Ekonomi
( 40554 )KKP Bangun Shrimp Estate di Aceh Timur
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng pemerintah daerah (pemda)
untuk mendorong kinerja subsektor perikanan budidaya dengan
membangun shrimp estate di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.
Shrimp estate dibangun di lahan
seluas 5.000-10.000 hektare (ha),
teknologi yang diterapkan bisa
berupa tambak intensif maupun
super intensif agar hasil panennya
maksimal yakni lebih dari 40 ton
per ha per siklus. “Kalau ada lahan
fresh kita bangun shrimp estate. Itu
yang nantinya jadi model industri,”
ujar Menteri KP Sakti Wahyu
Trenggono saat membahas rencana itu dalam pertemuan dengan
Bupati Aceh Timur Hasballah Bin
HM Thaib di Kantor KKP Jakarta,
kemarin.
Menteri Trenggono meminta
pembangunan shrimp estate di
Aceh Timur segera direalisasikan.
Sebab ini akan menjadi trigger
pertumbuhan ekonomi untuk
kesejahteraan masyarakat sekitar
Aceh, menambah pendapatan
pemda dan negara. Shrimp estate
di Aceh Timur ini akan jadi bagian
dari pembangunan 200 ribu ha
tambak budidaya yang ditargetkan Menteri Trenggono.
Bupati Aceh Timur Hasballah
Bin HM Thaib menyepakati usulan
Menteri Trenggono untuk berkolaborasi membangun shrimp estate
di daerahnya. Usulan ini sejalan
dengan program pembangunan
10 ribu ha klaster tambak udang
vaname yang digagas pemda. lahannya pun sudah tersedia.
Shrimp estate nantinya sekaligus
menjadi model usaha yang dapat
ditiru masyarakat yang selama ini
mengelola tambak konvensional.
Luasan tambak di Aceh Timur
mencapai 18.697 ha dengan hasil
produksi 13.508 ton per tahun.
Dengan adanya shrimp estate,
Hasballah optimis daerahnya
bisa menjadi sentra produksi
perikanan budidaya.
#R
Kerjasama RI-Tiongkok Sumbang PDB US$ 10 M
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar
Negeri Republik Rakyat Tiongkok
(RRT) Wang Yi menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman
(MoU) kerja sama Two Countries
Twin Parks di Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (12/1. Kerja sama
ini diharapkan menyumbangkan
produk domestik bruto (PDB)
nasional sebesar US$ 10 miliar.
Penandatanganan yang dilakukan oleh delegasi Indonesia dan
RRT tersebut merupakan tindak
lanjut dari usulan yang disampaikan oleh Pemprov Fujian, Tiongkok, sejak 2019. Hal ini berangkat
dari keinginan kedua negara untuk
mempromosikan sinergi antara visi
Poros Maritim Dunia Indonesia
dan Inisiatif Sabuk dan Jalan milik
Tiongkok.
Kerja sama ini kemudian dikembangkan menjadi Two Countries
Twin Parks with Multiple Zones.
Bentuknya, Indonesia menyiapkan
tiga kawasan industri, yakni Batang
Industrial Park, Bintan Industrial
Estate, dan Aviarna Industrial Park,
sedangkan Tiongkok menunjuk
Zona Investasi Yuanhong yang
terletak di Fuqing, Kota Fuzhou,
Provinsi Fujian sebagai kawasan
industri
Kerja sama ini diharapkan dapat berkontribusi US$ 10 miliar
terhadap produk domestik bruto
(PDB) Indonesia, mengurangi
defisit perdagangan, menarik 100
lebih perusahaan manufaktur
terkemuka RRT untuk berinvestasi
di Indonesia, serta berkontribusi
menumbuhkan 1 juta lebih peluang
kerja baru.
Aviarna adalah kawasan industri
dengan luas keseluruhan sekitar
450 hektare (ha)yang dikelola
Argo Manunggal Group. Di dalam
kawasan ini, terdapat industri
perbaikan pesawat (MRO), dry
port, tourism dan komersial, serta
kawasan mangrove yang dijadikan
sebagai tempat wisata.
#R
RI Gempur Pasar China
Otoritas Bea dan Cukai China (GACC) mencatat, total perdagangan Indonesia-China pada periode Januari-November 2020 sebesar 69,64 miliar dollar AS. Selama pandemi, total nilai ekspor Indonesia ke China meningkat sekitar 6 persen menjadi 33,1 miliar dollar AS, sedangkan impor dari China ke Indonesia turun 11,5 persen.
Komoditas utama yang saat ini diekspor Indonesia ke China adalah besi dan baja, kertas dan karton, tembaga, alas kaki, karet dan aluminium. Indonesia menempati posisi ke-14 negara pengekspor utama ke China.
Salah satu produk yang ekspornya menjanjikan untuk ditingkatkan adalah sarang burung walet. Indonesia saat ini menduduki peringkat pertama sebagai negara eksportir sarang burung walet ke China dengan pangsa pasar 75,3 persen. Nilai impor sarang burung walet China dari Indonesia pada Januari-November 2020 sebesar 350,93 juta dollar AS, meningkat 88,6 persen dari 2019.
Standard Chartered-Bukalapak Dorong Inklusi
Standard Chartered mengumumkan kemitraan dengan Bukalapak guna memajukan perbankan digital. Kemitraan ini diharapkan memberdayakan lebih dari 100 juta pengguna dan 13,5 juta penjual yang ada di dalam ekosistem Bukalapak. Kerja sama mencakup inovasi di bidang jasa keuangan dan e-dagang yang diharapkan mendorong inklusi keuangan di Indonesia.
CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin dalam keterangan pers, Kamis (14/1/2021), menyatakan, perdagangan dan jasa keuangan merupakan aspek penting kesejahteraan masyarakat. “Partisipasi Standard Chartered di Bukalapak memperkuat jajaran pemegang saham dan mitra strategis kami, “ ujarnya. MKN)
Surat Utang : Investor Asing Kembali ke Pasar RI
Surat utang Pemerintah Indonesia dinilai menarik karena tawaran imbal hasil masih relatif tinggi. Chief Economist and Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Katarina Setiawan menuturkan,”Indonesia masih memberikan imbal hasil relatif tinggi, bahkan paling menarik dibandingkan dengan negara-negara kategori investment grade,” ujar Katarina dalam telekonferensi pers proyeksi perekonomian 2021, Kamis (14/1/2021).
Imbal hasil surat utang Pemerintah Indonesia per 30 Desember 2020 turun dibandingkan dengan Desember 2019. Imbal hasil surat utang tenor 5 tahun turun dari 6,39 persen menjadi 5,17 persen, tenor 10 tahun turun dari 7,07 persen menjadi 5,86 persen, dantenor 30tahunturundari 7,65 persen menjadi 6,96 persen.
Minat investor asing yang tinggi tecermin dari hasil penerbitan surat utang negara (SUN) dalam dua mata uang asing, yaitu dollar AS dan euro. Transaksi penjualan surat utang dalam denominasi dollar AS tenor 10 tahun, 30 tahun, dan 50 tahun mencapai 3 miliar dollar AS, sedangkan denominasi euro tenor 12 tahun sebesar 1 miliar euro.
SUN denominasi dollar AS tenor 10 tahun dijual dengan imbal hasil 1,9 persen, tenor 30 tahun sebesar 3,1 persen, dan tenor 50 tahun sebesar 3,4 persen. Adapun imbal hasil SUN denominasi euro tenor 12 tahun sebesar 1,174 persen.
Insentif Pajak bagi Industri Farmasi Diperpanjang
Pemerintah memperpanjang pemberian insentif pajak kepada pengusaha di bidang kesehatan, termasuk sektor industri farmasi hingga juni tahun ini. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 239/PMK.03/2020.
Pertama, insentif pajak pertambahan nilai (PPN) dan PPN impor yang diberikan kepada industri farmasi produksi vaksin dan atau obat, Kedua, pembebasan dari pemungutan dan atau pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 Impor. Ketiga, pembebasan PPh Pasal 21 untuk wajib pajak orang pribadi dalam negeri yang menerima atau memperoleh imbalan dari pihak tertentu atas penyerahan jasa yang diperlukan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19.
Keempat, pembebasan PPh Pasal 23 yang diberikan atas penghasilan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konsultan, dan jasa lain. Kelima, pemberlakuan fasilitas PPh sebesar 0% atas penghasilan berupa kompensasi atau penggantian atas penggunaan harta.
Belanja Online Tumbuh 30% di Masa Pandemi Korona
Berdasarkan data dari Indonesian E-commerce Association dan We Are Social belanja online di Indonesia mengalami peningkatan 25% hingga 30%.
Co-CEO Gojek indonesia Kevin Aluwi pun mengamini kondisi tersebut. Ini terlihat dari transaksi yang ada di salah satu fitur Gojek, yakni Go Mart. “Selama masa pandemi, pembelanjaan di Go Mart dalam jangka waktu setahun ini naik 7 sampai 8 kali lipat. Pertumbuhannya luar biasa, “ kata Kevin.
Investasi Mobil Listrik Penopang Investasi 2021
Penanaman modal di sektor industri mobil listrik jadi tumpuan harapan masuknya investasi baru ke Indonesia. Sejauh ini, produsen mobil listrik dari Korea Selatan dan Amerika Serikat sudah melirik potensi investasi di Indonesia.
Sebagai gambaran berdasarkan outlook investasi BKPM, dalan periode kedua kepemimpinan Presiden Rl Joko Widodo, target nilai investasi selama lima tahun sebesar Rp 4.983,2 triliun. Angka ini melonjak 47,3% dari realisasi lima tahun sebelumnya sebesar Rp 3.391,9 triliun.
BKPM memproyeksikan, realisasi investasi sepanjang 2020 bisa mencapai Rp 817,2 triliun. Pada 2021 target naik 4,8% menjadi Rp 858,5 triliun. Selanjutnya, tahun 2022 senilai Rp 968,4 triliun, 2023 yakni Rp 1.099,8 triliun, dan 2024 sebesar Rp 1.239,3 triliun.
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani optimistahun ini nilai investasi bisa mencapai Rp 900 triliun, tumbuh 9,2% dari target tahun 2020. Shinta menilai, kunci pencapaian target investasi pada 2021 terletak pada efektivitas pelaksanaan UU Cipta Kerja dalam mereformasi iklim berusaha di dalam negeri.
Setoran Pajak Digital Tembus Rp 743 Miliar
Setoran pajak pertambahan nilai (PPN) di perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) hingga 14 Januari 2021, penerimaan dari PPN digital sudah tembus Rp 743 millar.
Catatan KONTAN, setoran yang berasal dari pajak konsumen sebesar 10% atas barang atau jasa digital tersebut telah bertambah Rp 127,64 miliar, atau tumbuh 17,16% dari posisi sebelumnya yakni Rp 616 miliar pada 23 Desember 2020.
Industri Tekstil, Penetrasi Impor Ilegal 30%
Penetrasi impor produk tekstil ilegal yang turut menekan industri dalam negeri diperkirakan mencapai 30% sehingga perlu perhatian khusus dari pihak regulator. Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta mengatakan persentase tersebut termasuk impor borongan yang melewati pelabuhan besar dengan under invoice.
Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmaja menambahkan pihaknya juga telah mengusulkan pengetatan pemberian izin pemohon impor dengan mewajibkan lampiran tagihan listrik dan BPJS sebagai upaya meminimalkan kecurangan. Jemmy menilai, respons pemerintah dalam menghadapi berbagai kendala di industri tekstil dan produk tekstil (TPT) sudah cukup baik. Di atas kertas, kinerja industri TPT memang positif jika berkaca pada surplus perdagangan per Januari— Oktober 2020 yang sebesar US$3,5 miliar.
Menurut para pelaku usaha, pembentukan perjanjian perdagangan harus dilakukan secara cermat dan memberikan dampak signi? kan terhadap perekonomian dengan indikator surplus neraca perdagangan yang lebih besar.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









