;
Kategori

Ekonomi

( 40581 )

MINYAK GORENG, Mencari Produk Alternatif

03 Jun 2022

Kebijakan DMO bagi produsen CPO, penetapan HET, hingga tarif pungutan ekspor, telah diterapkan. Namun, ujung dari kebijakan itu rupanya belum mampu membendung lonjakan harga minyak goreng sebagai salah satu produk turunan kelapa sawit. Tak ingin persoalan terus berulang, sekelompok petani sawit mencetuskan gagasan memproduksi minyak sawit merah (red palm oil). Nama ini memang belum familiar di telinga. Namun, gagasan di tengah kekisruhan harga minyak goreng ini dengan berani disampaikan sejumlah petani sawit kepada Presiden Jokowi akhir Maret 2022 lalu di Istana Merdeka. Gayung bersambut. Kementerian Koperasi dan UKM yang sedang mengarahkan salah satu programnya ke korporatisasi koperasi seakan melihat titik terang. Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi) dan Serikat Petani Kelapa Sawit memberanikan diri untuk menunjukkan bahwa proyek rintisan minyak sawit merah mampu menjaga kestabilan harga TBS di tingkat petani. Patut diakui, produk hasil penyulingan awal TBS ini belum populer di Indonesia.

Berbekal kemampuan, KUD Tani Subur (Kotawaringin Barat, Kalteng) dengan lahan seluas 1.420 hektar dan aset Rp 120 miliar, memiliki kapasitas produksi minyak sawit merah 30 ton per jam. Sementara KUD Sumber Makmur (Pelalawan, Riau) dengan lahan 1.562 hektar dan aset Rp 31,5 miliar memiliki kapasitas produksi 15 ton per jam, Gabungan Kelompok Tani Tanjung Sehati (Merangin, Jambi) dengan lahan 1.000 hektar dan aset Rp 74 miliar memiliki kapasitas produksi 30 ton per jam, dan Koperasi Perkebunan Sawit Makmur (Tanah Laut, Kalimantan Selatan) dengan lahan 11.700 hektar dan aset Rp 20 miliar memiliki kapasitas produksi 45 ton per jam. Baru KUD Tani Subur yang menyatakan kesiapannya menjadi rintisan perdana produksi minyak sawit merah. Tantangan yang menghadang, adalah tingkat kepercayaan masyarakat. Mengingat mindset warna minyak goreng adalah kuning bening yang diproduksi melalui rentetan proses penjernihan, sebagaimana standar minyak goreng internasional. Karena itu, tantangannya supaya produk ini bisa memperoleh SNI agar bisa dipasarkan di dalam negeri, yang nantinya membutuhkan sosialisasi manfaat minyak sawit merah dengan melibatkan Kemenkes, IDI, pemda, atau tokoh masyarakat. Kemudian, pendirian pabrik mini untuk mengolah TBS juga membutuhkan akses inovasi teknologi bagi koperasi dan rekonfigurasi produk CPO menjadi minyak sawit merah. Juga fasilitas pembiayaan jangka panjang, dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), ataupun perbankan nasional.

Pelajaran dari negara tetangga, Fortasbi membeberkan ekspor minyak sawit merah telah dilakukan Malaysia ke China. Produk ini digunakan pula untuk memerangi kekurangan vitamin A di China. Sebesar 40 % produk CPO per tahun dihasilkan oleh petani swadaya di Malaysia. Kemudian, Republik Kamerun pun telah memproduksi minyak sawit merah secara sederhana untuk memenuhi kebutuhan domestik. Penggilingan dilakukan dengan cara tradisional (diinjak) dan menggunakan mesin (skala pabrikan). Distribusi penjualan dilakukan dari lokasi pabrik kelapa sawit ke desa, kota, atau pasar kota secara grosiran maupun ritel. Sedikit menilik lebih jauh, produksi minyak sawit merah ternyata sudah dipopulerkan oleh PT SMART Tbk tahun 2011. Namun, skala produksinya menjadi rintisan dari program sosial Eka Tjipta Foundation (ETF), milik kelompok usaha Grup Sinar Mas.


Mitratel Beli Balik Saham Rp 1 Triliun

03 Jun 2022

Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, yakni PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel, merencanakan pembelian kembali sahamnya atau buy back. Dana yang dipersiapkan Mitratel untuk membeli kembali saham tersebut mencapai Rp 1 triliun. Vice President Investor Relation PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Christy Kusumaatmaja, Kamis (2/6) menjelaskan, alasan Mitratel membeli balik saham tersebut, antara lain, untuk menstabilkan harga saham. (Yoga)

GoTo Dimasukkan ke Tiga Indeks Sekaligus

03 Jun 2022

Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menjadi konstituen tiga indeks. Ketiga indeks tersebut adalah Indeks LQ45, IDX30, dan IDX80. GoTo menggeser saham PT Waskita Karya Tbk di indeks IDX30 dan LQ45. Pada indeks IDX80, GoTo menggeser saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk. BEI melakukan evaluasi fast entry. Evaluasi ini diberlakukan untuk menyusun indeks agar lebih mewakili dinamika pasar. (Yoga)

Peringkat Wisata Halal Indonesia Naik

03 Jun 2022

Indonesia menduduki peringkat kedua dari 138 negara sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia menurut standar Global Muslim Travel Index atau GMTI 2022 yang dikeluarkan oleh Mastercard dan Crescent Rating. Posisi Indonesia ini naik dari urutan keempat dunia pada 2021. Pada GMTI 2022 yang dirilis Rabu (1/6), Malaysia menduduki peringkat pertama, diikuti oleh Turki dan Arab Saudi yang bersama Indonesia menempati peringkat kedua. Sementara Uzbekistan melanjutkan pertumbuhannya yang mengesankan untuk mencapai posisi kesembilan. Di antara negara non-Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), empat negara teratas sebagai destinasi wisata halal terbaik tetap sama, seperti GMTI tahun sebelumnya, yakni Singapura, Taiwan, Inggris, dan Thailand.

GMTI 2022 memiliki empat indikator utama sebagai tolok ukur yang memungkinkan sebuah negara menjadi destinasi menarik lebih banyak wisatawan Muslim, yaitu kemudahan akses ke tempat tujuan, komunikasi, lingkungan, dan layanan yang disediakan di destinasi. Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Didien Junaedy (2/6) berpendapat, destinasi pariwisata di Indonesia melimpah dan luas, mulai dari Banda Aceh hingga Lombok. Sementara di negara lain, seperti Malaysia, pengembangan destinasi ramah Muslim cenderung terfokus. ”Kita harus mengkaji kesadaran dan ketertarikan pelaku industri pariwisata di Indonesia terhadap pariwisata ramah Muslim. Sebab, kebijakan atau regulasi yang mendukung sudah ada, antara lain sertifikasi halal,” kata Didien. Menurut Menparekraf Sandiaga S Uno, Rabu (1/6), wisata ramah Muslim bukan berarti islamisasi wisata atraksi, melainkan memberikan layanan tambahan yang terkait fasilitas, turis, atraksi, dan aksesibilitas untuk memenuhi pengalaman dan kebutuhan pariwisata ramah Muslim. (Yoga)


Pelaku UMKM di Jatim Semakin Kreatif

03 Jun 2022

Pendampingan langsung dan terus-menerus kepada pelaku UMKM efektif menekan rasa malas hingga ingin menyerah akibat Pandemi Covid-19. Tidak hanya membantu sekadar bertahan, pendekatan itu juga potensial memicu kreativitas pelaku usaha. Hal itu dirasakan sebagian pelaku UMKM peserta Program Pendampingan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di Sukorejo, Pasuruan, Jatim. Di pusat pelatihan kewirausahaan yang berdiri sejak 2007 ini, pelatihan dan pendampingan UMKM binaan tidak berhenti meski pandemi. Polanya dilakukan daring dan tatap muka.

Winarsih, pengusaha kerajinan rajut dan eceng gondok asal Gempol, Pasuruan, Kamis (2/6), mengatakan, hampir setiap hari didatangi fasilitator. Mereka memantau perkembangan usaha hingga memberi tips pemenuhan kebutuhan sehari-hari, seperti menanam sayur di rumah. Buahnya ia nikmati saat kembali mengantongi omzet hingga Rp 200 juta dalam Inacraft 2022. Kreativitas pengusaha sari buah asal Prigen, Pasuruan, Wahyuniarti, juga terus digenjot saat pandemi. Lewat pelatihan daring, ia diajak terus berinovasi, hingga akhirnya membuat produk keripik buah dan bumbu pecel

Gabungan Kelompok Tani Kopi Lereng Welirang, yang dipimpin Widi Prayitno, juga banyak belajar saat pandemi. Salah satu metode yang dilakukan untuk tetap bertahan adalah mengumpulkan modal bersama untuk setahun ke depan. Uang itu untuk membiayai kebutuhan operasional lahan kopi. Widi mengatakan, petani sepakat tidak melayani pembelian biji kopi (green bean) untuk menaikkan nilai ekonomi panen petani. Harga jual kopi kelak bisa lebih tinggi karena langsung dijual ke kedai. Jaringan konsumennya terentang hingga Yunani dan Arab Saudi. (Yoga)


MENAHAN RISIKO LAJU INFLASI

03 Jun 2022

Ruang pengendalian inflasi pada tahun ini masih cukup luas, kendati indeks harga konsumen pada Mei 2022 mencapai 3,55% (year-on-year/YoY), tertinggi sejak Desember 2017. Musababnya, inflasi inti yang menjadi tolok ukur daya beli masyarakat sejauh ini masih cukup stabil, yakni sebesar 2,59% (YoY) pada bulan lalu, hampir tidak berubah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 2,6%. Inflasi inti adalah komponen pengukur inflasi yang cenderung menetap karena dipengaruhi oleh faktor fundamental seperti harga komoditas, nilai tukar rupiah, hingga kondisi ekonomi di negara mitra dagang. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan situasi pasar pada bulan lalu memang menunjukkan adanya kenaikan harga yang didorong oleh meningkatnya permintaan dan terbatasnya pasokan barang.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan pemerintah juga masih bisa memanfaatkan windfall penerimaan dari komoditas untuk dialokasikan ke dalam belanja subsidi. “Pemerintah bisa melakukan subsidi dari nilai tambah itu pada sektor tertentu. Kita waspada harus, tapi saya melihat terkendali,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (2/6). Koordinator Wakil Ketua Umum III Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani menilai target inflasi pemerintah 4% hingga akhir tahun sudah cukup rasional. Pemerintah maupun otoritas moneter juga perlu mencermati berbagai dinamika yang berpotensi mengerek laju inflasi makin tinggi dan menggerus daya beli masyarakat.


PEMULIHAN EKONOMI : RESTRUKTURISASI KREDIT TERKENDALI

03 Jun 2022

Kalangan perbankan optimistis restrukturisasi kredit perbankan dampak pandemi Covid-19 bakal terkendali seiring dengan perbaikan ekonomi dan pertumbuhan penyaluran kredit. Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Aestika Oryza Gunarto mengatakan restrukturisasi kredit BRI sampai dengan April 2022 senilai Rp138,57 triliun atau turun Rp110,75 triliun dibandingkan dengan total restrukturisasi Rp249,33 triliun. Aestika menambahkan sebagai antisipasi menghadapi berakhirnya masa restrukturisasi pada Maret 2023, perseroan telah menyiapkan pencadangan dan melakukan percepatan terhadap nasabah yang saat ini masih berstatus nonperforming di portofolio Covid-19. Hal senada disampaikan oleh Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk., Lani Darmawan bahwa portofolio restrukturisasi Covid-19 hingga April 2022 kian landai di bawah 4%. Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk. mencatat total kredit restrukturisasi per Maret 2022 terdapat 12,5% atau Rp77,4 triliun.


BAHAN BAKU OBAT : PEMERINTAH TEGAS TEKAN IMPOR

03 Jun 2022

Pemerintah semakin serius memutus ketergantungan industri farmasi dalam negeri dari bahan baku impor dengan mengancam akan membekukan izin obat yang tidak menggunakan produk dalam negeri. Ancaman tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebut hingga kini masih ada perusahaan farmasi yang tidak mengikuti arahan pemerintah terkait penggunaan bahan baku obat dalam negeri. Padahal, pemerintah telah mengupayakan transformasi layanan kesehatan dengan membangun pabrik bahan baku obat di dalam negeri untuk memutus ketergantungan terhadap barang impor yang selama ini mencapai 90%.“Ada yang tidak menurut? Ada. Dia masih mau impor [bahan baku obat]. Yang seperti itu nanti kami akan panggil, dan kalau tidak datang juga, kami freeze obat-obatan dari farmasi tersebut,” katanya, Kamis (2/6). Budi mengatakan, pemerintah tidak akan segan untuk melakukan audit terhadap perusahaan farmasi untuk mengetahui apakah masih ada yang mengimpor bahan baku obat yang saat ini sudah diproduksi di dalam negeri.

Dia pun menyebut selama ini industri farmasi nasional banyak mengimpor bahan baku obat dari China dan India dengan nilai hingga ratusan triliun rupiah. Untuk itu, pemerintah menargetkan setidaknya bisa mengambil alih 10% bahan baku obat impor dengan memproduksinya di dalam negeri. Meski begitu, Budi juga mengakui pihaknya masih mendapat laporan terkait rumitnya regulasi dan perizinan untuk mengandalkan pasokan bahan baku obat lokal. Untuk itu, dirinya menjanjikan Kementerian Kesehatan akan memfasilitasi perusahaan farmasi untuk memperoleh bahan baku obat.

PASAR PROPERTI : Jabodetabek Tetap Menarik

03 Jun 2022

Pasar properti di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diproyeksi tetap bisa bertumbuh, khususnya dari segi harga meskipun pemerintah bakal memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Willson Kalip, Country Head Knight Frank Indonesia, mengatakan kesimpulan itu berdasarkan Indonesia Property Survey pada April 2022 yang dilakukan Knight Frank Indonesia. Dalam survei itu, 73% responden mengatakan bahwa pindahnya Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tidak akan berdampak banyak terhadap pertumbuhan pasar properti, khususnya dari segi harga. “Kawasan Jabodetabek , khususnya Jakarta, akan tetap menjadi poros untuk beragam kegiatan bisnis dan investasi properti,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/6). Indonesia Property Survey juga mencatat beberapa kota lain yang potensial untuk investasi properti 3—5 tahun ke depan. Penajam Paser Utara, sebagai IKN, termasuk salah satu kota yang potensial untuk investasi properti oleh 16% responden.


Stop Bakar Uang, Startup Mulai Incar Profitabilitas

03 Jun 2022

Ekspektasi pasar terhadap perusahaan rintisan atau startup makin menjulang. Jika sebelumnya investor memaklumi ritual bakar uang untuk memacu valuasi pasar, kini situasi berubah. Para pemilik modal mulai meminta perusahaan startup segera berbenah dengan mulai memupuk profitabilitas. Para pemilik modal juga semakin selektif saat memilih injeksi modal. CEO GOTO Andre Sulistyo menegaskan, GOTO akan terus berfokus mengejar profitabilitas, bukan terus-terusan membakar uang. GOTO juga akan terus membangun produk yang dibutuhkan masyarakat.