;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Proyek Hilirisasi Tambang Terganjal Banyak Masalah

09 Feb 2023

Harapan Indonesia untuk mengibarkan proyek hilir pertambangan, termasuk ekosistem kendaraan listrik, masih terbentur kendala. Selain masalah teknologi dan mitra bisnis, proyek hilirisasi di Tanah Air masih minim dukungan pendanaan. Presiden Joko Widodo buka suara terkait dukungan pendanaan untuk hilirisasi pertambangan. Dia kerap menerima keluhan dari pengembang smelter yang merasa kesulitan meraih pendanaan. Padahal, pemerintah sedang gencar menggelar hilirisasi berbagai sumber daya alam mineral dan batubara. Itulah sebabnya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya dukungan terhadap proyek hilirisasi. Kendala pendanaan dalam pengembangan smelter diamini Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey. "Iya, pendanaan eksternal untuk proyek smelter nikel lebih sulit didapat belakangan ini," kata dia, Rabu (8/2), tanpa memerinci proyek yang kesulitan pendanaan. Ada pula proyek smelter Mempawah yang masih mandek. Proyek ini dikelola PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), anak usaha PT Inalum dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). "Progres proyek smelter ini mencapai 22%," kata Direktur Utama Mind Id, Hendi Prio Santoso. Isu terkendalanya proyek smelter Mempawah terkait hal teknis. Misalnya, ada dispute mengenai pembagian kerja di antara anggota konsorsium kontraktor yakni sisa pekerjaan dari porsi PTPP di Inalum plant yang akan dimasukkan ke dalam scope China Almunium International Engineering Co Ltd (Chalieco). Proyek smelter ini telah tertunda selama 16 bulan dan berpotensi rugi sekitar US$ 450 juta atau rata-rata US$ 28 juta per bulan.

Margin Jumbo Bank Besar

09 Feb 2023

Bank papan atas masih menunjukkan performa gemilang sepanjang 2022. Keberhasilan bank besar mempertahankan kinerja ditopang oleh kemampuan menjaga selisih bunga bersih atau net interest margin (NIM). Kendati demikian, sejumlah bank juga siap memacu sumber pendapatan nonbunga demi mendongkrak kinerja. Jika dikalkulasi, total laba yang dibukukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencapai Rp151,63 triliun atau naik hampir 50% dibandingkan dengan periode yang sama 2021 sebesar Rp101,11 triliun. Seluruh bank Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 4 itu mencatat kenaikan NIM. Direktur Utama BBRI Sunarso mengatakan bahwa pertumbuhan volume kredit dan peningkatan jumlah nasabah, menjadi faktor yang mendorong kinerja bisnis perseroan sehingga mampu mendulang kenaikan laba. Sunarso menyatakan keberhasilan perseroan menjaga kinerja utamanya didorong oleh efisiensi dengan menekan biaya dana atau cost of fund lewat perbaikan struktur pendanaan. Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rudi As Aturridha menuturkan peningkatan NIM sejalan dengan upaya perseroan dalam mengevaluasi kondisi likuiditas, dan pada saat yang sama melakukan optimalisasi bisnis untuk mendorong penyaluran kredit maupun penghimpunan dana.

Kinerja Tahun Buku 2022 Melayani 34 Juta Usaha Mikro, BRI Cetak Laba Rp51,4 Triliun

09 Feb 2023

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. berhasil menutup tahun buku 2022 dengan kinerja gemilang. Pada pemaparan kinerja BRI kuartal IV/2022 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (8/2), BRI Group berhasil mencatatkan kinerja positif dengan pencapaian rekor laba senilai Rp51,4 triliun melalui strategic response yang tepat. “Alhamdulillah, kami selalu didampingi kawan setia, Si Untung dan Si Slamet sepanjang Januari hingga Desember 2022. BRI Group berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp51,4 triliun atau tumbuh 67,15% secara year on year/yoy dengan total aset tumbuh double digit sebesar 11,18% yoy menjadi Rp1.865,64 triliun,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso. Sunarso pun mengungkapkan kunci keberhasilan BRI dalam menjaga bottom line kinerja perusahaan. Pertama, BRI berhasil melakukan efisiensi utamanya dalam menekan biaya dana (Cost of Fund) melalui perbaikan funding structure peningkatan dana murah (CASA). Faktor kedua yang memberikan kontribusi besar terhadap kinerja perseroan yakni pendapatan berbasis komisi atau fee based income yang tumbuh double digit yang merupakan buah dari transformasi digital. Ketiga, Sunarso menjelaskan bahwa BRI terus mengoptimalkan upaya recovery. Secara umum saat ini proporsi CASA BRI tercatat 66,70%, meningkat signifikan dibandingkan dengan CASA pada periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 63,08%. “Kemampuan BRI dalam meningkatkan proporsi CASA berdampak positif terhadap efisiensi yang dilakukan perseroan. Hal tersebut tecermin dari biaya dana atau Cost of Fund (Bank) yang terus turun, dari 2,05% pada akhir 2021 menjadi 1,87% di akhir tahun 2022,” imbuh Sunarso.

Sudah 16 Proyek PPI Diminati Investor

09 Feb 2023

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah meluncurkan 69 proyek investasi yang masuk dalam Peta Peluang Investasi (PPI) 2022. Adapun 69 proyek investasi tersebut tersebar di 20 kabupaten/kota di 13 provinsi. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia melaporkan, dari 69 proyek investasi yang telah diluncurkan, 16 proyek berhasil laku dan diminati oleh investor dengan total nilai investasi mencapai Rp 53,18 triliun. Namun dirinya tidak memerinci identitas investor tersebut. "Dari 69 proyek ini yang sudah laku kurang lebih sekitar 16 proyek berkat adanya promosi dan eksekusi," ujar Bahlil di Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (6/2). Salah satu proyek dengan nilai terbesar adalah industri mono ethylene glycol (MEG) di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan dengan nilai investasi mencapai Rp 19,51 triliun. Tidak hanya itu, faktor lain yang juga menjadi daya tarik investasi di Indonesia adalah jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sebesar 43% dari total populasi penduduk Asia Tenggara.

Ekspansi Kredit Jangan Kendur

09 Feb 2023

Empat bank papan atas di Indonesia kompak mencatatkan pertumbuhan kinerja yang impresif sepanjang tahun lalu. Hal ini mencerminkan keberhasilan bank-bank jumbo dalam memaksimalkan peluang selama periode pemulihan ekonomi nasional. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), salah satunya, membukukan laba bersih senilai Rp40,7 triliun sepanjang 2022. Capaian laba perusahaan itu tumbuh 29,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. BBCA sungguh piawai memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi. Tahun lalu, mereka menggelar sejumlah event dan ekshibisi strategis seperti BCA UMKM Fest 2022 dan BCA Wealth Summit 2022. Kinerja ciamik BBCA juga diikuti oleh tiga bank besar pelat merah yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). BBRI mencetak laba bersih paling tinggi di antara bank-bank besar lainnya, yaitu sebesar Rp51,5 triliun sepanjang 2022. Laba itu melompat 67,1% jika dibandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya. Di samping BBRI, BMRI dan BBNI juga mencatatkan kinerja impresif dengan catatan laba bersih pada tahun lalu sebesar Rp41,2 triliun dan Rp18,3 triliun, atau masing-masing melesat hingga 46,9% dan 68%. BMRI membukukan penyaluran kredit secara konsolidasi sebesar Rp1.202,2 triliun sepanjang 2022 atau naik 14,5% secara tahunan. Adapun, BBNI juga sukses mengerek penyaluran kredit tahun lalu sebanyak 10,9% menjadi Rp646,2 triliun. Kita berharap bank-bank papan atas di Indonesia terus menjaga level pertumbuhan ekspansi kredit pada 2023, sembari tetap menjaga kualitas pembiayaan yang sehat.

Bank IBK Akan Right Issue dengan Target Rp 1,2 Triliun

09 Feb 2023

PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) akan menggelar rights issue pada pertengahan tahun ini dengan target dana Rp 1,2 triliun. Perusahaan ini akan menerbitkan saham sebanyak-banyaknya 13.81 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. " Rights issue saat ini sedang dalam persiapan. Kami menargetkan semester I ini dapat pernyataan efektif dari OJK," ujar Direktur Kepatuhan Bank IBK Indonesia Alexander F. Rori, Rabu (8/1). Direktur Utama Bank IBK Indonesia Tbk Chae Jae Young mengatakan, dana itu akan dipakai untuk keperluan modal kerja. Dengan peningkatan modal ini, IBK optimistis struktur permodalan menjadi lebih baik sehingga perseroan bisa leluasa menjalankan strategi usaha ke depannya.

OJK Perlu Tinjau Ulang

09 Feb 2023

JAKARTA, ID – Kalangan manajer investasi (MI) mengimbau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meninjau ulang larangan atau pembatasan investasi unit link di reksa dana yang berbasis selain Surat Berharga Negara (SBN) dan surat berharga Bank Indonesia (SBI). Larangan yang berlaku sejak Maret 2022 tersebut memicu anjloknya dana kelolaan (asset under management/AUM) industri reksa dana. Penurunan AUM terjadi karena ada migrasi dana asuransi dalam bentuk unit link ke Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) atau discretionary fund. Per Maret 2022, ketika aturan pembatasan dari OJK terbit, aset investasi asuransi jiwa berupa reksa dana mencapai Rp 162,84 triliun. Per Desember 2022, aset investasi berupa reksa dana dari asuransi jiwa tinggal tersisa Rp 102,17 triliun. Artinya, investasi asuransi jiwa di reksa dana susut 37,25% atau ‘lenyap’ Rp 60,67 triliun. Demikian benang merah diskusi “Prospek dan Tantangan Reksa Dana 2023” yang digelar Majalah Investor, Selasa (7/2/2023). Diskusi menampilkan pembicara CEO PT Sucorinvest Asset Management, Jemmy Paul Wowointana, Antony Dirga (CEO PT Trimegah Asset Management), Herman Tjahjadi (Chief Investment Officer PT Danareksa Investment Management), Ade Yusriansyah (Direktur Operasional PT BNI Asset Management), dan Nicodimus Anggi Kristiantoro (Research & Consulting PT Infovesta Utama). (Yetede)

Periksa Bappebti Ombudsman Ungkap Potensi Mala-Administrasi

09 Feb 2023

JAKARTA, ID - Ombudsman RI mengungkapkan sejumlah potensi maladministrasi yang diduga dilakukan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dalam proses pembentukan bursa kripto dan pemberian izin usaha bursa berjangka komoditas. Potensi malaadministrasi itu di antaranya pemberian syarat yang tidak sesuai prosedur dan pengabaian permohonan izin usaha. “Jadi, selain penundaan pemberian izin usaha yang berlarut-larut, Ombudsman akan memeriksa potensi maladministrasi, seperti pemberian syarat yang tidak sesuai prosedur dan pengabaian permohonan izin usaha,” kata Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika saat ditemui di kantornya, di Jakarta, Rabu (8/2/2023). Yeka menjelaskan, langkah itu merupakan respons Ombudsman atas pengaduan PT Digital Futures Exchange (DFX) mengenai dugaan maladministrasi oleh Bappebti, menyusul berlarut-larutnya pembentukan bursa kripto. DFX selaku pelapor menyatakan sudah memenuhi semua prosedur dan persyaratan pengajuan izin pembentukan bursa berjangka komoditi/bursa kripto, namun Bappebti tak kunjung menerbitkan izin dimaksud. (Yetede)

Percepat Profitabilitas Suka 9

09 Feb 2023

JAKARTA, ID – PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) merombak struktur organisasi demi mempercepat raihan profitabilitas. Perombakan itu meliputi perubahan jajaran komisaris, direksi, hingga menambahkan jabatan presiden di dalam unit bisnis on-demand services, e-commerce, dan financial technology. Selain itu, Goto bakal memperkuat integrasi pada ekosistem bisnis. Goto mengusulkan sejumlah nama besar untuk menjadi komisaris, yakni Agus Martowardojo, Patrick Walujo, Marjorie Lao, dan Winato Kartono. Semua perubahan ini akan dimintakan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Goto yang akan diselenggarakan 2 Maret 2023. Goto menargetkan pencapaian impas (breakeven) margin kontribusi positif mulai kuartal I- 2024. Adapun margin kontribusi segmen on-demand service ditargetkan positif pada kuartal I-2023, sedangkan margin kontribusi segmen e-commerce positif kuartal IV-2023. (Yetede)

Jeda Kemanusiaan Hanya Seumur Jagung

09 Feb 2023

JAKARTA-Jeda Kemanusiaan di Papua telah berakhir pada 7 Februari 2023. Dokumen yang ditandatangani Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro, menandai pencabutan Jeda Kemanusiaan yang disepakati di Jenewa, Swiss, pada 11 November 2022, itu. Atnike belum bisa dimintai konfirmasi ihwal pencabutan Jeda Kemanusiaan tersebut. Namun, lewat bawahannya, ia berjanji akan  memberi penjelasan secara rinci hari ini. "Ibu Atnike sedang berada di luar kota," kata seorang pegawai di Komnas HAM kemarin, 8 Februari 2023. "Untuk wawancara, boleh via zoom besok siang menjelang sore," Jeda kemanusiaan diinisiasi  dan Komnas HAM periode 2017-2022. Kesepakatan ini melibatkan kelompok masyarakat sipil dan perwakilan Papua (DGP), Majelis Rakyat Papua (MRP), dan united Liberation Movement for West Papua (ULMWP). (Yetede)