;

Pemulihan Ekonomi Nasional, Industri Karet Menggeliat

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 07 Jan 2021 Bisnis Indonesia
Pemulihan Ekonomi Nasional, Industri Karet Menggeliat

Industri karet pada awal 2021 mulai diterpa sejumlah sentimen positif yang meningkatkan prospek komoditas bahan baku manufaktur tersebut. Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo), Azis Pane menyatakan kondisi industri pada awal 2021 mendapatkan berkah dari perbaikan manufaktur China dan penyakit gugur daun karet. Permintaan pada Januari 2021 telah naik sekitar 5%—6% dari kondisi normal. Menurutnya, hal itu dipicu naiknya permintaan ban dari Negeri Panda, sekitar 5%—10% pada awal tahun. 

Di Indonesia, produksi karet alam turun sekitar 1,8% secara tahunan menjadi sekitar 707.000 ton. Adapun, penurunan volume produksi terbesar terjadi di Malaysia, yakni merosot 4,37% ke kisaran 153.000 ton. Volume produksi karet alam Thailand pun ikut merosot 2,98% menjadi 1,23 juta ton. Hanya India yang mencatatkan pertumbuhan positif atau sebesar 0,85% menjadi 235.000 ton. 

Menurut Aziz yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia, saat ini utilisasi pabrikan ban nasional berada pada kisaran 70%—80%. Sebelumnya, pandemi Covid-19 membuat utilisasi pabrikan selama April—September 2020 anjlok ke kisaran 64%.


Tags :
#Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :