;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Keamanan Data Harus Jadi Perhatian dalam Digitalisasi

17 Nov 2021

Keamanan siber dan data pribadi harus menjadi perhatian saat berbagai sektor di Tanah Air melakukan transformasi digital, atau mendigitalisasikan bisnis, atau kegiatannya. Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafidz mengatakan DPR RI bersama pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong agar konektifitas  dan proses digitalisasi dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. 

Mengutip Kementerian Perdagangan, dia mengungkapkan. Pada 2020, digitalisasi di sektor perekonomian  telah menyumbang 4% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Angka ini diperkirakan terus meningkat jadi  18,87%, terhadap PDB tahun 2030. Transaksi digital sebesar itu harus dilindungi dengan keamanan siber oleh pemerintah agar tidak terjadi kekacauan.

"Tentunya ini semua tidak kalah penting menjaga keamanan, sehingga perlu adanya transformasi  keamanan. digital yang mumpuni supaya keuangan digital ini tumbuh lebih pesat lagi dan makin dipercaya oleh masyarakat." kata Director of Interprise Aplication & Service  Business PT Multipolar Technology Tbk Jip Ivan Sutanto. DIa menjelaskan, kita sering mendengar istilah tree factor autentification, user ID, password, OTP, Finger Print dan lainnya. Hal itu perlu dipahami dengan benar. (Yetede)

Tol Serang-Panimbang akan Ungkit Perekonomian Banten

17 Nov 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimis kehadiran jalan Tol Serang-Panimbang akan jadi pengungkit ekonomi di Provinsi Banten, terutama disekitar area jalan bebas hambatan ini, yaitu Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Jalan Tol yang akan melintasi beberapa kabupaten di Banten ini diyakini semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang dan jasa.

Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah meresmikan Jalan Tol Serang-panimbang. Menurut Presiden, ketersediaan infrastruktur menjadi pondasi utama bagi Indonesia untuk mampu bersaing dengan negara-negara lain. Tidak mungkin sebuah negara dapat melampaui negara lain apabila competitiveness index lebih rendah.

"Karena itu kita terus mengejar ketersediaan infrastruktur. Kalau infrastruktur kita siap, artinya produksi dan distribusi kita siap barang-barang kita juga akan menjadi lebih baik dan murah," tutur Presiden. Kehadiran Tol Serang-Panimbang juga diharapkan akan mendukung pengembangan kawasan Banten Tengah dan Banten Selatan yang semakin dekat dengan Jakarta. (Yetede) 

Indosat Ooredoo dan OTM Jalin Kerja Sama Mobile Advertising

17 Nov 2021

Operator  telekomunikasi seluler  dan perusahaan digital Indosat Ooredoo menjalin kolaborasi dengan Out There Media (OTM), pemimpin global dalam mobile advertising dan monetisasi data. Melalui kolaborasi tersebut  Indosat Ooredoo akan mengadopsi platform teknologi mobile engagement milik OTM yang telah memenangkan berbagai pernghargaan, yakni Mobucks. Perseroan juga akan memanfaatkan jaringan merek dan agensi OTM untuk memperkuat strategi periklanan digital bagi 62,3 jutaan pelanggannya. "Dengan kemitraan ini, kami berharap dapat memberikan kampanye mobile advertising interaktif yang melampaui  jangkauan saluran periklanan tradsional yang tersedia saat ini. Ini adalah moment yang menyenangkan bagi Indosat  Ooredoo dan kami berharap dapat mengumumkan kampanye pertama kami pada waktunya," ujar CEO Indosat Ooredoo Ritesh Kumar Singh, dalam keterangannya Senin (15/11). Teknologi OTM akan memnafaatkan kemampuan analitik dan pemahaman Indosat Ooredoo tentang pasar, sehingga memungkinkan platformnya untuk menggabungkan penargetan dan personalisasi dengan jangakaun yang tepat. (Yetede)

Prospek Industri, Konsumsi Semen Terus Merangkak Naik

16 Nov 2021

Kendati belum dapat kembali ke level sebelum pandemi, konsumsi semen nasional telah mampu mencatatkan pertumbuhan 5,5% secara year-on-year (YoY) sampai dengan Oktober 2021. Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat total konsumsi semen di dalam negeri mencapai 6,56 juta ton pada Oktober 2021. Adapun, secara kumulatif sejak awal tahun, konsumsi semen tercatat sebanyak 53,49 juta ton.Sementara itu, ekspor klinker dan semen mencapai 1,07 juta ton pada bulan lalu dengan negara tujuan Bangladesh, Australia, Sri Lanka, Timor Leste, dan Brunei Darussalam. Adapun, kawasan yang paling banyak menyerap semen pada bulan lalu, yakni Jawa dengan total konsumsi 3,57 juta ton atau naik 6,5%. Selanjutnya, Sumatera sebanyak 1,33 juta ton atau turun 2,8%.Selanjutnya, Kalimantan 0,42 juta ton naik 14,6%, Sulawesi 0,64 juta ton atau 15,5%, Bali dan NTT 0,37 juta ton naik 13%, serta Maluku dan Papua sebanyak 0,19 juta ton, turun 10,1%.

Jam Tangan Ramah Lingkungan

16 Nov 2021

Pekerja menyelesaikan pembuatan jam tangan berbahan dasar kayu di rumah produksi Pala Nusantara di Bandung, Jawa Barat, Senin (15/11). Produk jam tangan berbahan dasar ramah lingkungan dengan salah satu inovasinya menggunakan olahan akar jamur untuk bahan tali jamnya ini telah mendapatkan penghargaan Good Design Indonesia 2017 - 2020 dari Kementerian Perdagangan

Inilah Peta Bisnis Tes PCR dan Antigen Covid-19

16 Nov 2021

Meski kasus positif Covid-19 mereda, bisnis tes antigen dan polymerase chain reaction (PCR) masih berdenyut. Permintaan tes Covid-19 masih menguat lantaran mobilitas meningkat sehingga butuh deteksi dini untuk mencegah korona. Salah satu pemain yang eksis di bisnis tes PCR adalah PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI). Ini adalah perusahaan milik Yayasan Indika, Yayasan Adaro dan Yayasan Toba Sejahtera. Sementara Direktur Utama PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Vidjongtius mengatakan, anak usaha kalbe yang memiliki laboratorium adalah Kalgen Innolab. Mereka memprediksi bisnis layanan tes PCR akan menurun.Selain itu, PT Satu Laboratika Utam (Swabaja) milik Erwin Aksa juga ikut berbisnis PCR. Erwin Aksa mengatakan, awalnya Swabaja beroperasi untuk kepentingan internal. Keterlibatannya Swabaja, adalah hasil kemitraan dengan sejumlah klinik dan rumah sakit.

Prospek Cerah Investor Terus Serbu Fintech Indonesia

16 Nov 2021

Financial Technology (fintech) terus kebanjiran dana segar dari investor. Merujuk laporan FinTech in ASEAN 2021 yang disusun UOB, PwC Singapura dan Singapore FinTech Association (SFA) menunjukkan, aliran pendanaan ke fintech semakin deras hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Hingga kuartal tiga tahun ini, fintech di Indonesia kebagian investasi sekitar US$ 904 juta.Dari negara Asia Tenggara, fintech dalam negeri menduduki tangga kedua setelah Singapura yang meraih dana US$ 16 miliar. Selain nilai pendanaan yang terus meningkat, dan laporan ini juga terlihat adanya perubahan tren pendanaan. Untuk pertamakalinya dari beberapa tahun sebelumnya, fintech lending terlempar dari tiga besar lini bisnis yang disukai investor. 

Ekonomi Pulih, Utang Swasta Melonjak

16 Nov 2021

Utang luar negeri (ULN) swasta kembali meningkat setelah mengalami penurunan saat pandemi Covid-19. Lonjakan utang ini menjadi pertanda baik karena korporasi ekspansif lagi seiring pemulihan ekonomi. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi ULN swasta kuartal III-2021 sebesar US$ 208,5 miliar, naik 0,2% year on year (yoy). Pada kuartal II-2021, ULN swasta susut 0,3% yoy. Menurut Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, kenaikan utang luar negeri swasta bukan dari lembaga keuangan, yakni sebesar 1% yoy. Meski pertumbuhannya sedikit melambat dari 1,6% yoy pada kuartal kedua 2021.

Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan, dengan pangsa mencapai 76,4% dari total ULN swasta. ULN tersebut masih didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,1% terhadap total ULN swasta. Adapun posisi ULN Indonesia secara total, pada akhir kuartal III-2021 tercatat sebesar US$ 432,1 miliar, atau tumbuh 3,7% yoy. Posisi utang luar negeri ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada akhir kuartal sebelumnya sebesar 2% yoy.


Empat Sektor Usaha Jadi Andalan Pajak

15 Nov 2021

Pajak korporasi dalam beberapa tahun ke belakang menjadi andalan penerimaan pajak penghasilan (PPh). Seiring pemulihan ekonomi, otoritas pajak mulai mencari sektor usaha yang berpotensi memberikan sumbangsih besar di tahun depan. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Neilmaldrin Noor menyampaikan sederet sektor usaha yang akan menjadi kontributor utama penerimaan pajak antara lain sektor industri, perdagangan, informasi dan komunikasi, serta jasa kesehatan. “Diproyeksikan sektor-sektor tersebut masih mempertahankan pertumbuhan positif,” kata Neilmaldrin kepada Kontan.co.id, Jumat (14/11).

Ekspor Indonesia Masih Tersandera Komoditas

15 Nov 2021

Kinerja ekspor Indonesia pada Oktober 2021, diperkirakan masih moncer sejalan dengan kenaikan harga sejumlah komoditas. Hal ini yang mendorong kembali surplus neraca perdagangan pada Oktober. Sejumlah ekonom yang dihubungi KONTAN memperkirakan, ekspor Indonesia pada Oktober 2021 meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Meskipun ada sedikit penurunan dibandingkan dengan bulan September 2021. Pertama, kenaikan ekspor didorong oleh meningkatnya aktivitas manufaktur negara-negara mitra dagang Indonesia, terlebih di negara-negara Asia. Kedua, peningkatan harga komoditas, terutama batubara dan Crude Palm Oil (CPO) yang cukup tinggi Sebagai gambaran, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batubara acuan (HBA) sebesar US$ 161,63 per metrik ton, naik US$ 11,60 per metrik ton dibanding HBA September 2021.