;
Kategori

Ekonomi

( 40498 )

Sektor ILMATE Tumbuh 6,65% di Kuartal II-2022

26 Aug 2022

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, pertumbuhan sektor industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) pada kuartal II-2022 mencapai sebesar 6,65%. Kinerja ini melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,44% pada periode yang sama. Sekretaris Direktorat Jenderal ILMATE Kemenperin M Arifin menerangkan, torehan gemilang tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sektor ILMATE berperan penting pada pembentukan PDB nasional. “Dilihat dari kontribusinya, sektor ILMATE memegang peranan sebesar 3,87% terhadap perekonomian nasional, dan 24,17% terhadap industri pengolahan nonmigas,” kata Arifin di Jakarta, Kamis (25/8/2022). PDB sektor ILMATE merupakan gabungan dari sektor industri logam dasar (21,7%), industri barang dari logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik (36,1%), industri mesin dan perlengkapan YTDL (7,1%), serta industri alat angkutan (35,1%). Sementara itu, subsektor ILMATE yang mengalami pertumbuhan PDB terbesar pada kuartal II-2022, yakni industri logam dasar dengan mencapai 15,79% (year on year/yoy. (Yetede)

Tapera Syariah Diajak Proaktif Menjemput Bola

26 Aug 2022

JAKARTA, ID- Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma’ruf Amin menyatakan bahwa sejumlah hal dapat dilakukan agar Tapera Syariah dapat berkembang di antaranya dengan melakukan aksi jemput bola. Kehadiran Tapera Syariah dinilai sekaligus menjadi perwujudan ekonomi yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat dalam pembiayaan perumahan berprinsip syariah. “Momentum peluncuran Tapera Syariah ini sangat tepat bagi industri jasa keuangan, tren gaya hidup Islami, dengan meningkatnya preferensi masyarakat akan produk yang sesuai dengan produk jasa syariah telah menciptakan pasar baru yang menarik, yaitu di sektor perumahan,” ujar Ma’ruf Amin, dalam keterangannya, baru-baru ini. Tapera Syariah diluncurkan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Badan ini merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam menyalurkan pembiayaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain itu, saat ini, berperan mengumpulkan dan mengelola dana aparatur sipil negara dan pegawai negeri sipil (ASN/PNS). (Yetede)

Menhub Apresiasi Kolaborasi Maskapai Perbankan Beri Diskon Tiket Pesawat

26 Aug 2022

JAKARTA,ID - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh sejumlah maskapai dan sektor perbankan melalui peluncuran program Terbang Hemat yang memberikan sejumlah promosi harga tiket pesawat. Program ini diinisiasi oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang menggandeng sejumlah maskapai yakni Garuda Indonesia dan Lion Air Group untuk mendukung upaya menstabilkan harga tiket pesawat dalam rangka mengendalikan inflasi sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo. “Saya mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan BNI bersama Garuda Indonesia dan Lion Air Group,” ujar Menhub saat menghadiri peluncuran program Terbang Hemat di Jakarta, Kamis (25/8/2022). Melalui program Terbang Hemat ditawarkan sejumlah promosi dalam bentuk diskon, cashback, cicilan 0%, serta diskon tambahan menggunakan BNI Rewards Point. Menhub berharap program tersebut dapat memberikan harga tiket pesawat yang lebih terjangkau, khususnya di waktu-waktu tertentu.“Tadi istilahnya ada waktu prime time dan non prime time. Non prime time itu biasanya di hari Senin sampai dengan Kamis di siang hari yang dapat memberikan harga tiket yang lebih kompetitif,” tutur Menhub. (Yetede))

Harga BBM Naik Inflasi Bisa Sentuh 9%

26 Aug 2022

JAKARTA, ID – Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memproyeksikan inflasi 2022 bisa berkisar 7-9%, jika pemerintah menaikkan harga Pertalite menjadi Rp 10 ribu per liter dari saat ini Rp 7.650 per liter. Sementara itu, jika harga Pertalite tak naik, inflasi 2022 diprediksi berkisar 5-6% secara tahunan, dibandingkan realisasi 2021 sebesar 1,87%. Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal menyampaikan, tingginya inflasi akan menjadi biaya bagi perekonomian yang dapat menurunkan tingkat konsumsi, menaikkan tingkat kemiskinan, bahkan paling buruk menyebabkan stagflasi di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. “Menahan harga Pertalite pada posisi saat ini memang akan meningkatkan besaran subsidi dalam APBN dan menyebabkan pembengkakan defisit. Namun, defisit tersebut masih berada dalam kisaran yang lebih rendah dari target pemerintah,” kata dia, Kamis (25/8). “Jika mempertimbangkan risiko ekonomi dan risiko fiskal tahun 2022, kebijakan mempertahankan harga Pertalite membawa risiko terhadap fiskal yang lebih kecil dibandingkan dengan risiko terhadap perekonomian. Fiskal masih sanggup menjadi shock absorber dari tekanan global terhadap perekonomian domestik. Namun, untuk langkah ke depan, diperlukan upaya serius pengendalian penggunaan BBM subsidi,” kata Faisal. (Yetede)

Kontraktor Ngambek, Proyek Negara Bisa Mandek

25 Aug 2022

Geliat dan laju bisnis konstruksi nampaknya bakal tertahan. Pencetusnya: Lonjakan harga material sejak awal tahun, kenaikan upah buruh serta pelemahan rupiah terhadap dollar. Kondisi ini bak pukulan bertubi-tubi menghantam bisnis konstruksi. Apalagi, kontrak proyek infrastruktur pemerintah yang pebisnis konstruksi kerjakan diteken tahun lalu. Ini pula yang memantik pebisnis meminta kenaikan nilai kontrak alias ekskalasi. Sekretaris Jenderal Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) Zali Yahya menyebut, harga material yang naik sejak awal tahun 2022., antara lain solar, aspal, hingga besi. Kenaikan juga terjadi di semen, tembaga, aluminium, kaca hingga pasir. Sebagai gambaran, harga bahan bakar minyak jenis solar industri saat 2021 masih Rp 10.000 per liter, Juni 2022 menjadi sekitar Rp 20.000 per liter. Jika permintaan ini sulit dipenuhi, AKI minta agar pebisnis konstruksi bisa diberikan pilihannya. Usulannya: satu,  , mereka boleh menghentikan proyek pemerintah tanpa ada sanksi atau penalti. Kedua, mereka bisa melakukan penyesuaian harga, diikuti optimasi dengan nilai proyek tetap (balance budget). Opsi ketiga adalah menaikkan harga kontrak (eskalasi) proyek pemerintah yang sedang berjalan. Bahkan, kabar yang masuk ke KONTAN, Kementerian PUPR juga sudah mengajukan usulan kenaikan nilai proyek ke bendahara negara alias Kementerian Keuangan tapi ditolak lantaran prioritas anggaran untuk subsidi yang berpotensi bengkak. Alhasil, "Usulan eskalasi proyek belum bisa dikabulkan menunggu putusan kenaikan BBM," sebut sumber KONTAN. Sehingga, jika kontraktor ngambek akibat tiada kenaikan nilai kontrak, proyek pemerintah terancam mandek.

Wamenkeu Berharap Laju Inflasi Stabil di 4,5%-4,8%

25 Aug 2022

Pemerintah berharap, laju inflasi Indonesia tahun ini tetap terkendali. Kementerian Keuangan (Kemkeu) menargetkan inflasi tahun ini bisa stabil ke level 4,5% hingga 4,8% year on year (yoy). "Inflasi, dia naik juga, tetapi kenaikan inflasi kita itu terkontrol, masih di bawah 5%. Kami berharap tahun ini ya antara 4,5% hingga 4,8%," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam acara Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, Rabu (24/8).

Incar Kenaikan Pendapatan, UVCR Siapkan Ekspansi ke Luar Negeri

25 Aug 2022

Pesatnya tren digitalisasi pada masa pandemi Covid-19 membawa berkah bagi PT Trimegah Karya Pratama Tbk atau Ultra Voucher. Emiten agregator voucer digital yang memakai kode saham UVCR ini terus mengalap pertumbuhan bisnis. Menilik laporan keuangan enam bulan pertama tahun ini, UVCR sukses membukukan penjualan bersih Rp 657,76 miliar. Capaian ini naik hingga 71,67% secara tahunan dari Rp 383,14 miliar. Lalu, laba bersih tahun berjalan yang dikantongi UVCR di semester I-2022 mencapai Rp 3,08 miliar. Laba ini terbang tinggi 192,17% secara tahunan dari Rp 1,05 miliar pada akhir Juni 2021. Bercermin dari pencapaian tersebut, manajemen UVCR optimistis bisa kembali menggenjot kinerja di tahun ini. "Di 2022, kami menargetkan pendapatan tembus Rp 1,3 triliun, naik hampir Rp 400 miliar dari tahun 2021," kata Riky Boy Permata, Chief Commercial Officer Trimegah Karya Pratama, Selasa (23/8). Untuk mewujudkan target tahun ini, Ultra Voucher akan melakukan ekspansi pasar ke luar negeri. UVCR terutama menyasar pasar regional di kawasan Asean. Cuma, Riky masih enggan membocorkan rencana ekspansi. Yang terang, di pasar dalam negeri, UVCR bakal mengincar kawasan yang masih minim pengguna voucer digital.

Pasokan Rusia Terhambat, Harga Gas Alam Menuju ke US$ 10

25 Aug 2022

Harga gas alam kembali naik karena permintaan tinggi jelang musim dingin. Harga komoditas ini bahkan sempat mencapai level tertinggi lima tahun terakhir di US$ 9,68 per mmbtu pada 22 Agustus lalu. Rabu (24/8) per pukul 18.08 WIB, harga gas alam kontrak pengiriman September 2022 bertengger di US$ 9,33 per mmbtu, atau naik 1,5% dari hari sebelumnya. Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, permintaan gas alam memang tengah naik jelang musim dingin. Perusahaan gas asal Rusia tersebut menyatakan aliran pipa Nord stream 1, yang mengalirkan gas ke Eropa, akan dihentikan hingga 3 September. Tapi, sejak beberapa pekan terakhir, aliran pipa Nord Stream 1 hanya beroperasi 20% dari total volume yang disepakati. Lukman memperkirakan, tren harga gas alam masih akan tetap di level tinggi. "Paling tidak hingga akhir musim dingin, saya melihat harga gas akan melewati US$ 10 dan menyentuh US$ 12 di akhir tahun," prediksi dia. Artinya, harga gas bisa naik antara 3,31% hingga 23,97% lagi.

Pegadaian dan BRI Mengkaji Bentuk Bank Emas

25 Aug 2022

Lama tak terdengar rencana pembentukan bank emas atau lazim disebut bullion bank kembali mengemuka. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, dalam rangka membentuk bank emas itu Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Pegadaian akan merger. Saat ini selain Permodalan Nasional Madani (PNM), Pegadaian masih berada di bawah holding ultra mikro yang dipimpin oleh BRI. Nah nantinya yang akan masuk dalam proses merger adalah anak usaha Pegadaian yang memiliki bisnis tabungan emas, yakni Galeri 24. Pegadaian mengungkapkan, hingga saat ini sedang berupaya mengurus perizinan agar bisa mewujudkan bank tabungan emas tersebut. "Sampai saat ini kami masih melakukan kajian sebagai bagian dari working group kajian bullion bank yang dikoordinir Kemenko Perekonomian dan Kementerian Keuangan. Kajiannya memang belum selesai," kata Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, Rabu (24/8).

MANUVER BANK AMANKAN KREDIT

25 Aug 2022

Kenaikan suku bunga acuan membuat kalangan perbankan ancang-ancang menyiapkan mitigasi untuk mengawal kinerja penyaluran kredit tahun ini. Apalagi, Bank Indonesia diprediksi bakal kembali menaikkan suku bunga acuan guna meredam risiko lonjakan inflasi di masa mendatang. Alhasil, strategi penyaluran kredit oleh perbankan pun diuji. Sebab, cepat atau lambat kenaikan suku bunga acuan bakal menjalar ke suku bunga kredit yang berisiko mengerem permintaan pinjaman. Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Supari menuturkan perseroan telah mengantisipasi kenaikan bunga acuan pada tahun ini dan mempersiapkan strategic response untuk dapat menjaga profitabilitas. “Dari sisi aset BRI akan terus fokus dan memperkuat komposisi pinjaman yang memiliki yield yang optimal yaitu pada segmen UMKM khususnya mikro dan saat ini juga didukung segmen ultramikro sebagai sumber pertumbuhan baru,” katanya, Rabu (24/8). Optimisme menyongsong bisnis ke depan diusung oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Menurut Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rudi As Aturridha, perseroan merespons positif keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebagai kebijakan antisipatif terhadap potensi inflasi ke depan. Bagi bank-bank jumbo, kenaikan suku bunga acuan memang tak serta-merta mengerek suku bunga simpanan dan kredit. Penyesuaian bunga simpanan dan kredit belum dilakukan dalam waktu dekat lantaran likuiditas dan margin keuntungan mereka masih terjaga.