Ekonomi
( 40460 )Freeport Belum Ajukan Perubahan Rencana Smelter
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, PT Freeport Indonesia belum mengajukan perubahan rencana pembangunan fasilitas pemurnian mineral (smelter). Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2020 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batu Bara. sengan tenggat waktu 90 hari sejak diundangkan pada 23 November 2020. .Sebelumnya Freeport berencana mengurangi kapasitas smelter yang dibangun menjadi 1,7 juta ton konsentrat tembaga. Sedianya smelter yang berlokasi di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa) Gresik, Jawa Timur itu memiliki kapasitas 2 juta ton konsentrat. Namun di lain sisi, Freeport meningkatkan kapasitas smelter eksisting yakni PT Smelting dari 1 juta ton konsentrat menjadi 1,3 juta ton konsentrat tembaga. Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Yunus Saefulhak mengatakan pihaknya belum menerima permohonan perubahan rencana pembangunan smelter Freeport di JIIPE. Begitu pula dengan rencana peningkatan kapasitas Smelting. "Belum secara formal atau resminya," kata Yunus kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (5/1). Secara terpisah, Vice President Corporate Communications Freeport Indonesia Riza Pratama mengungkapkan peningkatan kapasitas Smelting sudah disampaikan kepada Kementerian ESDM. Termasuk kemajuan pembangunan smelter di JIIPE. Hanya saja dia tidak membeberkan waktu penyerahan permohonan tersebut. "Sudah kami sampaikan," ujarnya.
Rencana kerjasama pembangunan smelter dengan Tsingshan Steel masih dalam tahap penjajakan. "Sesuai dengan arahan pemerintah, kita masih dalam progress diskusi teknikal/legal/komersial untuk menjajaki kerjasama dengan Tsingshan," terangnya. Pembangunan smelter merupakan amanat dari Undang -Undang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Dalam beleid itu disebutkan batas waktu ekspor mineral yang belum dimurnikan pada 10 Juni 2023 atau 3 tahun sejak UU Minerba diundangkan. Artiannya smelter harus segera beroperasi sebelum batas waktu tersebut.
Freeport berkomitmen membangun smelter sesuai dengan kesepakatan dalam penerbitan lisensi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) pada akhir 2018 silam. Dalam kesepakatan itu disebutkan Freeport membangun smelter paling lama lima tahun. Artiannya smelter harus rampung di 2023. Dalam perjalanannya, pembangunan smelter menemui hambatan seiring dengan pandemi Covid-19. Freeport kemudian mengajukan perubahan target penyelesaian smelter selama 12 bulan alias bisa rampung pada 2024. Namun hingga saat ini pemerintah belum mengamini keinginan Freeport tersebut.
Pada Rapat Dengar Pendapat Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada awal Desember 2020 kemarin, pembangunan smelter Freeport menjadi sorotan. Pada salah satu butir kesimpulan rapat menyatakan Komisi VII DPR mendesak Dirut MIND ID melaporkan progres pembangunan smelter Freeport dan hasil evaluasi keekonomian pembangunan smelter sebagai upaya mencegah kerugian perseroan di masa mendatang. Kala itu Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno mengungkapkan proyek smelter jangan sampai membebani perusahaan. "Keseimbangan antara kewajiban dan menjaga keekonomian agar perusahaan terhindar dari kerugian," ujarnya.
Manfaatkan Potensi Pasar Gaming, Metrodata Gandeng Razer
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) melalui anak
usahanya, PT Synnex Metrodata
Indonesia (SMI), resmi menjadi
authorized distributor produk Razer
Gaming Gear & Peripherals dari
Razer Inc yang merupakan perusahaan teknologi merek gaya hidup
bagi gamers di dunia. Ini merupakan upaya perseroan memanfaatkan potensi besar pasar gaming.
Presiden Direktur Metrodata
Electronics Susanto Djaja menjelaskan, langkah ini dilakukan
lantaran selama masa pandemi
permintaan gaming meningkat
pesat, yang didukung oleh kegiatan work from home, school from
home, termasuk kebutuhan game
from home
Dalam platform digital milik
perseroan, seluruh mitra bisnis
Metrodata dapat mengakses portal
B2B untuk melihat langsung semua
produk Razer, serta bertransaksi
melalui portal selama 24 jam setiap
hari. “Di sisi lain, dengan dukungan
dari SMI, diperkirakan teknologi
dan inovasi cerdas dari Razer dapat
menjangkau lebih dari 150 kota di
20 wilayah strategis di Indonesia
melalui dukungan lebih dari 5.200
channel partners,” tutur Susanto
Secara rinci, pertumbuhan perseroan ditopang oleh unit bisnis
solusi dan konsultasi dengan kontribusi sebesar 9,14%. Adapun segmen perangkat keras menyumbang
Rp 7,7 triliun, perangkat lunak Rp
1,51 triliun, serta lini jasa dan sewa
Rp 817,07 miliar.
Menurut Susanto, kemitraan
strategis itu menjadi cerminan dari
upaya perseroan memenuhi kebutuhan pasar serta memperkaya
portofolio unit bisnis distribusi,
salah satunya di bidang server solution.
Survei Home Credit: Belanja Online Marak Selama Pandemi
Pandangan yang
menyatakan era industri ritel
sudah berlalu tampaknya sudah menjadi anggapan umum
banyak orang. Bahkan, topik
pencarian frase “akhir dari belanja offline” di Google News pun
memberikan puluhan juta referensi berita. Padahal, kondisi
yang sebenarnya jauh lebih
kompleks dari apa yang kita
lihat.
Hal ini terlihat dari survei
perilaku belanja pelanggan yang
dilakukan PT Home Credit
Indonesia dalam dua pekan
terakhir Agustus 2020 terhadap
lebih dari 2.500 responden di
Indonesia. Survei ini dilakukan
untuk mendapatkan sejumlah
pemahaman seperti produk apa
saja yang banyak dibeli pelanggan di berbagai outlet; seberapa
sering pelanggan berbelanja;
hingga jenis pembayaran yang
mereka gunakan.
“Survei ini tidak hanya memberikan informasi mengenai
volume transaksi yang dilakukan di toko tradisional dan
transaksi yang dilakukan secara
online. Lebih jauh lagi, survei
ini memberikan informasi tentang alasan mengapa pelanggan memilih cara belanja, baik
secara konvensional maupun
online serta bagaimana mereka
mengambil keputusan dalam
cara mereka berbelanja,” terang
President Director PT Home
Credit Indonesia Animesh Narang dalam keterangan tertulis,
Rabu (6/1/2021).
Survei Home Credit berhasil
mengungkap data dan wawasan
mengenai preferensi customer
dalam berbelanja baik ke gerai
ritel modern, pasar tradisional,
serta beragam toko online. Survei yang sama juga menunjukkan bahwa metode pembayaran
cash-on-delivery (COD) masih
banyak digunakan di toko online, disusul oleh kartu debit,
atau transfer antarbank.
Di sisi lain, hasil yang cukup
berbeda juga terlihat dari penggunaan layanan keuangan seperti pembayaran tagihan atau
cicilan, yang ternyata masih
banyak dilakukan di minimarket
modern serta digunakan secara
berkala oleh sepertiga pelanggan yang disurvei
Hal ini bisa juga menjadi indikasi bahwa pemilik gerai belanja modern seperti supermarket mungkin tidak perlu fokus menawarkan produk makanan untuk menarik pelanggan baru dan tetap. Sebaliknya, mereka harus fokus ikut berpartisipasi dalam persaingan online.
Survei Home Credit menunjukkan bahwa 79% orang Indonesia pernah berbelanja secara
online dalam 3 bulan belakangan
sebelum mengikuti survei. Hal
ini menunjukan bahwa layanan
e-commerce semakin penting
akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama
pandemi dan diprediksi terus
berkembang ke depannya. Belanja online banyak dipilih oleh
pelanggan untuk produk fashion,
perhiasan, furniture/dekorasi
rumah, dan gadget elektronik.
Sementara itu, proses digitalisasi telah mengubah perilaku
konsumen dalam berbelanja
dengan adanya pilihan yang
lebih beragam, yang mempengaruhi pengambilan keputusan,
tuntutan harga untuk semakin
kompetitif, serta mendorong
persaingan dengan pasar tradisional. Animesh menjelaskan,
implikasinya bagi bisnis adalah
untuk mendiversifikasi pilihan
metode pembayaran dan pembiayaan mereka, baik dalam
platform belanja online maupun
offline.
Pemulihan Ekonomi Nasional, Industri Karet Menggeliat
Industri karet pada awal 2021 mulai diterpa sejumlah sentimen positif yang meningkatkan prospek komoditas bahan baku manufaktur tersebut. Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo), Azis Pane menyatakan kondisi industri pada awal 2021 mendapatkan berkah dari perbaikan manufaktur China dan penyakit gugur daun karet. Permintaan pada Januari 2021 telah naik sekitar 5%—6% dari kondisi normal. Menurutnya, hal itu dipicu naiknya permintaan ban dari Negeri Panda, sekitar 5%—10% pada awal tahun.
Di Indonesia, produksi karet alam turun sekitar 1,8% secara tahunan menjadi sekitar 707.000 ton. Adapun, penurunan volume produksi terbesar terjadi di Malaysia, yakni merosot 4,37% ke kisaran 153.000 ton. Volume produksi karet alam Thailand pun ikut merosot 2,98% menjadi 1,23 juta ton. Hanya India yang mencatatkan pertumbuhan positif atau sebesar 0,85% menjadi 235.000 ton.
Menurut Aziz yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia, saat ini utilisasi pabrikan ban nasional berada pada kisaran 70%—80%. Sebelumnya, pandemi Covid-19 membuat utilisasi pabrikan selama April—September 2020 anjlok ke kisaran 64%.
Potensi Pertanian Daerah, Budi Daya Porang Menjanjikan
Budi daya porang menjadi salah satu usaha pertanian dengan potensi yang cukup besar sebagai komoditas andalan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Selama ini, porang yang merupakan salah satu tanaman umbi-umbian ini tidak banyak dilirik sehingga belum tergarap dengan baik. Padahal, porang memiliki peluang yang cukup besar menjadi komoditas andalan ekspor dan bernilai jual tinggi. Kepala Bidang Produksi Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bali I Wayan Sunarta mengatakan pada tahun ini Bali berencana mengekspor 5.000 ton porang ke China. Ekspor ini merupakan komoditas baru yang dijajaki Bali untuk diperdagangkan ke luar negeri.
Menurut dia, Jawa juga melakukan ekspor umbi porang dalam bentuk tepung hingga keripik. “Tanaman porang jadi komoditas baru untuk diekspor tahun ini. Kami sudah MoU eksportir 5.000 ton ke China. Tantangannya sekarang terkait ketersediaan produk, karena pengepul dari Jawa juga berburu produk ke Bali,” katanya kepada Bisnis, Selasa (5/1).
Di Kalimantan Timur, budi daya porang juga menjadi salah satu usaha pertanian dengan potensi yang cukup menjanjikan. Temang Dwi HP, seorang pengusaha kuliner di Balikpapan, bahkan melirik potensi porang dengan serius sejak Agustus 2020. “Potensi bisnisnya, satu pohon rata-rata menghasilkan 2 kilogram dalam dua musim dan 1 hektare akan menghasilkan 80 ton,” ujarnya, Senin (4/1). Dia menjelaskan untuk porang kering per kilogram dapat dijual seharga Rp65.000, sedangkan untuk kondisi basah per kilogram dijual dengan harga Rp8.000— Rp15.000. Dengan kata lain, penghasilan dari komoditas porang ini bisa mencapai Rp800 juta.
Namun demikian, dia mengungkapkan modal penanaman porang tergolong tinggi karena biaya bibit dan perawatan untuk pupuk cukup besar dalam 1 hektare (ha) lahan dengan masa panen 2 tahun. “Satu hektare membutuhkan sekitar Rp157 juta, tapi potensinya sangat menjanjikan,” katanya. Dia memaparkan penanaman dengan sistem tanam tumpang sari membutuhkan 15.000 tanaman untuk 1 ha lahan
Kepala Karantina Pertanian Balikpapan Abdul Rahman sebelumnya mengatakan potensi porang sangat tinggi karena peminatnya cukup banyak. Porang, seperti halnya umbi-umbian lain, mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan. Karbohidrat merupakan komponen penting pada umbi porang yang terdiri atas pati, glukomannan, serat kasar, dan gula reduksi.
Diplomasi Ekonomi 2021 Fokus Kesehatan dan Investasi
Kementerian Luar Negeri akan memfokuskan diplomasi bidang ekonomi 2021 untuk dukungan sektor kesehatan dan investasi. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan hal ini dalam jumpa pers awal tahun 2021, Rabu (6/1).
Prioritas bidang kesehatan pertama adalah merealisasikan komitmen pembelian vaksin melalui kerjasama bilateral maupun multilateral, kerjasama membangun industri kesehatan nasional, industri bahan baku obat farmasi maupun alat kesehatan. Penguatan kerjasama pengembangan riset dan transfer teknologi dan SDM di bidang kesehatan, penguatan sistem dan mekanisme kerja kesiapsiagaan menghadapi pandemi yang akan datang baik di tingkat nasional kawasan dan global.
Kementerian Luar Negeri juga akan terus mendorong perluasan masuknya investasi ke Indonesia, perluasan akses pasar atas produk ekspor dan integrasi ekonomi kawasan melalui ratifikasi dan implementasi Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agrement (CEPA), implementasi Indonesia-Australia CEPA, finalisasi Indonesia-European Union (IEU CEPA) dan Indonesia-Turkey CEPA.
Vaksin 30 Juta Dosis Siap Hingga Maret
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan sebanyak lebih dari 30 juta dosis vaksin Covid-19 sudah bisa didistribusikan hingga Maret 2021.
Target distribusi vaksin ke daerah sepanjang Januari ini sebanyak 5,8 juta vaksin. Pada Februari 2021 target vaksin yang sudah terdistribusikan bisa sebanyak 10,45 juta vaksin. Sementara pada Maret didistribusikan kembali sebanyak 13,3 juta dosis vaksin.
Saat ini Indonesia telah memiliki stok 3 juta dosis vaksin produksi Sinovac, Vaksin tersebut telah mulai didistribusikan bersamaan dengan proses pemberian izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan, pendistribusian vaksin telah dilakukan sejak Minggu (3/1) ke 34 provinsi. Dia menyatakan, proses vaksinasi bisa dilakukan setelah BPOM mengeluarkan EUA.
Gunakan Susu Resep Khusus
Mi susu merupakan perpaduan antara cita rasa western dan sajian lokal Indonesia. Rasa yang ditawarkan cukup unik, yakni gurih dan creamy. Maklum, kebanyakan mi diolah pedas sehingga sedikit banyak ada kejenuhan market.
Olahan unik ini disajikan Meipan Zuzuzu yang berlokasi di Royal Plaza Surabaya. Outlet ini diinisiasi oleh Lucky Chandra, Bambang Sugiarto, Chris Albion, dan James Soetanto. “Ini merupakan mi susu pertama di Indonesia. Mungkin ada yang lain, tapi kami spesialisasinya, “ Lucky Chandra, Rabu (6/1).
Chris Albion menyebutkan, ada dua varian mi susu yang ditawarkan, yakni original dan pedas. Ke depan, akan ada inovasi menu baru seperti mie susu curry setelah beberapa kali kami mendapatkan masukan positif dari kastamer.
Melalui ini, Miepan Zuzuzu dapat membantu perindustrian mi menjadi booming kembali. “Harganya sangat terjangkau, Dengan diferensiasi ini, semoga Industri mie lebih terangkat,” tambahnya.
Lion Air Layani Surabaya-Ternate Nonstop
Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group meningkatkan frekuensi penerbangan untuk rute Surabaya Ternate - Surabaya. Kini rute Lion Air Surabaya - Ternate - Surabaya ada setiap hari.
Sebelumnya, sejak penerbangan perdananya pada 23 November 2020 lalu, rute Lion Air Surabaya - Ternate Surabaya hanya 3 (tiga) kali dalam seminggu, yaitu Senin, Rabu, Jumat.
“Melihat antusias dan geliatnya pariwisata di Ternate, maka kini frekuensi penerbangan Lion Air untuk rute Surabaya - Ternate - Surabaya kami tambah, yakni menjadi 1 (kali setiap hari atau 7 kali dalam sepekan, “ ujar Corporate Strategic, Danang Mandala Prihantoro saat dikonfirmasi Surya, Rabu (6/1).
Danang menjelaskan, pada layanan itu, penerbangan penumpang berjadwal langsung (non-stop) dari Surabaya melalui Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo. Jawa Timur (SUB) ke Bandar Udara Sultan Babullah di Ternate, Maluku Utara (TTE).
Promo Weekend Hingga Aplikasi Kurir
Manajemen PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik, melakukan kunjungan ke Redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih nomor 430, Makassar, Rabu (6/1) kemarin.
“Tahun 2021 JNE akan lebih memperluas jaringan. Termasuk menghadirkan promo-promo setiap weekend dan bulan,” ujarnya.
Dengan kehadiran beragam promo weekend dan bulan ini, ia berharap dapat memudahkan konsumen dalam menggunakan layanan JNE, sekaligus mendorong strategi bisnis yang dijalankan. Selain promo menarik, inovasi lainnya adalah aplikasi kurir untuk order makanan.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









