Berkurangnya Manfaat Ekonomi Lebaran
Jumlah pemudik tahun ini yang diperkirakan turun sinifikan dinilai bukan hanya sebagai gambaran perubahan pola mobilitas masyarakat, tapi juga memperkuat sinyal pelemahan ekonomi nasional. Pasalnya, ini akan membuat penyusutan jumlah perputaran uang, sehingga manfaat ekonomi dari libur Lebaran terhadap sejumlah sektor ekonomi berkurang. Alhasil, libur ldulfitri yang secara historis hampir selalu menjadi pengungkit ekonomi di kuartal hari rayaumat muslim di tahun ini kemungkinan akan berkurang signifikan.
Bahkan, hampir semua ekonom memprediksi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal 1-2025 akan lebihrendah dibanding periode sama tahun lalu, yang secara year on year (yoy) masih mampu tumbuh 5,11%. Ekonom dan pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilal, sektor transportasi, ritel, kuliner, dan industri kecil menengah (UMKM) akan menjadi sektor yang paling merasakan penurunan manfaat ekonomi Lebaran tahun ini. Padahal, tradisi mudik Lebaran selama ini menjadl motor penggerak slklus perputaran uang di masyarakat. (Yetede)
Postingan Terkait
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023