Ekonomi
( 40512 )Ekonomi Tetap Kuat di Tengah Pesimisme IMF
Sejumlah indikator perekonomian domestik menunjukkan tanda perbaikan. Kendati masih terlalu dini, indikator tersebut telah menumbuhkan optimisme pemerintah dalam melihat prospek perekonomian dalam negeri.
Optimisme pemerintah ini sekaligus menjawab nada pesimisme yang datang dari sejumlah lembaga asing. Salah satunya International Monetary Fund (IMF). Lembaga ini turut memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, menyusul beberapa lembaga asing lainnya.
Dalam laporan bertajuk
World Eckonomic Outlook
(WEO) Edisi Januari 2023, IMF merevisi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,8%, dari proyeksi Oktober 2022 yang sebesar 5%.
Meski tak merinci alasannya, IMF melihat ketidakpastian perekonomian global masih akan terasa tahun ini.
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan, pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini masih kuat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bilang, optimisme tersebut semakin kuat sejalan dengan penghapusan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir tahun lalu.
Dibayangi Wait and See Pasar
Akhirnya, pasar saham dalam negeri menutup Januari tahun 2023 tanpa
January effect. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,48% ke level 6.839,34. Bila dihitung sejak awal tahun, IHSG mencetak pelemahan 0,16% sepanjang Januari ini.
Analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melemah hari ini. Analis Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mencermati, secara teknikal, indikator stochatic RSI bergerak turun dari
overbought area
dan terbentuk penyempitan
positive slope
pada MACD.
Keduanya mengindikasikan potensi koreksi lanjutan dengan
support
level 6.740-6.760 dan level
resistance
di posisi 6.880. "Pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh sikap
wait and see
pelaku pasar jelang rilis pengumuman FOMC dan rilis data inflasi Indonesia periode Januari," jelas dia, Selasa (31/1).
Aset LPS Menembus Rp 186 Triliun
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang tahun 2022. Asetnya mencapai Rp 186,75 triliun per akhir tahun lalu (
unaudited
) atau tumbuh 15,27% dibandingkan akhir tahun 2021.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, aset terdiri dari Rp 180,47 triliun investasi, kas dan piutang Rp 5,97 triliun, aset tetap dan aset tidak berwujud Rp 220 miliar dan aset lainnya Rp 9 miliar.
Aset investasi seluruhnya di Surat Berharga Negara (SBN). "Ditempatkan pada SBN rupiah Rp 178,51 triliun dan SBN valas Rp 1,8 triliun," kata Purbaya, Selasa (31/1).
IFG Mulai Mengelola Investasi Dana Pensiun BUMN
Indonesia Financial Group (IFG) akan mengelola investasi dana pensiun Badan Usaha Millik Negara (BUMN). Tujuannya agar investasi dari dapen
holding
perasuransian dan dana pensiun memulai mengelola investasi dana pensiun semakin membaik.
Hal ini tengah isu banyaknya dana pensiun BUMN yang bermasalah. Direktur Utama IFG, Robertus Bilitea mengungkapkan, saat ini pihaknya mendorong delapan dana pensiun untuk melakukan pengelolaan dana bersama.
Robertus mengungkapkan saat ini pihaknya belum ada rencana menambah jumlah dana pensiun BUMN yang akan dikelola bersama.
"Untuk sementara sebagai
pilot project
delapan dana pensiun itu dulu," ujar Robertus, kemarin.
Delapan dana pensiun yang saat ini melakukan pengelolaan dana bersama IFG antara lain dana pensiun milik PT Angkasa Pura I, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja), PT Nindya Karya (Persero), Perum Jasa Tirta II, Perum Peruri, PT Taspen (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, inisiatif tersebut untuk memastikan agar pengelolaan dana pensiun tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang.
Kejahatan Transaksi Keuangan Digital
Transaksi keuangan digital meningkat pesat, ditengarai dengan meningkatnya outstanding pinjaman daring yang mencapai Rp 49,34 triliun pada Oktober 2022. Di sisi sistem pembayaran, transaksi QRIS sejak awal tahun hingga September 2022 mencapai Rp 29,7 triliun, tumbuh 298 % secara tahunan. Transaksi uang elektronik di semua kanal tumbuh 43,2 % secara tahunan, mencapai Rp 35,5 triliun. Adapun transaksi digital banking meningkat 30,9 % secara tahunan menjadi Rp 9.002 triliun sampai November 2022. Maraknya transaksi keuangan digital mengundang penjahat untuk mengeksploitasi kelemahan sistem ataupun kelengahan pengguna. Ada dua modus operandi, technical hacking dan social engineering. Technical hacking dilakukan dengan meretas sistem sehingga bisa disalahgunakan untuk keuntungan peretas. Hampir semua bank dan jasa teknologi finansial (fintech) pernah mengalami serangan technical hacking. Kerugian mencapai miliaran rupiah per insiden.
Sementara itu, social engineering adalah serangan yang dilakukan dengan pendekatan sosial. Salah satu modus yang sering dipakai ialah phising, di mana penjahat mengirim e-mail berisi link ke situs tertentu dan penerimanya dijebak untuk measukkan user ID dan password. Modus lain adalah meminta nasabah untuk memberitahukan kata kunci sekali pakai (OTP) dengan iming-iming hadiah. Ada juga yang menawarkan lelang mobil murah dan calon korban diminta transfer uang. Social engineering berkorelasi erat dengan literasi keuangan. Berdasarkan survei OJK, literasi keuangan masyarakat Indonesia sekitar 49,68 %, sedangkan inklusi keuangan berada di level 85,10 %. Artinya, banyak yang terpapar produk dan layanan keuangan tanpa pemahaman memadai,termasuk soal risiko. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku industri keuangan bersama regulator untuk mengedukasi masyarakat. (Yoga)
Stagnasi Perdagangan ASEAN
Proses integrasi ekonomi kawasan ASEAN yang lambat dan tersendat menjadi salah satu tantangan Indonesia dalam kepemimpinan ASEAN 2023. Harian Kompas, Senin (30/1), menggaris bawahi kepemimpinan Indonesia di ASEAN 2023 menjadi kesempatan untuk memaksimalkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Keberadaan MEA sejak 2015 diakui menumbuhkan integrasi ekonomi kawasan, tetapi perdagangan dan investasi antarnegara ASEAN stagnan rendah. Tak adanya terobosan untuk mengatasi implementasi MEA yang terkesan lambat dan stagnan pasca-peluncurannya pada 2015, indikatornya adalah stagnasi perdagangan intra-ASEAN. Pengamat melihat penyebabnya adalah lemahnya komitmen politik negara-negara anggota untuk melaksanakan kesepakatan di MEA. Dibandingkan dengan perdagangan dengan negara di luar kawasan ASEAN, intensitas perdagangan intra-ASEAN sangat tertinggal.
Dalam banyak kasus, negara anggota ASEAN justru lebih banyak memprioritaskan kerja sama dan kesepakatan perdagangan bebas dengan negara atau kelompok negara di luar ASEAN, yang menjadi penghambat integrase ekonomi kawasan, seperti dicita-citakan. Catatan Sekretariat ASEAN menunjukkan pertumbuhan perdagangan intra-ASEAN stagnan di kisaran 20-24 % sejak 2006, bahkan pasca-MEA. Tarikan kepentingan dalam negeri negara anggota sering menjadi salah satu penghambat sehingga berdampak pula pada mimpi jangka panjang mewujudkan ASEAN sebagai borderless economic community pada 2030. Beberapa pengamat, seperti dari BRIN dan Pusat Studi ASEAN UI (Kompas, 30/1) melihat minimnya investasi intra-anggota, belum memadainya jaringan logistik di negara ASEAN, dan struktur ekonomi negara anggota ASEAN yang belum komplementer sebagai penghambat terbangunnya pasar intra-anggota yang besar dan dinamis seperti Uni Eropa. (Yoga)
DMO Minyak Goreng Jadi 450.000 Ton/Bulan
Pemerintah meningkatkan kewajiban pemenuhan kebutuhan domestik (DMO) minyak goreng sebesar 50 % dari 300.000 ton per bulan menjadi 450.000 ton per bulan. Kebijakan itu untuk menjaga stok minyak goreng selama periode Ramadhan-Lebaran 2023. ”Kebijakan itu berlaku selama tiga bulan, yakni Februari-April 2023,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Senin (30/1). (Yoga)
Industri Perlu Optimalkan Kandungan Lokal
Industri dalam negeri didorong untuk mengoptimalkan penggunaan kandungan lokal dalam setiap produksinya. ”Sesuai arahan Presiden, penggunaan local content harus jadi prioritas,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat meninjau proses produksi pengecoran komponen aluminium dan komponen rem untuk otomotif di PT Mitrametal Perkasa, Karawang, Jabar, Senin (30/1). (Yoga)
Sulsel Siapkan 2.500 Ton Benih Padi Mandiri
Pemprov Sulsel terus menggenjot program mandiri benih padi untuk petani di wilayahnya. Dimulai pada April 2022, program ini dinilai berhasil menambah produksi padi hingga lebih dari 250.000 ton pada akhir tahun. Tahun ini, Sulsel menyiapkan 2.500 ton benih untuk lahan sekitar 100.000 hektar. Mandiri benih adalah salah satu program prioritas di Sulsel sebagai salah satu provinsi penghasil beras terbesar di Indonesia. Program ini dilaksanakan untuk mendongkrak produksi padi. Benih ini merupakan hasil penangkaran di instalasi benih di Sulsel dengan melibatkan petani penangkar. Program itu, antara lain, dilakukan di Kabupaten Maros, Sulsel.
Pada 26 Januari 2023, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melepas benih gratis secara simbolis kepada petani di Kabupaten Maros. Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Benih Tanaman Pangan Maros Abdul Gafar, Senin (30/1) mengatakan, benih ditangkarkan sendiri dan dibuat agar produktivitas panen lebih tinggi. Persoalan di banyak daerah, kualitas tanah tidak semua bagus. ”Tetapi, dengan benih ini, produksinya bisa lebih meningkat. Dari monitoring dan pengawalan yang kami lakukan, ada peningkatan produksi 0,5-2 ton per hektar,” ujarnya. (Yoga)
MRT Kembangkan Bisnis Digital
PT MRT Jakarta (Perseroda) mengembangkan bisnis digital tahun ini. Hal itu ditandai dengan kerja sama layanan bank digital Blu milik BCA Digital dalam platform MRT-J, Senin (30/1) yang menyasar 152.000 pengguna platform berisi jual-beli tiket, jadwal kereta, lokasi stasiun, informasi tenant, event, ataupun berita. Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud mengatakan, bisnis digital menyumbang 15-20 % pendapatan nontiket. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









