Ekonomi
( 40430 )Polemik UU TNI, Masyarakat Sipil Siap Melawan
Strategi Ekspansi dan Harga Jadi Kunci Pertumbuhan
Bank Dihimpit Biaya Dana Tinggi
Supir Delman di Jalur Mudik Garut Dapat Kompensasi karena dilarang Beroperasi
Sebanyak 575 kusir delman dan empat tukang becak yang beroperasi di jialur mudik willayah Kabupaten Garut, mendapatkan kompensasi masing-masing sebesar Rp3 juta dari Pemprov Jabar sebagai pengganti larangan beroperasi selama musim arus mudik Lebaran. "Pokoknya (dilarang beroperasi) selama arus mudik dan arus balik di jalur mudik, totalnya 575 andong, empat becak," kata Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi usai menyerahkan kompensasi secara sambalis kepada kusir delman di Markas Polres Garut, Kamis (20/3).
Ia menuturkan Pemprov Jabar saat ini memberikan kompensasi kepada masyarakat yang bekerja sebagai tukang becak dan kusir delman sebagai pengganti tidak beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran. Selama pekerjaan sehari-harinya dilarang, pemerintah memberikan uang kompensasi kepada mereka sebesar Rp 3 juta perorang yang diberikan dalam dua tahap. "Satu orang mendapat stimulus Rp3 juta rupiah, dimana duahari sebelum Lebaran masuk Rp 1,5 juta dan setelah Lebaran Rp 1,5 juta,' kata Dedi Mulyadi. (Yetede)
Terancam Disitanya, Aset KBRI di Paris
Aset propeti milik Kedutaan Besar
Republik Indonesia atau KBRI di Paris, Perancis, terancam disita perusahaan
satelit swasta Navayo International AG, salah satu operator satelit yang pernah
menjalin kerja sama dengan Kemenhan pada 2015. Hal ini terjadi karena pemerintah
tak kunjung memenuhi kewajiban sesuai putusan pengadilan arbitrase Singapura, yang
merupakan buntut dari persoalan korupsi pada penyewaan satelit untuk mengisi
slot orbit 123 BT. Untuk itu, Pemerintah RI berkomitmen akan membayar kewajiban
itu karena putusan arbitrase bersifat final. Namun, karena ada temuan
kecurangan (fraud), pemerintah juga mengancam balik Navayo untuk dijadikan
tersangka secara pidana.
Ancaman balik itu disampaikan Menko
Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra saat
konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/3). Yusril menjelaskan, lima rumah
pejabat diplomatik KBRI Paris terancam disita oleh juru sita yang ditunjuk
Navayo pada 2024. Pada 29 Juli 2024, juru sita memasuki tanpa izin rumah dinas
yang didiami Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Paris. ”Proses penyitaan berlanjut
pada 20 Agustus 2024 di mana juru sita mendatangi secara paksa aset KBRI Paris
hingga mengakibatkan kerusakan pada kunci pintu-pintu apartemen,” ucapnya.
Navayo merupakan salah satu operator
satelit yang menjalin kerja sama dengan Kemenhan pada 2015. Presiden Joko
Widodo, saat itu, menugasi Kemenhan mengisi slot 123 BT. Akan tetapi, penyewaan
satelit terindikasi tak sesuai prosedur, di antaranya untuk sewa satelit dengan
Avanti dan Navayo. Berdasarkan hasil penyidikan Kejagung, dari penyewaan
satelit ini ditaksir kerugian negara mencapai Rp 453 miliar. Dalam perkara ini,
empat orang telah diadili, salah satunya bekas Dirjen Kekuatan Pertahanan Kemenhan
Laksamana Muda (Purn) Agus Purwoto. Terkait sewa satelit itu, pada 2021,
Pemerintah RI menerima tagihan 21 juta USD dari Navayo berdasarkan putusan
arbitrase Singapura. Terkait dengan putusan arbitrase Singapura itu, muncul ancaman
penyitaan aset KBRI di Paris.
Kemenhan sebagai pihak yang
bertanggung jawab atas pengadaan satelit diwajibkan membayar 24,15 juta USD
atau Rp 397 miliar. Yusril menegaskan, meski permohonan penyitaan sudah dikabulkan
Pengadilan Perancis, Pemerintah RI akan melakukan perlawanan untuk menghambat
eksekusi. ”Saya pada 28 Maret ini akan menghadiri konferensi atau pertemuan
OECD (Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi) di Paris dan juga
sekaligus akan melakukan pembicaraan dengan Menteri Kehakiman Perancis,”
ujarnya. BPKP pun sudah mengeluarkan audit bahwa Navayo melakukan wanprestasi
karena tak memenuhi kewajibannya. Menurut perhitungan BPKP, nilai pekerjaan yang
dilakukan Navayo hanya Rp 1,9 miliar. Nilai ini disebut sangat jauh dari nilai
kontrak yang ditandatangani dengan Kemenhan. (Yoga)
Kepercayaan Investor Perlu Dijaga
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
pada Kamis (20/3) ditutup menguat 1,11 % ke level 6.381 dibandingkan perdagangan
hari sebelumnya. Nilai penjualan bersih saham oleh investor asing tercatat Rp
499 miliar. Aksi jual saham oleh investor asing mulai mereda, dari Rp 2,5
triliun pada Selasa (18/3) menjadi Rp 910 miliar pada Rabu (19/3). Tekanan jual
yang deras pada Selasa lalu sempat membuat IHSG terperosok hingga minus 6 % ke
level 6.076 pada sesi pertama perdagangan. Akibatnya, bursa harus menghentikan
perdagangan sementara atau trading halt, sesuai regulasi yang diberlakukan
sejak pandemi Covid-19.
Meskipun IHSG kini berangsur pulih,
pengamat pasar modal, Alfred Nainggolan, menilai, pemerintahan baru perlu memberikan
perhatian lebih terhadap dinamika pasar modal. Dalam dua dekade terakhir, pasar
modal Indonesia telah berkembang pesat dan menjadi pilar penting dalam pendanaan
pembangunan ekonomi, berdampingan dengan sektor perbankan. Kesadaran masyarakat
terhadap investasi juga semakin meningkat. ”Jangan sampai ini pupus karena
pasar tidak merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya. Merespons koreksi pasar
saham yang terjadi, pemerintah perlu bertindak cepat dalam menangani isu-isu
besar terkait ekonomi, politik, dan pasar modal. Penurunan harga saham yang signifikan
mencerminkan kekhawatiranpasar terhadap stabilitas ekonomi dan politik. (Yoga)
Ekosistem Pertanian dan 10.000 Perusahaan Disiapkan Pemerintah
Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi
untuk mempercepat pengentasan rakyat dari kemiskinan. Dua di antaranya adalah
proyek berbasis pertanian di daerah miskin serta perluasan lapangan kerja melalui
pembukaan 10.000 perusahaan. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP
Taskin) Budiman Sudjatmiko saat berkunjung ke kantor Redaksi Harian Kompas,
Jakarta, Kamis (20/3), mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan sejumlah
kementerian, termasuk Kementan dan Kemensos, guna membahas strategi pengentasan
kemiskinan ekstrem serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Bersama Kementan, BP Taskin akan
membangun ekosistem pertanian untuk meningkatkan produksi di 15 provinsi serta
menyiapkan 75 proyek di desa-desa termiskin di Jateng. Selain itu, BP Taskinjuga
menjalinkerja sama dengan Kemensos sebagai bagian dari upaya pengentasan rakyat
dari kemiskinan di desa-desa. ”(Kerja sama) dengan Kementan akan direalisasikan
pada awal minggu pertama setelah puasa. Kami akan membentuk memorandum of
understanding (MoU). Sementara itu, kerja sama dengan Kemensos menargetkan 900
desa termiskin di Jateng, di mana kami akan membentuk tim khusus untuk turun
langsung ke lapangan,” ujar Budiman.
Dalam proyek percontohan tersebut,
petani akan diberdayakan dalam budidaya komoditas strategis untuk memenuhi
pasokan industri hilirisasi dalam negeri ataupun menyuplai bahan baku untuk program
Makan Bergizi Gratis. Strategi lain untuk mempercepat pengentasan rakyat dari kemiskinan adalah mendorong terbentuknya 10.000 perusahaan baru
atau eksisting yang terlibat dalam rantai pasok global (global supply chain). Sebanyak
2.000 perusahaan nasional akan menjadi pemimpin pasar (leading player) dalam memasuki
pasar global. Jika setiap perusahaan nasional melibatkan rata-rata empat
perusahaan pendukung dan pemasok, total akan ada 10.000 perusahaan nasional
yang terlibat dalam rantai pasok global. (Yoga)
Bermimpi Punya Lahan Pertanian Abadi
Indonesia tengah berupaya memperluas
lahan pertanian pangan berkelanjutan yang tidak boleh dialih fungsikan. Namun,
lebih dari 60 % luas lahan pertanian tengah ”sakit”. Regulasi terkait lahan itu
pun tak benar-benar mampu melindungi keabadiannya, seakan hanya mimpi, Pada 18
Maret 2025, pemerintah memutuskan 87 % lahan baku sawah (LBS) di Indonesia
menjadi lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) yang tidak boleh dialih
fungsikan. Hal itu merupakan salah satu keputusan rakor Kemenko Bidang Pangan
berdasarkan usulan Bappenas.
BPS serta Kementerian ATR/BPN menunjukkan,
luas LBS yang pernah mencapai 8,1 juta-8,2 juta hektar pada 2015-2017 justru
susut menjadi 7,1 juta hektar pada 2018. Kemudian, pada 2019, luas LBS itu
sedikit bertambah menjadi 7,46 juta hektar. Namun, pada 2024, luas lahan yang
dijadikan dasar kerangka sampel area padi tersebut justru berkurang menjadi
7,38 juta hektar. Dengan luasan LBS itu dan kebijakan 87 % LBS menjadi LP2B, Indonesia
bakal memiliki 6,42 juta hektar LP2B ke depan. Mimpi memiliki LP2B yang benar-benar
abadi dan berkelanjutan itu bisa tercapai, asal ada kemauan politik yang kuat
untuk menyejahterakan bangsa dengan ketahanan pangan. (Yoga)
Alarm Darurat dari Pariwisata di Danau Toba
Banjir bandang merusak jantung
pariwisata Danau Toba di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumut. Sudah lima hari
aktivitas pariwisata lumpuh. Bencana ekologis itu disebabkan kerusakan hutan di
hulu Danau Toba. Banjir bandang menghantam destinasi wisata, hotel, restoran,
rumah sakit, permukiman warga, dan sempat membuat jalan nasional lumpuh total.
Hingga Kamis (20/3) kawasan pariwisata Parapat masih lumpuh. Rumah makan, restoran
dan hotel belum beoperasi. Masyarakat masih sibuk membersihkan material lumpur
di dalam rumah. Jaringan Advokasi Masyarakat Sipil Sumut (Jamsu) menelusuri
penyebab banjir bandang. Jamsu, antara lain, terdiri dari Kelompok Studi dan
Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara
(AMAN) Tano Batak, dan Auriga Nusantara.
”Hasil penelusuran kami, banjir
bandang disebabkan hilangnya 6.148 hektar hutan alam di hulu Parapat,” kata
Direktur Eksekutif KSPPM, Rocky Pasaribu. Banjir bandang dan longsor melanda
kawasan pariwisata Parapat, Minggu (16/3) malam. Rocky menyebut, banjir bandang
yang menghantam jantung pariwisata Danau Toba merupakan alarm darurat yang memperingatkan
kerusakan lingkungan hidup yang masif. Berdasarkan
analisis spasial dan penelitian di lapangan, kata Rocky, dalam kurun waktu 20
tahun terakhir terjadi pembukaan hutan yang signifikan di lima kecamatan
sekitar Parapat, yang merupakan lanskap Daerah Aliran Sungai (DAS) Bolon
Simalungun.
”Jika diakumulasi sejak 2000 hingga 2023,
kawasan ini telah kehilangan hutan alam seluas 6.148 hektar. Perubahan ini
sangat berpengaruh terhadap daya tampung air hujan dan stabilitas tanah yang
akhirnya menyebabkan bencana ekologis banjir bandang,” ungkap Rocky. Koordinator
Jamsu, Juniati Aritonang menyebut, pemerintah harus melakukan mitigasi bencana
ekologis dalam jangka pendek dan panjang. Hal yang mendesak dilakukan adalah evaluasi
tata ruang kawasan Danau Toba, terutama di wilayah rawan bencana. (Yoga)
KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Diterima Siswa Jakarta
Pemprov Jakarta mencairkan dana
bantuan sosial Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap I tahun 2025 dengan jumlah
penerima 707.622 orang atau bertambah 126.000 penerima disbanding tahun lalu.
Penerima bantuan KJP Plus juga digratiskan masuk ke sejumlah obyek wisata di
Jakarta, seperti Taman Mini Indonesia Indah dan Ancol. Hari ini secara resmi
KJP Plus dicairkan. Ada penambahan 126.000 penerima,” ujar Gubernur Jakarta
Pramono Anung, Kamis (20/3). Pemprov Jakarta mencairkan dana bansos tahap I
tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 707.622 siswa untuk periode Januari,
Februari, dan Maret 2025. Jumlah penerima ini berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan
Sosial (DTKS) dan data Dinas Pendidikan Jakarta yang sudah dipadankan.
Anggaran untuk KJP Plus senilai Rp 3,2
triliun dari semulaRp 2,5 triliun pada tahun 2024. ”Tahap II tahun 2024 jumlah penerima
KJP Plus sebanyak 523.000 orang dengan anggaran Rp 2,5 triliun. Sekarang pada
tahap I tahun 2025 menjadi 707.622 penerima dengan anggaran Rp 3,2 triliun,” ucap
Pramono. Pramono mengatakan, penerima KJP Plus tidak hanya gratis masuk TMII,
tetapi juga gratis masuk ke Ragunan, Ancol, Monas, serta sejumlah museum di
Jakarta. Hal ini jadi pemenuhan salah satu janji politiknya selain terkait
penyaluran dana bantuan sosial untuk pendidikan. ”Ini memang sesuai dengan apa
yang menjadi perhatian saya dan Bang Doel. Kami mengejar kalau bisa 100 hari terselesaikan,
ternyata bisa diselesaikan lebih cepat,” tutur Pramono. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









