebat

21 Sep 2024

Bobot PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang demikian berat terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) membuat tindak tanduk portfolio milik konglomerat Prajogo Pangestu itu selalu menjadi pusat perhatian. Ini menandai magnet kuat dari BREN dan saham group Barito Cs. Fundamental grup yang terkenal solid membuat tekanan hebat sekedar menjadi reaksi sesaat. Bukti nyata betapa dahsyatnya pengaruh BREN dengan kapitalisasi pasar (market cap) mencapai Rp 1,180 triliun terhadap indeks ini, terefleksi terhadap perdagangan, Jumat (20/9/2024) kemarin. Di tengah euphoria pemangkasan suku bunga dan ekspektasi pelaku pasar yang menginginkan IHSG menyentuh 8.000, terpaksa pupus akibat kebijakan FTSE yang mengeluarkan BREN dari konstituen indeks. Pengamat Pasar Modal sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Budi Frensidy mengamini bahwa koreksi IHSG pada perdagangan Jumat (20/9/2024) hingga ke level 7.743 karena memfaktorkan keluarnya BREN dari FTSE. (Yetede)

Perang Tarif dan Fee dalam Industri Asuransi

21 Sep 2024

Industri perasuransian diharapkan segera berbenah. Hal ini sering munculnya banyak masalah pada industri  perasuransian seperti permodalan, tarif, kode etik, pengawasan, dan masalah tentang kepastian akan regulasi. Penataan terhadap industri perasuransian ini dapat mengacu pada peta jalan (roadmap) perasuransian 2023-2027 yang diluncurkan OJK pada Oktober 2023. Peta jalan ini sesuai dengan visai Undang-undang (UU) P2SK yang mendorong penguatan pengawasan dan regulasi perasuransian.

Koordintaro Advokasi BPJS Wacth Timboel Siregar mengatakan, tentu semua industri saat ini memiliki masalah, juga termasuk industri perasuransian. Menurutnya, adanya kompetisi bebas dalam industri asuransi  yang menyebabkan timbulnya masalah, seperti perang tarif dan fee. "Sudah lama terjadi dan perlu ketegasan pemerintah. Memang sudah ada pengaturan dari OJK, namun kompetisi tetap terjadi, sehingga menyebabkan tarif dan fee," kata dia. (Yetede)

BEI, Ukir Perusahaan yang Tumbuh Banyak di Asean

21 Sep 2024

Sebagai tempat berlangsungnya transaksi perdagangan efek di pasar modal, Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan pencatatan saham dari emiten baru. Terdapat banyak manfaat ketika emiten  mencatatkan sahamnya di BEI (Perusahaan Tercatat), baik bagi Perusahaan Tercatat, pemegang saham, maupun perekoniman secara keseluruhan. Perusahaan yang go public dan tercatat di BEI cenderung memiliki reputasi yang lebih baik dan mendapatkan kepercayaan di mata masyarakat, mitra bisnis, serta calon investor. Transparansi serta tata kelola perusahaan yang lebih baik juga memberikan sinyal positif tentang kreadibilitas perusahaan.

Sebab perusahaan yang tercatat di bursa mematuhi peraturan ketata kelolaan terkait transparansi, pelaporan keuangan, dan tata kelola  perusahaan yang baik, mendorong pengelolaan perusahaan menjadi lebih profesional, yang pada gilirannya dapat meningkatkan efisiensi dan kreadibilitas. Perusahaan Tercatat yang telah mengumpulkan dana dari investor publik melalui penjualan saham, dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memperluas bisnis, melakukan investasi strategis, atau memperbaiki struktur permodalan. (Yetede)

Berkah Penurunan Suku Bunga Acuan

21 Sep 2024
RAPAT Dewan Gubernur Bank Indonesia bulan ini memutuskan memangkas suku bunga acuan BI dari 6,25 persen menjadi 6 persen. Langkah tersebut disambut pelaku industri dan perbankan. Pemangkasan suku bunga BI diharapkan bakal diikuti oleh turunnya bunga kredit perbankan. Walhasil, masyarakat bisa lebih gencar memanfaatkan pinjaman perbankan untuk aktivitas mereka.  Pengumuman pemangkasan suku bunga acuan disampaikan langsung oleh Gubernur BI Perry Warjiyo pada Rabu, 18 September 2024. Perry juga menyampaikan bahwa BI menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 5,25 persen dari sebelumnya 5,5 persen, dan suku bunga lending facility menjadi 6,75 persen dari sebelumnya 7 persen. 

BI menurunkan suku bunga acuan lantaran inflasi terkendali sesuai dengan target pemerintah serta stabilitas nilai tukar rupiah. BI juga menganggap perlu upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Perry, pelonggaran terus ditempuh untuk mendorong kredit atau pembiayaan perbankan, khususnya untuk sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah serta ekonomi hijau. Sebelumnya, langkah BI menaikkan suku bunga acuan sudah dimulai sejak 2022. Pada Januari hingga Juli 2022, suku bunga acuan BI berada pada level 3,50 persen. Mulai naik menjadi 3,75 persen pada Agustus dan terus meningkat hingga level 6,25 pada April 2024. (Yetede)

Banyaknya Peminat Paket Wisata Religi-Halal

20 Sep 2024

Pasar wisata religi sedang tumbuh beriringan dengan wisata halal yang meningkat permintaannya beberapa tahun terakhir. Hal itu ditangkap Kompas Travel Fair atau KTF yang hadir akhir pekan ini, Jumat (20/9/2024) hingga Minggu (22/9), di Jakarta Convention Center. Mengusung tema ”Multi Travel Experience”, KTF menargetkan 18.000 pengunjung dengan total transaksi Rp 31,4 miliar. ”Ada kebaruan industri halal. Karena itu, hadir zonasi baru untuk travel haji dan umrah. Keberagaman paket itu bisa membuat event KTF Ke-11 pada 2024 membawa nuansa baru bagi traveller,” ujar Vice Business Director Kompas Novi Eastiyanto di Jakarta, Kamis (19/9). Peningkatan wisata religi juga terlihat dari tren penerbangan haji dan umrah dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten, yang meningkat 44 persen pada 2023 dibandingkan 2022. Laporan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2024 yang dirilis Mastercard dan Cres centRating menunjukkan, se panjang 2023 ada sekitar 145 juta kedatangan pelaku perja lanan internasional Muslim. Angka itu setara 90 persen angka sebelum pandemi Covid-19 pada 2019. Pemulihan ini mencerminkan kuatnya permintaan dari sektor perjalanan Muslim. Pada 2024, pasar perjalanan Muslim diproyeksikan tak hanya pulih dari level prapandemi, tetapi tembus hingga 3-5 persen. Diperkirakan ada 164 juta sampai 168 juta kedatangan pada 2024. 

Tren ini diperkirakan terus berlanjut dengan proyeksi kedatangan mencapai 230 juta pada 2029 dengan estimasi pengeluaran 225 miliar dollar AS atau Rp 3.453,8 triliun dengan kurs Rp 15.350 per dollar AS. ”Demografi muda, khususnya di bawah usia 40 tahun yang melek teknologi, terkoneksi secara sosial, meningkatkan pengaruhnya dalam membentuk tren perjalanan dan permintaan. Demografi ini tak hanya berjumlah besar, tetapi juga motor pertumbuhan perjalanan Muslim,” kata pendiri dan CEO CrescentRating Halal Trip, Fazal Bahardeen, dikutip dari laporan GMTI 2024. Dalam laporan yang sama, Indonesia dan Malaysia masih memimpin dengan skor Indeks Perjalanan Muslim Global mencapai 76 poin dari skala 0-100 poin, naik 3 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Indonesia dan Malaysia juga duduk pada peringkat pertama dari 146 negara. Menurut Corporate Strategy Panorama Group AB Sadewa, pameran perjalanan dapat membantu pembentukan konsentrasi pasar, khususnya jika ingin memperkuat Indonesia sebagai destinasi halal. Pengamat pariwisata Taufan Rahmadi melihat, sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim, kebutuhan masyarakat akan destinasi ramah wisata halal makin meningkat. (Yoga)

Bunga Acuan BI dan The Fed Dipangkas

20 Sep 2024

BI memangkas bunga acuan 25 basis poin menjadi 6 persen. Perkembangan ekonomi global dan domestik jadi alasan penurunan bunga acuan lebih cepat dari The Fed. The Fed sendiri, Rabu (18/9/2024), akhirnya mengumumkan pemangkasan suku bunga hingga 50 basis poin ke kisaran 4,75-5 persen. Penurunan bunga The Fed yang ditunggu-tunggu ini diyakini akan berdampak positif bagi ekonomi global dan negara berkembang, termasuk Indonesia. Dampak tersebut termasuk menurunnya beban utang dalam valas dan meningkatnya arus masuk modal ke negara berkembang. Penurunan suku bunga The Fed juga membawa angin segar ke pasar uang, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah sempat menguat pada Kamis. Selain BI Rate, BI juga menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 5,25 persen, dan suku bunga lending facility 6,75 persen. Ini penurunan suku bunga acuan yang pertama sejak Februari 2021. Sebelumnya, selama kurun Agustus 2022-April 2024, BI telah menaikkan suku bunga secara bertahap, dari 3,50 persen menjadi 6,25 persen.

Gubernur BI menyebut lima alasan menurunkan bunga acuan mendahului The Fed. Pertama, arah penurunan suku bunga The Fed sudah lebih jelas, baik waktu maupun besarannya. BI meyakini The Fed akan menurunkan suku bunga hingga tiga kali tahun ini, yakni pada September, November, dan Desember 2024; dan empat kali pada 2025. Kedua, nilai tukar rupiah saat ini cenderung menguat dan stabil. Ketiga, inflasi rendah dan diperkirakan tetap terkendali. Inflasitercatat 2,12-3,05 persen sepanjang tahun ini(yoy), dari target 1,5-3,5 persen untuk 2024-2025. Keempat, penurunan suku bunga acuan dan kebijakan yang lebih seimbang antara stabilitas dan pertumbuhan—dari sebelumnya yang lebih pro-stabilitas—ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi. Kelima, penurunan bunga acuan akan mendorong penurunan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) sehingga bisa lebih mendukung kebijakan fiskal. Konsensus sebagian besar ekonom menganggap menurunkan bunga acuan BI lebih cepat dari The Fed sebagai langkah tepat, terutama setelah The Fed mengisyaratkan pihaknya segera menaikkan suku bunga. Penurunan suku bunga bahkan sudah terjadi di Eropa dan China, seiring melemahnya permintaan domestik dan meredanya inflasi.

Sejumlah ekonom bahkan melihat penurunan bunga acuan BI hal mendesak mengingat deflasi empat bulan berturut-turut (Mei-Agustus) di 2024 bisa jadi sinyal krisis ekonomi. Apa pun, penurunan suku bunga dibutuhkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat secara berkelanjutan, terlebih ditengah melesunya sektor riil dan melemahnya sendi ekonomi nasional. Penurunan bunga acuan BI diharapkan bakal mendongkrak penyaluran kredit, menggairahkan sektor riil, dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Dalam jangka lebih panjang, tren penurunan bunga di negara maju ke depan menjadi kabar baik bagi Indonesia. Penurunan suku bunga di negara maju akan mendorong masuknya arus modal asing ke negara berkembang sehingga memperkuat stabilitas eksternal dan pertumbuhan ekonomi dalam negeri. (Yoga)

Rupiah Menguat Imbas Kebijakan The Fed

20 Sep 2024

Pemangkasan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed, sebesar 50 basis poin setelah Bank Indonesia memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin berpotensi memberikan bantalan pada penguatan nilaitukar rupiah. Kebijakan itu diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit perbankan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan, Kamis (19/9/2024), juga dilaporkan melampaui level terbarunya diposisi 7.905, naik 0,97 perse dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya di posisi 7.829. Dalam konferensi pers Dewan Gubernur The Fed pada Rabu (18/9) waktu setempat atau Kamis dini hari, Gubernur The Fed Jerome Powell menyampaikan, suku bunga acuan dipangkas menjadi 4,75-5,25 persen. Sebelumnya, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 5,25-5,5 persen sejak Juli 2023 lantaran inflasi yang menembus level tertinggi dalam 40 tahun terakhir.


Kepala Ekonom European Financial Group Bank di Zurich sekaligus mantan Wakil Gubernur Bank Sentral Irlandia Stefan Gerlach berpendapat, pemangkasan 50 basis poin (bps) oleh The Fed akan memengaruhi arah kebijakan moneter bank sentral negara lain. ”Pemotongan setengah poin oleh The Fed akan berdampak pada keputusan suku bunga bank sentral lain dan menyebabkan pelaku pasar menyimpulkan bahwa ekonomi AS melambat, mungkin mengarah pada perlambatan global,” katanya dilansir dari kantor berita Bloomberg, Kamis. Senada, SeniorEconomist PT Samuel Sekuritas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi menyebut, bagi sebagian ekonom, The Fed tidak harus memangkas suku bunga acuannya sebesar 50 bps. Sebab, hal itu dapat membuat pasar memersepsikan terjadinya resesi atau perlambatan ekonomi secara tajam (hardlanding). ”Dow Jones kemarin negatif, market takut dengan 50 bps. Artinya, potensi hard landing AS semakin besar,” katanya, di Jakarta, Kamis. Di sisi lain, keputusan The Fed akan mendukung bank sentral secara global, termasuk Bank Indonesia (BI), untuk mengelola keseimbangan antara pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi. 

Selain itu, pemangkasan suku bunga acuan tersebut juga akan memberikan bantalan terhadap nilai tukar rupiah, memperkuat pemotongan suku bunga acuan BI sebesar 25 bps, serta memungkinkan berlanjutnya arus modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik. Ekonom senior Dradjad Wibowo mengatakan, The Fed terlihat berusaha di depan kurva (ahead of the curve) mengingat sangat jarang The Fed menurunkan suku bunga acuan 50 bps sekaligus. ”Sementara yang dilakukan BI memang konservatif, sesuai pakem. Karena itu, BI perlu memonitor pergerakan pasar dengan lebih tajam dan menyiapkan opsi lanjutan sejak dini. Hal ini karena pasar AS dan global kaget dengan penurunan bunga acuanTheFed yang lebih besar dari ekspektasi,” kata Dradjad yang juga ekonom Sustainable Development Indonesia (SDI) Penguatan rupiah Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada perdagangan Kamis, nilai tukar rupiah ditutup Rp 15.287 per dollar AS atau terapresiasi 0,6 persen dibandingkan dengan penutupan pasar sebelumnya. Ini sekaligus menjadi titik tertinggi rupiah selama tahun kalender 2024. Sebelumnya, BI melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 17-18 September 2024 memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya (BI Rate) sebesar 25 bps menjadi 6 persen. (Yoga)

Ribuan Hektar Sawah Baru Dicetak di Kalteng

20 Sep 2024

Program cetak sawah nasional di Kalimantan Tengah akan membuka lahan seluas 400.000 hektar atau hampir seluas Pulau Bali. Warga ber harap pemerintah memperha tikan keberlangsungan di lahan yang sebelumnya dibuka. Ardianto (47), warga Desa Pilang, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, mengatakan, banyak lokasi sawah yang sejak dicetak pada 2021-2022 belum memiliki saluran irigasi. Sawah miliknya yang masuk dalam program ekstensifikasi food estate (lumbung pangan) belum terakses irigasi. Akibatnya, lahan jadi cepat kering di musim kemarau dan kebanjiran di masa musim hujan. ”Kami sudah pernah gagal panen atau turun produksi. Jadi, ya, sudah biasa. Tapi, kami masih menanam, kok,”kata Ardianto, dihubungi dari Palangka Raya, Kamis (19/9/2024). Ardianto dansebagianbesar warga Desa Pilang sebelumnya berladang tradisional. Se jak dilarang membakar pada 2015, ia tak berani lagi berladang.


Saat program lumbung pangan masuk pada 2020, ia antusias menyambutnya. Dalamprogram itu, ladangnya ”disulap” menjadi sawah oleh pemerintah. Setelah sawah dibuka, saluran irigasi belum dibuat. Sejak saatitu, ia acap kali mengalami puso. ”Beberapa kali juga (sawah) terendam air karena sungai meluap,” kata Ardianto. Belum usai program itu berjalan sesuai harapan Ardianto, pemerintah sudah menciptakan program baru berjudul. Optimasi Lahan dan Cetak Sawah Nasional. Pada Rabu (18/9), Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah mengunjungi Kalteng. Bersama Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Andi menggelar rapat koordinasi sekali lagi untuk memantapkan program baru tersebut. Dalam rapat itu, pemerintah sepakat mencetak 400.000 hektar. ”Enggak lagi, jadi tidak ada lagi food estate. Ini sekarang cetak sawah,” ujar Andi. MenurutAndi, untuk pelaksanaan cetak sawah nasional telah dialokasikan anggaran Rp 16 triliun. Pelaksanaannya hampir di seluruh Pulau Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Sumatera.

Sebelumnya, Selasa (20/8), Menteri Pertanian Amran Sulaiman datang ke Palangka Raya untuk menggelar rapat koordinasi optimasi lahan dan cetak sawah di Kalteng. Ia memaparkan rencana pemerintah untuk menciptakan lumbung pangan di Pulau Kalimantan, Papua, Sumatera, dan Sulawesi. Total 3 juta hektar bakal digarap selama tiga tahun. Rinciannya, 1 juta hektar pada tahun pertama dengan wilayah Papua Selatan, Kaltim, Kalsel, Kalbar, dan Sumatera Selatan. Tahun kedua juga 1 juta hektar dengan wilayah Papua Selatan, Kalteng, Papua Barat, Kalbar, danRiau.Tahu ketiga, 1 juta hektar di Sumsel, Kalteng, Papua Selatan, Papua, dan Kalimantan Utara. Potensi lahan Kalteng disebut memiliki potensi lahan untuk perluasan pertanian sebesar 2,4 juta hektar yang tersebar di 14 kabupaten dan kota. Namun, dalam proyek ini, pemerintah hanya membutuhkan 621.684 hektar atau sama dengan 1,1 kali luas Pulau Bali. Amran mengatakan, lahan seluas 621.684 hektar itu tersebar di seluruh wilayah Kalteng. Lahan yang digunakan meliputi area penggunaan lain, kawasan hutan produksi, dan kawasan hutan produksi konversi. Edy Pratowo menyatakan siap mendukung program tersebut. Apalagi, sebelumnya Menteri Pertanian sudah beberapa kali datang untuk menyampaikan keinginan pemerintah pusat melaksanakan program tersebut. ”Kami ada 400.000 hektar yang sudah siap. Tadi, dirjen menyampaikan, 165.000 hektar diKapuas jaditarget utama dulu,” kata Edy. Ia berharap semua pihak bisa membantu pemerintah untuk mewujudkan Kalteng sebagai lumbung pangan nasional, angan-angan yang sudah lama direncanakan. (Yoga)