;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

TRANSAKSI KEUANGAN : MARAK ALIRAN DANA HITAM PERPAJAKAN

03 Nov 2022

Transaksi gelap di bidang perpajakan masih cukup marak pada tahun ini, bahkan menjadi yang tertinggi setidaknya dalam 4 tahun terakhir. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang direkapitulasi Bisnis, total laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) yang terindikasi tindak pidana mencapai 5.547 sepanjang tahun berjalan 2022 yang berakhir September. Jumlah tersebut naik sebesar 19,52% dibandingkan realisasi sepanjang tahun lalu yang sebanyak 4.641 LTKM. Data ini mengindikasikan bahwa perpajakan menjadi sektor yang banyak dilintasi aliran dana gelap. Apalagi, dari sisi hasil analisa bidang perpajakan berkontribusi hingga 23%, hanya kalah dibandingkan dengan korupsi yang mencapai 24%. Lembaga tersebut menjelaskan, ada empat indikator transaksi dikategorikan mencurigakan. Pertama, transaksi keuangan yang menyimpang dari profil, karakteristik, atau kebiasaan pola transaksi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Kedua, transaksi keuangan oleh pengguna jasa yang patut diduga dilakukan dengan tujuan untuk menghindari pelaporan transaksi yang bersangkutan yang wajib dilakukan oleh pihak pelapor. Ketiga, transaksi keuangan yang dilakukan atau batal dilakukan dengan menggunakan harta kekayaan yang diduga berasal dari hasil tindak pidana. Keempat, transaksi keuangan yang diminta oleh PPATK untuk dilaporkan oleh pihak pelapor karena melibatkan harta kekayaan yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.


KRISIS CIP : AUTO Amankan Pasokan Semikonduktor

03 Nov 2022

PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) berhasil mengamankan pasokan semikonduktor untuk komponen otomotif yang diproduksi perusahaan hingga tahun depan. Presiden Direktur Astra Otoparts Tbk. Hamdani Dzulkarnaen Salim mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mendapat tambahan pasokan cip semikonduktor dari perusahaan baru. Sebelumnya, perusahaan memiliki dua pemasok cip semikonduktor, kini jumlah tersebut bertambah menjadi empat supplier. “Cara kami untuk meng­amankan adalah mencari sumber baru ke beberapa perusahaan. Kalau dulu cuma satu atau dua , sekarang kami tambah jadi tiga atau empat perusahaan,” katanya di Bogor, Rabu (2/11).


INVESTASI PENERBANGAN : ASTRA-AP I BAKAL GESER CARDIG DI BANDARA KOMODO

03 Nov 2022

Grup Astra melalui Astra Infra menjajaki kerja sama dengan PT Angkasa Pura I untuk menggeser konsorsium PT Cinta Airport Flores selaku pemenang lelang pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Cinta Airport Flores merupakan anak usaha patungan antara Cardig Aero Services Tbk. dengan Changi Airports International Pte Ltd dan Changi Airports Mena Pte Ltd. Direktur Utama Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi menuturkan bahwa AP I intensif melakukan pembicaraan dengan Astra Infra untuk bersama-sama mengambil alih pengelolaan Bandara Komodo. Sesuai dengan hasil lelang kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) Bandara Komodo, proyek pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo membutuhkan investasi awal Rp1,2 triliun. Selain menjajaki kerja sama di Bandara Komodo, Faik juga menawarkan kerja sama pengembangan sebanyak 12 unit bandara kepada Astra Infra dalam bentuk klasterisasi regional. Sejumlah proyek bandara regional yang menarik untuk ditawarkan adalah regional pulau Jawa, yakni bandara di Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Faik menegaskan AP I terbuka dengan kerja sama pengelolaan bandara dengan mitra strategis, baik yang sudah dikelola sendiri maupun pengambilalihan bandara yang dikelola oleh Kemenhub. Group Chief Business Development Officer Astra Infra Billy Perkasa Kadar menyatakan perusahaannya memang tengah menjajaki peluang pengembangan bisnis, termasuk pengelolaan bandara bersama dengan AP I.

Industri Pertekstilan di Ambang Keterpurukan

03 Nov 2022

Industri tekstil dan produk tekstil atau TPT di Indonesia tengah di ambang keterpurukan. Melemahnya pasar ekspor, disertai gempuran produk impor tekstil ke pasar domestik membuat pelaku industri hulu-hilir kian terimpit. Selama Januari-September 2022, sejumlah pabrik berhenti beroperasi dengan PHK mencapai 70.000 orang. Ketum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa Sastraatmaja mengatakan, ketidakpastian ekonomi global akibat pandemic Covid-19 dan efek perang Rusia-Ukraina terus memicu stagflasi, pelemahan daya beli, dan menghambat industri TPT. Pelemahan pasar kian dirasakan sejak triwulan III (Juli-September) 2022, ditandai dengan permintaan penundaan pengiriman produk sampai ke awal tahun 2023.

Pelemahan ekspor TPT tidak hanya terjadi pada Indonesia, tetapi juga negara-negara pesaing pengekspor tekstil, seperti China, India, Bangladesh, dan Vietnam. Negara-negara itu terus mengalihkan pasar, salah satunya ke Indonesia yang dianggap potensial. Akibatnya, pemasaran produk TPT dalam negeri tidak maksimal karena produk impor tekstil terus membanjiri pasar. Jemmy menambahkan, industri tekstil saat ini sudah mulai mengurangi jam kerja, mengurangi karyawan, bahkan terjadi PHK. Oleh karena itu, perlu segera dipikirkan jalan keluar untuk meminimalisasi dampak krisis ekonomi global yang berlanjut hingga tahun 2023. Pemerintah diharapkan segera melakukan intervensi untuk mengamankan pasar domestic melalui pengetatan izin impor, serta tidak memberikan izin importasi untuk produk TPT yang sudah diproduksi di dalam negeri. (Yoga)


Soal Biaya dan Informasi Jadi Tantangan ESG

03 Nov 2022

Pelaku usaha antusias menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Namun, mereka menghadapi dua tantangan, yakni keterbatasan akses informasi serta peningkatan biaya imbas penerapan ESG. Demikian sebagian isi laporan implementasi dan investasi ESG yang dipublikasikan Mandiri Institute, Rabu (2/11). Laporan menyajikan tanggapan responden dari 290 perusahaan. (Yoga)

Aset Kripto Diusulkan Diawasi BI dan OJK

03 Nov 2022

RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau RUU P2SK menyebutkan aktivitas terkait aset kripto akan berada di bawah pengawasan OJK dan BI. Hal ini mengubah pengawasan industri aset kripto yang saat ini dilakukan Bappebti Kemendag. Pada RUU P2SK BabXV tentang Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) Pasal 202 butir h disebutkan, aktivitas terkait aset kripto termasuk dalam ruang lingkup ITSK. Lalu, Pasal 205 menyatakan, ITSK wajib menyampaikan data dan informasi ke BI dan OJK sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing yang diperkuat Pasal 207 yang menyebutkan BI dan OJK melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan ITSK sesuai dengan ruang lingkup kewenangannya. Berikutnya, disebutkan di Pasal 208 Ayat 1, BI dan OJK dapat berkoordinasi dan/atau bekerja sama dengan kementerian/lembaga dan atau pihak lain dalam rangka pengaturan, pengawasan, dan penyelenggaraan ITSK. Pasal-pasal dalam RUU P2SK ini akan mengubah pengawasan industri aset kripto yang selama ini berada di bawah Bappebti Kemendag.

Direktur Eksekutif Center of Economics and Law Studies Bhima Yudhistira berpendapat, pemindahan pengawasan asset kripto yang sejatinya berwujud komoditas ke OJK dan BI  adalah kekeliruan, mengingat OJK merupakan pengawas industri keuangan dan BI merupakan otoritas moneter. Kendati tak ada aturan yang secara gamblang menyebutkan kripto menjadi mata uang, pemindahan pengawasan ini bisa menimbulkan kerancuan persepsi di pasar bahwa kripto akan dianggap sebagai mata uang, ujar Bhima dalam diskusi bertajuk ”Arah Pengaturan Aset Kripto yang Ideal di Indonesia”, di Jakarta, Rabu (2/11). Bhima juga menegaskan, aset kripto harus bertahan sebagai komoditas yang diperdagangkan, bukan mata uang Indonesia sebab berpotensi menciptakan gejolak stabilitas keuangan, karena industri aset kripto sangat fluktuatif, sedangkan mata uang menuntut kestabilan. (Yoga)


Tekan Disparitas Harga, Gerai ”Rumah Kita” Perlu Ditambah

03 Nov 2022

Program tol laut yang berjalan sejak 2015 tidak otomatis menekan disparitas harga di kawasan timur Indonesia. Pemda mengaku kesulitan mengawasi harga barang pengguna tol laut. PT Pelni (Persero) menghadirkan gerai ”Rumah Kita” yang terbukti menekan disparitas harga. Gerai tersebut perlu diperbanyak demi membantu masyarakat. Salah satu gerai Rumah Kita kini berdiri di dekat Pelabuhan Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, seperti terpantau pada Rabu (2/11). Beroperasi sejak Maret 2022, gerai itu menampung bahan pokok yang dibawa kapal tol laut dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, untuk dijual langsung kepada masyarakat. Beras premium di gerai itu dijual Rp 11.500 per kg, sedangkan harga pasar di daerah itu paling murah Rp 13.000 per kg. Gula pasir dijual Rp 17.000 per kg, sedangkan di pasar paling rendah Rp 19.000 per kg. Daging ayam beku dengan bobot 1,3 kg dijual Rp 50.000, sedangkan harga pasar lokal paling murah Rp 75.000.

Ridho (30), pedagang makanan, setiap hari membeli 10 paket daging ayam beku di Rumah Kita. Daging beku itu diolah menjadi menu ayam goreng dan mi ayam. ”Saya tidak lagi belanja ayam di pasar. Sudah tujuh bulan saya beli di sini. Untungnya lebih banyak,” ucapnya. Vice President of NonCommercial Cargo PT Pelni Ridwan Mandaliko mengatakan, kehadiran gerai Rumah Kita bertujuan menekan disparitas harga. Langkah ini diambil setelah harga barang di beberapa daerah yang disinggahi tol laut, termasuk Lembata, masih tetap tinggi. Padahal, pemerintah sudah memberikan subsidi angkutan untuk barang yang diangkut kapal tol laut. Contohnya,tarif komersial pengiriman satu peti kemas berukuran 20 kaki dari Surabaya ke Lewoleba sekitar Rp 8 juta. Jika diangkut dengan kapal tol laut, ongkosnya hanya Rp 3,3 juta.

Di Indonesia sudah ada empat gerai Rumah Kita, yakni Lewoleba; Jailolo di Kabupaten Halmahera Barat dan Morotai di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara; dan Saumlaki di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Empatlokasi itu disinggahi kapal tol laut. Menurut data Kementerian Perhubungan, secara nasional, pelabuhan yang disinggahi tol laut terus meningkat, yakni sebanyak 31 pelabuhan pada 2016 menjadi 130 pelabuhan kini. Begitu pula jumlah armada yang dari semula enam unit kini menjadi 32 unit. Trayek yang dilayani pun bertambah, dari semula enam trayek menjadi 33 trayek. Jumlah muatan yang dulunya 81.404 ton, pada tahun 2021 naik menjadi 477.600 ton. Ridwan mendorong semua pelabuhan yang disinggahi kapal tol laut agar dibangun gerai Rumah Kita. (Yoga)


Melonjak 473% Laba Bersih Bumi Resources Capai US$ 365,4 Juta

03 Nov 2022

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menorehkan kinerja meyakinkan sepanjang periode Januari-September 2022. Emiten batu bara ini mencetak laba periode berjalan (belum termasuk konsolidasi KPC dan Arutmin) yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 365,4 juta atau Rp 5,7 triliun,  melejit 473% dari perolehan laba bersih periode sama tahun lalu US$ 63,7 juta atau Rp 996,7 miliar. Penguatan di sisi bottom line tersebut bersumber dari meroketnya pendapatan perseroan. Berdasarkan pengumuman laporan keuangan konsolidasian, Rabu (2/11) emiten tambang ini meraup pendapatan US$ 1,39 miliar atau Rp 21,8 triliun. Capaian itu naik 109% dari pendapatan kuartal III-2021 sebesar Rp 666,1 miliar.

Presdir PT Bumi Resources Tbk Adika Nuraga Bakrie, dalam surat pernyataan direksi, merinci bahwa pertumbuhan pendapatan perseroan selama sembilan bulan terakhir mayoritas dihasilkan dari peningkatan ekspor batu bara sebesar 120% dari US$ 328 juta menjadi US$ 724,4 juta dan penjualan batu bara dalam negeri yang melonjak 101% menjadi US$ 662 juta dari US$ 329 juta. Pendapatan perseroan pada kuartal III-2022 juga dikontribusikan dari penjualan emas di domestik US$ 7,2 juta, tumbuh 281% dibandingkan penjualan emas pada periode sama tahun lalu sebesar US$ 5,6 juta. Tak kalah dengan kontribusi penjualan batu bara dan emas, pendapatan BUMI di segmen pelanggan yang bertransaksi lebih dari 10% juga memperlihatkan performa yang mengesankan. (Yoga)


Upah Riil akan Naik di Tiongkok dan India

03 Nov 2022

Hasil survei menunjukkan kendati masalah inflasi masih terus berdampak pada perekonomian global, Asia-Pasifik bakal menjadi satu-satunya kawasan yang mengalami pertumbuhan upah riil pada 2023. Menurut Laporan Tren upah (Salary Trends Report) tahunan yang dirilis perusahan data ECA International, rerata kenaikan upah riil yang merupakan pertumbuhan upah nominal dikurangi tingkat inflasi, diprediksi meningkat 1,3% di kawasan Asia Pasifik. Angka kenaikannya bahkan lebih tinggi dibandingkan wilayah-wilayah lain yang akan memperlihatkan penurunan upah riil rata-rata. Prediksi menunjukkan Eropa mengalami penurunan 1,5% sementara Amerika Utara dan Selatan turun 0,5%. Sedangkan Afrika dan Timur Tengah turun 0,1%. Ditambahkan oleh ECA, sebanyak delapan dari 10 negara teratas dengan kenaikan upah riil tertinggi secara global berasal dari kawa[1]san Asia-Pasifik untuk tahun ini.

“Dengan inflasi yang meningkat secara signifikan pada 2022, 78% negara yang disurvei mencatatkan penurunan upah yang nyata dan tidak ada negara Eropa yang mengalami kenaikan upah secara riil. Meskipun situasi global diperkirakan membaik tahun depan dengan kenaikan upah nominal yang lebih tinggi dan inflasi yang rerata lebih rendah, masih ada perkiraan penurunan 0,5% secara riil,” demikian penjelasan Lee Quane, direktur regional ECA International, yang dilansir CNBC. ECA international juga menyampaikan, laporan tahunan yang dirilis Senin (31/10) didasarkan pada informasi yang dikumpulkan dari lebih 360 perusahaan multinasional di 68 negara, India dan Tiongkok tertinggi di kawasan Asia-Pasifik, India tercatat bakal mengalami kenaikan upah riil terbesar 4,6%, disusul Vietnam sebesar 4%, dan Tiongkok dengan pertumbuhan 3,8%. Laporan itu turut memperlihatkan bahwa sebagian besar lokasi yang disurvei di Asia-Pasifik diproyeksikan mengalami laju pertumbuhan upah riil yang sama atau lebih tinggi pada 2023, seperti yang terjadi di tahun ini. (Yoga)


Mulai 2023 Jerman akan Membatasi Harga Energi

03 Nov 2022

Pemerintah Jerman pada Rabu (2/11) menyatakan, mulai awal 2023 pihaknya berencana membatasi harga energi. Kebijakan ini menjadi landasan paket besar-besaran senilai 200 miliar euro (US$ 198 miliar) untuk mengurangi tekanan inflasi pada rumah tangga dan dunia usaha. Intervensi di pasar energi utama ini akan membuat harga untuk persentase penggunaan gas konsumen dibatasi mulai 1 Januari 2023 untuk industri dan paling lambat 1 Maret 2023 untuk rumah tangga. “Pemerintah akan mengupayakan agar pembatasan harga untuk rumah tangga dapat mulai berlaku Februari 2023 dan berlaku surut,” bunyi dokumen Pemerintah Jerman yang dilansir AFP. Sementara itu, batas harga serupa untuk listrik akan berlaku mulai Januari 2023.

Pemerintah Jerman juga akan menalangi satu kali untuk menutupi biaya pemanas untuk rumah tangga dan usaha kecil dan menengah pada Desember tahun ini. Sementara itu, batas harga energi ini akan berlaku hingga akhir April 2024. Kanselir Jerman Olaf Scholz dijadwalkan bertemu dengan perdana menteri negara-negara bagian pada Rabu malam waktu setempat untuk menyelesaikan rincian paket tersebut. Menjelang pertemuan para pemimpin daerah mendesak pemerintah federal untuk menerapkan pembatasan harga gas untuk rumah tangga lebih awal. “Orang-orang membutuhkan perlindungan yang kuat dari lonjakan biaya-biaya, terutama di bulan-bulan dingin Januari dan Februari, ketika mereka menggunakan pemanas secara intensif,” kata Hendrik Wuest, perdana menteri negara bagian North Rhine-Westphalia kepada majalah Der Spiegel. (Yoga)