Ekonomi
( 40789 )IFG Mulai Mengelola Investasi Dana Pensiun BUMN
Indonesia Financial Group (IFG) akan mengelola investasi dana pensiun Badan Usaha Millik Negara (BUMN). Tujuannya agar investasi dari dapen
holding
perasuransian dan dana pensiun memulai mengelola investasi dana pensiun semakin membaik.
Hal ini tengah isu banyaknya dana pensiun BUMN yang bermasalah. Direktur Utama IFG, Robertus Bilitea mengungkapkan, saat ini pihaknya mendorong delapan dana pensiun untuk melakukan pengelolaan dana bersama.
Robertus mengungkapkan saat ini pihaknya belum ada rencana menambah jumlah dana pensiun BUMN yang akan dikelola bersama.
"Untuk sementara sebagai
pilot project
delapan dana pensiun itu dulu," ujar Robertus, kemarin.
Delapan dana pensiun yang saat ini melakukan pengelolaan dana bersama IFG antara lain dana pensiun milik PT Angkasa Pura I, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja), PT Nindya Karya (Persero), Perum Jasa Tirta II, Perum Peruri, PT Taspen (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, inisiatif tersebut untuk memastikan agar pengelolaan dana pensiun tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang.
Kejahatan Transaksi Keuangan Digital
Transaksi keuangan digital meningkat pesat, ditengarai dengan meningkatnya outstanding pinjaman daring yang mencapai Rp 49,34 triliun pada Oktober 2022. Di sisi sistem pembayaran, transaksi QRIS sejak awal tahun hingga September 2022 mencapai Rp 29,7 triliun, tumbuh 298 % secara tahunan. Transaksi uang elektronik di semua kanal tumbuh 43,2 % secara tahunan, mencapai Rp 35,5 triliun. Adapun transaksi digital banking meningkat 30,9 % secara tahunan menjadi Rp 9.002 triliun sampai November 2022. Maraknya transaksi keuangan digital mengundang penjahat untuk mengeksploitasi kelemahan sistem ataupun kelengahan pengguna. Ada dua modus operandi, technical hacking dan social engineering. Technical hacking dilakukan dengan meretas sistem sehingga bisa disalahgunakan untuk keuntungan peretas. Hampir semua bank dan jasa teknologi finansial (fintech) pernah mengalami serangan technical hacking. Kerugian mencapai miliaran rupiah per insiden.
Sementara itu, social engineering adalah serangan yang dilakukan dengan pendekatan sosial. Salah satu modus yang sering dipakai ialah phising, di mana penjahat mengirim e-mail berisi link ke situs tertentu dan penerimanya dijebak untuk measukkan user ID dan password. Modus lain adalah meminta nasabah untuk memberitahukan kata kunci sekali pakai (OTP) dengan iming-iming hadiah. Ada juga yang menawarkan lelang mobil murah dan calon korban diminta transfer uang. Social engineering berkorelasi erat dengan literasi keuangan. Berdasarkan survei OJK, literasi keuangan masyarakat Indonesia sekitar 49,68 %, sedangkan inklusi keuangan berada di level 85,10 %. Artinya, banyak yang terpapar produk dan layanan keuangan tanpa pemahaman memadai,termasuk soal risiko. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku industri keuangan bersama regulator untuk mengedukasi masyarakat. (Yoga)
Stagnasi Perdagangan ASEAN
Proses integrasi ekonomi kawasan ASEAN yang lambat dan tersendat menjadi salah satu tantangan Indonesia dalam kepemimpinan ASEAN 2023. Harian Kompas, Senin (30/1), menggaris bawahi kepemimpinan Indonesia di ASEAN 2023 menjadi kesempatan untuk memaksimalkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Keberadaan MEA sejak 2015 diakui menumbuhkan integrasi ekonomi kawasan, tetapi perdagangan dan investasi antarnegara ASEAN stagnan rendah. Tak adanya terobosan untuk mengatasi implementasi MEA yang terkesan lambat dan stagnan pasca-peluncurannya pada 2015, indikatornya adalah stagnasi perdagangan intra-ASEAN. Pengamat melihat penyebabnya adalah lemahnya komitmen politik negara-negara anggota untuk melaksanakan kesepakatan di MEA. Dibandingkan dengan perdagangan dengan negara di luar kawasan ASEAN, intensitas perdagangan intra-ASEAN sangat tertinggal.
Dalam banyak kasus, negara anggota ASEAN justru lebih banyak memprioritaskan kerja sama dan kesepakatan perdagangan bebas dengan negara atau kelompok negara di luar ASEAN, yang menjadi penghambat integrase ekonomi kawasan, seperti dicita-citakan. Catatan Sekretariat ASEAN menunjukkan pertumbuhan perdagangan intra-ASEAN stagnan di kisaran 20-24 % sejak 2006, bahkan pasca-MEA. Tarikan kepentingan dalam negeri negara anggota sering menjadi salah satu penghambat sehingga berdampak pula pada mimpi jangka panjang mewujudkan ASEAN sebagai borderless economic community pada 2030. Beberapa pengamat, seperti dari BRIN dan Pusat Studi ASEAN UI (Kompas, 30/1) melihat minimnya investasi intra-anggota, belum memadainya jaringan logistik di negara ASEAN, dan struktur ekonomi negara anggota ASEAN yang belum komplementer sebagai penghambat terbangunnya pasar intra-anggota yang besar dan dinamis seperti Uni Eropa. (Yoga)
DMO Minyak Goreng Jadi 450.000 Ton/Bulan
Pemerintah meningkatkan kewajiban pemenuhan kebutuhan domestik (DMO) minyak goreng sebesar 50 % dari 300.000 ton per bulan menjadi 450.000 ton per bulan. Kebijakan itu untuk menjaga stok minyak goreng selama periode Ramadhan-Lebaran 2023. ”Kebijakan itu berlaku selama tiga bulan, yakni Februari-April 2023,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Senin (30/1). (Yoga)
Industri Perlu Optimalkan Kandungan Lokal
Industri dalam negeri didorong untuk mengoptimalkan penggunaan kandungan lokal dalam setiap produksinya. ”Sesuai arahan Presiden, penggunaan local content harus jadi prioritas,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat meninjau proses produksi pengecoran komponen aluminium dan komponen rem untuk otomotif di PT Mitrametal Perkasa, Karawang, Jabar, Senin (30/1). (Yoga)
Sulsel Siapkan 2.500 Ton Benih Padi Mandiri
Pemprov Sulsel terus menggenjot program mandiri benih padi untuk petani di wilayahnya. Dimulai pada April 2022, program ini dinilai berhasil menambah produksi padi hingga lebih dari 250.000 ton pada akhir tahun. Tahun ini, Sulsel menyiapkan 2.500 ton benih untuk lahan sekitar 100.000 hektar. Mandiri benih adalah salah satu program prioritas di Sulsel sebagai salah satu provinsi penghasil beras terbesar di Indonesia. Program ini dilaksanakan untuk mendongkrak produksi padi. Benih ini merupakan hasil penangkaran di instalasi benih di Sulsel dengan melibatkan petani penangkar. Program itu, antara lain, dilakukan di Kabupaten Maros, Sulsel.
Pada 26 Januari 2023, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melepas benih gratis secara simbolis kepada petani di Kabupaten Maros. Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Benih Tanaman Pangan Maros Abdul Gafar, Senin (30/1) mengatakan, benih ditangkarkan sendiri dan dibuat agar produktivitas panen lebih tinggi. Persoalan di banyak daerah, kualitas tanah tidak semua bagus. ”Tetapi, dengan benih ini, produksinya bisa lebih meningkat. Dari monitoring dan pengawalan yang kami lakukan, ada peningkatan produksi 0,5-2 ton per hektar,” ujarnya. (Yoga)
MRT Kembangkan Bisnis Digital
PT MRT Jakarta (Perseroda) mengembangkan bisnis digital tahun ini. Hal itu ditandai dengan kerja sama layanan bank digital Blu milik BCA Digital dalam platform MRT-J, Senin (30/1) yang menyasar 152.000 pengguna platform berisi jual-beli tiket, jadwal kereta, lokasi stasiun, informasi tenant, event, ataupun berita. Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud mengatakan, bisnis digital menyumbang 15-20 % pendapatan nontiket. (Yoga)
Musim Gugur Perusahaan Rintisan Masih Berlanjut
Musim gugur perusahaan rintisan (startup) di awal tahun 2023 mulai nampak. Bisnis rintisan berbasis digital kembali goyah. Pemutusan hubungan kerja (PHK) dan, penghentian kegiatan operasional dilakukan.
Tren bunga tinggi menjadi alasan masa sulit bagi startup bisa unjuk gigi, jika mengandalkan pinjaman perbankan. Kondisi ini tak hanya di global tapi era bunga tinggi juga di lokal. Bank Indonesia (BI) sejak awal Agustus 2022 hingga 19 Januari 2023 sudah menaikkan suku bunga acuan dari 3,75% menjadi 5,75%.
Inilah menjadi alasan start up goyah, selain alasan gagal karena persaingan. OLX Indonesia, JD.ID, dan TaniFund adalah diantara usaha rintisan yang awal tahun harus menelan pil pahit itu.
OLX Indonesia bahkan sudah memutuskan untuk merumahkan 300 karyawan dari total jumlah pekerja 1.000 orang. Ini setara 30% dari jumlah karyawan.
Kabar tak sedap lain juga datang dari TaniFund, peer to peer lending (P2P lending) di sektor agrikultur. Saat ini, Tanifund juga memilih menyetop layanan pembiayaan lantaran didera persoalan gagal bayar ke lender.
Dari urusan gagal bayar, persoalan TaniFund juga melebar menjadi dugaan tindak pidana dalam pengelolaan startup ini. "Bisnis ini dijalankan dengan tak benar, ada dugaan tindak pidana," sebut Josua Victor, kuasa hukum sejumlah lender TaniFund Minggu (29/1).
Redam Inflasi, Daerah Perlu Atur Harga Komoditas
Tingginya inflasi daerah diperkirakan masih akan berlanjut tahun ini. Beberapa faktor pemicunya antara lain meningkatnya aktivitas ekonomi pasca Covid-19, tekanan suplai, hingga geopolitik. Sebab itu, pengendalian inflasi masih akan menjadi tugas pemerintah pusat maupun daerah agar daya beli juga terjaga.
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, untuk meredam inflasi daerah, pemerintah pusat maupun daerah harus punya peranan masing-masing dalam menentukan harga komoditas. Pemerintah pusat bisa mengatur komponen harga, seperti bahan bakar minyak (BBM), tarif tiket pesawat, harga minyak goreng, rokok kretek filter, tarif kereta api, dan juga solar.
Sementara pemerintah daerah bisa ditugaskan untuk mengatur harga beberapa komoditas tertentu. Misalnya, tarif air minum PAM, angkutan umum, beras, cabai merah dan rawit, bawang merah, telur ayam, dan daging ayam.
Ada Program B35, Emiten Sawit Berjaya
Upaya pemerintah mendorong penggunaan energi baru terbarukan tak main-main. Terbaru, mulai Rabu (1/2) ini, pemerintah akan memberlakukan penerapan program biodiesel B35.
Sekadar pengingat, biodiesel B35 merupakan campuran biodiesel antara bahan bakar nabati (BBN) berbasis minyak kelapa sawit dengan bahan bakar minyak (BBM) diesel.
Jadi, lewat B35, pemerintah akan meningkatkan persentase campuran BBN ke dalam BBM jenis minyak solar dari 30% (B30) menjadi 35% (B35).
Analis Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menilai, implementasi B35 akan berdampak positif bagi emiten perkebunan. Sebab, produk utama emiten sawit akan lebih banyak terserap untuk B35.
Alrich mencontohkan kinerja PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). Emiten sawit Grup Astra ini meraup pendapatan Rp 24,32 triliun pada tahun 2021, naik 29,29% secara tahunan. Laba bersih AALI pun melonjak 136,63% secara tahunan jadi Rp 1,97 triliun.
Senada, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Desy Israhyanti berpendapat, kebijakan program B35 akan mendorong permintaan CPO lebih tinggi. Efeknya,
top line
emiten CPO berpotensi naik.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









