;
Kategori

Ekonomi

( 40478 )

AS Bebaskan Tarif Impor Panel Surya ASEAN

07 Jun 2022

Presiden AS Joe Biden dikabarkan bakal membebaskan tarif impor panel surya dari empat negara di Asia Tenggara. Keempat negara itu meliputi Vietnam, Kamboja, Thailand, dan Malaysia yang selama ini memasok 80 % kebutuhan panel surya ke perusahaan-perusahaan manufaktur di AS. Namun, Pemerintah AS masih akan melakukan penyelidikan atas sebuah laporan yang menduga bahwa produsen panel surya di empat negara itu merupakan anak-anak perusahaan China. (Yoga)

Risiko Global dan Pemulihan

07 Jun 2022

Meningkatnya risiko global saat ini berkaitan dengan kenaikan suku bunga The Fed dan bank-bank sentral lain karena inflasi tinggi. Inflasi di AS 8,4 %, di Eropa 7,5 %, Inggris 9 %, dan di banyak negara berkembang lebih tinggi lagi. Perang Rusia-Ukraina mendorong harga pangan dan energi naik. Tindakan lockdown karena Covid-19 di Shanghai, China, menekan pertumbuhan ekonomi China dan global karena menghambat rantai pasok global dan konsumsi. Bahkan beberapa pihak memperkirakan akan terjadi stagflasi, yaitu resesi (pertumbuhan negatif) dan inflasi tinggi.

Meningkatnya risiko global ini tentu berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia. Namun, sebagai negara penghasil komoditas, Indonesia juga diuntungkan dengan ekspor yang meningkat tinggi, surplus perdagangan, dan meningkatnya konsumsi masyarakat membuat pertumbuhan ekonomi berlanjut, 5,01 % di triwulan I-2022. Adapun inflasi mulai meningkat ke 3,47 %, setara suku bunga kebijakan BI 3,5 %. Semestinya suku bunga kebijakan lebih tinggi secara memadai daripada inflasi. Menahan inflasi dengan menambah subsidi energi yang terus membesar tentu sangat memberatkan APBN dan distortif terhadap perekonomian.

Risiko global meningkat dengan berlanjutnya perang Rusia-Ukraina. Dengan penghentian impor minyak dari Rusia, harga minyak meningkat lagi di atas 100 dollar AS/barel. Harga pangan juga naik karena Rusia dan Ukraina produsen besar gandum. Ditambah lagi dengan lockdown di Shanghai membuat ekonomi China mengalami perlambatan dan rantai pasokan terganggu. Risiko global ini kemungkinan masih akan tinggi sampai 2023 karena ketidakpastian dari kenaikan harga pangan dan energi dari pengaruh berlanjutnya perang Rusia-Ukraina. (Yoga)


Capital Inflow Melonjak Tiga Kali Lipat

06 Jun 2022

Aliran modal asing kembali membanjiri  pasar keuangan domestik. Selama 30 Mei-2 Juni 2022, dana asing masuk atau capital inflow ke Indonesia tercatat Rp10,37 triliun atau melonjak tiga kali lebih dari pekan sebelumnya, 23-25 Mei 2022, sebesar Rp 3,22 triliun. "Berdasarkan data transaksi 30 Mei-2 Juni 2022, nonresiden (asing) mencetak beli bersih Rp10,37 triliun di pasar keuangan domestik, terdiri atas SBN (surat berharga negara) sebesar Rp5,94 triliun dan saham Rp4,43 triliun," ujar Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono dalam publikasi Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah terbaru, Jumat (3/6).  Selain itu, imbal hasil atau yeild SBN tenor 10 tahun turun ke level 6,98% pada Jumat (3/6) pagi, dari 7,00% pada Kamis (2/6) sore. Yield itu masih cukup jauh dari imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang berada di level 2,908%. Bank sentral pun mencatat, rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.420 per dollar AS pada Jumat (3/6) pagi atau penguat dibanding pada penutupan pada Rabu (2/6) yang di level (bid) Rp14.480 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS tercatat menguat ke level 101,82. (Yetede)

Orang Rimba Juga Ingin Berdaya

06 Jun 2022

Kehilangan ruang hidup tak berlarut meredupkan semangat komunitas adat Orang Rimba di Jambi. Demi masa depan kehidupan, jalan tengah harus dibangun. Salah satunya dengan memulai cara hidup baru yang mereka sebut budidaya. Ubi, singkong, dan padi kini mengisi hamparan lahan komunitas adat Orang Rimba di wilayah Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi. Di bagian belakang permukiman itu dibuka pula kolam-kolam budidaya ikan patin. Rumah salah satu warga kemudian dimanfaatkan menjadi tempat pengasapan ikan. ”Hasil pembuatan ikan asap kami jual ke Kota Bungo,” ujar Amira, anggota komunitas itu, Jumat (3/6). Sejak dirintis setahun terakhir, usaha budidaya ikan dan pengolahan ikan asap semakin berkembang. Produk itu juga telah dilengkapi kemasan dan label. Bahkan, mereka mendapatkan izin pangan industri rumah tangga (PIRT) dari pemda setempat atas dukungan pendampingan dari lembaga Pundi Sumatera. Produk ikan asap itu sudah dipasarkan ke sejumlah toko oleh-oleh dan supermarket lokal serta dijual secara daring.

Seorang induk rimba, Baya, mengatakan, seperti masyarakat pada umumnya, Orang Rimba juga ingin hidup sejahtera. Mereka berharap dapat membangun perekonomian yang mandiri meskipun melalui proses panjang. Memang Orang Rimba kehilangan hutan alamnya dalam 30 tahun terakhir yang membawa kehidupan mereka merana. Terlunta-lunta karena kekayaan dalam hutan berganti menjadi perkebunan sawit dan akasia yang dikelola korporasi. Dari 150.000 hektar ekosistem Bukit Duabelas, hanya tersisa kurang dari 60.000 hektar di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD). Selebihnya berganti menjadi kebun swasta, permukiman transmigran, dan jalan. Menyempitnya ruang hidup dan ruang kelola membuat Orang Rimba di luar TNBD kini paling menderita. Hal ini memaksa mereka mencari jalan adaptasi untuk bertahan hidup.

Anggota komunitas di wilayah Pelepat, Mak Nur, menceritakan, mereka memperoleh lahan seluas 6,8 hektar dari Pemkab Bungo dan bantuan rumah dari Kemensos  pada 2014. Dari situlah mereka mulai terpikir menjalankan budidaya singkong dan ubi. Mereka juga menanam padi ladang. Hasilnya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Belakangan, sebagian warga tergiur menanam sawit dan karet. Jika ada lahan mau dijual, mereka mengumpulkan uang. Hasilnya dipakai membeli lahan untuk ditanami komoditas kebun. Saat ini lebih dari 30 hektar lahan karet dan sawit mandiri dikelola warga di komunitas Orang Rimba di Pelepat. Di wilayah Kedundung Muda, Kabupaten Sarolangun, komunitas Orang Rimba mulai membudidayakan ikan nila setelah mendapatkan bantuan bibit ikan dari polisi rimba yang bernaung dalam Kepolisian Daerah Jambi. Ada tiga polisi rimba yang intensif mendampingi berjalannya budidaya ikan di wilayah Bukit Duabelas itu. ”Untuk tahap awal, kami membantu 10.000 bibit nila untuk dikelola Orang Rimba. Jika menghasilkan, bantuannya akan kami tambah,” ujar Inspektur Jenderal Albertus Rachmad Wibowo, Kapolda Jambi. (Yoga)


Kian Melanda Restrukturisasi Kredit April Rp606,39 Triliun

06 Jun 2022

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan total nilai  restrukturisasi kredit akibat Covid-19 per April 2022 terus menurun sejalan dengan membaiknya aktivitas ekonomi menjadi sebesar Rp 606,39 triliun, lebih rendah Rp23,72 triliun  dan bulan sebelumnya yang mencapai Rp630,11 triliun. Dari 3,36 juta debitur. Menurut Wimboh, data restrukturisasi sementara per April tersebut jauh dari angka restrukturisasi di awal yang hampir mencapai Rp 1.000 triliun. "Kami yakin tren penurunan restrukturisasi secara gradual, dan tentunya pada satu titik akan kami normalkan," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, pekan lalu. Wimboh menyampaikan, meskipun restrukturisasi kredit mulai melandai, perbankan tetap diminta untuk mengalokasikan pencadangan. Hal tersebut dilakukan agar ketika kebijakan restrukturisasi dicabut, maka perbankan sudah siap dengan pencadangan  yang dialokasikan sejak awal secara perlahan. (Yetede)

WHO: Wabah Cacar Monyet Mencapai 780 Kasus

06 Jun 2022

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan pada Minggu (5/6), bahwa 780 kasus cacar monyet yang terkonfirmasi di laboratorium dilaporkan dari 27 negara non-endemik. WHO pun sedang berupaya mempertahankan kasusnya di tingkat risiko global sedang. "Sangat mungkin negara lain akan mengindentifikasi kasus dan bakal ada penyebaran virus lebih lanjut," ujar WHO, yang dilansir AFP. Kini, satu kasus cacar monyet terkonfirmasi di negara non-endemik telah dianggap sebagai wabah. "Beberapa negara melaporkan bahwa generasi baru kasus tidak lagi muncul hanya di antara kontak yang  diketahui dari kasus yang dikonfirmasi sebelumnya. Ini menunjukkan rantai penularan terlewatkan melalui sirkulasi  virus yang tidak terdeteksi. Meskipun risiko saat ini terhadap kesehatan manusia dan masyarakat umum tetap rendah, risiko kesehatan masyarakat dapat menjadi tinggi jika virus ini memanfaatkan peluang untuk menempatkan dirinya di negara-negara  non-endemik sebagai patogen manusia yang tersebar luas. (Yetede)


Penyelewengan Minyak Goreng Rakyat Diantisipasi

06 Jun 2022

Setelah penghentian program Subsidi Minyak Goreng Curah, pemerintah menjamin ketersediaan minyak goreng curah seharga Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kg di seluruh wilayah Indonesia. Agar tepat sasaran, pemerintah mengantisipasi potensi penyelewengan minyak goreng dengan melibatkan penegak hukum dan pengawas keuangan serta memanfaatkan teknologi digital. Pemerintah menemukan penyelewengan itu di DKI Jakarta, Jabar, dan Sumut. Di sisi lain, setelah keran ekspor CPO dan sejumlah produk turunannya dibuka kembali, pemerintah berharap agar harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali naik minimal Rp 2.500 per kg. Hal itu mengemuka dalam telekonferensi pers yang dipimpin Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Minggu (5/6) sore.

Menurut Luhut, minyak goreng curah harga terjangkau dari hasil DMO akan didistribusikan ke daerah-daerah pelosok. Pemerintah akan mengganti dana biaya transportasi atau distribusi dengan pengalihan pungutan ekspor. Distributor besar (D1), distributor menengah (D2), hingga pengecer akan dilibatkan dalam penyaluran minyak goreng curah itu. Pencatatan dan pemantauannya akan dilakukan secara digital dan melibatkan pemda, Satgas Pangan, Polri, TNI, serta BPKP. Luhut juga menyebutkan, secara umum pendistribusian minyak goreng curah di sejumlah daerah berjalan baik. Upaya itu juga mampu menstabilkan harga minyak goreng tersebut mendekati harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 14.000 per liter dan Rp 15.500 per kg.

Meskipun begitu, ada sejumlah kasus yang membuat pemerintah dan penegak hukum turun tangan. Di DKI Jakarta, misalnya, harga minyak goreng curah masih tinggi kendati pendistribusiannya sudah sesuai target. ”Ada indikasi penimbunan dan pengalihan pendistribusian minyak goreng curah di luar titik atau wilayah target distribusi ke wilayah lain. Kami tengah mengejar pelakunya,” kata Luhut. Di Jabar, lanjut Luhut, ada dugaan praktik monopoli yang dilakukan D2. Praktik ini berpotensi membuat harga dan pasokan minyak goreng curah rentan dimanipulasi. Sementara di Sumut, minyak goreng curah dari produsen yang seharusnya disalurkan ke distributor, dibawa kembali oleh produsen. Minyak goreng tersebut diolah dan dikemas menjadi premium kemudian dijual dengan harga premium. (Yoga)


”Start Up” Kini Dituntut Tumbuh Rasional

06 Jun 2022

Tren PHK di sejumlah perusahaan rintisan (start up) bidang teknologi belakangan ini tidak bisa dilepaskan dari imbas kondisi ekonomi global yang tidak menentu dan rapuhnya fundamental perusahaan. Perusahaan rintisan kini dituntut realistis untuk mengubah strategi bisnis menjadi lebih rasional. Mengutip laporan laman agregator layoff. fyi, sepanjang tahun 2022, total 31.707 pekerja start up di dunia yang mengalami PHK. Pada Mei 2022, ada 16.923 orang yang mengalami PHK. Sementara, kendati bulan Juni baru berjalan empat hari, sudah ada 1.229 karyawan yang di-PHK. Berdasarkan laporan yang sama, sektor digital yang paling banyak melakukan PHK atau meminta karyawan mengundurkan diri adalah sektor transportasi, makanan, perjalanan, teknologi finansial, serta perdagangan secara elektronik (e-dagang) dan ritel. Direktur Riset Center of Reform on Economics Piter Abdullah menilai, ada kecenderungan perusahaan rintisan belum siap jika suntikan investasi dikurangi ataupun dihentikan. Pada saat bersamaan, tidak semua bisnis rintisan di Indonesia mencatatkan keuntungan. Akibatnya, sejumlah start up melakukan restrukturisasi usaha yang berdampak pada pengurangan karyawan.

Di Indonesia, isu PHK dan pengunduran diri menguat sejak dua pekan terakhir. Beberapa perusahaan rintisan Indonesia yang mengalami situasi itu adalah Fabelio (sejak awal 2021), TaniHub (Februari 2022), Zenius, Pahamify, Mobile Partner League (MPL), JD.ID, dan LinkAja. Manajemen Zenius dalam pernyataan resmi, Sabtu (4/6) membenarkan adanya pengurangan karyawan. Hal ini dilakukan demi beradaptasi dengan kondisi makro ekonomi yang dinamis. Karena itu, lebih dari 200 karyawan harus meninggalkan Zenius. Head of Corporate Secretary Group LinkAja Reka Sadewo saat dikonfirmasi hanya mengatakan, sebagai start up yang terus berkembang, perusahaan ingin bisa tetap melaju lincah dan adaptif. Oleh karena itu, penyesuaian dalam perusahaan akan terus terjadi, termasuk di organisasi SDM. Director of GM JD.ID Jenie Simon juga membenarkan rumor terjadinya PHK dan pengunduran diri karyawan. Perusahaan memang sedang melakukan peninjauan, penyesuaian, dan mengembangkan inovasi strategi bisnis dan usaha. Terkait kebijakan itu, perusahaan mengambil keputusan restrukturisasi yang di dalamnya menyangkut pengurangan jumlah karyawan. (Yoga)


Impor Ikan secara Ilegal Kembali Terjadi

06 Jun 2022

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyegel 4,748 ton ikan impor ilegal di Batam, Kepri, Sabtu (4/6). Produk itu berupa 4,25 ton ikan makerel asal China di PT SLA serta 498 kg ikan bawal emas asal Malaysia di PT ATN. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin mengatakan, impor itu tidak dilengkapi dokumen persetujuan impor dan sertifikat kesehatan ikan. (Yoga)

Mahasiswa Didorong Manfaatkan Potensi Ekonomi Digital

06 Jun 2022

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Sabtu (4/6) dalam siaran pers, mengatakan, mahasiswa harus menyiapkan diri dalam  memanfaatkan potensi ekonomi digital di Tanah Air yang nilainya mencapai Rp 5.400 triliun. ”Potensi ini harus bisa dimanfaatkan para wirausaha mapan baru dari kalangan kampus (mahasiswa) berbasis anak muda inovatif dan berpendidikan tinggi. Jangan sampai  potensi tersebut dikuasai asing,” katanya. (Yoga)